Kain Kafan Turin

Apakah kain kafan ini menguntungkan atau justru merugikan iman ke Kristenan

Tergantung siapa yang mengaku Kristen, bro

saya tahu bahwa alkitab saja sudah cukup untuk mengetahui bagaimana Tuhan disalibkan
tetapi bukan kah suatu bonus jika kita punya “hard evidence” penyaliban Tuhan kita , bukankah Tuhan itu sendiri telah menjadi daging untuk menderita sengsara karena dosa2 kita ? dan bukan tidak mungkin kita bisa melihat dan meraba dan menyentuh benda yang pernah disantuh/menyentuh Tuhan kita ?

ada beberapa fakta ilmiah yang sangat menarik dari kain ini :

  1. Citra didalam kain ini bersifat negatif fotografikal ( yang kena cahaya jadi gelap dan sebaliknya ) persis seperti negatif film
  2. citra yang terbentuk bersifat projektif ( tidak memerlukan kontak fisik antara kain dan fisik manusia kain kafan ) > satu2nya penjelasan adalah karena sinar radioaktif yang keluar dari badan si manusia terkafan
  3. tidak ada bekas2 pembusukan sedikitpun ! ( karena hanya terbungkus selama 3 hari ?)
  4. bekas2 darah adalah murni “human blood” berjenis AB
    5…banyak ditemukan biji2an tumbuhan tertentu yang hanya ada di kawasan Palestina
  5. tidak ditemukan jejak pigmen sedikitpun (semua murni human blood )
  6. belum ada penjelasan yang clear dan make sense tentang bagaimana gambar ini bisa terbentuk what so ever , apalagi mau meniru membuat citra ini bahkan dengan teknologi mutakhir yang tersedia saat ini

dan banyak lagi

Misterius sekali bahkan bagi saya yang seorang Kristen

Tetapi, tetap saja ada orang yang mengaku ‘kristen’ tetapi menyatakan bahwa Kain kafan Turin adalah ‘akal-akalan Vatican’

Menurut saya ada nilai positip dan nilai negatipnya tidak ada.

Sebab:
Bagi yang percaya bahwa kain kafan itu adalah asli bekas kain kafan Yesus, maka akan banyak membantu menguatkan iman mereka.-----Mempunyai nilai Positip.

Bagi yang tidak percaya, mereka tidak tertarik dan tidak mempunyai perhatian sama sekali, berarti dianggapnya tidak pernah ada. ------Jadi tidak ada pengaruh apa-apa dan tidak ada nilai negatip.

Sdh ada pengujian secara ilmiah bahwa kain itu bukan berasal dari jaman Yesus
serat2 kain yg digunakan jauh lebih maju dari jaman Yesus
Itu artinya ada penipuan seolah2 kain kafan itu adalah kain kafan Yesus
Hal itu tentu saja sangat merugikan mereka yg percaya begitu saja kain kafan itu
Tuhan Yesus tdk meinggalkan apapun dari tubuh-Nya, darah ataupun kain kafan
Tidak ada gunanya percaya hal2 spt itu, yg hrs dipercayai adalah kuasanya yg tdk berubah sampai selama2nya
tanpa perlu sesuatu bendapun sbg perantara karena Allah adalah Roh yg tak terbatas.

lebih mudah bagi umat Kristen dan apalagi Katolik jika “TELAH TERBUKTI” secara telak dan ilmiah bahwa kain ini produk tipu2 , tetapi tidak ! hingga detik ini " TIDAK ADA BUKTI KUAT DAN TAK TERBANTAHKAN " bahwa kain ini “BISA DIPRODUKSI” oleh manusia

Mengapa kita tidak berfikir terbuka ?? :coolsmiley: dan bertindak sebagai ilmuwan / scientist ? melepas segala baju dan tempurung yang menyungkupi otak kita > APA RUGINYA ??

perhatikan point nomor 1 dan 2

  1. citra ini berbentuk negatif >artinya kita bisa memperlakukan kain ini sebagai negatif film (jika diperbolehkan) dan produk nya berupa gambar positif : rambut menjadi hitam , kulit agak terang , luka2 lebam agak gelap dstnya
    teknologi apa yang digunakan pada abad pertengahan untuk membuat citra negatif dari sepotong kain ?
    kamera lubang jarum ? bagaimana memposisikan kamera ini sehingga semua bagian badan tercetak secara negatif pada kain ?, bahan kimia apa yang digunakan ?

  2. citra berbentuk projektif >> diperlukan suatu sinar kuat yang keluar dari dalam badan manusia terkafan / patung (jika ini palsu) untuk membentuk citra pada kain

teknologi macam apa pada zaman pertengahan yang mampu melakukan ini semua ?

dengan mempelajari sudut2 dan citra 3dimensi penemuan ter akhir menunjukkan bahwa badan manusia terkafan seperti melayang ( hovering ) saat terjadi penyinaran kuat ini , :coolsmiley:

Apapun sesungguhnya kain kafan ini tetap saja menarik untuk dipelajari dan diselidiki sebagai relic / peninggalan sejarah penting bagi umat manusia
maksud saya : jika kita dapat menghargai candi Borobudur , Angkor Vat , mengapa tidak pada kain kafan ini ??

sambungan …

namun dari citra kain kafan ini meskipun belum pasti , ada beberapa hal yang dapat kita lihat cocok sempurna dengan penjelasan Injil bahkan yang tidak dijelaskan pada Injil

  1. Ternyata manusia ini dipaku TIDAK PADA TELAPAK TANGAN ! , tetapi pada sendi antara telapak dan lengan (bayangkan betapa nyeri dan ngilu) > alasannya telapak tangan mudah robek !
  2. Cambuk yang digunakan merupakan cambuk kulit ber cabang2 (biasanya 3 ) dan ada rangkaian butiran timah tajam2 di setiap cabang nya > tujuan nya untuk merobek2 kulit terhukum
  3. ada bekas lebam di lutut > pernah terjatuh sangat parah ! ( ini ada dalam Injil )

itulah sebabnya…
mengapa rembug-rembug THEOLOGIA itu BELUM BISA NAIK KELAS jadi ilmu pengetahuan…

ehehe…

Yesus bukan sebuah dongong.

Kisah Yesus dapat juga ditelusuri lewat sejarah, lewat penemuan benda-benda dan jejak-jejak. Metode dalam menguak kisah lewat sejarah berbeda dengan mengenalNya lewat Alkitab. Namun demikian keduanya dapat saling mendukung. Penemuan sejarah juga dibantu oleh Alkitab dan Alkitab juga dibantu lebih jelas dengan temuan-temuan arkeologinya.

Namun kadang juga terjadi perbedaan, sebab penemuan arkeologi juga harus di analisa dan melahirkan tebakan kesimpulan-kesimpulan, demikian juga Alkitab juga harus ditafsirkan dan diselidiki dari jaman ke jaman.

Bagi saya penyelidikan arkeologi terhadap kisah yang ditulis dalam Alkitab selalu bermanfaat untuk membuat kita yakin bahwa semua itu pernah terjadi. Bagaimana jika ada perbedaan? Saya selalu berpendapat mereka hanya berasumsi dari sekumpulan data yang ada, kebenaran hanya ada di Alkitab.

Bagi saya penyelidikan arkeologi terhadap kisah yang ditulis dalam Alkitab selalu bermanfaat untuk membuat kita yakin bahwa semua itu pernah terjadi. Bagaimana jika ada perbedaan? Saya selalu berpendapat mereka hanya berasumsi dari sekumpulan data yang ada, kebenaran hanya ada di Alkitab.

Apakah kemudian, mengacu dari tulisan anda itu, anda hendak membuktikan kebenaran ‘Kain kafan Turin’ dengan Alkitab?

disini lah yang menarik, justru banyak kesamaan ( disengaja ?? ) :coolsmiley:

  1. mahkota duri, hal yang tak lazim
  2. memikul petibulum (bagian kayu horizontal salib ) bukan seluruh salib
  3. luka pada lambungnya dan keluarnya darah dan serum (air )
  4. banyak sekali penderaan
  5. Tubuhnya seperti raib begiru saja dari kain kafan ( tidak ada bekas2 kerusakan noda darah pada kain akibat pergeseran )

hal yang kita tahu dari kain kafan tapi tidak dari injil

  1. kaki manusia kain kafan disilangkan dan dipaku saling bertumpuk TANPA PIJAKAN KAKI
  2. Ibu jari tidak terlihat karena tertarik tusukan paku dan menekuk kedalam
  3. Manusia kain kafan dipaku pada posisi tidur / horizontal kemudian ditegakkan /ditarik ke atas sehingga ssangat menyiksa tangan nya ( terlihat luka goresan2 punggung tangan dengan kayu )

hal2 yang istimewa :

  1. gambar bersifat 3 dimensional > ini terjadi karena bulu2 pada kain berubah warna ( jadi akibat suatu penyinaran bukan lukisan ) > teknologi pencitraan 3 dimensi masih belum populer bahkan hingga saat ini
  2. gambar bersifat foto grafi > yang baru dikenal pada abad ke 19
  3. tidak ditemukan kesalahan anatomi sedikitpun
  4. ada alur2 darah vena dan arteri yang sangat tepat pada gambar ( belum di kenal saat itu )
  5. ada banyak partikel2 aragonit (mikroskopis) yang banyak terdapat di gua2 sekitar Yerusalem

Setahu saya, yang untung adalah museumnya :smiley:

Salam

Saya tidak tahu bagaimana cara anda membaca dan memahami sebuah tulisan? Saya kawatir hal itu terjadi juga pada saat anda membaca Alkitab.

Oke saya copas kembali:

Bagi saya penyelidikan arkeologi terhadap kisah yang ditulis dalam Alkitab selalu bermanfaat untuk membuat kita yakin bahwa semua itu pernah terjadi. Bagaimana jika ada perbedaan? Saya selalu berpendapat mereka hanya berasumsi dari sekumpulan data yang ada, kebenaran hanya ada di Alkitab.

Silahkan disimpulkan kembali setelah saya beri garis, bold dan warna untuk membantu anda.

Sebagai tambahan untuk alat bantu bisa buka http://kbbi.web.id/asumsi

Cara saya membaca Alkitab tidak perlu dibahas di sini, tetapi cara kita bertukar tulisan itu yang perlu dibahas.

Betulkan saya kalau keliru, anda maksudkan bahwa kalau penelitian dan Alkitab berbeda, maka anda memilih percaya pada Alkitab, betul?

Sekarang ke kain kafan Turin, anda mengatakan ‘Bagaimana jika ada perbedaan? Saya selalu berpendapat mereka hanya berasumsi dari sekumpulan data yang ada, kebenaran hanya ada di Alkitab.’

Lantas apa salahnya jika saya bertanya ‘Apakah kemudian, mengacu dari tulisan anda itu, anda hendak membuktikan kebenaran ‘Kain kafan Turin’ dengan Alkitab?’

Sekedar ingin tahu, pada kain kafan terlihat bekas beban petibulum pada pundak, di Alkitab tidak dijelaskan bagaimana cara Jesus menggotong salib. Bagaimana pendapat anda?
Pada kain kafan, kaki manusia kain kafan disilangkan dan dipaku jadi satu tanpa penopang, di ayat Alkitab tidak dijelaskan. Bagaimana tanggapan anda?

Coba dibaca lagi tanya jawab kita di post sebelumnya.

Syalom

nah ini baru menarik … :afro:
kita bahkan seolah 2 "melihat film dokumenter " DI MASA PASKAH TUHAN kita dari secarik kain linen ini
kita bisa mereka2 ulang / rekonstruksi tentang drama penyaliban sambil menyelami / MENGENANGKAN kematian dan kebangkitan Tuhan kita
TANPA HARUS MENYIMPULKAN dan MEMASTIKAN bahwa kain linen ini memang asli pernah membungkus Tuhan
!
minimal "siapapun orang dalam kain kafan ini " pernah mengalami hal yang sama dengan Tuhan kita
itu cukup sudah untuk menonton film dokumenter drama penyaliban Tuhan kita

Saya sudah lama sekali menyaksikan film dokumenter dan memiliki buku tentang ‘Manusia Kain Kafan Turin’, ketika Kain Kafan Turin mulai diketahui di Indonesia.
Betul sekali, bahwa kita bisa menjadikaikan kisah Kain Kafan Turin’ sebagai ‘film dokumenter’, untuk sekedar mendapat gambaran, apa saja yang sudah diderita oleh Manusia Kain Kafan Turin itu. Seperti juga saat kita menonton film ‘Passion of Christ’ Mel Gibson, dan merenungkannya dalam hati kita, tanpa perlu menghakimi dan menjadi kritikus film dadakan.

Syalom

Lukas 22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku."

bahkan dengan hanya “menyelidiki” kain kafan ini selain membaca Injil tentunya , kita dapat saja membantu diri kita sendiri untuk selalu “mengenang” bukan hanya kematian tetapi juga kebangkitan Nya

kembali pertanyaan saya " Dimana ruginya ???"

wah…

maap nih… agak OOT…

kalau begitu…
mas Krispus PASTI MEYAKINI bahwa BUMI itu DATAR, karena demikianlah alkitab mengajarkan?

btw…
kalo mas bilang ttg ayat “diatas bulatan bumi”…
udah ada pembahasannya di post saya yg manaaa gitu…ada kok di history…
entar sy cari dulu yah…