Karyawan Macy's Dipecat Karena Menolak Bekerja Di Hari Minggu

Seorang karyawan Macy’s di California menggugat perusahaan raksasa ritel ini karena pemutusan hubungan kerja yang keliru, dengan menyatakan bahwa dirinya dipecat karena ia menolak untuk bekerja di hari Minggu karena mengutamakan ibadah di hari Sabat.

Pada tahun 2007, Lanie Bradfield, yang bekerja pada departemen kosmetik dari Macy’s di Ventura County, meminta atasannya untuk menyesuaikan jadwal paruh waktunya agar ia dapat tetap beribadah di hari Sabat.

Awalnya, atasannya menyetujui permintaan kepentingan agama bagi Bradfield, yang telah bekerja di Macy’s selama 15 tahun. Namun saat atasannya dipromosikan ke tempat lain, Bradfield tidak dapat menghindar untuk dijadwalkan tetap bekerja di hari Minggu dan akhirnya dipecat karena menolak meninggalkan komitmen keagamaannya untuk tetap beribadah di hari Minggu.

Bradfield telah mengajukan gugatan perdata dengan dugaan diskriminasi agama, pelecehan, dan berusaha mencari akomodasi bagi kegiatan beragama.

Gugatan itu diajukan di Pengadilan Tinggi Ventura County, dengan dugaan melakukan pelanggaran hukum negara.

Baik hukum California dan federal mewajibkan majikan maupun pemilik perusahaan untuk menyediakan akomodasi agama yang wajar. Hukum California secara khusus menyebutkan hak pekerja untuk mencari akomodasi dalam mematuhi Sabat dan hari-hari suci keagamaan lainnya.

“Isu kebebasan beragama yang paling penting di Amerika saat ini adalah bahwa perusahaan memaksa karyawan untuk memilih antara agama dan pekerjaan mereka. Seharusnya idak ada karyawan yang dipaksa untuk memilih antara ketaatan kepada Tuhan dan mempertahankan pekerjaan” ujar pengacara Bradfield, Alan J. Reinach, direktur eksekutif dari Dewan Negara Gereja, dalam sebuah pernyataannya pada hari Kamis lalu.

Beragam kasus serupa mulai merebak di mana-mana, termasuk di negara-negara Kristen. Hal ini semakin mempertegas apa yang dikatakan Firman Tuhan mengenai tanda-tanda akhir zaman. Sudah waktunya bagi setiap anak Tuhan untuk bangkit dan memperhatikan bagaimana mereka hidup karena kesudahannya sudah semakin dekat.

Source : christianpost.com

Agama adalah pilihan dan tempat bekerja juga adalah pilihan. seharusnya orang memilih tempat pekejaan ditempat yang sesuai dengan pilihan agamanya
Orang yang memilih babi haram jangan memilih dagang atau bekerja di pedagang daging bab.i