Kaji Ulang mengenai keselamatan (masuk sorga)

Dalam topic ini, saya ingin mengkaji ulang…
apakah benar “kita telah diselamatkan oleh YESUS disalib”?

Hal ini menyangkut “sola fide”, doktrin “selamat tetap selamat” yang membuat saya bingung…
sebab di alkitab, tidak ada yang menyebutkan “kita diselamatkan oleh YESUS disalib”?

Tolong semua pihak FKers jangan menganggap ini doktrin/ajaran baru. :slight_smile:

Kita diselamatkan oleh karya Allah melalui Yesus di kayu salib

1Co 1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

Salib itu lambang kutuk … orang yang tergantung di kayu salib… itu adalah manusia yang dikutuki

Yesus mati dikayu salib… artinya Yesus dijadikan terkutuk krn dosa kita…
spy kita yang terkutuk ditebus oleh … kematianNya di kayu salib…

Dan kita bulan lagi mjd manusia terkutuk … ttp manusia terberkati dalam Yesus :smiley:

dari postingan di atas bukan masuk topic tapi nyerempet :smiley:

ditebus apakah sama dengan diselamatkan?

1Co 1:18 Sebab [b]pemberitaan tentang salib[/b] memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi [b][color=red]bagi kita yang [b]diselamatkan[/b] pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

berarti kita diselamatkan oleh Injil lice, dan bukan oleh YESUS ya? :smiley:

mungkin harus dikaji dari perjanjian lama nubuat akan kedatangan Yesus dan rencanaNya di dunia dan kiprahNya saat di dunia ntar bisa tahu apa kita diselamatkan oleh Yesus disalib

Injil = Kabar Baik ttg keselamatan via Yesus

mungkin banyak yang masih bingung tentang pertanyaan saya

“apakah kita sudah diselamatkan oleh YESUS disalib?”

ok, saya berikan ayat

Rm. 10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

orang percaya (beriman) DIBENARKAN bukan diselamatkan… :smiley:

Kenapa Paulus tidak mengatakan “Karena dengan hati orang percaya dan dengan mulut orang mengaku, diselamatkan”?

Kenapa ada Kata “DIBENARKAN”?

YESUS berkata

Luk. 18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

dalam ayat ini, jelas membenarkan bukan menyelamatkan…
dan Iman yang diragukan oleh YESUS. Pikirkan, jika “iman saja” menyelamatkan… apa ya ga aneh? (masih diragukan)

Orang dibenarkan = orang benar=bukan orang salah = bukan orang yang dipersalahkan

orang yang sudah selamat = orang benar = orang kudus

ayatnya lice yang mendukung jawaban alice … :smiley:

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu–kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.

masih kurang yakin fren ? :coolsmiley:

coba diteliti kembali… ayat di atas

“… maka kamu AKAN diselamatkan”

jadi apakah kita sudah diselamatkan?

“selamat tetap selamat” apa benar?

Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan[b] diselamatkan[/b] oleh hidup-Nya!
Nah ini dia... "diperdamaikan" bukan "diselamatkan" "pasti [b]akan [/b]diselamatkan oleh hidupNya"

sekarang saya tanya
kenapa Paulus berkata demikian?

Oleh Injil itu kamu [b]diselamatkan[/b], asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu--kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.
benar, tetapi mengapa Paulus berkata demikian?

edit tambahan:
injil yang menyelamatkan, ataukah Yesus yang menyelamatkan?

Konteksnya sangat beda
kalau injil mengacu kepada ajaran2 Yesus (sabda Tuhan) maka km selamat :afro:

kalau mengacu pada Yesus, cukup hanya “percaya saja” maka km selamat (sola fide)
(sekedar menjelaskan pertanyaan saya) brown color

masih kurang yakin fren ? :coolsmiley:
Jelas kurang yakin :D

Ingat: Iman Tanpa Perbuatan adalah Mati.

sis april :slight_smile:

memang biasa kalau katolik mendebat protestan mengenai sola fide dalam ayat Yakobus itu.

tetapi setelah saya baca secara garis besar, bukan hanya ayat Yak saja yang mengatakan demikian…

lalu kenapa Paulus berkata demikian? mungkin sis april tahu… :slight_smile:

IMO, memang bukan hanya dengan “percaya (akan Kristus) saja” orang diselamatkan…
Percaya di sini: percaya dlm hati, tp belum ada bukti nyata (baca: perbuatan).
Oleh sebab itu, percaya saja tdk cukup utk selamat…

Mungkin kita coba buka Roma 10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.
Di sini bisa kita lihat: mulut dan hati.

Pada masa itu, pengikut Kristus dibenci, sehingga satu per satu dibantai dan dibunuh.
Banyak di antara mereka yg percaya tp bungkam dan mungkin ada yg menyangkal.
Mereka yg berani mengaku Yesus adalah Tuhan, yg selamat, bukan mereka yg “hanya percaya”.
Mulut ← di sini brfungsi sebagai bentuk “perbuatan”, yaitu mengaku.
Oleh sebab itu td saya katakan iman tanpa perbuatan adalah mati.
Ini menurut saya bro liberty…
Nyambung dgn pertanyaan ga ya?

setuju :slight_smile:

Percaya di sini: percaya dlm hati, tp belum ada bukti nyata (baca: perbuatan). Oleh sebab itu, percaya saja tdk cukup utk selamat..
maksud bukti nyata? ditujukan ke mana?
Mungkin kita coba buka [b]Roma 10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan.[/b] Di sini bisa kita lihat: mulut dan hati.
buka mulut apakah bersaksi? buka hati kepada Tuhan..
Pada masa itu, pengikut KRISTUS dibenci, sehingga satu per satu dibantai dan dibunuh. Banyak di antara mereka yg percaya tp bungkam dan mungkin ada yg menyangkal. Mereka yg berani mengaku YESUS adalah Tuhan, yg selamat, bukan mereka yg "hanya percaya". Mulut <- di sini brfungsi sebagai bentuk "perbuatan", yaitu mengaku. Oleh sebab itu td saya katakan iman tanpa perbuatan adalah mati. Ini menurut saya bro liberty.. Nyambung dgn pertanyaan ga ya?
benar memang perbuatan itu perlu ^_^

jadi adakah “selamat tetap selamat”?

bukti nyata berupa “perbuatan” maksud saya.

yap, begitulah kira-kira.

No, i dont think so. :slight_smile:

Sebetulnya saya juga heran, kenapa koq ayat Paulus bertentangan dengan Yakobus mengenai… iman dan perbuatan dalam keselamatan.

Tetapi setelah di baca ulang… ternyata di alkitab tidak berbicara “langsung selamat” (SSTS)

Kalau ditinjau ulang

menurut ayat
Rm. 3:27 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!

apa benar iman tidak berdasarkan perbuatan (seperti anggapan SSTS)?

coba kita lihat ayat selanjutnya…

3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

dan kata “dibenarkan” banyak sekali di alkitab yang berhubungan dengan YESUS disalib / iman.

Rm. 3:24 dan oleh kasih karunia telah [i]dibenarkan[/i] dengan cuma-cuma karena penebusan dalam KRISTUS YESUS. Rm. 4:2 Sebab jikalau Abraham [i]dibenarkan [/i]karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah. 1Kor. 6:11 Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah [i]dibenarkan[/i] dalam nama Tuhan YESUS KRISTUS dan dalam Roh Allah kita.

Jadi apakah dibenarkan dan diselamatkan sama?

Rm. 5:1 Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, YESUS KRISTUS.
Rm. 5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

dalam diatas (Rm 5:1) dibenarkan karena iman, BUKAN diselamatkan karena iman
dalam (Rm 5:9) dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti AKAN diselamatkan …

Ayat Rm 5:9 kata “akan” mengandung pengertian yang dalam… Bisa mengacu ke masa akan datang atau “potongan sesuatu”

Untuk menjelaskan ini
coba lihat ayat
Rm. 4:2 Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah.

Kita tahu Abraham beriman kepada Tuhan, apa Abraham yakin bahwa selamat itu dari iman?

ayat selanjutnya
4:3 Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? “Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.”

Dengan demikian maka “Penggalan sesuatu” yang saya maksudkan adalah sesuatu yang diperhitungkan Tuhan yaitu iman

Diperhitungkan berarti tidak 100% orang beriman, selamat …

jadi ya tidak bisa dikatakan “Telah” diselamatkan… (SSTS)

Rm. 4:4 Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya.
pada ayat diatas (selanjutnya) dikatakan bukan HADIAH tetapi hak...

jadi sangat jelas SSTS bukan pemikiran Paulus :slight_smile:

[b]KESIMPULAN

  • Iman dan perbuatan (diperhitungkan) untuk mencapai keselamatan
  • Ungkapan “Kita telah selamat” adalah salah. Karena Paulus tidak berkata demikian.[/b]

kata “pasti akan diselamatkan oleh hidup Nya” mengacu pada suatu kepastian, bukan keraguan. krn Yesus Kristus memang hidup.

kita telah diperdamaikan dgn Allah oleh kematian Kristus di kayu salib, kalo kita tidak diselamatkan, maka sia-sia lah pengorbanan Kristus di kayu salib.
makanya perintah Allah sangatlah mudah yaitu mengakui dan percaya bahwa Yesus Kristus telah menebus kita dgn pengorbanan Nya di kayu salib. dan Kristus disalib hanya satu kali saja utk selamanya, artinya penebusan hanya berlaku satu kali, bukan berulang-ulang. apakah anda masih tidak yakin kalau anda sdh diselamatkan ? :coolsmiley:

iman tanpa perbuatan adalah mati. kata tsb bukan mengacu pada perbuatan baik, tapi lebih kearah mengikuti kehendak Allah. yaitu semua perbuatan kita sesuai dgn kehendak Allah. :happy0025:

org kristen percaya bahwa perbuatan baik dan benar adalah hasil dari iman kpd Kristus, bukan hasil dari usaha manusia. tidak ada satu org pun yg krn berbuat baik, akan diselamatkan. :ashamed0004:

Mantap! :afro:

Kata “pasti akan” merujuk ke “Tuhan memperhitungkannya (-nya->iman)” maka ditulis “akan diselamatkan”. bukan ditulis “Pasti selamat”

kalau saya menganggap nya bukan suatu kesalahan Paulus dalam menulis “akan diselamatkan”
tetapi maksud dari Paulus adalah Iman → sesuatu yang dipertimbangkan oleh Tuhan untuk keselamatan (masuk sorga)

dan bukan suatu keragu2an:
sebab memang Iman berjalan bersama perbuatan untuk mencapai keselamatan.

coba deh kalau dilihat ayat2 sebelum/ sesudahnya setelah Paulus menulis…
Rm. 3:27 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!

pasti di ayat sebelum/ sesudahnya ada kata “dibenarkan” bukan diselamatkan.

“akan diselamatkan” merupakan proses “pandangan seseorang” yang sudah mengerti (Paulus)

kita telah diperdamaikan dgn Allah oleh kematian KRISTUS di kayu salib, [b]kalo kita tidak diselamatkan[/b], maka sia-sia lah pengorbanan KRISTUS di kayu salib.
ayat yang jelas adalah ini 1Kor. 15:2 Oleh Injil itu kamu diselamatkan, [b]asal kamu teguh berpegang padanya[/b], seperti yang telah kuberitakan kepadamu--kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.

Jadi “hanya iman saja” apa cukup untuk keselamatan?
Pengorbanan Yesus disalib untuk mendamaikan perseteruan antara Tuhan dan manusia.

Yang saya maksud bukan “tidak akan diselamatkan sama sekali” tetapi diperhitungkan untuk keselamatan :slight_smile:

makanya perintah Allah sangatlah mudah yaitu mengakui dan percaya bahwa YESUS KRISTUS telah menebus kita dgn pengorbanan Nya di kayu salib.
Memang Yesus menebus dosa manusia, tetapi bukan menyelamatkan (pasti masuk surga), hanya dengan iman/ percaya saja cukup. kalau demikian, bagaimana jika ada seseorang kristen yg baik tetapi tidak pernah ke gereja, tidak pernah memberi orang lain yg membutuhkan?
dan KRISTUS disalib hanya satu kali saja utk selamanya, artinya penebusan hanya berlaku satu kali, bukan berulang-ulang. apakah anda masih tidak yakin kalau anda sdh diselamatkan ? :coolsmiley:
sudah diselamatkan (pasti masuk sorga)??? apakah anda yakin anda masuk sorga? :coolsmiley:

Memang Yesus disalib untuk menebus dosa manusia, tetapi tidak dikatakan “selamat masuk sorga”.

iman tanpa perbuatan adalah mati. kata tsb bukan mengacu pada perbuatan baik, tapi lebih kearah mengikuti kehendak Allah. yaitu semua perbuatan kita sesuai dgn kehendak Allah. :happy0025:
lha perbuatan baik apakah bertentangan dengan perbuatan yg sesuai dengan kehendak Allah?
org Kristen percaya bahwa perbuatan baik dan benar adalah hasil dari iman kpd KRISTUS, bukan hasil dari usaha manusia. tidak ada satu org pun yg krn berbuat baik, akan diselamatkan. :ashamed0004:

bukan orang kristen tetapi Protestan :smiley: (membenarkan)
sebab di katolik sendiri masih mengakui adanya perbuatan baik.

postingan diatas, itulah yang di bahas disini… Sola fide…

maka jika ada bukti bahwa benar iman saja cukup menyelamatkan… ayatnya donk? :smiley:

As i told you before, “percaya saja” tidak cukup untuk dapat diselamatkan.

Lalu bagaimana saudara menjelaskan saudara kita yg non-kristen? Mereka berbuat baik karena apa? Apakah itu berarti mereka beriman pada Kristus?