Jenuh di FK

Semakin hari topik2 yang bermunculan masih topik yang itu2 saja, perdebatan Katolik-Protestan yang diulang-ulang meski dengan judul2 baru. Semakin risih saja melihat debat yang tidak ada ujungnya sementara saya sebenarnya tidak berminat terlibat dalam debat semacam itu.

Di satu sisi ada sebagian Protestan yang rajin menyerang iman Katolik, dan bahkan seringkali cenderung kelewatan. Sebaliknya sebagian Katolik juga rajin membuat thread2 yang seakan menunjukkan superioritas GRK, yang tentunya memprovokasi protestan untuk menanggapi.

Ditambah lagi dengan penggembira2 alias member2 yang menjalar kemana2 dengan komentar2 tidak cerdas (entah tujuannya apa), kalau tidak bisa dibilang mengompori, sehingga kerap memancing emosi dan merusak alur diskusi menjadi OOT.

Semakin lama saya kok merasa jenuh dan merasa forum ini tidak lagi memberi manfaat bagi pertumbuhan iman saya. Bahkan sering memancing emosi yang kemudian membuat saya bertanya-tanya sudah pantaskah sikap saya sebagai pengikut Kristus?

Entah bagaimana pendapat rekan2 lain?

Salam damai

Namanya juga forum lintas denominasi , ribut sudah biasa (sangat aneh kalau tidak ribut)

Saya sih fair-fair saja

Saya pribadi lebih suka belajar di sini (banyaknya pandangan) , ketimbang hanya manggut2 saja di gereja ( hanya mendengarkan kebenaran 1 versi )

Well bagi saya FK memberikan banyak sisi positif

Kalo soal ribut-ribut itu hal wajarlah

Memang ada fenomena menarik di forum ini. Jawaban dari satu pertanyaan sederhana yang hanya perlu sepatah dua patah kata bisa berlangsung sampai banyak halaman diskusi yang melelahkan.

Misalnya pertanyaan apakah Paus adalah pimpinan Magisterium yang hanya butuh jawaban ya atau tidak bisa dibikin panjang kayak sinetron berseri.

Salam

Menurut saya sih,
kalau topik nya memang berangkat dari iman GRK maka tdk usah ditanggapi,
karena tdk akan menemukan titik temu dan tdk akan dpt dibantah secara Alkitabiah, krn acuannya berbeda.

Jadi usul saya, mending kita yg berpegang pd Alkitab, lebih baik membuat Trit 2 yg dpt saling mengisi dan mencerdaskan,
lupakan Trit2 yg tdk Alkitabiah krn hanya akan menimbulkan pertengkaran & permusuhan,
yg akan menimbulkan gambaran yg negatif thd Kekristenan.

Jadi mulailah membuat trit2 yg bisa utk saling mengisi & mencerdaskan, atau bisa juga mengusulkan ide2, atau juga menyundul Trit2 lama yg berguna.
GBU all.

senangnya…ternyata bukan saya saja yang mengalami kejenuhan di FK ;D

@Shakespeare

Semakin hari topik2 yang bermunculan masih topik yang itu2 saja, perdebatan Katolik-Protestan yang diulang-ulang meski dengan judul2 baru. Semakin risih saja melihat debat yang tidak ada ujungnya sementara saya sebenarnya tidak berminat terlibat dalam debat semacam itu.

saya sih risih plus penasaran, Bro Shakes…hehehehe
risih karena membaca perdebatan dengan bahasa yang tidak menyenangkan, plus penasaran…
sebenarnya yang sedang berdiskusi ini umur berapa?
latar belakang pendidikan dan keluarganya seperti apa? :ashamed0004:
saat membaca tulisan yang terkesan tidak cerdas dan seenaknya, kadang saya berkhayal bahwa si penulis masih berusia di bawah 20 tahun :ashamed0004:
Khayalan inilah yang membuat saya malas menanggapi…
latar belakang pendidikan dan keluarga juga sangat mempengaruhi tulisan seseorang, terutama yang menyangkut sudut pandang dan pola berpikirnya. Penulis dengan sudut pandang dan pola pikir yang terlalu “out of mind” - buat saya- sangat melelahkan untuk dipahami…jadi saya memilih untuk mundur,daripada semakin memperkeruh suasana diskusi

(mohon jangan tersinggung…memang tidak semua orang berusia di bawah 20 tahun termasuk golongan ini. saya cuma melihat secara global saja, tidak meng-generalisasi)

Di satu sisi ada sebagian Protestan yang rajin menyerang iman Katolik, dan bahkan seringkali cenderung kelewatan.

mungkin karena di gerejanya, mereka sudah diajari untuk membenci iman Katolik karena berbau pagan, penuh tradisi manusia, dll. jadinya ABK deh…hahahaha

Sebaliknya sebagian Katolik juga rajin membuat thread2 yang seakan menunjukkan superioritas GRK, yang tentunya memprovokasi protestan untuk menanggapi.

hal ini membuat saya gerah dan terkadang terpancing untuk menanggapi (menyerang, lebih tepatnya)…hehehehe
tetapi saya batalkan, karena sudah bisa menebak jawaban yang diberikan :ashamed0004:
lha wong saya pernah jadi Katolik 20 tahun, Bro Shakes… ;D
jawaban2 para katoliker di sini ya persis jawaban saya saat masih fanatik Katolik dulu…

Semakin lama saya kok merasa jenuh dan merasa forum ini tidak lagi memberi manfaat bagi pertumbuhan iman saya. Bahkan sering memancing emosi yang kemudian membuat saya bertanya-tanya sudah pantaskah sikap saya sebagai pengikut KRISTUS?

sama :smiley:
saya jenuh, tetapi masih menyempatkan diri untuk baca FK. terutama kolom Curhat/ sharing.
di sana saya bisa baca banyak permasalahan hidup yang dapat memberi masukan untuk kehidupan saya sendiri dan orang2 di sekitar saya
lumayanlah, cukup bermanfaat …

Up to you… :azn: Di bawa santai aja kaya di pantai, hehee… terlalu serius juga tidak baik, Capek! :ashamed0004: :afro: :tongue:

Diskusi memang melelahkan, namun harus dijalani dengan sabar. Memang emosi itu biasa saja dalam diskuti, disitulah kita belajar mengendalikan emosi. Selama kita menyampaikan kebenaran berdasarkan kasih, itu sudah tepat, apakah orang mau menerima pendapat kita atau tidak itu terserah, tidak ada paksaan. Mengenai Katolik memang beda dengan protestan dan perbedaannya sangat fundamental, karena beanya pada text book nya. Jumlah alkitabnya beda, sepuluh perintah Allah di alkitab katolik beda dengan sepuluh perintah Allah di alkitab protestan.

Kalau foundation nya beda tidak mungkin menghasilkan ajaran yang sama. Ini harus diakui tidak boleh ditutupi,

Beda tapi kita tetap mengasihi, dan karena kita mengasihi kita harus menjelaskan apa yang kita percayai sebagai ajaran KRISTUS yang asli. Kalau kita membiarkan sobat2 kita tersesat itu namanya bukan kasih, tapi takut dimaki2 sehingga cari aman saja. Takut dibenci dan membiarkan injil tidak diperdengarkan.
Kita memang mengulang ulangi hal yang sama karena injil itu sama tidak berubah. Kalau kita menyampaikan suatu yang berubah2 itu namanya berbahaya.

Kalau ada dua peta yang satu mengatakan jakarta adalah ibu kota indonesia, sedang peta lain mengatakan banjar masin adalah ibukota indonesia, Kita tidak bisa mengatakan dua2nya benar atau kita plinplan.

Mengatakan peta satu benar otomatis menuduh peta dua salah. Itu sudah jadi kewajaran logika saja.

Oleh sebab mengatakan keduanya benar adalah plin plan.

Menurut saya, tidak ada yang salah kalau topik2 yang berasal dari Iman Katolik ditanggapi.

Mungkin tujuannya yang salah ya? kalau menanggapi Iman Katolik dengan tujuan mencari titik temu dengan Firman Tuhan.

Mempelajari untuk tahu Iman Katolik tidak harus dengan tujuan mencari titik temu, tapi untuk mengetahui seperti apa Iman Katolik yang banyak dikira orang sama dengan kekristenan pada umumnya.

Jika ada perbedaan, hal itu kiranya tidak membuat pertengkaran dan permusuhan. Dalam prosesnya, diskusi bisa saja ada member yang sengaja mengarahkan pada debat kusir dan isu permusuhan. Mungkin saja oknum2 ini kurang menyukai jika perbedaan yang ada menjadi pengetahuan, sehingga berusaha mengeruhkan diskusi yang berlangsung.

Sudah ada moderator yang tugasnya menertibkan diskusi dan mengarahkan agar sesuai topiknya.

Justru yg terjadi kemudian bukan diskusi, tapi mulai memprovokasi
jadi sebenarnya gak mungkinlah diskusi dgn beda acuannya
mereka juga sengaja membuat Trit2 yg sama sekali tdk Alkitabiah
Jalan yg terbaik adalah menjauhi Trit2 d spt itu
GBU

Saya belum lama bergabung di FK ini, kebetulan saja nemu FK dari search engine berkaitan dengan perihal gereja mesianik.

Harapan awal saya FK ini merupakan forum tanya-sharing informasi dan segala yang berkaitan dengan kekristenan itu sendiri, di mana forum-forum lain yang dikelola suatu gereja/denom biasanya sepi pengunjung.

Memang honestly saya merasa lebih banyak perdebatan yang penuh emosi dan tidak membangun di FK ini. Bukan hanya antar denom, tapi juga sesama denom.
Kadang kita memulai satu thread dengan tujuan bertanya/berbagi/usul, tapi berkembangnya malah penuh amarah dan provokasi baik sengaja maupun tak sengaja.

Tapi anyway saya nilai FK adalah forum yang sangat aktif.
Jadi saya menganggap untuk saat ini forum ini seperti “pasar umum” atau media di mana Christians bebas mengutarakan unek-unek & isi hatinya yang paling dalam, yang mungkin sulit dilakukannya di forum-forum lainnya.

Bagi moderator forum seaktif FK ini (seperti yang diungkapkan beberapa Moderator juga), tetaplah sulit untuk memenuhi harapan ideal semua orang untuk menjadi hakim yang adil terhadap ratusan bahkan ribuan posting yang masuk.
Bayangkan jika kita yang jadi moderator forum sebesar ini, kita harus baca setiap posting yang masuk, lalu disesuaikan dengan konteks TS awal, lalu menentukan mana yang didelete, dibiarkan, ditegur, diban, dll.

Pimpinan…pimpinan… dan rekan2 anggota dewan yang terhormat…

Fraksi kumis berpandangan bahwa:
Melebarnya topik diskusi di Forum seperti ini adalha suatu fakta yang tidak bisa dihindari bagi mereka yang memang eksis disini. Melebarnya topik bahasan adalah karena terlalu banyaknya perbedaan latar belakang dari para peserta, beda usia, beda intelektualitas beda daya toleransi dalam menyikapi perbedaan pandangan,… gampang panas kalo pendapatnya didebat, dan lain-lain. Penggunaan kata2 provokatif dan tajam sebenarnya merefleksikan kejiwaan atau pribadi org yang menulisnya.

Perbedaan antara denominasi lainnya adalah fakta lapangan yang tidak bisa diubah melalui kata2 di forum. Namun, sekalipun pandangan dari kedua golongan berbeda, seharusnya tetap bisa menhargai perbedaan itu, toh dengan menghargai bukan berarti keyakinan jadi berubah iya ga?

Jangankan antar denominasi, antar pribadi saja, bisa ada yg menganggap tafsirnya paling benar, yang lain salah semua… bisanya buat tafsiran tapi ga bisa kasih contoh aplikasinya

Debat cantik memerlukan kemampuan analisa, kemampuan berkomunikasi, kemampuan diplomasi dan kebesaran hati, berani mengatakan “maaf” berani “memuji pendapat orang kalo memang baik”.

Debat kusir, cuman perlu negative thinking, untuk menyalahkan semua pendapat orang, kata2 kasar & kalo ga bisa jawab tinggal pergi

Makanya sekali lagi Kumis katakan : Di Banned itu “bukan karena isinya khusus dewasa, tapi cara menyampaikannya yang tidak dewasa” Quote by BroKumis

:slight_smile: jangan jenuh jenuh deh dibawa nyantai ajah

anggap ajah yang lagi peda debat rebutin pepesan kosong
hahaha gak tau apa yang mau didapet malah kadang jadi lucu

seru seru seru coba ajah liat tritnya ampe muter muter kadang kayak jetkoster kacau balau

:slight_smile: :slight_smile: :slight_smile:

Shallom

Untuk itu agar tidak jenuh …
mari kita BER “REFLEKSI” …
Apakah saya sudah dengan “BENAR” mengasihi Yesus …?
Apakah saya sudah “MENGHAKIMI” / “MENUDUH” / “MEMFITNAH” katolik ? (yg bisa menjawab hati anda sendiri nggak usah di ungkapkan disini)
Apakah saya sudah menyinggung saudara/i seiman dalam Yesus terutama di FK ini ?
Apakah saya sudah “JUJUR” jika berdiskusi dengan yang beriman pada Yesus dalam GRK ?
Apakah saya sudah mengemukakan alasan yang meng “ada-ada” agar bisa menjatuhkan katolik ?

dsb…dsb…dsb…
silahken… direnungken…terutama bagi para ABK /ABM

Tuhan Yesus memberkati.
Amin

kalo saya sih biasa-biasa aja, soalnya semua hal yang dibahas disini kadang-kadang bisa menjadi hal yang akan kita temui diluar.
Walaupun saya tergolong anak baru disini, tapi saya bisa lihat bahwa disini selalu aktif pengguna. Dan juga saya bisa memperdalam pemahaman akan kristen disini.

salam Damai :happy0025:

Ruwetnya kayak lalu lintas jakarta ya bro … he…he… ;D

keadaannya memang begini, dan adanya memang seperti ini, tetapi tidaklah mengurangi semangat untuk tetap mengasihi. :slight_smile:

kalau jenuh, ngadem dulu bro jangan dipaksain.

welcome to the jungle FK :smiley:

setuju Bro…
saya juga capek dan males banget menanggapi thread semacam itu. beberapa kali membaca thread tersebut, saya sampai mengerti pola jawaban yang diberikan. benar2 membuat jenuh saat membaca. :ashamed0004:

Jawabannya pasti berkisar di pendapat Bapa Gereja, katekismus, Lumen Gentium, dll.
kalau kita meminta para katoliker menyebutkan ayat dari Alkitab, kadang2 mereka memberikan ayat yang susah dipahami (atau malah kurang relevan)
Terus kalau kita menyanggah bahwa ayat Alkitab yang disebutkan sepertinya tidak sesuai, mereka akan menjawab-kurang lebih- “begitulah penafsiran Magisterium GK yang tidak bisa salah”

kalau kita terus menyanggah jawaban mereka, akan keluar jawaban (kurang lebih):
“Anda meyakini Alkitab yang disusun GK, tetapi mengapa tidak mempercayai pernyataan Bapa Gereja tentang topik ini?”
atau
“siapa yang lebih berhak menafsirkan ayat Alkitab: pihak gereja Protestan yang baru muncul tahun 1500 atau gereja Katolik yang sudah ada sejak zaman para rasul?”

begitu terus yang terjadi di setiap thread yang berbau “tradisi”…benar2 membosankan… :ashamed0004:

buat saya, lebih baik mundur daripada buang2 energi untuk sesuatu yang sia2…
untuk apa bertanya kalau saya sendiri sudah tahu jawabannya? :ashamed0004:

Ya elah koq jd pd repod2 amat jd beras ‘dalem’ gitu ? :cheesy:

Orang tua2 pesen: “Selama jenuh-kuning bulum melengkung mah asek2 wae” ;D
(bc: janur koening :happy0025: )

Sabar pangkal(an) NoBar :rolleye0014:
:onion-head55:

Begitu aja kog repot!

Repot aja kagak begitu amrat koq! :rolleye0014:

iya, di bawa santai saja kaya di pantai… #hhh :ashamed0004: