KAPAK TIMBUL MENGAPUNG [ 2 Raj 6:1-7 ]

Kapak Timbul Mengapung [ 2 Raj 6:1-7 ]
“Dan terjadilah, ketika seorang sedang menumbangkan sebatang pohon, jatuhlah mata kapaknya ke dalam air…[ 2 Raj 6:5 ]”.
“Tetapi berkatalah abdi Allah: Ke mana jatuhnya? Lalu orang itu menunjukkan tempat itu kepadanya. Kemudian Elisa memotong sepotong kayu, lalu dilemparkannya ke sana, maka timbullah mata kapak itu dibuatnya. Lalu katanya: Ambillah. Orang itu mengulurkan tangannya dan mengambilnya [ 2 Raj 6:6-7 ]”.
Semua itu adalah kiasan dan perumpamaan.

Perlu diketahui bahwa kata “Kiasan dan Perumpamaan” juga ditujukan kepada semua firmanNya yang menceritakan tentang segala sesuatu yang memang benar-benar terjadi pada saat itu. Maksudnya ialah: semua yang telah terjadi pada saat itu memang benar-benar terjadi, tetapi dibalik semua yang telah terjadi itu tersembunyi rahasia kehendakNya yang ingin dinyatakanNya kepada anak-anakNya.

Contohnya seperti salah satu firmanNya mengenai “Kapak Timbul Mengapung” ini, semua yang diceritakan itu memang benar-benar terjadi pada saat itu, tetapi dibalik semua yang telah terjadi itu tersembunyi rahasia kehendakNya yang ingin dinyatakanNya kepada anak-anakNya.
Apakah kehendakNya yang ingin dinyatakanNya kepada kita? Kita akan lihat di bawah ini:

Bersambung…

Penjabarannya membingungkan Bro,

fokusnya yang mana ya dari kiasan kayu yang mengapung dan mata kapak yang tenggelam?

Larinya kok ke yang hidup dan yang mati, yang melihat dan yang buta.

Kalau mata kapaknya tenggelam baik Elisa maupun orang lain juga tidak dapat melihatnya.

Kayu adalah gambaran dari benda yang hidup. Ini adalah kiasan yang menggambarkan bahwa hanya orang-orang hiduplah yang dapat melihat segala sesuatunya dengan jelas.

Kenapa kayu dikiaskan dengan orang hidup, baik Elisa maupun orang lain tsb. kan masih termasuk orang hidup?

Sepertinya gak nyambung Bro,

Orang-orang hidup ialah orang-orang kudus yaitu mereka yang hidup taat kepadaNya. Mereka tinggal di dalam Yesus dan Yesus di dalam mereka sehingga mereka memilki terang hidup [ Yoh 8:12 ], sehingga mereka dapat melihat segala sesuatunya dengan jelas karena mereka akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan mereka [ Yoh 8:31-32 ]. Mereka akan mengerti kehendakNya dengan sempurna sehingga mereka dapat melakukan kehendaknya dengan benar sehingga mereka tidak akan pernah tersandung lagi.

Sedangkan orang-orang mati adalah orang-orang fasik yaitu mereka yang hidup di dalam dosa, mereka hidup di dalam kegelapan, Yesus tidak ada di dalam mereka.
Orang-orang yang hidup di dalam kegelapan diumpamakan juga sebagai orang-orang buta yang tidak dapat melihat segala sesuatunya dengan jelas. Mereka tidak akan pernah mengetahui kebenaran yang dapat memerdekakan mereka, sehingga mereka tidak tahu ke mana mereka pergi [ Yoh 12:35 ], dan mereka akan terus tersandung [ Yoh 11:10 ], tetapi mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung [ Ams 4:19 ].
Mereka akan melihat namun tidak menanggap dan mendengar namun tidak mengerti [ Mrk 11-12 ]. Mereka juga diumpamakan sebagai bangsa yang buta [ Yes 29:9-16 ].
Seperti itu intinya bro…

Saya lihat gak nyambung amat Bro.

Kalau anda memaparkan dengan tidak panjang lebar, masih ada fokusnya,

tetapi kalau sudah panjang lebar fokusnya telah melebar tidak pada satu topik lagi.

Menjadi buyar.

Satu belum jelas, anda sudah beralih fokus ke lain.

Seperti kalau saya edit quote anda di atas.

sama seperti anda yang mempertanyakan "Mengapa Yohanes Berlari di depan Petrus? " LoL

AKAR PAHITNYA jangan dibawa2 ke rumah orang lain toh Bro, pi yee,

Bro … kalau si Bro tambahin ayat lanjutannya buat menjelaskan … PASTI LEBIH JELAS deh Bro … :coolsmiley: :happy0062:
41 Jawab Yesus kepada mereka: “Sekiranya kamu buta, kamu tidak berdosa, tetapi karena kamu berkata: Kami melihat, maka tetaplah dosamu.

Apa makna MELIHAT bagi Orang2 Parisi, Orang Saduki, Para ahli Taurat dan Imam2 Bait Allah yg merasa dirinya PINTAR ?
Dan apa pula makna Tidak Melihat bagi orang2 yg mau belajar Pengetahuan tentang Allah YHWH yg bisa dipanggil Bapa, Anak dan Roh Kudus itu !

Masih ingat kata2 Tuhan Yesus ? … Bersyukurlah karena Pengetahuan itu diberikan pada orang2 yg MISKIN (Pengetahuan) dan TERSEMBUNYI pada orang2 yg merasa dirinya PINTAR dan BIJAKSANA !"