Kasus Pendeta GL bener gak ya?

@nyeleneh ah : BTT

semua posting komentar yang tidak berhubungan dengan topik, setelah ini akan dihapus

Saya tidak ada hubungan apa2 sama yang dicuri emasnya, namun sebagai manusia yang katanya harus menyuarakan kebenaran, kalau melihat pihak lemah diperlalukan semena2 orang harus bersuara,

Saya heran kenapa bro beragama orthodox tidak merasa ada hubungan dengan yang menuntut?

Ini comments saya dalam menyikapi kasus ini : Siapakah kita sehingga mengangkat diri kita sebagai hakim atas orang lain ? Ingat juga ketika orang farisi membawa wanita yang tertangkap basah karena berzina kepada Yesus. Orang farisi ingin tahu apa yang akan diperbuat Yesus terhadap wanita tersebut karena bertujuan mencobai Yesus. Tp Yesus hanya berkata : Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah. Kisah selanjutnya anda semua pasti sudah tahu…
Terakhir silakan baca juga : Roma 3 : 8.

So, peace ! :slight_smile:

last warning :
@jackson123 @roderick :

posting yang tidak berhubungan dengan topik akan dihapus !

1 Like

Kalau sekedar pendeta atau romo berzinah itu masalah pribadi. Saya tidak berani menghakimi.

Tapi yang saya bicarakan itu kan masalah holocaust pembantaian manusia besar2an. Sumpah Jesuit itu kan merupakan agenda resmi dari suatu institusi.

Jadi bro harap bisa membedakan antara ajaran dan penyelewengan biasa.

Kalau sudah jadi agenda pusat itu menurut saya perlu disuarakan karena saya hanya bisa bersuara saja, dan demi kasih supaya tidak menyesatkan banyak sobat2 kita katolik maka saya yang rakyat jelata dan terbatas kemampuannya ini hanya bersuara saja.

Misalnya GL mengajarkan boleh berzinah dengan ipar, baru saya bersuara juga untuk setidakny mengatakan bahwa ajaran itu tidak alkitabiah.

GL berzinah, tentu manusia bisa berzinah. Sekali lagi kalau GL mengajar boleh berzinah baru saya bersuara.

Karena sudah keluar topik dan sudah diingatkan saya tidak komentar banyak, hanya pembakaran patung saja jangan dibanding dengan pembantaian manusia.

Sudah sering terjadi kasus model pdt GL tsb. DI Luar negeri juga banyak terjadi. Ada pdt yg ngemplang pajak, ada yg pakai narkoba etc. Bedanya di LN dan di RI adalah disana hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, tanpa pandang pdt atao bukan, Di RI, lebih banyak pandang bulu. Pernah ada kasus pdt AM (mantan penyanyi pop “Nona Anna” jaman baheula) yg tertangkap bawa upal, tapi diproses “kekeluargaan” saja. Ada juga ustad NQ yg berduaan di Hotel bersama wil yg bukan muhrimnya cuma diselesaikan “kekeluargaan” juga. Hal yg mirip dgn ustad ZMZ. Jadi prediksi bola saya memperkirakan bahwa kasus pdt GL pun akan sama juga ujungnya. Salam

Oke bener tuh. Mungkin saya menggenalisir serampangan saja. Maaf juga deh.

Hanya saja, kalo konteks nya masih profesi “pdt” yg tergelincir, generalisasi saya yg serampangan masih “nyangkut” ya kan? Sebab Si Roy dan Si Marcia itu tak berprofesi as “pdt” ya toh?

Kalo masih tak “nyangkut” juga dgn konteks yg kumaksud mohon “delete” ajah lah. Gitu aja kok repot.

Salam hari Minggu

JLU

Apa berita ini benar atau cuma gosip untuk menjatuhkan nama Pdt. Gilbert ya? Soalnya aku sangat megidolakan Pdt. Gilbert. Baca berita ini aku jadi bener2 bingung. Gak mungkin Bapa Gilbert spt itu…

untuk yang ini, yang saya ikuti kejadiannya disimpulkan sebagai : bahwa ada warga jemaat yang memanfaatkan kebaikan dia untuk hal tersebut.

Dear Nita,

Jangan pernah “…sangat megidolakan…” siapapun atau apapun.

Demikian kira2 gema dari Dasa Titah di zaman Musa yg diturunalihkan kepada kita generasi digital zaman Android.

Dalam salah satu artikel nya, pdt Eka Darmaputera, pernah menguraikan detil banget ttg bahaya “…memberhalakan Tuhan atau menTuhankan berhala…”

Pdt GL atao pdt LG atao sapa aja bisa “tergelincir”, sama saja kan?
Raja Daud yg sangat tenar dimasanya, juga bisa “tergelincir” gara2 ngintip istri orang yg sedang mandi di pancuran.
Rasul Petrus yg temperamental dan “…sangat megidolakan…” Tuhan Yesus, bahkan mau mencabut pedang utk jadi FPI (Front Pembela Idola) nya Yesus malah sengaja bilang “…Gue kagak kenal tuh…” berkali kali

Jadi, biasa aja lah, tak usah “…sangat megidolakan…” segala, kalo “mengidolakan” saya boleh juga sih…He…he…

Salam hari Minggu,
jdks

Gak tau deh mana yang benar kalau gak kenal pribadinya…
Tapi yang jelas saya perhatikan memang lidah ibu, istri pendeta xxxxx (disamarkan), tajam… dah dua orang yang sakit hati n ngelaporin…

@terraknight7 :

harap hindari membicarakan pribadi.

@all :

posting hanya untuk membicarakan perkembangan kasus. jika ada yang keluar dari topik, saya tidak akan segan2 menghapus.

1 Like

Dear FK mania all,

Ada sepotong kalimat dari Anto Liemen dibawah ini yg ingin saya komentari lebih jauh.
Hanya saja karena agak panjang (72kb=6halaman MS Word) dan tentunya akan nyamber sana sini jadinya rada OOT, maka saya akan buat topik baru saja, gimana, bang MODerator?

Salam hari Minggu,
jdks

Maaf, sebelumnya kalo memang itu terasa menyinggung pribadi sang terlapor…

baca kasusnya bro moderator oliver

”Klien kami, Pendeta GL, sama sekali tidak pernah menjadi pihak yang dilaporkan kepada pihak Kepolisian, sebagaimana dinyatakan oleh pelapor, maupun kuasa hukumnya tersebut. Laporan Pelapor tersebut hanyalah terhadap Ibu Reinda, yang pada waktunya akan kami buktikan juga seluruh kebohongan-kebohongan dari pelapor, maupun kuasa hukumnya tersebut,” jelasnya.
Sumber http://news.okezone.com/read/2012/02/24/500/581597/istri-pendeta-gl-bantah-pernah-mengancam-adiknya

Skalian aja hapus thread ini…

Justru pendeta xxxxx (nama disamarkan) bukan sang terlapor… (hubungan dengan kasus ini hanya tidak langsung)

Sebelumnya ada juga kasus laporan dari Sdri. xxxxxxx Sihxxxxx (disamarkan) kepada sang terlapor
Sumber http://www.tribunnews.com/2011/12/21/hak-jawab-istri-pendeta-gilbert-lumoindong

Makanya saya bilang ini satu gelombang…

Sudah saya jelaskan sebelumnya di post saya Reply #xxxxxxx (disamarkan)

Bagaimana maksud saudara moderator oliver membicarakan perkembangan kasus tanpa membicarakan pribadi?

Si ibu xxxxx (nama disamarkan) sudah dilaporkan 2 kali atas kasus yang serupa.
Kedua orang ini merasa tersinggung karena xxxxxx ibu xxxxxx, dirasa sangat xxxxxx
Komentar pembaca: kemungkinan xxxxxx ibu xxxxxx, agak xxxxxx, makanya sampai dilaporkan 2 kali
(semua kata disensor sesuai aturan SOPA PIPA/ UU kebebasan informasi/ UU kebebasan berpendapat).

Begitu???atau

Kasus ibu xxxxx (nama disamarkan) istri pendeta xxxxxx (disamarkan pula) telah dilaporkan…
Kasus ibu xxxxx (nama disamarkan) istri pendeta xxxxxx (disamarkan pula) telah diproses…
Kasus ibu xxxxx (nama disamarkan) istri pendeta xxxxxx (disamarkan pula) telah disamarkan…
Kasus ibu xxxxx (nama disamarkan) istri pendeta xxxxxx (disamarkan pula) telah menjadi samar-samar…

Kalo kasusnya tidak jelas… siapa yang dilaporkan bersalah??? kesalahan apa???
Pelajaran apa yang bisa ditarik dari itu?
Lebih baik thread ini dihapus saja

yang saya maksud dengan membicarakan pribadi adalah :

silakan sampaikan pendapat anda langsung kepada yang bersangkutan.

sudah saya edit semua…sesuai SOPA PIPA/ UU kebebasan informasi/ UU kebebasan berpendapat

silahkan quotenya juga diedit saudara moderator oliver…

Puas kan???

email beliau apa yah??? saya mau menyalurkan pendapat saya…
ada di situs gereja nya? situs gerejanya apa???

Lah kan gampang tinggal tanya Rasul GL eh, maksudnya GoogLe, gitu aja kok repot???

Salam,
jdks

Maksudnya apa ya bro …, saya kurang jelas. Kalimat saya yang mana yang perlu dikomentari …?
Syalom :slight_smile:

Seperti yg saya jelaskan diatas, bahwa kalimat yg ingin saya komentari tsb OOT, jadi saya buat topik baru dgn judul “Hamba Tuhan” (istilah ini yg anda sematkan kpd pdt GL dan saya tertarik utk menggalinya lebih banyak) pada board “Pendalaman Alkitab” (Hamba Tuhan - Pendalaman Alkitab - ForumKristen.com)
Sila dibesuk disana dan tumpahkan bantahan atau komennya, yah? Ditunggu.

Syalom,
JLU