Jika anda merasa tidur di kandang buaya tidak aman

Jika anda merasa tidur di kandang buaya itu tidak aman maka sejogjanya kita tidak usah menganggap diri kita begitu suci dan terlindung dari ancaman virus Corona.

Sebab virus Corona ini begitu mematikan sama halnya spt buaya lapar, dan sama2 ciptaan Tuhan juga.

Kejadian 3:17… maka terkutuklah tanah karena engkau; (18) Semak dan duri akan dihasilkan tanah ini bagimu…,
Semenjak manusia jatuh kedalam dosa Tuhan telah mengutuk tanah dan pepohonan dan sejak itu manusia tidak berdaya mengatasi kekerasan iklim, mikroba2, flora (tumbuhan beracun) dan fauna, serta dapat jatuh sakit dan harus menanggungnya sampai akhir zaman.

3500 tahun yang lalu di jaman Israel kuno yang hidupnya mengembara selama 40 tahun di padang pasir, nabi Musa memerintahkan untuk mengisolasi orang2 yang menderita penyakit menular dengan maksud mencegah meluasnya penularan, yang mana sekarang ini dikenal dengan istilah social distancing, atau karantina mandiri dan mencegah orang2 sakit berkerumun, atau dirumah saja, apapun istilahnya pada hakekatnya sama saja.

Kita masih memiliki Tuhan yang sama dengan nabi Musa, artinya isolasi harus tetap dilakukan, sebab tidak ada orang yang begitu sucinya sehingga kebal terhadap flu, apalagi flu yang begitu mematikan, flu biasa saja tidak ada yang kebal, bukankah demikian ?

Oleh sebab itu sebaiknya kita mematuhi himbauan pemerintah untuk menjaga social distancing, memakai masker, mencegah kerumunan2 spt di tempat2 ibadah atau spt pembagian sembako massal yg tidak kondusif sampai situasi mudah2an membaik.

Jika anda yakin bahwa sbg orang beriman dengan kuasa darah Yesus anda pasti terlindungi dari virus Corona, cobalah dahulu tidur di kandang buaya, sebab dua2nya sama2 ciptaan Tuhan juga, mudah2an selamat.

Kecuali anda diberikan karunia menyembuhkan (yg merupakan 1 dr 9 karunia Roh Kudus) yang dahsyat spt Petrus atau Paulus.
Kisah Rasul 5:15 Bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka.

Jika tidak sebaiknya kita tidak mem fait accompli bahwa dengan kuasa darah Yesus virus Corona pasti takluk.
Lebih baik turuti nabi Musa.

Jika memang ada yg diberikan karunia menyembuhkan spt Petrus, silahkan minta ijin ke wisma atlet untuk menyembuhkan pasien2 yg sudah kebanyakan dan tidak tertampung lagi disana, dimana pasien2 suspect Corona sekarang sudah kesulitan mendptkan surat ke RS rujukan saja. Jangan cuma mbuat video kesembuhan di Youtube tanpa didukung oleh bukti medik rekam jejak pasien.

Mengapa jarang ada orang yg dipakai utk karunia kesembuhan, krn kasih sekarang sudah langka :
Matius 24 (12) Banyak orang akan semakin berkurang kasihnya…

Dan mungkin juga di hati kita yang tandus, kurangnya kasih kita kpd sesama.

Sungguh mengerikan, kita bisa hancur ber keping2 di tengah situasi ini.
Matius 24 (13) …Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Lazarus yg miskin mati tanpa mendptkan pertolongan di depan rumah orang kaya (apa hubungannya ?).

Begini ya, inilah manusia, ketika hidup sehat, keluarga harmonis, rumah indah, ruko indah, kontrakan bagus, mobil bagus, pendapatan bagus, investasi bagus, makanan berlimpah, jalan2 ke luar negeri, masa depan cerah, kumpulan sosialita eksklusif,
pameran jalan2 keluar negeri di facebook, mobil mewah, pesta mukbang, kita merasa selama2nya diatas angin dan senang menjadi Hakim Bao yang agung di lingkungan serta tdk punya keperdulian kpd teman2 yg miskin, Jangankan mengunjungi menyapapun tidak malah banyak yg cuma membagi penghujatan.

Dan sptnya kini Tuhan biarkan semua kenikmatan dunia diambil kembali sbg milikNya dengan cara yang tidak terpikirkan oleh manusia yang kerap menyia-nyiakan suaraNya.
Entahlah aku kurang tahu pasti.

I like that, Bro!
Yg mendengarkan suara-Nya hrs selalu bersyukur
Yg me-nyia2 suara-Nya merenung balik atau balik kanan bubar jalan
“Lockdown” ini bisa menjadi tragedi atau menjadi semedi atau spekulasi rumah tangga
Entahlah!

Salam Damai

@Ashes
Jangan berpikir scr apatis dan menggunakan logika sederhana bro, kita semua ini diciptakan SERUPA dgn Tuhan.
Jelas sekali harusnya dengan kelebihan itu, SEMUA harusnya tidak menjadi masalah.
Yg jadi masalah adl anak2 Tuhan sekarang ini mempunyai pemikiran bhwa dunia itu lbh penting drpd mengenal Yesus.

Ayat2nya jelas, bahkan Yesus berkata bhwa kita yg percaya kepdaNya akan melakukan berkali lipat dr yg dibuat Yesus sndiri.
Pernah tahu kisahnya John G Lake yg tidak pernah tertular wabah saat itu ? Para ilmuwan penasaran dan menguji secara mikroskopis ternyata bakteri mati di tangan hamba Tuhan itu.

Siapapun yg memiliki kedekatan dengan Roh dan serupa dgn Yesus akan memiliki KUASA, dan kuasa itulah di jaman ini hampir tdk ada.

Kalaupun ada kenapa tidak ke rumah sakit menyembuhkan semua yg disitu ?

Hamba Tuhan bergerak menurut instruksi Tuannya.
Kl bergerak sendiri namanya bukan hamba bro.