kalian orang kristen ... ! biadab !

Maaf gan ane sedih pas baca kalo yesus mati di salib untuk menebus dosa2 manusia.
Kenapa sih yesus musti mati buat tebus dosa kalian?

Kenapa sih yesus yang punya beberapa mukjijat, bisa nyembuhin org sakit, menghidupkan orang mati, musti mati … di salib lagi. Bis gitu mati nya sama manusia lagi yang mau di tebus dosa nya.

Kami sebagai org non kristen … timbul pertanyaan …

  1. Yesus tuh tuhan apa tumbal ?
  2. Yesus adalah juru selamat bagi manusia? Gimana orang non kristen percaya yesus juru selamat ! Lah wong yesus aja gak bisa nyelametin diri sendiri malah mati di salib.
    Malu2in banget tuhan koq mati …

Secara agamawi, Kekristenan juga mengajarkan moralitas seperti agama-agama lain. Tetapi lebih dari itu ‘agama Kristen’ adalah agama sakramental (sacramen relegion) yaitu agama yang mengajarkan bahwa keselamatan itu diperoleh melalui Sang Penebus Dosa, bukan dari amal-ibadah, sebagaomana dipahami oleh teman-teman Muslim. Prinsip kekristenan ini tidak dimiliki oleh agama Muslim, sehingga wajar saja keluar kecaman semacam ini oleh sdr yudas_iscariot .

Apakah Allah bisa mati… ?

Allah tidak akan bisa mati, tetapi dalam keadaan-Nya yang inkarnasi (daging), Ia dapat mati. Dan kita tahu kematian-Nya tidak terjadi selama-lamanya, Ia bangkit pada hari yang ke-3.

Kematian YESUS KRISTUS (Mesias/ Al-Masih) di kayu salib adalah kematian Kurban, bukan kematian martir. Kematian-Nya itu adalah untuk membayar hutang dosa yang upahnya adalah mati (kematian kekal). Yesus mati menggantikan vonis “mati kekal” yang seharusnya dibebankan kepada manusia. Pengorbanan darah Kristus dengan cara mati di kayu salib sering tidak dimengerti oleh teman-teman Muslim yang memang tidak memahami Hukum Allah tetang “Upah Dosa adalah mati”, oleh karena itu mereka sering mencibir “kok Allah bisa mati?”
Cibiran yang timbul karena “ketidak-tahuan” itu dapat kami mengerti, sebab dalam agama yang dianut teman-teman Muslim agama yang menekankan amal-ibadah. YESUS KRISTUS dikenal oleh teman Muslim sebagai Isa Almasih (Mesias). Tetapi teman Muslim tidak mengenal YESUS/Isa Sang Mesias itu sebagai Sang Penebus Dosa. inilah memang yang membedakannya.

Kekristenan adalah agama sakramental (sacramen religion) yaitu agama yang mengajarkan bahwa keselamatan itu diperoleh melalui Sang Penebus Dosa.
Kata “Sakramental” yang dimaksud adalah “penyucian karena darah kurban” yang merujuk kepada KURBAN SATU KALI UNTUK SELAMANYA yang telah dilaksanakan oleh Tuhan YESUS KRISTUS. Sedangkan Islam bukan agama Sakramental, konsep ini tidak dapat dipersamakan, mereka meyakini keselamatan/ masuk surga berdasarkan perbuatan amal-ibadah.
Sedangkan kita tidak. Kami, umat Kristiani mempercayai bahwa Keselamatan/ hidup kekal itu sepenuhnya karena Anugerah, bukan amal-ibadah (lihat penjelasan di http://www.sarapanpagi.org/pengampunan-tanpa-penebusan-vt6204.html#p26632 )

Jelas penebusan manusia dari dosa hanya dapat dibayarkan dengan darah. Hukum Taurat adalah “hukum dosa”, dan poin terbesar dalam hukum Taurat adalah PENGAMPUNAN DOSA DENGAN DARAH. Dalam Hukum Taurat terdapat ketentuan-ketentuan pengampunan dengan darah dengan pengorbanan darah binatang. Penebusan dosa dengan darah sudah diperkenalkan sejak zaman PL.

Ketentuan Korban penghapusan dosa/kesalahan/pelanggaran keseluruhannya adalah dengan “menumpahkan darah”. Dalam Kitab Imamat dicatat macam-macam korban sbb :

  • Korban bakaran (Imamat 1:1-17); darah
  • Korban Sajian (Imamat 2:1-16) ; tepung/ minyak
  • Korban Kedamaian/keselamatan (Imamat 3:1-17) ; darah
  • Korban Penghapusan Dosa (Imamat 4:1-35) ; darah
  • Korban Pelanggaran (Imamat 5:1-13) ; darah, (orang miskin boleh memakai tepung dibakar diatas korban “darah” binatang orang lain).
  • Korban penebus salah (Imamat 5:14-19; 6:1-7) ; darah

bersambung…

Di dalam Perjanjian Baru ketentuan-ketentuan di atas disinggung dalam ayat ini :

* Ibrani 9:22
LAI TB, Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.
KJV, And almost all things are by the law purged with blood; and without shedding of blood is no remission.
TR, και σχεδον εν αιματι παντα καθαριζεται κατα τον νομον και χωρις αιματεκχυσιας ου γινεται αφεσις
Translit, kai skhedon en haimati panta katharizetai kata ton nomon kai khôris haimatekkhusias ou ginetai aphesis

Sekarang pertanyaannya:
Apakah Allah memiliki tubuh dan darah?

Oleh karena itu Allah menyediakan tubuh dari daging dan darah dan datang ke dalam dunia sebagai manusia untuk menyelamatkan manusia.

* Ibrani 10:5
LAI TB, Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: 'Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki – tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku --.
KJV, Wherefore when he cometh into the world, he saith, Sacrifice and offering thou wouldest not, but a body hast thou prepared me:
TR, διο εισερχομενος εις τον κοσμον λεγει θυσιαν και προσφοραν ουκ ηθελησας σωμα δε κατηρτισω μοι
Translit, dio eiserkhomenos eis ton kosmon legei thusian kai prosphoran ouk êthelêsas sôma de katêrtisô moi

Dia (yaitu Allah sendiri) datang ke dalam dunia, karena selain dari Dia tidak ada Juruselamat:

* Yesaya 43:11
LAI TB, Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.
KJV, I, even I, am the LORD; and beside me there is no saviour.
Hebrew,
אָנֹכִי אָנֹכִי יְהוָה וְאֵין מִבַּלְעָדַי מֹושִֽׁיעַ׃
Translit, 'ANOKHI 'ANOKHI YEHOVAH (dibaca: ‘Adonay) VE’EIN MIBAL’ADAY MOSYIA’

YESUS KRISTUS adalah Juruselamat, Yesaya 43:11 mengkonfirmasi bahwa Sang Juruselamat iu hanyalah Allah saja.

Blessings,
BP