Jemaat-Ku akan Ku-dirikan diatas DASAR IMAN YANG TEGUH-JAYA (BATU KARANG)

Esensi berita Injil adalah PENGENALAN AKAN ALLAH secara benar. Itulah berita Injil sesungguhnya yang disampaikan oleh Yesus Kristus.

Untuk memahami dan mengenal Kebenaran-Nya, Dia tidak membutuhkan “ke-pinter-an” saudara; yang dibutuhkan-Nya adalah sikap hati saudara yang mau “MENDENGAR” Kebenaran.

Adakah tulisan-tulisan saya yang tidak mengakui atau yang mengakui Yesus Kristus adalah Tuhan?

Tidakkah saudara yang ‘pinter’ mampu untuk “MENDENGAR”?? tetapi saudara sudah mengatakan bahwa saya penipu dan pendudta.?

Salam,

BTW Charles Tuesel siapa yach???
Charles Swindoll atau Charles Wesley aku kenal…

Salam.

bro zxcvbn lihat tulisan anda dibawah ini…

bro secara pribadi saya prihatin dengan keadaan kamu, sebaiknya anda konsultasi dengan ahlinya seperti psikiater atau ahli2 kejiwaan lainnya mengenai bayang2 dan mimpi2 anda ini…

mohon maaf sebelumnya bro atas saran saya yang sangat dalam ini… sekali lagi mohon maaf kalo anda tersinggung…

semogaTuhan dan KebenaranNya menunjukan Jalan-Nya utk kamu… :slight_smile:

charles taze brusel, nabi palsu yang mengatakan bahwa tahun 1914 adalah awal dunia baru. Orang orang kudus - saksi yehofa – akan hidup selama lamanya ddibumi dan 144 000 orang saksi jehofa yang akan masuk surga. Ajaran meniadakan neraka dan orang berdosa akan lenyap – seperti tidak pernah diciptakan -. Yesus bukan allah. Kelompok ini disebutsaksi jehofa.

wah, nama baru nih… YHFH

bro limited… (share)

akal budi yang sehat adalah akal budi yang melihat realitas (segala yang ada) sesuai natura-nya (kodratnya). Akal budi yang sehat adalah akal budi yang diterangi oleh pengetahuan. Sebab pada kodratnya manusia ingin mengetahui realitas.

Sedangkan akal budi tidak sehat adalah akal budi yang tidak diterangi oleh akal sinar seperti orang yang berada dalam gua. Ia hanya melihat bayangan-bayangan saja. Padahal bayangan itu bisa menipu akal budi. Itulah sebabnya manusia yang berada dalam gua kerap sesat, sehingga melakukan tindakan tanpa melihat kebenaran yang berasal dari sinar pengetahuan (teristimewa kebenaran realitas, pengetahuan akan realitas). Barangkali orang-orang yang berada dalam kegelapan gua inilah yang berani membunuh sesama manusia atau bahkan tidak menghargai sesama manusia sebagai bagian dari dirinya. Orang-orang seperti inilah yang menghancurkan peradaban manusia.

Mari kita renungkan, apakah kita manusia berakal sehat atau tidak berakal sehat? :slight_smile:

Thanks for your information. Googling mode on…
LJBU.

APakah yang anda maksud dengan “MENDENGAR” adalah mengakui kepinteran atau keminteran ajara-ajaran SSY ???

Bukankah dengan membangun ajaran-ajaran baru, yang melawan semua pengajaran Rasuli yang sudah ada di dalam Gereja sebagai intisari dari Kitab Suci Alkitab, bukankah itu yang anda maksud dengan “MENDENGAR” ???

Saya kira pelintiran yang keras kepala dari orang2 SSY yang mengaku sanggup “MENDENGAR” Kebenaran sesungguhnya juga adalah sejenis dusta yang lain juga.

Esensi dari “Mengaku Yesus sebagai TUHAN” dalam ajaran SSY adalah nonsense, omong kosong yang keterlaluan. Karena akan berujung pada penjelasan bla, bla, bla … yang ujungnya “Yesus bukan ALLAH”

Jadi trick dan tipuan awal agar orang Kristen mau bediskusi dengan SSY adalah dengan kalimat tipuan awal “kami mengaku kok Yesus adalah Tuhan” …

setelah ditanya lebih lanjut “Tuhan yang seperti apa” pasti jawabnya “Tuhan yang BUKAN YHWH” … gubrakkkkkkk

Jadi kalau ingin menjadi penipu, jangan membawa-bawa nama yang MAHA KUDUS, karena sangat berbahaya.

Sedangkan Orang2 Yahudi yang benar2 merupakan pewaris dari bangsa pilihan YHWH saja sudah diumpamakan oleh Tuhan Yesus sebagai orang-2 yang lebih baik batu kilangan diikat di lehernya dan dibenamkan ke dalam laut.

Apalagi SSY yang hanya mengaku-aku “MENDENGAR” saja … mendengar suara apa ???

PENDIRI SAKSI YEHUWA

SY didirikan oleh Charles Tase Russel (1852-1916) yang semula adalah anggota gereja Presbyterian kemudian terpengaruh Adventisme soal ajaran Akhir Zaman dan ajaran Christadelphian yang berbeda dengan ajaran Kristen yang umum, pada tahun 1870 merasa memperoleh wahyu untuk menyingkapkan rahasia-rahasia Alkitab dan pada tahun 1872 membentuk kelompok pemahaman Alkitab. Setelah Russel meninggal (1916) ia digantikan oleh Joseph Franklin Rutherford, dan pada tahun 1942 digantikan oleh Nathan Homer Knorr, menyusul tahun 1977 oleh Frederick W. Franz. Setelah kematian Franz (1992) Milton G. Henzel memerintah sampai sekarang. Tokoh-tokoh pemimpin ini dianggap sebagai nabi.

Ajaran SY bukanlah merupakan exegese dari Alkitab tetapi lebih merupakan ajaran para tokohnya. Buku utama mereka bukan Alkitab tetapi buku karya Russel berjudul ‘Studies in the Scripture’ (Penyelidikan Alkitab) yang dinilai lebih berotoritas dari Alkitab sendiri. Saksi Yehuwa merupakan organisasi teokratis yang menekankan keterlibatan semua anggotanya dalam siar agama, sedang nama Saksi Yehuwa adalah nama yang baru di kemudian hari ditahun 1931 dipakai, 52 tahun setelah SY berdiri, yang diambil dari ayat-ayat Yesaya 43:10-12

SOAL ALKITAB

Bagi SY Alkitab terjemahan Kristen dan lebih-lebih Katolik semuanya salah dan hanya terjemahan SY yang diberi nama ‘Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru’ (DB/New World Translation/NW) lah yang benar. Terjemahan NW mengikuti terjemahan ‘Empathic Diaglot’ yang diterjemahkan oleh Benyamin Wilson, seorang tokoh Christadelphian (1864), yaitu dengan cara menterjemahkan tiap kata Ibrani (PL) dan Yunani (PB) (bahasa asli Alkitab) dibawahnya dan menafsirkannya.

“Untuk menyingkirkan sesuatu yang rupa-rupanya menjadi pertentangan di sini marilah kita kutip salinan bahasa Gerika kata-demi-kata seperti diperlihatkannya diantara garis-garis bacaan dalam The Emphatic Diaglott.” (Karena Allah Itu Benar Adanya, 1960, hlm.110. Disesuaikan dengan ejaan baru).

Tentu saja tafsiran harfiah kata-per-kata dengan urutan demikian yang tidak mengikuti prinsip-prinsip penerjemahan dan tatabahasa, jelas menghasilkan teks yang bisa diartikan berbeda dengan penafsrian umumnya di kalangan Kristen & Katolik. Apalagi dengan adanya asumsi dogmatis bahwa semua terjemahan Kristen & Katolik adalah salah dan terjemahan SY-lah yang benar, tentu sulit untuk membandingkan mana terjemahan yang benar, apalagi sudah menjadi kenyataan, bahwa para penulis ‘Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru’ bukanlah ahli-ahli yang menguasai bahasa Ibrani dan Yunani secara akademis karena mereka menolak belajar teologi formal. Faktanya Alkitab NW bukanlah terjemahan tetapi lebih merupakan tafsiran (paraphrase) untuk mendukung keyakinan Saksi Yehuwa.

Dalam literatur SY dikemukakan alasan bahwa terjemahan mereka bertitik tolak pada upaya meninjau kembali ayat demi ayat dan kata-kata di dalam ayat itu yang berpeluang dijadikan tafsiran sepihak oleh pendukung doktrin pengutip dari sumber yang asal-usulnya diragukan, dan ayat-ayat dan kata-kata itu diluruskan sesuai sumber a.l. dewan alkitabiah internasional, penemuan dari cambridge university dan dari kalangan anthropologi international yang mapan dan diakui. Posisi demikian kelihatannya meyakinkan namun bila diselidiki ternyata sumber-sumber itu umumnya adalah kalangan SY sendiri sebab mereka mengatakan bahwa Alkitab terbitan Katolik (Lembaga Biblika Sedunia) dan Protestan (Lembaga Alkitab Sedunia) dianggap salah terjemahannya. Mengenai bagaimana SY biasa menafsirkan secara tekstual dan harfiah untuk mendukung ajaran mereka dapat dibaca dalam artikel sambungan ini.

AJARAN TENTANG ALLAH

Bagi SY, Dunia diperintah Allah yang bernama Yehuwa yang kekal dan esa dan memerintah secara teokratis dan di bumi diwakili oleh pemerintahan ‘Saksi-Saksi Yehuwa.’ Yesus bukanlah Allah melainkan titisan malaikat Mikhael yang adalah ciptaan yang sulung dan kemudian disetarakan dengan Allah (a god). Dengan pimpinan Yesus, Lucifer dengan kerajaan dunianya akan dibinasakan dan Yesus mendirikan kerajaan teokratis di bumi. Yesus diramalkan datang tahun 1914 dan disusul kerajaan 1000 tahun. Dibawah Rutherford yang keluar dari penjaran tahun 1919, dalam pertemuan SY disebutkan bahwa “pemerintah-pemerintah dunia maupun organisasi gereja adalah alat iblis.”

Pada saat kedatangan Yesus akan terjadi perang Armagedon yang merupakan perang terakhir antara Allah dan Iblis dan organisasi-organisasinya termasuk agama, gereja dan negara. Mereka yang menolak ajaran Saksi Yehuwa akan dimusnakan bersama Iblis dan kerajaan dunianya, dan mereka yang menerima akan memperoleh hak sebagai bagian 144.000 umat pilihan dalam Firdaus yang kekal dan sisanya akan menempati kerajaan teokratis di bumi. Ketika tahun 1914 Yesus tidak datang maka diramalkan kembali tahun-tahun 1918, 1921, 1925, 1941, 1975 dan 1992, tetapi semuanya merupakan nubuatan kosong. (Pokok masalah perhitungan mereka adalah dipaksakannya tahun 606/7SM sebagai tahun pembuangan umat Israel, tahun yang tidak ada dasar historisnya, faktanya sejarah adalah tahun 587SM).

Roh Kudus hanya dianggap ‘kekuatan/daya Allah saja’ jadi bukan pribadi, dan sekalipun rumus pembaptisan Amanat Agung (Matius 28:19) menyebut tiga nama, namun ditulis dengan nama ‘Bapak dan Putra dan rohkudus’ (roh dengan huruf kecil). Jadi karena Putra (Yesus) adalah mahluk ciptaan yang sulung (Mikhael) dan rohkudus hanya kekuatan saja maka hanya ada satu Allah tunggal yaitu yang bernama Yehuwa.

SY sangat alergi dengan pengajaran soal ‘Allah Tritunggal’ yang dianggapnya berasal dari kepercayaan bangsa-bangsa Babil dan Mesir dan bangsa-bangsa lain yang mempercayai dewa-dewa pada zaman dahulu kala, dan bahwa pencipta pengajaran tritunggal itu adalah Setan (Karena Allah itu Benar Adanya’, hlm.105). Untuk menunjang hal ini maka ayat-ayat mengenai ‘Yesus yang adalah Tuhan’ ditafsirkan bahwa Yesus hanyalah suatu Ilah seperti ayat Yohanes 1:1. (Uraian ayat ini akan dibahas pada sambungan artikel ini).

Tulisan saya diatas tidak berbentuk pengakuan saya. Perhatikan yang saya garis-bawahi.

Keprihatinan saudara bisa saya pahami bro… thank’s

Salam,

Hehehehehehehehe… semua thread yang dihadiri oleh vbn menjadi ajang ssy :smiley:

semua treat judulnya berubah menjadi semua “gereja” sesat! tidak mengenal Allah… :slight_smile: bung momod?

karena dia orangnya he he he

Ajaran ‘Gereja’ yang saudara anggap sebagai ajaran para Rasul adalah pelintiran yang tidak lucu yang pernah saya dengar.

Jelas-jelas Why.13:1-10 menggambarkan ‘Gereja’ fasik yang dibangun oleh kekuatan kuasa iblis, masih jugakah saudara ‘buta’?

Saudara bisa berkata tentang Yang Maha Kudus, bisa membawa-bawa nama Yang Maha Kudus tetapi pada hakekatnya saudara hanya menghinakan keberadaan-Nya dengan kelicikan pikiran saudara.
Tidak tahukah sauadara? bahwa Dia tidak berkenan kepada orang yang demikian.

Yer. 9:23 Beginilah firman TUHAN: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,
Yer. 9:24 tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.”

Salam,

bro, masalahnya adalah bro mengklaim sepihak bahwa bro dan kaum bro SSY mengenal Tuhan Allah, dan juga mengklaim sepihak bahwa orang Kristen (apapun) adalah sesat.

Tetapi kami sadar bahwa apa yang bro aju-ajukan itu semua adalah klaim, bahkan lebih parah adalah ALTERATION dari Kitab Suci, artinya Kitab Suci dipahami sesuka atau lebih tepat Kitab Suci dicocokkan dengan pemikiran kalian.

Padahal seharusnya Kitab Suci itu menjadi PENGUJI BAGI DIRINYA SENDIRI.

Sedangkan sudah nyata bahwa bagi kaum kalian SSY, KITAB SUCI diuji oleh pikiran kalian.

Jadi menurut saya yang lebih tepat masuk golongan “Orang Bijaksana” dalam kritikan nabi Yeremia itu adalah nabi-nabi kalian yang benar-benar MENINGGIKAN DIRI DENGAN PIKIRANNYA, dan Kitab Suci diterjemahkan berdasarkan tafsiran otak mereka.

Padahal jika bro boleh jujur mengakui, ahli Alkitab baik dari kalangan Protestan maupun Katolik dalam menterjemahkan Alkitab menggunakan pendekatan yang terbuka, secara sehat dapat dipertanggungjawabkan karena terbuka dihadapan semua orang Kristen lainnya, sehingga setiap saat terbuka untuk perbaikan, atau pengayaan.

Sedangkan SSY semuanya ditutup dan dikurung dalam pemikiran “nabi-nabi” kalian.

Bung, kalo kemana-mana make kacamata Rayban, maka jangan katakan setiap saat selamat sore kepada semua orang yang anda jumpai, meskipun cuaca cerah di siang bolong.

Cobalah sekali-kali buka kacamata dan sapa selamat pagi seorang kawan yang lagi jogging pagi. Biar hidup itu tidak melulu dilihat dari kacamata kalian yang berwarna coklat itu.

Siapa yang mengklaim sepihak?
Apakah saya (tulisan saya) tertutup untuk saudara kritisi?
Apakah saya tidak menjelaskan semua apa yang telah saya tulis?
Dimana letak sepihaknya saya yang saudara tuduhkan itu?

Perlu saudara ketahui, saya tidak berada pada satu denominasi ‘Gereja’ manapun termasuk SSY yang saudara tuduhkan.

Salam,

Oke, jadi bro nggak mewakili SSY???
Sebenarnya yang saya maksudkan dengan bro mengklaim adalah klaim bersama SSY.
jadi jangan GER bahwa tulisan ini melulu tentang bro, tetapi lebih pada kelommpok SSY

Lho, anda juga mengkalim atas nama Tuhan, mengatakan kelicikan pikiran saya menghinakan Dia. Apa dasarnya ???

bukankah yang menghina Tuhan adalah mereka yang tidak mengaku Yesus Kristus sebagai Tuhan??? Yang merendahkan Anak Allah sebagai Mahkluk Ciptaan?

salam

@ zxcvbn

pembelaan anda tidaklah masuk akal…

apakah anda masih meragukan Ke-Tuhanan Yesus? sehingga anda mengunakan kata “anggaplah benar”?

tolong dipikirkan saran baik saya bro, itu semata2 utk kebaikan anda juga… :slight_smile:

saya melihat disini anda masih abu2, belum dapat menemukan jati diri seperti seorang yang mengenal Tuhan…

coba saya mau tau pendapan anda tentang Apakah YESUS adalah Tuhan?
A. IYA Benar YESUS = TUHAN
B. TIDAK, YESUS Bukan = TUHAN

tolong buktikan apakah anda putih, hitam atau abu2…