Jesus > Religion ,Jesus is greater and more than a religion.

Saya mau bagikan beberapa kata-kata yang saya dapatkan,saya pribadi pun menyetujui dan dibebaskan oleh karena hal ini.
Jesus > Religion, By Jefferson Bethke

What if I told you Jesus came to abolish religion
What if I told you voting Republican really wasn’t His mission?
What if I told you republican doesn’t automatically mean Christian
And just because you call some people blind doesn’t automatically give you vision

I mean if religion is so great, why has it started so many wars
Why does it build huge churches, but fails to feed the poor
Tells single moms God doesn’t love them if they’ve ever had a divorce
But in the Old Testament, God actually calls religious people whores

Religion might preach grace, but another thing they practice
Tend to ridicule God’s people, they did it to John The Baptist
They can’t fix their problems, and so they just mask it
Not realizing religion’s like spraying perfume on a casket
See the problem with religion, is it never gets to the core
It’s just behavior modification, like a long list of chores
Like let’s dress up the outside make it look nice and neat
But it’s funny that’s what they use to do to mummies while the corpse rots underneath

Now I ain’t judging, I’m just saying quit putting on a fake look
Cause there’s a problem if people only know you’re a Christian by your Facebook
I mean in every other aspect of life, you know that logic’s unworthy
It’s like saying you play for the Lakers just because you bought a jersey

You see this was me too, but no one seemed to be on to me
Acting like a church kid, while addicted to pornography
See on Sunday I’d go to church, but Saturday getting faded
Acting if I was simply created just to have sex and get wasted
See I spent my whole life building this facade of neatness

But now that I know Jesus, I boast in my weakness

Because if grace is water, then the church should be an ocean
It’s not a museum for good people, it’s a hospital for the broken
Which means I don’t have to hide my failure, I don’t have to hide my sin
Because it doesn’t depend on me it depends on him
See because when I was God’s enemy and certainly not a fan
He looked down and said I want, that, man

Which is why Jesus hated religion, and for it he called them fools
Don’t you see so much better than just following some rules
Now let me clarify, I love the church, I love the Bible, and yes I believe in sin
But if Jesus came to your church would they actually let him in
See remember he was called a glutton, and a drunkard by religious men
But the son of God never supports self righteousness not now, not then

Now back to the point, one thing is vital to mention
How Jesus and religion are on opposite spectrum
See one’s the work of God, but one’s a man made invention
See one is the cure, but the other’s the infection
See because religion says do, Jesus says done

Religion says slave, Jesus says son
Religion puts you in bondage, while Jesus sets you free
Religion makes you blind, but Jesus makes you see
And that’s why religion and Jesus are two different clans

Religion is man searching for God, Christianity is God searching for man
Which is why salvation is freely mine, and forgiveness is my own
Not based on my merits but Jesus’s obedience alone
Because he took the crown of thorns, and the blood dripped down his face
He took what we all deserved, I guess that’s why you call it grace
And while being murdered he yelled
“Father forgive them they know not what they do.”

Because when he was dangling on that cross, he was thinking of you
And he absorbed all of your sin, and buried it in the tomb
Which is why I’m kneeling at the cross, saying come on there’s room
So for religion, no I hate it, in fact I literally resent it
Because when Jesus said it is finished, I believe he meant it

Videonya

Why I Hate Religion, But Love Jesus || Spoken Word

Why Jesus Still Hates Religion (And You Should Too) | Jefferson Bethke

Secara prnsip, saya setuju.
Memang gereja atau agama kita perlukan untuk tempat beribadah, berkumpul, lebih mengenal Yesus dsb.
akan tetapi jangan gereja ditonjolkan didepan dan Yesus mengikuti dibelakang.
Akhirnya yang terjadi ialah, seperti sekarang dimana-mana diseluruh dunia, termasuk di dalam forum ini, saling bertengkar mempertahankan agamanya masing-masing, dan mengejek agama lain.
Yesus adalah pusat yang utama, sedangkan agama hanyalah merupakan kendaraan dimana kita masing-masing berada.
Akhirnya, akibatnya seperti partai atau perkumpulan sepak bola, kalau perlu berhantam sampai mati demi partai nya masing-masing, sedangkan sementara Yesus disuruh minggir dulu.

Dengan pola pikir seperti inilah, maka sekalipun saya seorang katolik yang tidak menganggap katolik adalah yang utama. Yang utama buat saya ialah : bukan hanya sekedar percaya kepada Yesus, akan tetapi saya berusaha bagaimana cinta saya kepada Yesus dari hari lepas hari bisa semakin tumbuh.
Saya tidak mau fokus pada Pastor, Uskup atau Paus, mereka adalah manusia biasa, bisa salah; Demikian juga dengan kesalahan mereka, saya bisa maklum, tidak lalu saya meninggalkan agama saya, dan pindah keagama lain dimana pastornya baik dan terkenal.
Menurut saya agama katolik adalah agama terbaik diantara agama yang ada, dan mereka masih konsekuen dengan yang diajarkan oleh Yesus, misalnya mengenai homosex, abortion, euthanasia, freemason, kawin-cerai dsb.
Demikian kita harus mengambil hikmah dari topik yang diberikan oleh sdr. riverra mengenai pandangan Jefferson, bahwa Yesus lah yang utama dan segala-galanya dan bukan agama kita.

Terima kasih sdr. riverra atas masukannya.

Ilustrasinya adl spt masa-masa ktika Tuhan Yesus datang sbg Manusia.

Pd saat itu ada organisasi agama, ada pemuka agama, ada otoritas agama, ada kitab, ada tradisi, ada adat-adat keagamaan, ada upacara, ada tempat ibadah, ada ibadah, semua sarana dan prasarana relatif lengkap.
Tp ktika Tuhan yg nyata itu datang, mreka tidak mengenaliNya.
Ktika Tuhan yg nyata itu berkarya, mreka tidak mengenaliNya.
Ktika Tuhan yg nyata itu berfirman, mreka tidak mengenaliNya.
Ktika Tuhan mnyampaikan kebenaran, mreka tidak mengenaliNya.
Mreka lebih suka dengan KEBIASAAN dan PEMIKIRAN mreka ktimbang Pribadi Tuhan itu sendiri.

Itulah yg namanya jebakan agamawi/ jebakan relijiusitas.

Tp jika ada organisasi agama, ada pemuka agama, ada otoritas agama, ada kitab, ada tradisi, ada adat-adat keagamaan, ada upacara, ada tempat ibadah, ada ibadah, semua sarana dan prasarana relatif lengkap PLUS ada Pribadi Tuhan yg dinamis yg dikenali umatNya, mengalir bebas di antara umatNya dan firman Tuhan berkarya bebas dalam umatNya, maka itulah yg baik.

Agak terlalu mengawang-awang jika seseorang bkata ‘saya mau Tuhan tp menolak institusi agama Kristen’ walaupun ini tidak mustahil.

Mbah, anda nyasar.
Yg kirum bukan aku tapi saudara Rivera.
I am only the first commentator

Oh, terima kasih diberi tahu dan sudah saya perbaiki.
Untuk anda sdr Saltlight, artinya kita sepaham, jangan mendewa-dewakan agama.
Yesus lah yang utama dan pusat dari hidup kita.

Untuk sdr. riverra, sorry dan sekali lagi terima kasih atas posting anda yang bisa kita ambil hikmahnya.
Marilah kasih Kristus kita bawa didalam Forum ini.

Menurut saya, agama itu hanya sebutan.

Ibarat sebuah barang, kalo nggak ada namanya mau disebut apa?

Saya sarankan sebaiknya user2 FK disini tidak perlu risih dengan istilah agama.

Yup,fokusnya adalah Yesus,menyadari betapa besar kasihnya kepada kita.

God bless.

Saya setuju dengan pendapat anda,alkitab itu sendiri bisa menjadi distraction terbesar jika kita hanya mencari pengetahuan tetapi tidak mengalami pengenalan dengan Tuhan secara pribadi.

dan itu adalah yang dialami oleh ahli-ahli farisi,mereka tahu isi kitab tetapi menolak Tuhan.

Saya juga merekomendasikan membaca bukunya,buku ini adalah salah satu buku yg merevolusi pikiran saya secara pribadi.

Lebih baik kita ditolak karena injil daripada kita ditolak karena hal yg lain.

Bisakah kita menyembah Tuhan tanpa tahu agama apapun?

Jika anda hidup pada jaman saat Yesus menjadi manusia,saya rasa itu bisa,karena Yesus sendiri datang dan melawan tradisi,budaya,dan agama yang ada pada saat itu.

Kita terlahir di jaman modern,juga di wilayah timur dimana dari kecil kita diajarkan untuk mengabdi dan mengikuti kata orang tua,tradisi dan budaya,bahkan agama itu sendiri.

Saya bukan mengatakan bahwa anda harus melawan orang tua.

Tetapi saya berbicara tentang bagaimana anda menemukan identitas anda,dimana anda sudah bisa dan mengerti mana yang baik dan buruk untuk anda,apa yang anda percayai dan imani.

Mungkin banyak orang punya pemahaman yang berbeda tentang agama.

tetapi saya pribadi menganggap bahwa agama merupakan salah satu faktor dimana banyak terjadi kemunafikan,pembenaran diri dan juga kepuasan moral terhadap diri sendiri,dan itu menurut saya juga sama seperti legalistik.

Ibaratnya seperti berkata kepada Yesus bahwa pengorbananNya di atas kayu salib itu sia-sia,tidak bertujuan dan beralasan.

Mungkin agama bisa merubah perilaku dan karakter kita,tetapi ketika kita mengenal Yesus,itu bukan hanya merubah perilaku kita saja,melainkan juga hati kita,cinta dan hasrat kita kepada Yesus yang membuat kita ingin berubah,dan itu hanya bisa kita alami ketika kita menyadari bahwa KasihNya kepada kita begitu besar.

God bless :slight_smile:

Once again,agama itu label,nama itu identitas.

kata agama sendiri itu sudah rusak di mata orang banyak.

Jangan berandai-andai, bro, tetai yang real aja.
Sekarang ini, kita hidup di tahun 2014 ini.
Bagaimana cara mengenal Jesus tanpa agama?
Baca Alkitab hasil beli di toko buku?
Alkitab pun dihasilkan oleh agama.

mengenal Yesus tanpa agama ?

Tentu saja dengan MEMBERITAKAN / MENYEBARKAN INJIL kepada orang-orang.

Alkitab tidak dihasilkan dari agama,coba anda membaca sejarah alkitab,juga surat-surat yg dijaga oleh yahudi serta kaum essence.

Sudah ya,saya tidak ingin berdebat disini.

Salam damai

God bless :slight_smile:

Ya,
Agama bisa jadi musuh terbesar dalam mengenal Pribadi Allah jika kita datang hanya pd agama bukan pd Pribadi Tuhannya.

Yoh 5:39-40
Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.

Jebakan yg sangat bbahaya bagi hidup kekristenan adalah paradigma bhw Pribadi Tuhan sudah tidak lagi melibatkan diri scr aktif dan dinamis dalam hidup pribadi lepas pribadi manusia.
Mngapa?
Krn paradigma itu sadar/tidak sadar mnyebabkan orang utk mengikuti sarana lain yg bukan Tuhan tp seolah spt Tuhan.

Misalnya,
Andaikan ada ajaran doa harus 5 kali sehari.
Maka ‘doa 5 kali sehari’ itu akan jadi ‘Tuhan-nya’ jika org yg berdoa itu tidak mnyadari bhw tujuan doa adalah hubungan dinamis dg Tuhan (bukan memenuhi target 5 kali doa).


Namun bgitu,
Saya juga mlihat ada gejala dari orang-orang yg mrasa sudah cukup mengenal Allah scr pribadi kmudian mcoba mmisahkan diri dari ‘agama’.

Ada yg kmudian mnolak afiliasi pd Gereja, ada yg mnolak dsebut bagian dari suatu denominasi, ada yg brusaha mruntuhkan liturgi-liturgi, ada yg prefer solitary dan belajar sendiri.
Hal-hal di atas mengandung bahaya.

Ktika agama dinapaskan dan dikuatkan oleh Pribadi Tuhan, maka bentuknya akan sangat dahsyat.

Spt misalnya tadi,
Jika sso berdoa 5 kali dan dalam semua doanya ia berinteraksi aktif dg Allah, maka dahsyat skali hidupnya.

Saya setuju bahwa Yesus adalah tujuan dan pusat hidup kita sekarang dan bukan agama.

Akan tetapi saya sama sekali tidak dapat membenarkan bahwa agama hanyalah label dan agama sendiri sudah rusak.
Tanpa adanya agama, anda mungkin saat sekarang tidak pernah mengenal Yesus, anda tetap kafir atau penyembah berhala.
Jangan lupa misi Yesus datang kedunia ada 3: JALAN, KEBENARAN & HIDUP.

  1. JALAN yaitu mendirikan gereja,
    gereja adalah kita sebagai kemah Tuhan, dimana kita oleh Yesus dipersamakan sebagai batu, yang diikat satu sama lain oleh Yesus menjadi satu bangunan dan Yesus sendiri adalah batu penjurunya, ini yang secara macro namanya Gereja.
  2. KEBENARAN yaitu Firman.
  3. HIDUP, karena tubuh kita adalah bait Allah, maka kita akan mengalami kebangkitan seperti Yesus dan Hidup.

Jadi disini jelas bahwa gereja bukan sekedar label, akan tetapi adalah salah satu misi dari Yesus datang kedunia ini.
Dan mengapa saya memilih gereja katolik, sebab tidak dapat disangkal lagi bahwa gereja katolik dari awal sampai lebih dari 2000 tahun tetap satu.

Ya,seharusnya Gereja itu menjadi tempat yang di anggap rumah,bagi yang masih terikat dosa,maupun yang sudah mengalami pemulihan diri.

Gereja juga merupakan makanan rohani kita,diluar jam2 pribadi,dimana kita berkumpul.

Gereja juga seharusnya menjadi simulasi bagi kita-kita untuk mempersiapkan dan membuat kita mempunyai gairah dan kerinduan untuk menceritakan kabar baik.

Saya pribadi berkomitmen di suatu gereja injili yang membuat saya bertumbuh sampai saat ini,dimana kami tidak mengidentitaskan diri sebagai seorang yang beragamawi / religius.

Fokus kami adalah bagaimana menarik orang agar bisa mempunyai hubungan dengan Yesus secara pribadi b[/b],bukan kepada legalistik dan peraturan agamawi.

So it’s basically Church without Religion.

Sekedar sharing sdikit.

God bless :slight_smile:

Saya tidak mengatakan gereja itu label,justru gereja juga merupakan bagian dari pertumbuhan kita secara pribadi,gereja itu juga digambarkan sebagai kita pribadi.

Maksud saya dari label adalah bagaimana orang terikat dengan legalistik serta peraturan agamawi.

Kita mempunyai agama,tetapi tidak mempunyai Yesus

Kita menjadi role model yang bagus,tetapi kita tidak punya Tuhan.

Kita mempunyai pengetahuan teologi,tetapi tidak mempunyai Firman yang Hidup.

kita melakukan ketaatan dan kebaikan,tetapi kita tidak mempunyai sumber kebaikan itu sendiri.

Kita punya kasih,tetapi bukan Tuhan yang Kasih itu sendiri.

Tradisi dan budaya yang mungkin sudah lama mengikat dan membuat kita berpikir bagaimana kita berkenan karena berbuat baik,Tuhan menyukai saya jika saya baik.

Kita mengaku mengikut Yesus yang mempunyai Kasih,murah hati,tetapi kadang kita masih legalistik,munafik,dan menghakimi orang lain.

banyak orang sudah kehilangan identitas dan tidak mengetahui Yesus yang sebenarnya.Kita sudah seperti menukar Yesus dengan tradisi dan budaya Kekristenan yang mempunyai peraturan,paradikma,doktrin,ritual tersendiri.

Liberal menganggap Yesus terlalu konservatif,begitu juga dengan sebaliknya.

Yesus di alkitab adalah Yesus dengan pesan yang radikal yang mengubah hidup orang secara radikal,kata-kataNya,firmanNya,pengorbananNya itu yang mengubah segalanya.

terlepas dari gereja apapun,selama anda menemukan visi dan mempunyai keintiman dengan Yesus,saya tentu mendukung 100%.

Yg saya bold,saya juga sangat setuju dengan hal tsb ! :afro: :wink:

Good Bro.

Jika boleh, saya brikan sdikit info dari pngalaman saya,
Bagi jemaat yg belum larut dan belum hebat dalam persekutuan pribadi dg Tuhan, bagi jemaat yg masih bpikiran daging, maka legalisme dan peraturan agamawi adalah bahasa yg mudah mreka pahami. Bahasa tersebut kadang adalah jalan masuk kita utk mdorong mreka smakin dalam bersekutu dg Tuhan.

Tak ada yang salah dengan agama, agama diciptakan untuk keteraturan hidup di masyarakat, agar sesama orang yang sejalan kepercayaannya dapat saling menguatkan satu sama lain.

yang salah itu manusianya, sehingga agama jadi tampak buruk

Apabila orang-orang yang berada dalam suatu agama tertentu semuanya menerapkan ajaran agama tersebut dengan baik dan benar, pastilah agama tersebut akan disayang banyak orang, seperti kisah jemaat mula2

sekali lagi yang salah itu manusianya, sehingga agamanya pun disalahkan