Kalau tidak ada Constantin kemungkinan kita bukan orang kristen lagi.

Ada orang bilang:
Kalau tidak ada Kaisar Constantin, maka kemungkinan besar kita ini semua menjadi orang islam.

Apa pendapat anda, mengenai ucapan tertulis diatas ?

Syalom.

[email protected] Sam…

hehehe…bisa jadi begitu…maksudnya mungkin saja…

Salam GBU…

Ya bolehlah kita berkhayal sendiri sampai ke bulan, selama berkhayal itu tidak dilarang :slight_smile:

GBU

ada ada saja

well bisa iya bisa ga
dari dulu Kristen kan semakin merambat semakin dibabat, eh semakin dibabat semakin merambat
sebelum zaman konstantin Kristen juga dibabatin tapi merambat terus
sesudah zaman konstantin, Kristen yang dibabatin ama pemerintah yang anti agama atau anti kristen tetap merambat

tapi kalau Kristen sudah tidak ada pun paling2 kita lagi belajar mitologi Kristen
kalau dipikir2 mitologi itu kan agama yang sudah tidak ada pengikutnya lagi

Kalau tidak ada Constantin maka mungkin tidak ada Islam, sebab Kristen sudah pecah berantakan, tidak perlu ditambah lagi lalang untuk menghambat Kekristenan.

Islam itu lahir karena Muhammad mendengar ajaran Kristen dan mendengar kisah-kisah Alkitab dari sepupu isterinya seorang missionaris (penginjil). Istri pertamanya adalah seorang dari keluarga Kristen, pikirkan sendiri mereka menikah cara apa? Jadi kalau tidak ada Konstantin artinya tidak ada Alkitab yang komplit terkanonkan dan tidak ada Alkitab artinya tidak ada cerita dan artinya Muhammad tidak mengenal cerita-cerita nabi Israel, mungkin ia akan jadi Hindu dan mendirikan Islam untuk ditempatkan sebagai oposisi lawan tanding Hindu.

Demikian menurut hemat saya…

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Khadijah dan http://id.wikipedia.org/wiki/Waraqah_bin_Naufal versi lebih detil lihat Inggris.

pendapat sy : topik ini diangkat oleh orang yg tidak percaya pada kuasa Tuhan Yesus

Syalom.
Syalom

Sepertinya demikian :tongue:

GBU

Tidak benar .

Karena Allah memelihara umat Nya dengan segala cara, tidak ada konstantin ada yang lain yang dapat Tuhan pakai.

Rancangan Allah pasti tercapai, dengan segala jalan yang tidak dapat dipikirkan dan dibayangkan oleh manusia.

God in control , apa yang tidak terpikir oleh manusia, Allah telah merancangnya.

Lebih bijaksana kalau anda bertanya lebih dahulu, apa maksud topik tsb. diatas kepada Ts, jangan langsung menyimpulkan praduga yang kurang baik dan tidak bersahabat kepada Ts.

misalnya;
si A bertetangga sama si B.
si A memperhatikan rumah si B itu sekarang dipagari.
si A lalu ngomong sama tetangga yang lain, mengatakan bahwa disini tidak ada rumah yang dipagari, hanya orang yang pemikirannya maling yang tidak percaya sama orang lain, yang akan memagari rumahnya.

Pada hal si B memagari rumahnya, karena takut kalau anak-anaknya keluar jalanan dan tertubruk kendaraan.

Kekristenan berkembang dari wilayah yang tidak setuju adanya kekristenan, di mana Yesus sendiri sudah disalibkan.

Bagaimana mungkin ada orang percaya berpendapat bahwa kekristenan bakalan musnah kalau tidak ada konstantin. Kekristenan bakalan musnah cuma kalau tidak ada Tuhan :slight_smile:

GBU

makanya sy katakan: topik ini diangkat oleh orang yg tidak percaya pada kuasa Tuhan Yesus

ehh… malah saya disuruh BIKIN PAGAR :onion-head2:

Konstantin berjasa bagi Kekristenan, itu betul, tetapi belum tentu juga kalau tidak ada Konstantin maka Kekristenan tidak berkembang.

Terlalu meninggikan peran Konstantin merupakan kekeliruan, sama juga dengan pihak yang mengabaikan peran Konstantin.

Ada benarnya :afro:
Berjasa mensinkterisken ajaran Yesus dan ajaran berhala menjadi satu paket .

GBU

Ente pasti bukan penganut Tritunggal ya vid.

Well, ngomong-ngomong tentang Constantine, di dalam buku A History of Christianity karya Paul Johnson, dijelaskan hal menarik tentang Constantine. Constantine adalah seorang yang percaya tahyul, oleh sebab itu, ia sangat menghargai semua agama, yang dengan demikian, ia percaya bahwa ia menghormati Allah agama-agama itu. Constantine tidak hanya memberi kebebasan kepada Kristen, tetapi juga kepada semua agama lain. Constantine tidak pernah meninggalkan agama penyembahan matahari. Ia membuat koin dengan gambar dewa matahari dan juga patung dewa matahari di Forum. Dan dikatakan, menjelang kematiannya, Gereja menolak memberikan sakramen kepada Constantine. Ini mungkin karena jalan hidupnya yang tidak bersifat Kristen (sekalipun ia memang menghargai agama Kristen). :slight_smile:

Pernyataan anda benar, kecuali yang di bold itu.
Karena pada saat akhir, Constantine dibaptis sebagai orang Kristen.
Itulah mengapa agama Kristen yang masih bayi bisa menjadi besar dan berkembang pesat.

Hmm, justru itu yang menjadi pertanyaan: mengapa Constantine baru dibaptis 25 tahun setelah peristiwa di Jembatan Milvian, dimana ia dikabarkan mendapat penglihatan? Itupun setelah ia menjelang mati? :slight_smile:

mmaaap ya teman-teman…

saya berpendapat bhw kejadian tersebut lebih kepada Fenomena & Manuver Politik.

hehe…

sampai sekarang pun masih banyak banget kan ya…
motivasi politis dalam pindah-pindah agama…
karena sampai saat ini, agama masih dianggap suatu Social Capital yg cukup kuat sih…

coba kalo agama SUDAH MENJADI benar-benar HAKIKI, yaitu Hubungan Privat & Transendental…
yakin deh… pasti jumlah “Konvert karena alasan Politik” jauuuuhhh lebih berkurang…

sayangnya…
sampai hari ini…
Berdagang Iman & Memarketing-kan agama masih laku sih…
ehehe…

Sehubungan dengan Constantine, memang banyak yang menduga begitu om. :slight_smile: