Katekismus gereja katolik vs ajaran setan.

hati-hati banyak gereja yang sudah terkontaminasi…masing masing jagalah dirinya…

Jacko…jacko dari dulu nggak berubah2 sangat berobsesi terhadap katolik.

Jawaban bro Roderick sudah sempurna

Son, proses 'menjadi allah' atau 'pengilahian' itu yang namanya Theosis. Manusia tidak akan pernah bisa menjadi satu esensi/dzat/hakikat dengan Allah, yaitu menjadi Allah sendiri, namun manusia bisa menyatu dengan energi-nya Allah, dimana manusia, seperti kata ular, menjadi seperti Allah. Dalam hal ini si ular benar. Caranya aja yang salah. Belajar lagi, bro... Jangan kebanyakan nonton 'conspiracy theory'. ;D

1Yoh 3:2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila KRISTUS menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

Sama juga dengan kata2 Yesus yang ini

Yoh 17:19-21
17 :19 dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.
17:20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

agar mereka (Gereja/ jemaat/ orang2 yang percaya pada Kristus) dikuduskan (theosis) dan juga ada di dalam Bapa dan Putera.

dikuduskan dalam Tuhan/ mengambil bagian dalam Tuhan >< dengan TUhan itu sendiri

oleh karena itu sampai sekarang GK mengajarkan Allah hanya Tritunggal : Bapa , Putera dan Roh kudus.

Saya tidak terbiasa berpendapat pribadi seperti anda bro, jadi maaf, saya tidak bisa ikutan urun rembug.
Jika Gereja sudah bilang A, ya A. Gak mungkin lantas enak saja saya ganti B.
:slight_smile:

Masalah menjadi serupa dengan gambarNya memang Tuhan menciptakan manusia sejalan dengan gambar Nya.

Dapatkan orang menjadi Allah.

Dua statement itu serupa tapi tidak sama.

Kejadian 3:22.

Mereka telah menjadi sama seperti kita, dalam hal apanya, apa langsung adam jadi God, ayat itu menerangkan dalam hal tahu pengetahuan baik dan jahat.


Anda sengaja tidak mau tahu keterangan saya tenyang esensi Allah dan energi Allah.
:slight_smile:

Inilah yang dikatakan iblis kalau kamu makan buah itu maka kamu akan jadi seperti Allah tahu membedakan yang baik dan jahat. Iblis sepertinya tidak menipu tapi punya tujuan menjerumuskan Adam dengan setengah menipu.

Lagi2 penipuan yang disamarkan.


Memang seperti itulah Iblis. Dia tidak 100% menipu, jadi lebih bahaya.
Makanya dalam bahasa Yunani disebut diabolos…

Sola scriptura menjadi seperti Allah tapi kgk dalam bahasa inggris mengatakan menjadi Allah.

Dapatkan bro melihat perbedaan ini?


Itu perkataan St Athanasios, yang kemudian diikuti oleh Thomas Aquinas.

460 The Word became flesh to make us “partakers of the divine nature”:78 "For this is why the Word became man, and the Son of God became the Son of man: so that man, by entering into communion with the Word and thus receiving divine sonship, might become a son of God."79 "For the Son of God became man so that we might become God."80 "The only-begotten Son of God, wanting to make us sharers in his divinity, assumed our nature, so that he, made man, might make men gods."81

St. Athanasius, De inc. 54, 3: PG 25, 192B.

http://www.vatican.va/archive/ccc_css/archive/catechism/p122a3p1.htm

Diskusinya disini,

http://forums.catholic.com/showthread.php?t=420405

Silakan diresapi dulu.

Btw, kata ganti yang dipakai adalah WE, bukan I. Jadi kata-kata dari St. Athanasios itu bukan “…that I become God, " tapi … that WE become God.”

Mau God, god, gods, pemahamannya selalu satu: Theosis.
Menjadi satu dengan ENERGI ALLAH, bukan menjadi satu HAKEKAT dengan ALLAH, karena TIDAK MUNGKIN bagi manusia untuk seHAKEKAT dengan ALLAH. Saya sehakekat dengan anda saja tidak mungkin, apalagi sehakekat dengan Allah. Absurd.

Ketidak samaan yang tersamar, bukankah itu ciri dari cara2 penipuan iblis?
Betul. Iblis juga bisa menipu dengan menggunakan kata 'menipu'.
Saya tidak bilang sobat2 kita katolik menipu, tapi demi kasih kalau saya boleh terus terang, maka menurut pendapat saya sobat2 kita ini ditipu atau korban penipuan.
Kalau menurut pendapat saya, dan mereka juga tentunya, andalah yang tertipu.
Seperti yang saya katakan pada sis Rita, kalau saya memalsukan uang, maka akan saya buat sampai tidak ketara, semirip mungkin dengan aslinya.
Sayangnya, anda tidak berniat memalsukan uang bukan? Berarti tetap tunduk pada konsensus bersama bukan? Masa gak mudheng juga saya sindir? ;D
2. Apa bila KRISTUS menyatakan dirinya maka kita akan menjadi sama seperti Dia.

Apakah bro Rod percaya ayat itu mengatakan kita akan menjadi YHWE, menjadi God dengan G besar yang akan memerintah dunia, kita bisa menciptakan langit dan bumi dst seperti Dia?


Who knows? Yang jelas sama seperti Kristus itu berarti berani ‘mengosongkan diri’.

Atau sama hanya dalam masalah kasih dan kekudusan saja?
Ah, itu kan hanya tafsiran dik Jakcson saja....

son… jackson…

Yang dipermasalahkan dalam ceramah the real power behind the new world order adalah

Adanya kesamaan antara Illuminati, fremasonry katolik dll

Yaitu kita akan menjadi Allah seperti yang tertuand dalam kgk no 460 yang jelas dalam bahasa Inggris.

become God. pakai capital G.

Ya Father John.

Kalau saya menulis bahwa :
KGK mengatakan so that we might become God.

Apakah berarti saya menafsirkan?

Apakah saya memalsukan? Kalau ternyata tidak terdapat ajaran diatas dalam kgk dan saya katakan ada itu baru berarti saya memalsukan.

kalau saya mengatakan bahwa dalam ceramah yang berjudul the real power behind the new world order mengatakan bahwa

Illuminati, Fremasonry, Mormon juga mengatakan kita bisa jadi God

Apakah saya menafsirkan?

Mengatakan apa adanya bukan berarti menafsirkan.

Kayaknya bro Rod ada masalah dengan reading comprehensive.

@Jacks

Begini lho bro.

Anda mengatakan kambing itu mahluk Tuhan
Kemudian mengatakan manusia juga mahluk Tuhan.
Dan anda membuat posting dengan judul Manusia vs Kambing.

Bisa nangkep ya apa yang dimaksud bro Roderick.

;D

bro M4C…:smiley:

jawabannya katolik sama dengan bro Roderick yaitu proses Theosis dan imho bro Roderick juga sangat berkompeten untuk menjawab disini …secara apa yang ditulis dalam CCC adalah merujuk pada ajaran St. Athanasius …yang juga merupakan bapa Gereja Katolik baik barat maupun Timur…:slight_smile:

shalom :slight_smile:

lah makanya dibaca konteksnya …konteks dan penjelasannya dibaca bukan asal pikiran kamu sendiri aja yang kamu tempelin disitu ;D

This is expressing the faith of the Church in what is called “theosis” or divinization. It means that by grace - not be nature - our incorporation into Christ raises us up to participate in His Divinity (as St. Peter teaches), not to have that divinity by our own right.

Dear Leonardo

Salam kenal,

Maksud saya bukan untuk mempertanyakan kompetensi Roderick namun ingin memberikan interpretasi ayat yang dikutip, dan maksud dari kata-kata “biarlah sdr-sdri Katolik yang menjawab” maksud saya adalah saya tidak dapat menanggapi bagian ini karena saya tidak mengerti KGK seperti sdr-sdri Katolik jadi bukan bermaksud agar Roderick tidak ikut menjelaskan ke forum ini.

Shalom juga :slight_smile:

Thanks bro M4C atas klarifikasinya.

Semoga jelas proses Theosis hanya untuk mengambil bagian dalam kemuliaan Tuhan (God) by Grace (dengan rahmat) untuk menjadi anak2 Allah.

katolik tidak pernah mengajarkan dalam proses Theosis ini kita akan menjadi sehakekat dengan Allah.

Oleh karena itu dari awal hingga kesudahannya Allah kristen (baik katolik, protestan dan Orthodox ) adalah Allah Tritunggal.

shalom :slight_smile:

Bro Bruce
Kalau tangkapan saya sih bahwa Bro Rod tidak mau menafsir sendiri, hanya mau mengikuti tafsiran yang sudah ada,

Sedang saya katakan bahwa saya tidak menafsir hanya mengutip dalam kgk ada kaliman supaya kami menjadi Allah.

Ini tidak saya tafsirkan tapi saya pahami dengan apa adanya saja.

Bro Rod,
Terimakasih buat koreksinya tentang reading comprehension.

Sekarang kembali pada masalah sebenarnya.

KGK vs ajaran setan.

Artinya membandingkan antara KGK dan ajaran setan.

Dan dalam hal ini manusia jadi Allah itu sama dengan ajaran Illuminati dsb.

Disini kita perlu diskusikan kenapa? Apa memang ajaran manusia jadi Allah itu ajaran alkitab?

Dari mana sumber ajaran ini.

Apa salahnya kita mendiskusikan masalah ini?

Kalau nantinya setelah diskusi kita bersama kita menemukan bahwa manusia manjadi Allah itu memungkinkan dalam ajaran alkitab, tentunya kita akan simpulkan ini ajaran alkitab.

Sebaliknya kalau ternyata nantinya ini tidak sesuai dengan ajaran alkitab malah sesuai dengan ajaran illuminati yang memang didirikan oleh seorang Jesuit, tentunya kita akan menyimpulkan ajaran ini sumbernya dari setan.

Kenapa kita malu2 meneliti masalah ini?

Coba kita analisa kalimat diatas.
ekpresi iman ini dinamakan theosis. atau divinization. berarti melalui anugrah bukan secara natural, atau persatuan kita dalam Kristus mengangkat kita dalam partisipasi dalam keilahiannya, tidak memiliki keilahian dari diri sendiri.

Kalau penafsiran saya, ujung2nya ajaran ini mengatakan kita akan jadi Allah seperti yang dikatakan dalam KGK.

Walaupun bukan karena kemampuan kita, namun karena anugrah.

Jadi kita bakal dianugrahi untuk jadi Allah.

Saya tidak menemukan itu dalam alkitab, yang saya temukan adalah memang manusia diciptakan sesuai dengan peta dan teladan Allah.

Peta itu rusak dan Yesus datang untuk menawarkan pada setiap orang yang mau menerima Dia diampuni dosanya sehingga peta dan teladan Allah yang rusak diperbaiki kembali.

Memang ajaran alkitab ini mirip sekali dengan KGK tsb diatas namun tidak sama.

Son… jackson…

Yes Fahter. I have been pray for you, hope God will soften our hearts in order to understand the ways of God salvation plan as God wills. In Jesus name

Shalom,
Yang jelas kita ini manusia, diciptakan serupa dan segambar dengan Tuhan…
Jika manusia menjadi Tuhan, … apa bisa dan… layak?
Kita memang dikaruniai kecerdasan, bisa berkarya, bisa memimpin baik diri sendiri maupun orang lain…,
seperti firman Tuhan, hendaklah kamu sempurna, sama seperti Bapamu di surga adalah sempurna…
Jadi tujuan hidup kita untuk menjadi sempurna seperti Bapa di surga, kejarlah kesempurnaan itu…

Haiiyaa,…
Dalam kitab loe olang, Fiman menjadi manusia yang dinamai Yesus. Dan manusia itu mati, lalu dibangkitkan oleh Allah lalu dimuliakan oleh bapa menjadi Allah bagi kemuliaan Allah Bapa. Dan pengikutnya juga akan jadi sepelti Yesus.

Jadi di mana yang salah blo ?? …
Menulut oe betul sudah sesuai kitab ooo…