Kapolda Metro Kumpulkan FBR Cs di Restoran Pulau Dua Senayan

setelah sebelumnya ormas fbr menutup gereja di daerah kalideres tepatnya di jl. satu maret
kini diajak diskusi sama kapolda :coolsmiley:

ormas ini bisa semakin pd lagi menggusur gereja-gereja

Jumat, 18/11/2011 14:25 WIB Kapolda Metro Kumpulkan FBR Cs di Restoran Pulau Dua Senayan E Mei Amelia R - detikNews

Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Radjab mengumpulkan kelompok-kelompok organisasi masyarakat (ormas) di Jakarta. Tujuannya, untuk menampung aspirasi dari elemen ormas tersebut.

“Tujuannya untuk menampung berbagai aspirasi dari berbagai elemen kemasyarakatan termasuk wadah yang bisa digunakan oleh masyarakat dan aparat polisi untuk sama-sama menciptakan situasi yang kondusif,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar.

Hal itu diungkapkan Baharudin kepada wartawan di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11/2011).

Dalam pertemuan ini, sejumlah ormas hadir antara lain Front Betawi Rempug (FBR), Forum Komunikasi Masyarakat Betawi (Forkabi), Pemuda Pancasila (PP), Pemuda Panca Marga (PPM), Kembang Latar, Front Betawi Bersatu dan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Banten (BPPKB).

Baharudin mengungkapkan, pertemuan ini merupakan agenda rutin. Selain mengumpulkan ormas, Polda juga mengumpulkan serikat pekerja untuk mensosialisasikan cara-cara menyampaikan aspirasi di muka umum.

“Ini pertemuan rutin. Kemarin serikat buruh, kaitannya adalah keamanan secara umum,” katanya.

Baharudin mengatakan, dalam pertemuan ini akan dibahas mengenai situasi keamanan di Jakarta. Polda juga akan memberikan pengarahan kepada para ormas ini untuk tidak berbuat di luar kewenangannya.

“Itu juga jadi sasaran untuk kita sampaikan. Jangan sampai fungsi mereka menciptakan hal yang tidak aman. Seharusnya mereka ciptakan kondisi yang aman,” ujarnya.

Baharudin menegaskan, pihaknya akan menindak tegas ormas yang melakukan tindakan sewenang-wenang. “Kita tindak tegas,” tutur dia.

Ia juga mengingatkan kepada para ormas untuk tidak membawa nama kepolisian. “Justru kita menyatakan kepada mereka, jangan sampai mereka berbuat dan membawa-bawa nama kepolisian,” tutup Baharudin.

(mei/nik)

WAKRUNYA SUDAH DEKAT!!! :ashamed0004:

Datanglah segera Tuhan Yesus!!!

jangan2 ormas ini… hehehe…