Kangen, Kapan Pulang?

Kangen, Kapan Pulang?

Baca:
Roma 8:14-23

… tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna seperti aku sendiri dikenal (1 Korintus 13:12)

Renungan: -Papa Thea-

Setelah sekian waktu tinggal di Amerika, hampir empat tahun saya terhambat untuk pulang ke tanah air. Tak ayal, ketika akhirnya Tuhan beri saya kesempatan untuk pulang kampung, maka betapa padatnya hari-hari saya. Tiada hari tanpa rapat. Jam demi jam dilalui dengan begitu cepat; bertemu donatur, relasi, anak buah, jemaat, sahabat, keluarga besar, dan teman-teman lama. Tak salah jika ibu saya berkomentar: “Wah, pulang cuma sebentar, tapi nggak bisa dipegang ‘ekornya’.”

Setelah satu bulang, dua hari menjelang kembali ke Atlanta, saya masih terkesiap membaca e-mail anak saya: “Papa kapan pulang. Thea kangen.” Tiba-tiba hati ini ingin cepat terbang kembali ke tengah keluarga yang saya tinggalkan nun jauh di sana. Betapa campur aduknya perasaan di hati: haru, bangga, kangen, karena rasa cinta saya yang besar kepada anak-istri saya. Dua hari yang masih tersisa sebelum pulang jadi terasa begitu lambat, sebab rasa rindu itu seakan-akan tidak tertahankan.

Saudara, seperti itukah kerinduan kita menanti kedatangan YESUS yang kedua kali? Dia pasti datang kembali menjemput kita dari dunia, di mana Dia menempatkan kita untuk hidup sebagai saksiNya. Adakah kita rindu bertemu muka dengan muka, dan tidak tahan menantikan saat indah itu, sebab sekarang kita hanya mengenal Dia secara samar-samar? Atau, kita sedang terlena dengan kesibukan bekerja, menumpuk kekayaan di dunia, dan membangun kenikmatan sesaat yang pasti kita tinggalkan kelak? Mari berkarya sementara hidup di dunia, tetapi dengan mata hati tertuju ke sorga, di mana YESUS kekasih hati kita berada. DIA juga sangat rindu bertemu dengan kita segera


[b]Teruslah memandang surga sebagai rumah kita sebab tujuan akhir hidup kita bukanlah dunia[/b]

Faith, Hope, and Love

God Bless
in CHRIST

Yup, Tujuan akhir hidup kita bukanlah dunia.
Dunia ini hanya sementara, moga dapat menyelesaikan tugas-tugas di dunia ini sesuai dengan kehendak Tuhan dan pulang ke rumah Bapa tanpa ada penyesalan…

semoga kitapun memiliki kerinduan yang sama seperti kerinduan Bapa di Surga kepada kita. AMEN!! :angel:

AIMN… , AMIN… , AMIN… :love0030:

saya punya seorang adik yg saya kasihi…dia pun sgt sayang kepada saya, tapi kita tinggal berjauhan…dia dikupang smntara saya di seputaran sumatra…sering sekali di sms dia bilang : kakak, adek kangennnn :’( …
kalo dah gini saya gak bisa ngomong apa2 lagi…

pun dalam keseharian, kalo saya renungkan hal ini, gimana dengan kerinduan saya kepada Tuhan? sepertinya saya diingatkan bahwa , Tuhan juga sangat kangenn kepada saya, lalu bagmana dgn saya, apakah juga kangen kpd DIA??