Katekismus gereja katolik.

Robin…

Hanya ajaran para Rasul fondasi gereja bukan teolog !

Tujuan saya menunjukan tulisan para bapa Gereja ttg keperawanan Maria adalah utk menanggapi argumen kamu yg mengatakan bahwa Gereja awal/perdana tdk mengajarkan keperawanan kekal Maria. Terbukti asumsi kamu bahwa Gereja awal/perdana tdk mengajarkan keperawanan kekal Maria adalah KELIRU.

Gereja awal jaman para Rasul sejak Pentakosta tidak punya ajaran seperti itu !

He he terimakasih bro buat responnya.

Aduh seperti orang Saksi Yehuwa saja pembelaan ini…^0^
Semua juga tahu bahwa kata keterangan “sampai” (heos hou) bukan merujuk pada perubahan kondisi…^0^
Yang namanya kata keterangan adalah menjelaskan waktu dari aktivitas kalimat yang pertama.

Karena itu aku menyuruh menahan dia sampai [‘heos hou’. Kata 'sampai disini menggunakan ‘heos hou’] aku dapat mengirim dia kepada Kaisar.

Jelas bahwa perintah untuk menahan berlaku sampai…
Sebaliknya jika sudah dapat dikirim kepada kaisar maka perintah penahanan tersebut tidak berlaku lagi.

Kasus Maria juga sama, jadi jangan gunakan argumentasi layaknya Saksi Yehuwa!

Salam

Robin…

Gereja awal jaman para Rasul sejak Pentakosta tidak punya ajaran seperti itu !

Tau darimana?

Semua juga tahu bahwa kata keterangan "sampai" (heos hou) bukan merujuk pada perubahan kondisi....^0^

Itu artinya tidak dapat disimpulkan bhw setelah melahirkan Yesus, Yusuf pasti berhubungan dgn Maria.

Yang namanya kata keterangan adalah menjelaskan waktu dari aktivitas kalimat yang pertama.

Dan aktivitas kalimat pertama (tdk berhubungan dgn Maria dan penahanan Paulus) tdk otomatis berubah dgn tercapainya “sampai” tsb (kelahiran Kristus dan tiba pada Kaisar) .
Artinya aktivitas kalimat pertama (tdk berhubungan dgn Maria dan penahanan Paulus) dpt tetap dipertahankan setelah tercapainya “sampai” tsb (kelahiran Kristus dan tiba pada Kaisar). Sehingga…Protestan tdk bisa menggunakan kata “sampai” sebagai indikasi bahwa Yusuf pasti berhubungan dgn Maria setelah kelahiran Kristus.

Itulah yg saya anjurkan. Emangnya ada yg nambah2 pengetahuan dengan membuat kesimpulan? Bukankah lebih afdol kalau bertanya? Hehehe…

Semakin banyak saya mengetahui ajaran lain semakin saya yakin saya tidak salah arah didalam iman saya.

Karena tidak ada didalam Injil !

Ajaran kita asal darimana? Ajaran para salafiyah (church fathers) asalnya darimana? Bukankah ada mata rantainya? Apa langsung dari para rasul? Atau seperti ini, Yesus <== para rasul <== para tabiun (murid2 para rasul) <== para salafiyyah (bapa2 gereja) <== Gereja2?

Jadi kamu pikir hanya gereja anda ada kebenaran mutlak? Yang lain salah arah?

Yesus menggunakan kata “ada tertulis”,berarti semua wahyu ditulis.

Robin…

Robin :Gereja awal jaman para Rasul sejak Pentakosta tidak punya ajaran seperti itu !

Nemo: Tau darimana?

Robin: Karena tidak ada didalam Injil !

Apa kalau tdk ada di Injil berarti tdk diimani oleh Gereja jaman para rasul?

Saya tidak ada sebut gereja,saya bilang iman saya yang bersandar Alkitab !

Saya tidak pernah baca para Rasul mengimani keperawanan Maria setelah melahirkan.

Kayaknya anda salah brur. Yesus sedang mengutip PL. Kitab PB belum ditulis.

Bagus, itulah yg seharusnya bagi semua org percaya. Jadi pertanyaan saya apa mau dijawab?

Saya ingin hanya menekankan metode Yesus yg bersandar pada wahyu tertulis,demikian juga saya.

Hanya karena tidak ditulis dalam alkitab bukan bermakna ia salah. Tritunggal juga secara literal/hurufiah ngga ada dalam alkitab toh kita menyakininya sebagai wahyu dari Tuhan. Saya sebagai Injili tegar juga tidak mempercayai keperawanan Maria tapi saya tidak cepat2 memberi kesimpulan bahwa apa yg saya tidak percaya itu salah adanya…mungkin kita belum buat penelitian, mungkin pengetahuan kita belum siap menerimanya, mungkin ada alasan2 lain jadi mohon diselidiki dulu jangan terburu2 memberi kesimpulan itu salah.

Syalom.

Adakah kemungkinan YESUS sebagai org Yahudi juga mengikut adat2/tradisi2 Yahudi? Adakah kemungkinan Yesus juga pernah mengikut tradisi2 lisan Yahudi cthnya perayaan Purim?