jangan selingkuh

Saya mungkin tidak mengenal kalian masing-masing secara personal. Saya juga tidak tau bagaimana keadaan hubunganmu dengan kekasihmu—apakah kalian dalam hubungan yang baik-baik, ataukah kalian sedang diujung tanduk mencoba untuk bertahan. Tetapi satu hal yang saya tau, tidak ada satu pun dari kalian yang memasuki sebuah hubungan dengan pikiran, “Bagaimana saya dapat menghancurkan hubungan ini nanti? Bagaimana saya dapat membuat orang ini menderita?”

Kalian pasti memulai hubungan pacaran atau pernikahan kalian dengan harapan bahwa ini akan menjadi sebuah kisah cinta yang luar biasa dan bertahan lama (An amazing and long-lasting love story).

Tetapi hari ini banyak orang yang menderita di dalam hubungan mereka oleh karena apa yang dinamakan perselingkuhan. Seperti semua dosa lainnya, perselingkuhan dimulai dari hati dan pikiran kita. Kita tergoda oleh orang lain yang bukan merupakan pasangan kita, lalu kita mulai membayangkan hal-hal apa saja yang dapat kita nikmati bersama orang itu. Setelah itu berlanjut dengan aksi menggoda dari dirimu sendiri kepada orang itu, dan barulah setelah itu kita masuk ke dalam lubang perselingkuhan yang semakin dalam. Perselingkuhan tidak ada beda nya dengan dosa lainnya, ini adalah masalah sikap hati.

Di dalam kehidupan saya selama ini, saya tidak pernah mendengar ada orang yang berkata: “Saya sangat bersyukur atas perselingkuhan ini.” Tidak! Tidak pernah!

Saya hanya pernah mendengar orang-orang yang berkata:

“Saya menyesal!”

“Saya kehilangan segalanya karena ini!”

“Saya berharap ada cara agar saya dapat mengulang semua kembali dari awal!”

Saran yang dapat saya berikan kepada kalian semua: JANGAN! Jangan masuk ke dalam lubang perselingkuhan! Jangan masuk ke dalamnya dengan pikiranmu, Jangan masuk ke dalamnya dengan hatimu, dan Jangan masuk ke dalamnya dengan tubuhmu! Menjauh dari padanya apa pun yang terjadi. Perselingkuhan mungkin akan memberikanmu kenikmatan sesaat saat itu juga, tetapi pada akhirnya ia akan memberikanmu luka yang sangat besar pada hidupmu. Dan perselingkuhan seringkali bukan hanya akan menghancurkan hidupmu, tetapi juga kehidupan orang-orang lain di sekitarmu (anak-anakmu, orang tuamu, keluarga dari pihak yang diselingkuhi, dan tentu nya pasangan yang kamu selingkuhi itu).

Pada suatu hari, orang-orang dan juga Tuhan akan melihat kisah cintamu—kisah cinta seperti apa yang kamu inginkan untuk mereka saksikan?

Pertanyaan terbesar selanjutnya adalah bagaimana kita dapat lari dari perselingkuhan ketika godaan datang?

Jawabannya adalah melalui Tuhan kita Yesus Kristus. Perselingkuhan adalah sebuah bentuk dosa, dan satu-satunya yang dapat mengalahkan dosa hanyalah Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit. Jika kamu ingin mengalahkan dosa perselingkuhan yang ada di depanmu, letakkanlah pandanganmu pada Yesus Kristus

“Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah” (Ibrani 2:1-2).

Tuhan Yesus adalah penyempurna iman kita. Dan Tuhan adalah KASIH itu sendiri (1 Yohanes 4:8). Kasih yang sesungguhnya adalah satu-satunya senjata untuk mengalahkan “kasih” hawa nafsu. Kembalilah ke dalam Firman-Nya setiap hari dan milikilah kasih sejati yang berasal dari Tuhan kita Yesus Kristus. Belajar untuk setia kepada pasangan kita, sama seperti Yesus Kristus yang sudah setia kepada rancangan Allah Bapa untuk menyelamatkan kita semua dari dosa dan maut.

Add line atau instagram kami untuk mendapatkan notifikasi update renungan terbaru dari website kami.
Official Line: @pkx3578b
Instagram: @gracedepth
Instagram penulis: @revyhalim

Semoga renungan-renungan kami bisa menjadi berkat.God Bless! :smiley: