Jika bener Vatikan itu kaya, kenapa negara2 Katolik (maaf) berekonomi rendah ?

mengingat tidak ada jawaban disini & saya masih penasaran banget. maka terpaksa ane buka lapak baru khusus ngomongin ini. seperti kata org2 disana, Vatikan katanya kaya mengingat jumlah umatnya mencapai 1 milyar org belum lagi yg berasal dr berabad2 yg lalu. tentunya kolekte, perpuluhan, & pajak gereja yg didapat juga banyak. belum lagi dlm dunia pendidikan & rumah sakit dgn biaya yg lebih mahal ketimbang dr lainnya.

nah, yg ingin saya tanyakan adlh, kalo bener Vatikan tuh kaya, kenapa kok negara2 Katolik macam di Eropa Selatan, Amerika Latin, dlsb ekonominya rendah ya ? kenapa uangnya Vatikan gak digunakan utk membantu negara2 Katolik ?

ini tentunya sesuatu yg ironi sekali, vatikan yg kaya sementara nyedot duitnya dr masyarakat berada dlm lingkungan berekonomi rendah. bukankah ini sama aja ama (maaf) preman di Tanah Abang yg nyedot duit dr pedagang kecil. ;D mungkin ini berbeda lagi ceritanya jika uangnya berasal dr donator kaya yg sukarela & bukan ngambil dr umatnya seperti halnya yg dilakukan oleh dokter Lo Siaw Ging :afro:

Ada tulisan menarik, dari penulis kesukaan saya, Gunawan Mohammad, orang ini pinter banget, makanya saya suka. Dia nulis Catatan Pinggir di Majalah Tempo tahun 2005, untuk “tribute kepada Paus Yohanes Paulus 2”, Judulnya “VATICAN”.

Reff: Vatikan | Catatan Pinggir

Saya kutip sedikit:
Pada suatu hari, kata orang, Stalin bertanya, “Berapa batalion, sih, Vatikan punya?”

Di negeri itu, kita tahu, hanya ada beberapa ratus orang Corpo della Garda Svizzera yang bertugas sebagai penjaga Paus. Vatikan cuma 44 hektare, lebih sempit dibandingkan dengan The Mall di Washington, DC; anggaran tahunannya sekitar US$ 500 juta, hanya 25 persen dari bujet Universitas Harvard.

Tapi di sana duduk seorang tua yang ketika pekan lalu wafat dan dimakamkan, sekitar 200 pembesar tinggi dunia datang untuk berkabung dan memberi hormat…

Ah… Vatican ternyata tidak kaya, namun demikian tidak berkekurangan. Dan dalam kebersahajaannya itu, dia punya pengaruh besar dalam kemaslahatan manusia di dunia, itu tidak dapat kita pungkiri… :slight_smile:

“Negara2 Katolik” tidak ada, yang ada adalah “negara dengan mayoritas penduduk beragama Katolik.” Negara theokrasi Katolik satu-satunya di dunia ini ya cuma Vatican.

Kalau dikatakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Katolik berekonomi rendah, itu kurang benar. Contohnya Brazil, yg dewasa ini mengalami peningkatan ekonomi, dia tergabung dalam BRIC.

lha, trus ngapain juga tuh di lapak sebelah yg ngatain kalo Vatikan ngamatin alien bilangnya Vatikan itu kaya kok. :mad0261:

Saya rasa ada yang salah dengan penjelasan bro sp
Anggaran tahunan tidak sepenuhnya menjelaskan total asset

Pada tahun 1965 times magazine mencoba mengestimasi bahwa kekayaan vatican saat itu adalah 10-15 billion dollar
Sedangkan nationalpost di tahun 2013 mengatakan hampir mustahil untuk memperkirakan total asset vatican karena vatican tertutup mengenai investasi dan jumlah emas yang dimilikinya
Selain itu Vatican mempunyai tanah dan benda2 seni yang tidak ternilai harganya

@alex, menurut saya pertanyaannya salah
Sesuai kata bro sp, vatican itu satu2nya negara theokrasi katolik
Yang patur ditanyakan adalah kenapa vatican tidak melakukan matius 19:21, markus 10:21 dan lukas 18:22
:char11:

Apa yang saya tulis disini, mudah2an dapat memberi masukan yang di sana, sama saja to… :slight_smile:

Saya mau setiap kita jadi seorang cerdas dan jujur. Tidak perlu “perang denom”. Kalau ada denom yang unggul dalam hal tertentu, ya harus kita akui. Kalau sebuah denom pernah melakukan kesalahan, itu juga harus kita akui dan pelajari, boleh pula Kritik. Tapi kalau itu sebuah doktrinal baku, apa ya perlu kita kecam terus2an?
Jarang sekali ada bahwa gara2 debat diskusi trus mampu membuat orang “berubah iman.” Yang Katolik tetep Katolik, yang Protestan tetep Protestan, yang Karismatik tetep Karismatik, yang JW tetep JW… dst… Malah kalau saling mengecam, masing2 denom tanduk-nya pada keluar :slight_smile:

Saya seorang non-Katolik tetapi juga menyadari ada kekurangan di sana-sini, kita yg non-katolik dalam hal tertentu juga punya keunggulan. Tapi apakah perlu menyerang suatu denom yang kita anggap “kurang”?

Ini dari majalah time.

Di Italia saja vatican memiliki 15 persen dari semua saham yang ada.

Dari sumber lain bisa di buka di Youtube Karen Hudes, bekas petinggi bang dunia, mengatakan vatican punya 40 persen dari semua saham di eropa tapi bisa menguasai 60 persen deviden. dan sumber lain lagi yaitu Eric jon Phelps di amerika vatican melalui croninya punya 70 persen semua saham yang ada di amerika.

sudah begitu vatican tidak bayar pajak penghasilan. Wow sumber uang untuk bisa dikorupsi.

Roman Catholics: The Vatican’s Wealth - TIME

Subscriber content preview. Subscribe now or Log-In
Share
Bankers’ best guesses about the Vatican’s wealth put it at $10 billion to $15 billion. Of this wealth, Italian stockholdings alone run to $1.6 billion, 15% of the value of listed shares on the Italian market. The Vatican has big investments in banking, insurance, chemicals, steel, construction, real estate. Dividends help pay for Vatican expenses and charities such as assisting 1,500,000 children and providing some measure of food and clothing to 7,000,000 needy Italians. Unlike ordinary stockholders, the Vatican pays no taxes on this income, which led the leftist Rome weekly L’Espresso last week to call it "the biggest…

To continue reading: Subscribe now or Log-In

Read more: Roman Catholics: The Vatican’s Wealth - TIME Roman Catholics: The Vatican's Wealth - TIME

Secara intangible assets (aset non-moneter) Vatican memiliki kekayaan yang luar biasa. Bayangkan ribuan salinan2 Alkitab Bahasa Asli yang terbanyak adalah dimiliki oleh Vatican, itu baru satu urusan, blom yang lain, semisal benda2 bersejarah lainnya, lukisan2 Michelangelo dll… luar biasa kayanya. Bisa saja Vatikan memiliki saham2 dalam perusahaan2 komersil, sama juga negara2 lain yang inves di sana-sini.

Tetapi bagaimanapun Vatican itu keciiiil, negara yang penjaga kemananannya hanya sekitar berapa ratus saja, dan luasnya cuma 44km persegi saja. Cadangan devisa Vatican tidak dapat dibandingkan dengan Rusia, China, AS dll…
Namun demikian, bagaimanapun Vatican mempunyai dampak luar biasa, termasuk kepada pengakuan Kemerdekaan Indonesia.

Anda nonton film Soegija? Film ini buatan seorang Muslim, yg jadi pemeran utamanya juga seorang Muslim. Ga’ ada perlu2nya baik-baikin Katolik, tapi Sejarah itu memang harus diakui. Bahwa Vatican lah “negara Barat” yang pertama mengakui Indonesia Merdekanya itu tahun 1945, bukan tahun 1949 sebagaimana versinya Belanda. Mau tak mau negara2 bule lainnya mempertimbangkan sikap/ keputusan Vatican ini.
Akhirnya dengan “kurang rela” pengakuan “Indonesia merdeka tahun 1945” dari Belanda ini baru dilakukan pada 16 Agustus 2005, sehari sebelum peringatan 60 tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Saya mau kita yang non-Katolik ini secara waras dan humble untuk mengakui bagaimanapun Vatican memiliki keunggulan, kalaupun Vatican pernah berbuat salah, toh mereka juga melakukan reformasi2. Kalaupun masih ada banyak hal yang kita rasa tidak cocok secara doktrinal, ya harus kita terima pula perbedaan itu. Yang Protestan saja bisa “anti/ sangat tidak setuju” dengan fenomena “roh” dalam Karismatik. Ya itulah perbedaan2 yang tidak akan pernah ada akhirnya…

Well, tanah yang “kecil itu” bernilai setidaknya 700 juta euro kalau dijual
Plus nilai2 emas, investasi, atau asset lainnya kalau dijual
Tapi ide dasarnya adalah, walaupun negara lain punya banyak aset juga, mereka bukanlah negara theokratos
Sedangkan vatican sebagai negara theokratos katolik, ekspektasinya berarti punya standard yang lebih tinggi sesuai alkitab dan tidak peduli kekayaan besar atau kecil

But let me say this to be clear that i have no bad intention, as a nation, they have the right to do that or not to do that

Actually, yang bro katakan mengenai Vatican berjasa dalam bidang x, y, z itu benar
Tapi mungkin akan lebih menarik kalau mempertimbangkan debat yang diadakan oleh bbc juga just for another point of view

Menurut Eric pabrik2 senjata di amerika ini dikuasai Vatican. oleh sebab itu kalau mau untung ya buat perang.

Masuk akal kalau avro manhattan penulis tiga buku terlaris dan juga bekas katolik Knight of Malta menulis bahwa perang vietnam itu juga atas loby vatican.

What was the prime mover behind the conflict of Vietnam? Quite simply, it was the Vatican and the Jesuits. Former Knight of Malta Avro Manhattan, the world’s foremost authority on Roman Catholicism in politics, wrote a book detailing the entire story.

You can read his amazing book online:

http://arcticbeacon.com/books/Avro_Manhatten_-_Vietnam_Why_Did_We_Go.pdf

If the war in Vietnam was a Papal crusade, how do we know that the wars in Iraq/Afghanistan aren’t?

The Vatican/Jesuit influence has only grown since then. It’s interesting that the head of US Central Command was educated at a Jesuit university, as is the head of the Defense Department (and his predecessor). The head of the US Army was also trained at a Jesuit school. The Chairman of the Joint Chiefs, Michael Mullen, is a Catholic.’

Most interesting are actions that John F. Kennedy took in relation to the Vietnam War, shortly before his death. On page 264 of his book, JFK: The CIA, Vietnam, and The Plot to Assassinate John F. Kennedy, Col. L. Fletcher Prouty tells us:

With this report in hand, President Kennedy had what he wanted. It contained the essence of decisions he had to make. He had to get re-elected to finish programs set in motion during his first term; he had to get Americans out of Vietnam.

So, if the Vietnam War was a war fought for Papal motives, then the Vatican would have ample reason to involve itself in Kennedy’s assassination. Indeed, one who looks will find that Oswald’s chief handler in New Orleans, Clay Shaw, was a Knight of Malta. Oswald’s cousin was a Jesuit who had him speak at a Jesuit center about Russia.

His other handler, David Ferrie, was educated at a private Jesuit school and was a defrocked Catholic priest.

The FBI/CIA were headed by Knights of Malta at the time of the assassination, and the Secret Service was headed by James Rowland, a Roman Catholic man whose brother, Francis, was a Jesuit priest.

Check out Avro Manhattan’s expose today!

akhirnya, adapula bro francesco & bro jackson yg berani membeberkan bukti dr perkataannya :slight_smile: oke, ane edit dah post #2 :slight_smile:

ya sih tau, tapi kan sebagai sesama Katolik kan kudu saling ngebantuin

Yang patur ditanyakan adalah kenapa vatican tidak melakukan matius 19:21, markus 10:21 dan lukas 18:22 :char11:

betul itu

sistem zakat dlm Islam & sistem pindapata (mengumpulkan dana) dlm Buddhisme saja tak sedikitpun memperkaya salah satu oknum manapun

baik itu pemuka agama itu sendiri maupun perbedaharaannya

NB: maaf nih rada nyenggol ke agama laen, cuman buat perbandingan aja

kemaren ane omongin ke bruce & kawanannya malah dialihin pembicaraannya

suatu saat, perpuluhan akan bernasib seperti tiket pengampunan dosa, dlsb yg dihapus & disesali

FYI, peringatan ini tak hanya berlaku bagi gereja Katolik saja, melainkan gereja2 lainnya yg juga melakukan hal serupa macam perpuluhan

Perlu diakui memang semua gereja harus waspada terhadap bisnis gereja. Gereja sering jadi tempat cari uang dari pada cari Tuhan. Katolik gereja yang tua sekali oleh sebab itu secara rahasia sudah merupakan negara yang sangat kental dengan bisnis. Bayangkan kalau gereja sampai punya pabrik2 menguasai saham2 di amerika dan eropa. punya banyak property,

Di Italia dulu saya pernah baca di koran bahwa rakyatnya sampai protes kenapa pabrik2 milik vatican tidak bayar property tax sedang rakyat yang punya rumah wajib bayar property tax.

Ketika pemerintah mau mengupayakan usulan rakyat ini vatica mengancam akan memindahkan pabrik2nya keluar negeri artinya menambah penganguran di Italy.

Bersambung

saya tidak ketemu dimana vatican mengancam akan memindahkan pabrik2nya kalau dipajaki, tapi ini ada artikel dari Time bahwa ada 130 ribu rakyat yang tanda tangan mengusulkan commercial propertynya gereja harus dipajaki. property untuk gereja tidak dipajaki tapi kalau pabrik2nya ya harus dipajaki dong ini kan bisnis
Italy to Tax the Vatican
By LiveTradingNews
on February 17 2012 6:39 PM
0
0
0
more
width=290

Italy plans to tax Catholic Church’s commercial property

Over many decades, the Italian government has quietly passed laws that benefit the Roman Catholic Church, but it is rare for it to issue a public statement announcing that it intends to strip the church of the tax privileges.

The government of Prime Minister Mario Monti took that step Wednesday, telling the European Commission that it would change Italian law to ensure that the Church pays property tax on the parts of its buildings used for commercial ends.

The Church owns vast amounts of property in Italy, and the move is aimed at making sure that convents that offer bed-and-breakfast services or Church buildings that rent space to shops pay their share of taxes.

The change, once it is formally drafted and approved by Parliament, could result in revenues of US$650-M to US$2.6-B annually, according to municipal government associations. It could also set an example for other European countries that are struggling with debt, like Greece and Spain, and where there is growing popular resentment over tax breaks for the Church.

The proposal shows how Mr. Monti, a churchgoer himself, is able to read the national mood. Facing higher taxes and their own belt-tightening, Italians are fed up with what they see as unfair privileges, be it of the political class or the Church. After austerity measures were passed in December, 130,000 people signed an online petition calling on the government to revoke the church’s tax-exempt status.

Paul A. Ebeling, Jnr.
Italy to Tax the Vatican - International Business Times
www.ibtimes.com/italy-tax-vatican-412714 Cached