Jerman Peringati 150 Tahun Misi Nommansen di Tanah Tapanuli

Peran misionaris dari dunia barat untuk membawa kabar baik ke Indonesia patut di syukuri, tanpa mereka yang berani bertaruh nyama maka kabar keselamatan tidak akan pernah terdengar di bumi pertiwi ini. Untuk itu dalam rangka memperingati 150 tahun ke hadiran misi Kristen ke Indonesia, terutama ke tanah Tapanuli, masyarakat Jerman membuat peringatan khusus.

Perayaan ini dilakukan di kota kecil Wuppertal, di bagian barat Jerman yang merupakan kota asal pendiri Gereja HKBP Ludwig Ingwer Nommensen. Acara peringatan tersebut dilakukan dalam bentuk ibadah ucapan syukur di gereja tempat Nommensen dikukuhkan sebagai misionaris. Acara kemudian dilanjutkan dengan symposium yang mengulas hubungan antara agama, gereja, adat dan wanita.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PGI Gomar Gultom dan juga Konsul Jenderal RI Frankfurt, Damos Dumoli Agusman sebagai perwakilan Indonesia. Domos dalam sambutannya menyatakan ucapan terima kasih kepada keturunan dari misionaris yang hadir dalam acara tersebut karena telah mengutusnya untuk membawa kabar baik ke Indonesia.

"Banyak pelajaran berharga yang kita peroleh dari Nommensen, khususnya masalah yang dihadapi berbagai negara saat ini tentang integrasi sosial. Nommensen adalah orang asing yang berhasil berintegrasi dengan masyarakat Batak tanpa harus meninggalkan identitas Jermannya,” demikian ungkap Domas.

Hadir pula dalam acara tersebut Wali Kota Wuppertal, Silvia Kaut dan Direktur Vereinte Evangelische Mission, Julia Besten yang merupakan organisasi misi yang mengirim Nommansen ke Tapanuli.

Seperti Nommansen, hingga saat ini Tuhan mencari pribadi-pribadi yang mau diutus membawa kabar baik kepada mereka yang terhilang. Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat, seperti apa yang telah Nommansen lakukan, setelah 150 tahun kemudian HKBP berkembang menjadi salah satu denominasi gereja yang cukup besar di negeri ini dan telah menjadi berkat bagi banyak orang. Gereja tidak boleh kehilangan misi untuk mengabarkan Injil hingga hari kedatangan Tuhan yang kedua kali tiba.

Source : AntaraNews.com/Puji Astuti

Luar Biasa… :afro:

Hormat bagi Nommansen dan perjuangannya dalam memberitakan kabar keselamatan sampai ke tanah Batak.
Puji Tuhan.