Katolik dan Tradisi Suci

Ada yang bisa menjelaskan apa saja isi Katekismus Wesminster itu ?

kamu meminta bukti lisan ya saya berikan, jika kamu meminta referensinya malah itu menunjukan kedegilan kamu
emangnya masih ada gitu sampai saat ini Tradisi Lisan yg belum ada yg menuliskannya dalam bentuk tertulis?
Pada abad 1 tidak ada yang namanya alat perekam lisan.. Ngerti..?
Siapa juga yg minta hasil rekaman? yg saya minta kata2 yg langsung keluar dari mulut Yesus(kutipan langsung kata2 Yesus) yg ada di dlm Tradisi Lisan (Tradisi Suci) yg dipegang, diingat, dipelihara sepanjang masa oleh Gereja. Jadi tolong [b]Tuliskan ke forum ini[/b], kata2 lisan yg keluar dari mulut Yesus tsb (kutipan langsung kata2 Yesus) yg ada dlm Tradisi lisan (Tradisi Suci) yg dipelihara, dipegang, diingat oleh Gereja tsb.
Tahukah anda bro, bahwa Wahyu Johanes itu ditulis termasuk yang awal? Sekitar tahun 90-100 AD, saat Johanes Rasul masih hidup di P.Patmos. Sedangkan Injil (Markus, Lukas, Johanes, Matius) belum dituliskan pada saat itu,
Masa siy?
  1. Kisah Para Rasul ditulis oleh rekan kerja Paulus yang ditunjukkan dalam pemakaian “kami” ditulis dalam orang pertama (Kisah Para Rasul 16:10-17; 20:5-21; 27:1-28:30).
  2. Dengan proses penyisihan, satu-satunya rekan dekat Paulus yang tidak dituliskan dalam bentuk orang ketiga adalah Lukas, seorang tabib. Timotius, Silas, Markus, dan Barnabas semua namanya disebut ( Kisah Para Rasul 15:39; 16:1,25). Tingkat pemakaian bahasa Yunani yang dipakai, pemakaian istilah-istilah medis, dan pengetahuan yang melimpah semua cocok mengarah kepada karakter Lukas.
  3. Narasi dari Kisah Para Rasul berakhir dengan penahanan Paulus di Roma yang terjadi dari tahun 60 - 62 M. Karena di sini dijelaskan Paulus masih hidup ketika Lukas menulis, dan karena di sini Lukas menutup narasinya, kita mengasumsikan bahwa tahun 60 - 62 M adalah penyusunan Kisah Para Rasul. Andaikata Lukas menulis sesudah tahun 67 M, maka ia akan menuliskan juga kematian Paulus yang mati martir tahun 67 M.
  4. Injil Lukas adalah bagian pertama dari buku sejarah Lukas - Kisah Para Rasul. Kitab Para Rasul menunjuk kepada ‘buku pertama’ yang ditulis untuk orang yang sama yaitu Teofilus (Kisah Para Rasul 1:1; Lukas 1:3). Jika Lukas selesai menulis Kisah Para Rasul sekitar tahun 62 M, maka Lukas menulis Injilnya sekitar tahun 60 M. Penyelidikan para sarjana menyimpulkan bahwa Matius ditulis dalam periode yang sama sekitar tahun 60 M, sedangkan Markus ditulis lebih dahulu antara tahun 50 - 60 M. Matius, penulis Injil Matius adalah murid Yesus (Matius 9:9-13). Markus, penulis Injil Markus adalah sekretaris Petrus.

Sumber:Keotentikan Naskah Perjanjian Baru

Theophylact, and Euthymius Zigabenus are of opinion that the Gospel of Matthew was written eight years, and Nicephorus Callistus fifteen years, after Christ’s Ascension–i.e. about A.D. 38-45. According to Eusebius, Matthew wrote his Gospel in Hebrew when he left Palestine. Now, following a certain tradition (admittedly not too reliable), the Apostles separated twelve years after the Ascension, hence the Gospel would have been written about the year 40-42, but following Eusebius (Church History III.5.2), it is possible to fix the definitive departure of the Apostles about the year 60, in which event the writing of the Gospel would have taken place about the year 60-68. St Irenæus is somewhat more exact concerning the date of the First Gospel, as he says: "Matthew produced his Gospel when Peter and Paul were evangelizing and founding the Church of Rome, consequently about the years 64-67."
Sumber:http://www.newadvent.org/cathen/10057a.htm

Tentang tahun penulisan Injil Markus:
St. Clement of Alexandria, Origen, Eusebius, Tertullian, and St. Jerome signify that it was written before St. Peter’s death.
From internal evidence we can conclude that the Gospel was written before A.D. 70, for there is no allusion to the destruction of the Temple of Jerusalem, such as might naturally be expected in view of the prediction in xiii, 2, if that event had already taken place. On the other hand, if xvi, 20: “But they going forth preached everywhere”, be from St. Mark’s pen, the Gospel cannot well have been written before the close of the first Apostolic journey of St. Paul (A.D. 49 or 50), for it is seen from Acts 14:26 and 15:3, that only then had the conversion of the Gentiles begun on any large scale. Of course it is possible that previous to this the Apostles had preached far and wide among the dispersed Jews, but, on the whole, it seems more probable that the last verse of the Gospel, occurring in a work intended for European readers, cannot have been written before St. Paul’s arrival in Europe (A.D. 50-51). Taking the external and internal evidence together, we may conclude that the date of the Gospel probably lies somewhere between A.D. 50 and 67.
Sumber:http://www.newadvent.org/cathen/09674b.htm

Pertanyaan yg belum terjawab:
(1)MANA kata2 langsung dari mulut YESUS yg tidak ada di Kitab Suci tapi yg hanya ada di Tradisi Suci???Tuliskan di forum ini isi kata2 yg keluar langsung dari mulut Yesus yg tidak ada di Kitab Suci namun hanya ada di Tradisi Suci.
(2)Kenapa utk Tradisi Suci tidak ada daftar kanonnya spt pada Kitab Suci?
(3)Kapan wahyu terakhir yg diwahyukan Allah melalui Tradisi Suci?

Para rasul yang mengalami kehidupan bersama Yesus, kemudian mengajarkan hal itu kepada para murid dan penerus mereka, secara lisan dan tertulis. Dan ajaran yang tertulis inilah yang dikenal sebagai Kitab Suci, dalam hal ini, kitab- kitab Perjanjian Baru. Nah kita ketahui bahwa Kitab Suci Perjanjian Baru ini tidak hanya terdiri dari Injil yang menjabarkan tentang kehidupan Yesus bersama para murid-Nya, tetapi juga surat- surat para rasul. Untuk menuliskan Injil maupun surat- surat mereka yang dibukukan dalam Kitab Suci, para rasul menerima inspirasi Roh Kudus. Sebab Roh Kuduslah yang menuntun mereka untuk menuliskan apa yang perlu ditulis, tidak kurang, tidak lebih. Perlu kita ingat bahwa Injil pertama (Matius) baru ditulis sekitar 15 tahun setelah Kristus wafat, sehingga sungguh Matius dituntun oleh Roh Kudus untuk mengingat-ingat dan menjabarkan secara baik/ rinci tentang suatu kejadian/ peristiwa hidup Yesus. Demikian pula Lukas yang sebelum menuliskan Injil juga telah “menyelidiki segala peristiwa” (Luk 1:3) sehubungan dengan Kristus dengan seksama, sebelum membukukan Injilnya. Jadi memang Allah-lah yang menjadi penyebab/ Pengarang Kitab Suci, namun Ia juga melibatkan manusia pengarang Kitab tersebut yang menuliskannya dengan melibatkan akal budi dan kemampuannya.

.
.
.
19. Herod’s restoration of Temple begun. Fourth Maccabees written.
5. Birth of Jesus Christ in Bethlehem.
4. Death of Herod the Great.

A.D.

  1. Judea annexed to the Roman province of Syria. Books of Adam and Eve written.
  2. Death of Augustus. Tiberius made emperor.
  3. Baptism of Jesus. Pontius Pilate begins to govern Judea. Book of the Secrets of Enoch written.
  4. Jesus calls the twelve, preaches Sermon on the Mount.
  5. Peter, James, John witness the Transfiguration.
  6. Jesus is crucified, rises again, ascends to heaven. Holy Spirit descends at Pentecost.
  7. Martyrdom of Stephen. Paul persecutes the churches.
  8. Jesus Christ appears to Paul near Damascus, converts and commissions him. Paul departs to Arabia.
  9. Paul preaches in Syria and Cilicia.
  10. Paul invited to Antioch, preaches to church. Roman legions invade Britain under the Emperor Claudius, beginning 400 years of Roman control.
  11. Paul and Barnabas leave Antioch for First Missionary Journey. They preach in Cyprus and southern Galatia, with great success. Return to Antioch in 48.
  12. Judaizers come to Antioch from Jerusalem, attempt to frustrate Paul’s mission. Apostles at Jerusalem affirm Paul’s teaching, give Gentiles freedom from the Law of Moses.
  13. Paul and Silas leave Antioch for Second Missionary Journey. They preach in Galatia, Mysia, Macedonia, Achaia, Asia. Return to Antioch in 52.
  14. Paul writes First Thessalonians and Second Thessalonians.
  15. Paul begins Third Missionary Journey alone. Preaches in Asia, Macedonia, Achaia.
  16. Judaizers active in Paul’s churches. Paul writes Galatians to counter their influence.
  17. Paul hears of disorder and conflict in Corinth, writes First Corinthians and Second Corinthians. Epistle of James circulates in Jewish churches.
  18. Paul writes Epistle to the Romans, goes to Passover in Jerusalem, is assaulted by mob in the Temple, arrested by Romans, held in custody at Caesarea.
  19. Paul appeals to Caesar, is sent to Rome for trial.
  20. Paul held in Rome, writes Philippians and Philemon.
  21. Paul writes Ephesians and Colossians, is released, visits Crete and Asia, leaves Titus in Crete. Hebrews written.
  22. Gospels of Matthew, Mark, Luke probably in circulation by this time.
  23. Paul writes 1 Timothy and Titus.
  24. Roman persecution of Christians begins under Nero. 1 Peter and Acts written.
  25. Jews of Judea rebel against Roman rule. Paul arrested again, sent to Rome. Ascension of Isaiah compiled. Docetic heresy (in which humanity of Christ is denied) arises in churches of Asia. Paul writes 2 Timothy.
  26. Paul put to death. Nero sends army under Vespasian to subdue Judea.
  27. Nero commits suicide. Jude and 2 Peter in circulation. Peter dead by now. Jerusalem Christians refuse to join rebellion, move to Pela in Arabia to escape persecution.
  28. Vespasian becomes Emperor, puts army under command of his son Titus.
  29. Jerusalem destroyed by Roman army under Titus. Remnant of Jewish church there falls into Ebionite heresy (in which Jesus is merely a prophet), rejects all writings but corrupted Gospel of Matthew. Rabbinic academy established at Jamnia.
  30. Mass suicide of 1,000 Jewish Zealots at fortress of Masada.
  31. Domitian becomes Emperor. Timothy dead by now. John has charge of churches in Asia. Docetic conventicles increase there.
  32. John resists Ebionite and Docetic errors in the churches, writes his Gospel of John about now.
  33. Domitian renews persecution of Christians. John exiled to Patmos. 1 John written by now. Second Esdras and Odes of Solomon written. Council of Jewish rabbis at Jamnia ratifies Hebrew canon.
  34. John writes his Revelation, is released, returns to Ephesus. Docetic heretics depart from John’s churches and form their own sects.
  35. Trajan becomes Emperor.
  36. 2 John and 3 John written by now. Death of John in Ephesus. Epistle of Clement to the Corinthians written by Clement of Rome. Death of Clement. Teaching of the Twelve Apostles (earliest catechism) written. Josephus writes Contra Apionem in defence of Judaism.
  37. Persecution of churches in Syrian Antioch. Second and Third Baruch written.
  38. Persecution of churches in Bythynia. Pliny the Younger reports to Trajan.
  39. Bishops established over elders in larger churches of Asia. Legalism prevails in many churches.
  40. Death of Ignatius of Antioch in Rome. Epistle of Barnabas written by now. Hadrian becomes Emperor.
  41. Earliest notice of church in Alexandria.
  42. Death of Papias, disciple of John.
  43. Jews hail militant Bar-Cochba as Messiah and revolt again.
  44. Roman army victorious. Jews dispersed. Gnosticism flourishes in Asia. Jamnia academy moves to Galilee. Fourth Baruch written.
  45. Valentinus (Gnostic arch-heretic) comes to Rome.
  46. Shepherd of Hermas and Second Epistle of Clement written. Marcion opposes legalistic trend in churches, collects and edits Paul’s epistles, comes to Rome.
  47. Marcion withdraws from church in Rome and establishes heretical sect, rejects all writings but corrupted letters of Paul and Gospel of Luke, gains many followers.
  48. Death of Polycarp of Smyrna (according to the chronology of many modern scholars), last disciple of John. Sacramentalism arises in the churches. Montanus begins charismatic revival preaching in northwest Asia, gains a following in small towns.
  49. Birth of Tertullian, first of the Latin Church Fathers.
  50. Marcus Aurelius becomes Emperor, begins severe persecution of the Church.
  51. Death of Justin Martyr, first Christian apologist. Death of Polycarp of Smyrna (according to the chronology of Eusebius and some modern scholars). Tatian leaves Rome for Syria. Death of Marcion. Alexandrian church flourishes.
  52. Muratorian Canon lists approved books of the Church: James, Jude, 2 Peter, 2 John, 3 John, Hebrews still not accepted by all. Bishops now preside over elders in most churches.
  53. Tatian teaches Encratite heresy (Gnostic asceticism) in Syria, composes Diatessaron, harmony of Gospels of Matthew, Mark, Luke.
  54. Persecution of churches in Gaul.
  55. Death of Montanus. Bishops of Asia excommunicate his charismatic followers. Irenaeus bishop of Lyons.
  56. Beginning of Syrian and Latin versions of the New Testament. First report of Christians among Germanic tribes.
  57. Birth of Origen.
  58. Death of Irenaeus of Smyrna, disciple of Polycarp. Montanist conventicles now in Gaul. Mishna (legal tradition of the Pharisees) committed to writing by rabbis.
  59. Origen head of catechetical school in Alexandria.
  60. Birth of Plotinus.
  61. Tertullian, “distressed by the envy and laxity of the clergy of the Roman church,” joins the Montanist sect in Carthage.
  62. Death of Clement of Alexandria, teacher of Origen.
  63. Death of Tertullian.
  64. Origen moves to Caesarea.
  65. Death of Origen.
  66. Birth of Eusebius.
  67. Death of Plotinus.
  68. Execution of Manes, founder of Manichaeism.
  69. Birth of Constantine.
  70. Emperor Diocletian begins severe persecution of the Church. Many copies of Scripture burned.
  71. Constantine converted, becomes Emperor in the West. End of persecutions.
  72. Edict of Toleration promulgated by Constantine at Milan. Eusebius appointed bishop of Caesarea.
  73. Arius teaches that Christ was created being, is excommunicated by Alexander, bishop of Alexandria.
  74. Pachomius establishes first Christian monastery.
  75. Constantine gains control over Eastern provinces, becomes sole Emperor.
  76. Constantine convenes Council of Nicea, rejects Arian heresy, affirms Trinitarian Dogma.
  77. Constantinople dedicated as new capitol of the Empire.
  78. Death of Arius.
  79. Goths converted as a tribe by Ulfilus (Arian).
  80. Birth of Jerome in Dalmatia.
  81. Birth of Chrysostom.
  82. Birth of Augustine.
  83. Council of Laodicea publishes authoritative list of books considered as Scripture in the East.
  84. Easter Letter of Athanasius delimits books of Scripture.
  85. Jerome comes to Rome.
  86. Augustine converted from Manichaeism and baptized.
  87. Olympian games abolished.
  88. Augustine made bishop of Hippo.
  89. Third Council of Carthage publishes authoritative list of books considered as Scripture in the West.
  90. Jerome finishes Latin Vulgate version of the Bible.




Syalom

  1. tidak semua kata2 yesus tercatat… dan tidak semua ajaran yesus muncul dari mulut yesus. contoh nyata, tulisan2 rasul paulus. itu bukan dari mulut yesus, namun merupakan ajaran yesus yg diajarkan oleh para rasul.
    anda mau tau ajaran yesus yg seperti apa? jawabnya ada di ajaran gereja yg apostolik, karena yg apostolik itulah pewaris ajaran para rasul… baik yg tertulis maupun tidak terulis (2 tes 2:15)

  2. kalau dituliskan bukan lisan lagi namanya… :slight_smile: ada banyak hal yg tidak bisa terngkapkan dengan kata2 apalagi dengan tulisan, mungkin saja oleh karena kompleksitasnya, kontekstualnya, insidentialnya, dll… apalagi tentang FT. FT tidak akan pernah bisa dituliskan semuanya.
    jadi Tradisi Suci adalah tetep Lisan, darimana tau? dari jalur apostolik para rasul…

  3. tidak tau… yg jelas ada sejak jaman para rasul, ada sebelum kitabsuci.

Numpang promosi… :smiley:
Mungkin thread yg pernah aku tulis ini bisa dijadikan referensi juga:

Pertanyaan seperti yg ditanyakan oleh airfresh jg sudah pernah aku diskusikan di sana.

Contoh ajaran Yesus (i.e. kata2 Yesus) yg tidak dicatat dalam Kitab Suci tetapi ditemukan dalam Tradisi Suci:

[ol]- Silih utk menebus dosa:
If you have anything, through your hands you shall give ransom for your sins. (The Didache Chapter 4)

  • Hal baptis percik:
    Concerning Baptism. And concerning baptism, baptize this way: Having first said all these things, baptize into the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Spirit, in living water. But if you have no living water, baptize into other water; and if you cannot do so in cold water, do so in warm. But if you have neither, pour out water three times upon the head into the name of Father and Son and Holy Spirit. (The Didache Chapter 7)
  • Pesan Tuhan ttg Perjamuan Kudus:
    For this is that which was spoken by the Lord: “In every place and time offer to me a pure sacrifice; for I am a great King, says the Lord, and my name is wonderful among the nations.”(The Didache Chapter 14)[/ol]

Itu baru dari kitab Didache. Masih banyak lagi perkataan / ajaran Yesus langsung yg bisa digali dalam Tradisi Suci meskipun tidak tercatat dalam Kitab Suci.

Sudah pernah aku jawab di thread yg dulu aku buat, bukan?

Allah berhenti memberikan wahyu dalam Tradisi Suci ketika Allah berhenti berkarya.
Silakan lihat penjelasanku di thread sebelumnya.

Semoga membantu…

Bisa dicoba dilihat di sini, bro bruce:
http://www.reformed.org/documents/wlc_w_proofs/index.html

@jenova

Thanks bro, baru saya lihat sebagian.

Satu yang mengganjal dan menimbulkan pertanyaan, mengapa masih diperlukan ada Katekismus Wesminster lagi? Bukankah katanya sudah cukup Alkitab, dan tidak butuh pengajaran dari magisterium? Karena saya baca di Katekismus Wesminster justru berisi penjelasan terhadap ayat ayat Alkitab.

Apakah sebagai penganut Calvinist seseorang wajib mencocokan pengertian mereka terhadap Alkitab dengan Katekismus Wesminster, atau boleh sesuka suka seperti selama ini dipercaya oleh penganut Sola Scriptura?

Thanks jika ada yang bisa menjelaskan.

Syalom

Mungkin perbandingan / perumpamaan di bawah ini bisa sedikit membantu :

Tradisi Suci atau Tradisi Lisan dalam Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks tidak sama dengan al Hadits dalam Agama Suni dan Agama Syiah. Pada mulanya al Hadits (yang adalah juga sumber wahyu illahi selain al Quran) merupakan Tradisi Lisan, tetapi di kemudian hari Tradisi Lisan ini dituliskan sehingga kita bisa mengetahui kapan ajaran tertentu diwariskan oleh nabi, di mana ajaran itu diwariskan oleh nabi, siapa perawi hadits itu, bagaimana sanadnya, etc. etc.

Tetapi bukankah al Hadits itu sabda nabi sedangkan al Quran itu Sabda Allah ?
Yups memang … tetapi yang disebut Hadits Qudsi itu adalah juga Sabda Allah.

Nah … Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks yang memiliki suksesi apostolik tidak memiliki masalah dengan Tradisi Lisan sebagaimana yang dihadapi oleh Agama Suni atau Agama Syiah. Agama Islam kuatir kalau Tradisi Lisan ini tidak dituliskan nanti suatu hari bisa hilang atau terdistorsi. Sedangkan dalam Agama Kristen ada Para Rasul dan para penggantinya yang memiliki kuasa untuk mengajar.

Guru-guru saya dari SD sampai SMA memiliki kuasa untuk mengajar matapelajaran tertentu. Dan mereka mengajar kelas saya dengan mulut yang comel; bukan mengajar dengan kertas HVS satu rim dan tinta satu botol.

Sekedar berbagi. Mohon maaf kalau ada salah kata. :wink:

AFAIK, Calvinist itu sama dengan Protestant Reformed (CMIIW).
Kalo ga salah juga, sudah ada bbrp protestant reformed di FK yg secara implisit mengatakan tidak ber-sola scriptura, melainkan (mungkin) lebih tepat dikatakan prima-scriptura.

Katekumen Calvinist ini bersifat sebagai referensi yg kedudukannya di bawa Scripture 39 + 27, CMIIW.

Kita tunggu saja, semoga ada rekan dari Calvinist yg bisa menjelaskannya.
Sis Rita Ratina, mungkin?

Inilah standar ganda mereka bro…karena alkitab yang katanya lengkap toh masih dibuat penjelasan katekismus westminster oleh mereka…

Bagi saya sebenarnya sih oke2 saja, hanya akan terlihat lucu dan standar ganda serta absurd bila mereka mempersoalkan Tradisi suci katolik yang berasal dari para rasul, bapa gereja atau penerus rasul tetapi mereka nggeh2 saja dengan katekismus westminster yang ditulis 1400 tahun setelah alkitab ditulis…;D

Mereka menolak liturgi Yakobus tetapi menerima westminster, menolak deuterokanonik tetapi menerima westminster…;D ;D

Tapi mereka pasti menolak kalau dikatakan Calvinist/reformed punya dua pilar, Alkitab dan Katekismus Wesminster.

:smiley:

tengkyu bro!

ini membantu… :smiley:

airfresh,ternyata sudah pernah dijelaskan tuh…? jadi apa tanggapanmu??

yg katanya alkitab saja cukup, cukup segalanya… cukup jelas, cukup lengkap, cukup dll, tapi kata hanyalah tinggal kata… karena faktanya alkitab saja tidaklah cukup. perlu instrumen2 lain sebagai pendukung…

imo, solascriptura adalah ajaran yg tidak mungkin diaplikasikan… :smiley:

Tidak pernah terjadi seseorang menjadi Kristen dengan cara diberi Alkitab dan disuruh membaca sendiri. Entah kalau ada yang bisa membuktikan sebaliknya/

:happy0062:

Tanggapannya paling muter2 lagi…

Contoh ajaran YESUS (i.e. kata2 YESUS) yg tidak dicatat dalam Kitab Suci tetapi ditemukan dalam Tradisi Suci:
Silih utk menebus dosa:
If you have anything, through your hands you shall give ransom for your sins. (The Didache Chapter 4)
Hal baptis percik:
Concerning Baptism. And concerning baptism, baptize this way: Having first said all these things, baptize into the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Spirit, in living water. But if you have no living water, baptize into other water; and if you cannot do so in cold water, do so in warm. But if you have neither, pour out water three times upon the head into the name of Father and Son and Holy Spirit. (The Didache Chapter 7)
Pesan Tuhan ttg Perjamuan Kudus:
For this is that which was spoken by the Lord: "In every place and time offer to me a pure sacrifice; for I am a great King, says the Lord, and my name is wonderful among the nations."(The Didache Chapter 14)</blockquote>

pakai referensi Didakhe?emangnya Didakhe termasuk Tradisi Lisan dari Para Rasul?boro2 termasuk dlm Tradisi lisan dari para rasul, lha sampai saat ini aja dlm pandangan Katolik juga masih belum jelas siapa penulis kitab Didakhe…

Tradisi Suci adalah segala karya yg dilakukan oleh Allah dalam sejarah keselamatan, [b]yg diteruskan oleh para rasul[/b], yg mengarahkan kepada kekudusan hidup dan menumbuhkan iman.
Perhatikan definisi Tradisi Suci yg kamu tulis, yg aku tebalkan di atas.

Dari definisi Tradisi Suci yg kamu tulis, mengandung unsur “para rasul” sbg sumber resmi pengetahuan atas Tradisi Suci. Nah, pertanyaannya skrg:
Apakah saat ini masih ada yg namanya Para Rasul?

;D ngaco ini orang, nga ngerti bahasa indonesia yang digunakan Jenova…! :idiot2:

harusnya yang kamu tanya, “Ajaran Yesus yang diteruskan ke Rasul masih ada atau tidak…!?”

bukan malah nanya Rasulnya…! :idiot2: :mad0218:

harusnya yang kamu tanya, "Ajaran YESUS yang diteruskan ke Rasul masih ada atau tidak..!?"
pertanyaan saya memang akan mengarah ke sana koq, Limited. Jika saat ini Para Rasul sbg sumber resmi pengajaran Tradisi Suci sudah tidak ada, bagaimana mungkin masih ada ajaran Yesus dlm Tradisi Suci yg diteruskan ke Para Rasul?

Menurut Kamu Tradisi Mengkanonkan Alkitab pada Abad Ke-4, Apakah Rasul Masih ada Pada Abad ke-4…?

Silakan kakakkedua…! ;D