KAIN MENIKAH DENGAN SIAPA?

Yup begitulah informasi dari Alkitab dan begitulah yang orang Kristen imani.

Ya begitulah pandangan orang sketpis

Kayaknya memang begitu.

Nah ini dia…
Orang skeptik mengambil informasi dari Alkitab tapi kurang jeli menangkap apa yang tertulis.

Pertama penciptaan Adam.
Adam juga berarti Manusia, bisa dibaca penjelasannya di…
http://www.sarapanpagi.org/adam-manusia-vt405.html

Adam atau manusia diciptakan pertama kali. Tidak ada mahluk seperti manusia diciptakan sebelumnya. Ini bisa kita lihat dari informasi Alkitab
Kejadian 2:20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.

Adam atau manusia tidak menemukan yang sama dan sepadan dengannya. Kalau ada manusia lainnya, tentunya Adam akan menjumpainya atau mendapatkannya.

Yang kedua adalah Hawa.
Kejadian 2:22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

Hawa dibentuk dari tulang rusuk (darah daging) Adam. Dan mereka menikah. Bukankah itu adalah hubungan incest? Dan apakah itu dilarang pada saat itu? Tentu tidak.

Yang ketiga Istri Kain.
Kejadian 4:1 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.”
Kejadian 4:2 Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.
Kejadian 4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;

Setelah beberapa lama…ya kita tidak tahu tepatnya rentang waktu ini tapi yang jelas “lama” ini sebelum 130 tahun umur Adam…
Kejadian 5:3 Setelah Adam hidup seratus tiga puluh tahun, ia memperanakkan seorang laki-laki menurut rupa dan gambarnya, lalu memberi nama Set kepadanya.

Zet adalah pengganti Habel yang terbunuh oleh Kain
Dan ingat…Adam diciptakan sudah dalam keadaan seperti orang dewasa.
Jadi dalam rentang waktu tersebut, kemungkinan untuk melahirkan juga anak perempuan ada dan sangat besar kemungkinan tersebut. Dan satu lagi…Adam dan Hawa adalah ciptaan yang “baik”, jadi segala organ tubuhnya berfungsi dengan baik.

Kejadian 5:4 Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
Kejadian 5:5 Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati.

Frasa dalam kalimat ini menjelaskan bahwa Adam dan Hawa memperanakkan laki2 dan wanita selama hidupnya yang mencapai 930.
Jadi disini bisa disimpulkan bahwa “istri” Kain adalah saudaranya sendiri.

Jadi begitulah sedikit penjelasan dari saya.
Semoga berkenan

Pada kejadian 4: 17 tertulis : Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.

lalau pada ayat 18 Bagi Henokh lahirlah Irad, dan Irad itu memperanakkan Mehuyael dan Mehuyael memperanakkan Metusael, dan Metusael memperanakkan Lamekh.

Pertanyaannya… dengan siapa kain dan Henok bersetubuh, sedangkan Tuhan hanya menciptakan 2 jenis manusia aja, yaitu Adam dan Hawa, dan tidak melakukan penciptaan selanjutnya… :?: :?: :?:

apakah Tuhan menciptakan manusia lain secara rahasia dan tidak ditampilkan di alkitab… Mohon penjelasannya…

@belawan
dengan saudaranya, sebab waktu itu belum ada larangan orang untuk kawin dengan saudaranya.

selain kain, adam masih mempunyai banyak anak lagi.

Kejadian 5:4 Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

lalu di kitab mana diceritakan asal mula kita tidak bisa mengistrikan saudara kita…
jikalau dulu kita bisa memperistri saudara kita sendiri, sekarang kan kita tahu itu tidak bisa, karena tu katanya Incest, trus di kitab mana diceritakan asal mula kita tidak bisa memperistri saudara kita dan itu menjadi pedoman dengan kita…

Thanks

berarti mereka memperistri saudara mereka sendiri, tetapi yang tidak masuk akal, kalau kain memperistri saudaranya, pada umur berapa dya menikahi mereka, karena yang seperti bro bilang Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan, itu berarti kain memiliki saudari perempuan setelah melahirkan Seth… dan dari bacaan diatas… Kain menikah dulu baru seth lahir… seperti pada tertulis di kejadian 4:17, nah di ayat 25 baru adam bersetubuh dengan hawa dan melahirkan Set… dengan siapa kain bersetubuh…???

ini ayatnya bro:

Lev_20:17 Bila seorang laki-laki mengambil saudaranya perempuan, anak ayahnya atau anak ibunya, dan mereka bersetubuh, maka itu suatu perbuatan sumbang, dan mereka harus dilenyapkan di depan orang-orang sebangsanya; orang itu telah menyingkapkan aurat saudaranya perempuan, maka ia harus menanggung kesalahannya sendiri.

Deu_27:22 Terkutuklah orang yang tidur dengan saudaranya perempuan, anak ayah atau anak ibunya. Dan seluruh bangsa itu haruslah berkata: Amin!


thx juga.

Bagaimana jika ternyata bahwa selain Adam dan Hawa, Tuhan juga menciptakan manusia manusia lain, yang tidak dituliskan di dalam Alkitab?

Bagaimana jika ternyata bahwa Adam adalah manusia pertama yang diberi Roh Allah, yang berarti memiliki kecerdasan manusia? Sementara manusia lain sebelumnya adalah manusia yang belum memiliki akal budi?

Karena dalam kitab kejadian, juga tidak ditegaskan kapan Tuhan menciptakan raksasa yang mendiami bumi, begitu juga tidak ada penjelasan mengenai perbedaan anak Allah dan anak manusia, seperti terdapat dalam ayat ini :

Kej 6:4 Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.

Ada kemungkinan yang dimaksud anak-anak Allah adalah keluarga ‘pilihan’ yakni keturunan Adam, sementara anak manusia adalah anak-anak manusia diluar garis keturunan Adam. Sedangkan bangsa raksasa kemungkinan adalah bangsa manusia yang lain lagi, mungkin?

GBU

Sebelum kawin dengan Hawa, Adam juga telah memiliki keturunan dengan Lilith.
(Numpang lewat, biar tambah bingung sekalian :D)

Salam

ga valid. karena melalui satu manusia, semua manusia telah berdosa. kalo ada penciptaan di luar adam, berarti ada manusia yang tidak mengalami kejatuhan dosa.

Itu kan kata penganut Kristen, bro.
Bagaimana dengan penganut agama lain?

Belum lagi dengan pendapat yang masih didasari oleh iman Kristen seperti ini :

Adam dan Hawa adalah manusia pertama yang diberi akal budi, sehingga dapat berinteraksi dengan Sang Pencipta. Nah, keluarga Adam inilah yang disebut sebagai anak-anak Allah dalam ayat di atas. Sementara manusia lain, diluar Adam, Hawa dan keturunannya disebut anak anak manusia.

Anda katakan tidak valid, tetapi di Alkitab dikatakan seperti itu kan?

;D

Untuk menafsirkan Alkitab kalian harus berpegang kepada prinsip ini:

“We must speak where the Bible speaks, be silent where the Bible is silent.”

Lah tumben nih momod kaya gini :smiley:

Bro Kahlil_Gibson hati2 dgn komen anda yg terkesan main2,
disini teman2 sdg mencoba mengungkap apa yg dikatakan Alkitab, bkn sdg bercanda lho.
GBU

Wah sang dosen nga suka… :char11:

Ya kadang-kadang perlu santai juga :smiley:

Jawaban saya sebenarnya juga tidak bercanda, hanya mungkin nanti bisa membingungkan bagi penanya. Karena itu saya bilang numpang lewat.
Keberadaan Lilith di zaman Kitab Kejadian tidak tersurat, tapi justru tercantum di kitab-kitab lain yang ditulis kemudian.

Isaiah 34:14
Wildcats shall meet with hyenas, goat-demons shall call to each other; there too Lilith shall repose, and find a place to rest.

Tapi dalam Alkitab LAI kata “Lilith” diterjemahkan menjadi hantu malam.

Salam

Pertanyaannya : anda yakin apa yg disebut hantu malam itu dpt ber-reproduksi?apalagi kalau berhubungan dgn manusia?
GBU

Yang dimaksud dengan “Hantu malam” di Alkitab LAI adalah Lilith. Menurut beberapa teks (tentu saja di luar kitab yang terkanon di Alkitab), Lilith melahirkan anak-anak bagi Adam. Karena Lilith bukan manusia, tentu saja keturunannya juga bukan manusia sepenuhnya. Beberapa penafsiran menyebut bahwa keturunan tsb meliputi para Nefilim.

Untuk melakukan “pemurnian” ras manusia, kemudian Tuhan membuat banjir besar pada zaman Nuh.

Sebagai informasi, pernyataan saya di atas tidak mewakili apa yang saya yakini. Saya hanya menyampaikan informasi berdasarkan referensi yang saya baca.

Salam

Sori Bro Kahlil_Gibson, anda sdh OOT,
lihat topik di atas : pertanyaan tentang isi alkitab kejadian, sehingga tdk bisa dijelaskan dgn kitab2 non kanonik, apalagi referansi lain yg tdk bisa disejajarkan dgn Alkitab.
Demikian Bro, GBU

Karena itulah dari awal saya menyebut “hanya numpang lewat” :slight_smile:

Pernyataan saya jadi panjang karena ada yang meminta penjelasan.

Salam