Ke-ALKITABIAH-an INDULGENSI

Penjelasan berikut diambil dari artikelnya James Akin ttg Indulgensi. Yg saya tuliskan adalah hanya intisarinya saja. Bagi yg bhs inggrisnya baik & ingin membaca artikel lengkapnya, disarankan utk membaca artikel aslinya yg dlm bhs inggris. A Primer On Indulgences.

[note : Beberapa penjelasan James Akin saya ganti dgn penjelasan dari saya]

Pendahuluan (by. Nemo)

Salah satu penyebab timbulnya gerakan reformasi adalah adanya praktek penjualan surat penghapus dosa yg dilakukan oleh Tetzel. Harus diakui memang praktek yg dilakukan Tetzel agak berlebihan/provokatif (jika tidak ingin dikatakan menyimpang), namun patut diingat bahwa praktek yg salah tidak dpt membatalkan ajaran iman yg benar. Indulgensi (yg menjadi dasar praktek penjualan surat penghapusan dosa) sebagai ajaran iman adalah benar dan tetap diterapkan hingga kini. Ajaran iman ttg indulgensi berangkat dari beberapa konsep Alkitabiah. Ada 7 konsep Alkitabiah yg menjadi bangunan ajaran iman Indulgensi.

Konsep 1

Bahwa Dosa mengakibatkan kebersalahan (guilty) & hukuman

Dasar Alkitabiah “kebersalahan”: Yes 1:18, Maz 51:2,7

Alkitab menggambarkan kebersalahan sbg sesuatu yg kotor dihadapan Tuhan.

[tambahan nemo : Iman kpd Kristus membuat kita dibenarkan (Rom 3:28). Itu artinya sebelum dibenarkan kita adlah org2 yg salah. Dan kebersalahan kita itu diakibatkan oleh dosa]

Dasar Alkitabiah “hukuman” : Yes 13:11, Pengkotbah 12:14

Konsep 2

Hukuman ada 2 : Sementara (temporal) & Kekal (Eternal)

Dasar Alkitabiah “Hukuman kekal” : Dan 12:2

Dasar Alkitabiah “Hukuman sementara” : Kej 3:16-19

Adam & Hawa yg melanggar perintah Tuhan dgn memakan buah pengetahuan yg baik & yg jahat dihukum Tuhan dgn rasa sakit saat melahirkan kpd Hawa dan susah payah dalam memperoleh rezeki kpd Adam.

[Tambahan nemo : Karena kita semua dilahirkan dgn mewarisi dosa asal Adam & Hawa, maka kita turut pula menerima “hukuman sementara” yg diberikan Allah kpd Adam Hawa]

Konsep 3

Hukuman sementara tetap diberikan meskipun dosa diampuni

Dasar Alkitabiah : 2 Sam 12 :13-14, Bil 14:13-23, Bil 20:12

Pengampunan dosa yg diberikan Allah membuat dihapuskannya kesalahan kita (kita dibenarkan dari kebersalahan oleh iman - Rom 3:28) disamping itu hukuman kekal (neraka) kita dihapuskan (Roma5:9). Namun tidak berarti kita bebas dari hukuman sementara. Daud diampuni kesalahannnya namun ia tetap dihukum Tuhan dgn kematian anaknya. Demikian jg dgn Allah yg mengampuni umat Israel namun tetap menghukum dgn tidak diijinkan Tuhan melihat tanah perjanjian. Musapun demikian. Ia tetap dihukum Tuhan dgn tidak diijinkan masuk tanah perjanjian kendati dosanya telah diampuni.

Kita jg saat ini akan tetap menjalani hukuman sementara akibat dosa meskipun dosa kita telah diampuni yaitu kita akan tetap mengalami kematian fisik. Kematian fisik sifatnya merupakan hukuman sementara karena kita akan mengalami kebangkitan tubuh (Dan 12:2).

Konsep 4

Tuhan memberkati sejumlah org sbg reward thd org lain

Dasar Alkitabiah : Kej 17:6-8,Rom 11:28, Mat 15:22-28

Seorg bapak yg hidupnya berkenan di hadapan Allah berdoa memohon kesembuahan anaknya. “Tuhan jika Aku telah hidup berkenan dihadapanmu,tolong sembuhkanlah anakku”. Disini Tuhan dpt saja menyembuhkan si anak sbg reward thd sang bapak yg hidupnya berkenan kepadaNYA. Si anak memperoleh berkat kesembuhan oleh reward Tuhan kpd sang bapak. Kisah yg hampir mirip tercatat dlm Alkitab ketika seorang ibu berusaha mendekati Yesus dan karena iman si ibu, anaknya memperoleh berkat penyembuhan.
Demikian jg dgn bgs israel yg memperoleh tanah perjanjian & menjadi bgs pilihan adalah sbg reward Allah kpd Abraham.

Konsep 5

Tuhan dpt mengurangi/membebaskan hukuman sbg reward Allah thd org lain

Dasar Alkitabiah : Kej 18:16-33, 1 Raja2 11:11-13

Allah berkata kpd Abraham bila di kota Sodom & Gomora ada sekian org benar, maka Allah tidak akan menjatuhkan hukuman atas kota itu dikarenakan org benar tsb. Jadi berkat jasa org benar (reward Allah kpd org benar), Allah tidak menjatuhkan hukuman atas suatu kota itu.
Demikian jg berkat jasa Daus (reward Allah kpd Daud), hukuman perpecahan kerajaan tidak terjadi pada masa Salomo yg telah berbuat jahat dihadapan Allah melainkan pada masa anaknya Salomo dan Allah tidak meninggalkan suku Yehuda sendiri tetapi memberikan suku Benyamin.

Konsep 6

Tuhan mengurangi/membebaskan hukuman melalui Gereja

Dasar Alkitabiah : Yoh 20:21-23, Mat 18:18

Indulgensi dimengerti sbg Gereja yg memberikan pembebasan hukuman sementara. Org yg berdosa yg meminta pengampunan kpd pastor akan diberikan hukuman sementara (penitensi/penitence). Pada masa Gereja perdana hukuman sementara/penitensi itu begitu berat, hukuman/penitensi dpt bertahun-tahun. Gereja mengajarkan bahwa si pendosa dpt menerima pengurangan hukuman/penitensi bila ia melakukan perbuatan2 berkenan kpd Allah dgn berbuat kasih & menunjukan perasaaan sesal thd dosa yg diperbuatnya. Gereja mengajarkan bahwa hukuman/penitensi seseorang dpt dikurangi atas jasa org lain (lihat konsep 5).
Kristus telah memberikan kuasa pengampunan dosa kpd para murid (Yoh 20:21-23). Jika Kristus dpt memberikan kuasa pengampunan dosa yg membebaskan seseorang dari hukuman kekal, betapa lebih dapatnya lg hal itu dilakukan thd hukuman sementara/penitensi.

[Tambahan nemo : Pengampunan dosa oleh Allah dpt dipandang sebagai bentuk reward Allah kpd ketaatan Kristus. dan reward Allah berkat jasa Kristus tsb nilainya tak terhingga. Harta reward Allah kpd Kristus tsb diberikan Kristus kpd Gereja dgn memberinya kuasa mengampuni & mengikat dosa. Salah seorang bapak Gereja mengatakan di dalam Gereja tersimpan harta yg tak terhingga yg terutama berasal dari jasa Kristus (reward Allah kpd Kristus) dan jg dari para kudus/martir. Gereja yg memiliki harta reward berlimpah tersebut dpt menggunakan harta reward tsb utk mengurangi/membebaskan pendosa dari hukuman sementara/penitensinya dgn tentunya si pendosa harus sungguh2 bertobat & menyesali perbuatan dosannya dan melakukan perbuatan2 kasih. salah satu perbuatan kasih tsb adalah berderma yg pada masa sblm terjadinya reformasi begitu digalakan oleh Gereja guna mendanai pembangunan Gereja

Ringkasan :
Seperti halnya Israel memperoleh status bangsa pilihan berkat jasa nenek moyang (reward Allah kpd nenek moyang)-Rom 11;28, maka Gereja sbg Israel baru memperoleh pengampunan dosa berkat jasa Kristus (reward Allah kpd Kristus)]

Konsep 7

Tuhan memberkati jiwa seorang Kristen sbg reward thd org Kristen yg masih hidup

Dasar Alkitabiah : 2 Makabe 12:42

Penjelasannya hampir sama dgn penjelasan dari konsep 5. Bahwa Allah dpt memberkati (mengurangi/menghapus) hukuman sementara jiwa org Kristen yg ada di Api penyucian sbg reward Allah thd org lain. Disini para sanak keluarga yg melakukan perbuatan yg berkenan di hadapan Allah dan yg memohon agar jiwa saudara mereka dibebaskan dari hukuman api penyucian dpt saja dikabulakan Tuhan sbg bentuk reward Allah kpd sanak keluarga tsb.

nambah dikit:

luther juga mengakui indulgensia, api penyucian, dan pemanggilan orang2 kudus kok…

lihat saja di http://id.wikipedia.org/wiki/Martin_Luther

salam

ond32lumut :afro:


Pandangan saya tentang Daud, Adam dan hawa dll:

Kita tidak tahu apakah Adam dan Hawa akhirnya masuk surga atau tidak. Setahu saya alkitab tidak memberi informasi masalah ini.

Hukuman Daud anaknya tetap mati tapi, Musa tidak boleh kekanaan. menurut pandangan saya ini peringatan bagi kita2 untuk hati2. Namun cerita2 itu tidak memberi informasi adanya purgatory setelah orang mati jasmani.

Saya juga tidak pernah dengar ayat2 yang mengatur bahwa kalau Pope boleh mengurangi masa purgatory tidak terbatas, bishop mulai Pope Innocent dibatasi kalau tidak salah setahun saja dll.

Yesus punya Kredit tidak terbatas untuk mengurangi purgatory dan cukup untuk semua orang. Jadi kenapa itu tidak digunakan saja?

Jackson…

Kita tidak tahu apakah Adam dan Hawa akhirnya masuk surga atau tidak. Setahu saya alkitab tidak memberi informasi masalah ini.

Sering ditanyakan (terkadang oleh muslim) bahwa jika syarat Keselamatan adalah melalui iman kpd KRISTUS, bagaimana dgn org2 pra-KRISTUS (org2 PL) dpt diselamatkan? Thd pertanyaan ini jawabannya adalah bahwa org2 PL telah mengimani akan adanya mesias yg akan datang yg mengorbankan diriNYA utk menjadi tebusan bagi mereka. Org2 PL mengimani apa yg akan terjadi (berbeda dgn kita saat ini yg mengimani apa yg telah terjadi). Bagaimana org2 PL dpt mengimani ttg mesias yg akan menebus umat manusia? Karena sejak Adam & Hawa jatuh dalam dosa Allah telah mengungkapkannya. Kej 3:15 “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau & perempuan ini, antara keturunanmu & keturunannya. Keturunannya akan meremukan kepalamu, dan engkau akan meremukan tumitnya”. Ayat ini dikenal sbg injil paling awal (proto evangelium) ttg KRISTUS/mesias. Apakah Adam & Hawa yg telah diberikan wahyu akan datangnya Mesias in tidak percaya, I don’t think so…

Hukuman Daud anaknya tetap mati tapi, Musa tidak boleh kekanaan. menurut pandangan saya ini peringatan bagi kita2 untuk hati2. Namun cerita2 itu tidak memberi informasi adanya purgatory setelah orang mati jasmani.

Paparan yg saya tuliskan menunjukan adanya konsep bahwa dosa sekalipun telah diampuni, tidak membuat kita bebas dari hukuman sementara. Seorang penjahat kejam & selalu lolos dari penangkapan, 10 detik sebelum kematiaannya ia beriman kpd KRISTUS trus meninggal. Disini si penjahat tidak lgs masuk Surga. Ia harus "di-disiplin-kan dgn hukuman sementaranya di purgatori. Ia tidak ke neraka berkat imannya kpd KRISTUS, namun ia harus tetap mempertanggungjawabkan perbuataan jahatnya melalui hukuman semetara di purgatori.

Saya juga tidak pernah dengar ayat2 yang mengatur bahwa kalau Pope boleh mengurangi masa purgatory tidak terbatas, bishop mulai Pope Innocent dibatasi kalau tidak salah setahun saja dll.

Lihat kembali penjelasan saya pada konsep 6. Intinya Gereja dpt memberikan Indulgensi berkat reward jasa Kristus yg dimiliki oleh Gereja. Mengenai siapa yg memberikan, saya rasa itu masalah teknis-disipliner dan bukanlah masalah doktriner.

YESUS punya Kredit tidak terbatas untuk mengurangi purgatory dan cukup untuk semua orang. Jadi kenapa itu tidak digunakan saja?

Digunakan koq, tapi penggunaannya harus “bijaksana” dan tidak seperti “menghambur2kan uang ditengah jalan”. Jika ada seorang yg memiliki kekayaan hingga 7 turunan, tentu si org kaya tidak akan membagi2kan uangnya ditengah jalan. Si org kaya yg bijaksana akan melihat apakah si miskin memang layak dibantu atau tidak. Jika si miskin rajin dan anaknya rajin, yg seperti ini layak dibantu, sebaliknya jika si miskin bermalas2an yg seperti ini tidak layak diberi bantuan. Demikian pula Gereja dlm memberikan indulgensi. Gereja memberikan pengurangan/ bahkan pembebasan dari masa hukuman di purgatori bila si pendosa menunjukan tobat & sesal atas dosa2nya. Ada syarat2 guna memperoleh indulgensi tsb.

Menarik…dari ayat2 tersebut yang menghukum Tuhan sendiri bukan manusia. Ngomong2, Paus itu Tuhan atau manusia?

Yesus yang adalah Allah, yang datang sebagai manusia saja, tidak melakukan penghakiman dan penghukuman.

Yohanes 3
3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Salam ^-^

Bro Nemo Menulis:

Sering ditanyakan (terkadang oleh muslim) bahwa jika syarat Keselamatan adalah melalui iman kpd KRISTUS, bagaimana dgn org2 pra-KRISTUS (org2 PL) dpt diselamatkan? Thd pertanyaan ini jawabannya adalah bahwa org2 PL telah mengimani akan adanya mesias yg akan datang yg mengorbankan diriNYA utk menjadi tebusan bagi mereka. Org2 PL mengimani apa yg akan terjadi (berbeda dgn kita saat ini yg mengimani apa yg telah terjadi). Bagaimana org2 PL dpt mengimani ttg mesias yg akan menebus umat manusia? Karena sejak Adam & Hawa jatuh dalam dosa Allah telah mengungkapkannya. Kej 3:15 “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau & perempuan ini, antara keturunanmu & keturunannya. Keturunannya akan meremukan kepalamu, dan engkau akan meremukan tumitnya”. Ayat ini dikenal sbg injil paling awal (proto evangelium) ttg KRISTUS/mesias. Apakah Adam & Hawa yg telah diberikan wahyu akan datangnya Mesias in tidak percaya, I don’t think so…

Jackson:
Allah juga telah mengungkapkan pada Adam untuk tidak memakan buah pengetahuan baik dan jahat tapi ternyata Adam lebih memilih percaya pada Iblis.

Pengungkapan Allah tidak otomatis berarti dipercayai Adam.

Bro Nemo Menulis:
Paparan yg saya tuliskan menunjukan adanya konsep bahwa dosa sekalipun telah diampuni, tidak membuat kita bebas dari hukuman sementara. Seorang penjahat kejam & selalu lolos dari penangkapan, 10 detik sebelum kematiaannya ia beriman kpd KRISTUS trus meninggal. Disini si penjahat tidak lgs masuk Surga. Ia harus "di-disiplin-kan dgn hukuman sementaranya di purgatori. Ia tidak ke neraka berkat imannya kpd KRISTUS, namun ia harus tetap mempertanggungjawabkan perbuataan jahatnya melalui hukuman semetara di purgatori.

Jackson:
Ingat perumpamaan Tuhan pada pekerja kebun anggur ada yang bekerja dari pagi ada yang dua jam saja mereka mendapat upah yang sama.
Orang yang berbuat dosa dan dihukum oleh polisi itu wajar, namun alkitab tidak menyebut2 purgatory untuk menyucikan dosa kita. Yang disebut alkitab sebagai alat penyuci dosa kita adalah darah Yesus sendiri bukan melalui purgatory.

Bro Nemo menulis:
Lihat kembali penjelasan saya pada konsep 6. Intinya Gereja dpt memberikan Indulgensi berkat reward jasa KRISTUS yg dimiliki oleh Gereja. Mengenai siapa yg memberikan, saya rasa itu masalah teknis-disipliner dan bukanlah masalah doktriner.

Jackson:
Bro Nemo dibagian lain mengatakan penance harus melalui pastor tidak boleh menentukan sendiri penancenya, Kalau pemerintah memberi hukuman pun baru sah sebagai penance kalau melalui pastor.
Contoh: ada orang merampok lalu pergi ke pastor lalu disuruh menyerahkan diri ke polisi. Hukuman yang ditetapkan pengadilan ini sah sebagai penance. begitu bukan?

Kalau dia sendiri ke polisi tanpa perintah dari pastor maka hukuman yang dilakukan nanti tidak sah sebagai penance. Apa benar demikian?

Menarik...dari ayat2 tersebut yang menghukum Tuhan sendiri bukan manusia. Ngomong2, Paus itu Tuhan atau manusia?

YESUS yang adalah Allah, yang datang sebagai manusia saja, tidak melakukan penghakiman dan penghukuman

Adakah orgtua yg tidak pernah menghukum anaknya yg nakal? adakah guru yg tidak pernah menghukum muridnya malas? Andapun kelak jika menjadi ayah tentu akan menghukum anak anda yg nakal/malas. Si Anak tidak bisa menentang hukuman dari orgtua maupun guru dgn argumen bahwa papa, mama, pak/bu guru bukan Tuhan dan Yesus aja tidak menghukum, maka papa, mama & pak/bu guru ngak boleh menghukum saya.
Gereja (Paus, Uskup, pastor) disini berfungsi sbg “orgtua” rohani kita dan sbg “orgtua” tentu berhak menghukum jika kita si anaknya “nakal” (melanggar perintah Tuhan).

Jakson…

Allah juga telah mengungkapkan pada Adam untuk tidak memakan buah pengetahuan baik dan jahat tapi ternyata Adam lebih memilih percaya pada Iblis.

Bisa2 saja kamu menganggap Adam & Hawa tidak mengimani proto evangelium tsb, namun itu tidak membatalkan prinsip ttg bahwa dosa yg telah diampuni tidak membebaskan kita dari hukuman sementara.
btw : setauku protestan mengimani bahwa Adam & Hawa terselamatkan berkat proto evangelium tsb. Baru tau ada protestan yg beranggapan sebaliknya…

Ingat perumpamaan Tuhan pada pekerja kebun anggur ada yang bekerja dari pagi ada yang dua jam saja mereka mendapat upah yang sama. Orang yang berbuat dosa dan dihukum oleh polisi itu wajar, namun alkitab tidak menyebut2 purgatory untuk menyucikan dosa kita. Yang disebut alkitab sebagai alat penyuci dosa kita adalah darah YESUS sendiri bukan melalui purgatory.

Mereka menerima upah yg sama itu betul, dalam arti (korelasi dgn kasus) si peenjahat yg bertobat 10 detik sbg meninggal dgn para martir memperoleh upah yg sama yaitu Surga. Tp si penjahat tsb tetap harus didisiplinkan & mempertanggungjawabkan perbuatan dosannya. Dimana? Di Purgatori. Mengenai Alkitab yg tdk menyebut2 ttg purgatori, tersurat tidak, tp tersirat ya, dan diskusinya sdg berjalan di topik sebelah…jd jgn buru2 menyimpulkan bahwa Alkitab tidak menyebut ttg purgatory. Discussion is still in progress…

Bro Nemo dibagian lain mengatakan penance harus melalui pastor tidak boleh menentukan sendiri penancenya, Kalau pemerintah memberi hukuman pun baru sah sebagai penance kalau melalui pastor. Contoh: ada orang merampok lalu pergi ke pastor lalu disuruh menyerahkan diri ke polisi. Hukuman yang ditetapkan pengadilan ini sah sebagai penance. begitu bukan?

Kalau dia sendiri ke polisi tanpa perintah dari pastor maka hukuman yang dilakukan nanti tidak sah sebagai penance. Apa benar demikian?

Pergi ke pastor tidak semata2 utk mendapatkan penance. Yg jauh sangat penting dalam (sakramen) pengakuan dosa adalah absolusi (pelepasan ikatan dosa). Kenapa penting? Karena jika kita meninggal dgn masih memiliki dosa besar, konsekuensinya adalah neraka. Absolusi dimaksudkan melepaskan kita dari ikatan dosa (terpenting dosa besar). Saya tidak bilang bahwa jika si pembunuh lgs menyerahkan diri ke polisi trus ia dihukum tanpa sebelumnya pergi ke pastor maka hukuman yg diterimanya tidak sah sbg penance. Meskipun ia dihukum tp jika ia tidak pergi ke pastor utk mendapatkan absolusi (pelepasan dari ikatan dosa), maka jika si pembunuh tsb mati, konsekuensinya adalah neraka.

Bisa2 saja kamu menganggap Adam & Hawa tidak mengimani proto evangelium tsb, namun itu tidak membatalkan prinsip ttg bahwa dosa yg telah diampuni tidak membebaskan kita dari hukuman sementara.
btw : setauku protestan mengimani bahwa Adam & Hawa terselamatkan berkat proto evangelium tsb. Baru tau ada protestan yg beranggapan sebaliknya…

Yang lain sudah saya tanggapi didiskusi sebalah.
Saya tidak mengatakan Adam tidak diselamatkan atau juga tidak mengatakan Adam diselamatkan. Saya tidak berani menafsirkan apa2 kalau alkitab tidak mengatakan. Dan alkitab setahu saya tidak mengatakan apa2 tentang apakah Adam diselamatkan atau tidak. Karena dasar saya adalah alkitab.

Ini pemahaman Alkitab murni atau penalaran logika yang dipaksakan? ^-^

Mana ayat yang mengatakan yang mengatakan bahwa Paus adalah “orang tua rohani” dan berhak menghukum mewakili Tuhan?

Ada juga perintah tunduk kepada pemerintah dan pemerintah berhak menghukum secara sosial. ^-^

I Petrus 2
2:13. Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi,
2:14 maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik.

Salam

Ini pemahaman Alkitab murni atau penalaran logika yang dipaksakan? ^-^

Mana ayat yang mengatakan yang mengatakan bahwa Paus adalah “orang tua rohani” dan berhak menghukum mewakili Tuhan?

Karena Paus (Yoh 21:15), para uskup, para imam (1 Pet 5:1-2) adalah gembala2 yg ditugaskan utk menggembalakan umat Tuhan (domab2NYA).

Mengapa gembala dpt disebut sbg “orgtua”? Karena gembala menjalankan fungsi layaknya orgtua thd anak yaitu memberika pendidikan/pengajaran, nasehat, teguran,termasuk hukuman bila nakal (melanggar peraturan Tuhan).

Sama seperti mengapa guru dpt disebut sbg orgtua kita di sekolah? Karena guru menjalankan fungsi2 ke-orgtua-an. Guru mendidik & mengajar, memberi nasehat, memberi teguran dan bila perlu hukuman bila kita nakal & malas.

Itu namanya penalaran bukan pemahaman dari Alkitab murni. Pemahaman dari Alkitab murni berdasarkan pernyataan yang jelas2 tertulis di dalam Alkitab. ^-^

Salam

yup! tektual saja/ literal… alkitab ga perlu dinalar karena sudah jelas, tegas!
solacriptura!!!

bro mesti ingat bahwa memahami Alkitab yg sama persis bisa memunculkan beraneka ragam pemahaman(interpretasi) protestanlah buktinya… :slight_smile:

dan, tingkat kemampuan pemahaman itu berbeda2…

sanggah saja bro pemahaman ala nemo itu, biar ga subyektif…

salam :slight_smile:

ond32lumut :afro:


Yesus yang sebagai gembala, datang ke dunia bukan untuk mengadili dan menghukum, bagaimana mungkin Paus melebihi otoritas Yesus? Atau Paus bukan wakil Yesus? Jadi wakil siapa?

Yohanes 12
12:47 Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.

Salam

Itu namanya penalaran bukan pemahaman dari Alkitab murni. Pemahaman dari Alkitab murni berdasarkan pernyataan yang jelas2 tertulis di dalam Alkitab. ^-^

Sebab aku, sekalipun secara badani tidak hadir, tetapi secara rohani hadir, aku–sama seperti aku hadir–telah menjatuhkan hukuman atas dia, yang telah melakukan hal yang semacam itu (1 Kor 5:3)

YESUS yang sebagai gembala, datang ke dunia bukan untuk mengadili dan menghukum, bagaimana mungkin Paus melebihi otoritas YESUS? Atau Paus bukan wakil YESUS? Jadi wakil siapa?

Besok kalo punya anak, dan anaknya malas & nakal, kamu sbg ortu ngak boleh menghukum anakmu. Apa sebabnya? Karena kamu bukan Tuhan, Yesus yg adalah Tuhan saja tidak menghukum. Apa kamu melebih Yesus?

Berbeda dengan rekan Katolik, kalau di Kristen (minimal pemahaman saya pribadi sbg Kristen), kita tidak menganut sisten wakil Tuhan untuk penghukuman atau pengampunan dosa. Jadi dalam gambaran anak-bapak, murid guru, secara gamblang dan jelas anak…>kita, bapak…>Tuhan, kalau kita(anak) nakal, yang menghajar (mengajar) adalah Bapak (Tuhan). Demikian pula dengan pengampunan dosa, jika kita bersalah dan berdosa, kita memohon ampunan bukan kepada wakil Tuhan (pastor/Uskup/Kardinal/Paus), tetapi kepada Tuhan.

Dalam penggambaran sebagai orang tua dan anaknya, pendeta/gembala sidang itu ibaratnya pengasuh anak. Pengasuh anak bertanggung jawab untuk menjaga anak-anak di keluarga itu sebaik-baiknya, kalau ada anak yang nakal di tegur, dinasihati, tetapi tidak bisa pengasuh anak ini melebihi wewenangnya sebagai pengasuh anak, Mis. ada anak ayang nakal, terus digampar, atau bahkan diusir keluar dari rumah keluarga itu. Atau ada anak yang jual TV bapaknya, kemudian si pengasuh bilang, " ya udah kamu saya ampuni…", tidak bisa begitu, pengasuh berkewajiban supaya anak-anak itu tidak nakal, pengasuh berkewajiban supaya anak tidak jual TV bapaknya, pengasuh harus berusaha agar anak-anak di dalam keluarga itu menjadi anak yang baik, sopan, tidak nakal, rajin belajar dst.

GBU

1 Kor 5
5:1. Memang orang mendengar, bahwa ada percabulan di antara kamu, dan percabulan yang begitu rupa, seperti yang tidak terdapat sekalipun di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, yaitu bahwa ada orang yang hidup dengan isteri ayahnya.
5:2 Sekalipun demikian kamu sombong. Tidakkah lebih patut kamu berdukacita dan menjauhkan orang yang melakukan hal itu dari tengah-tengah kamu?
5:3 Sebab aku, sekalipun secara badani tidak hadir, tetapi secara rohani hadir, aku–sama seperti aku hadir–telah menjatuhkan hukuman atas dia, yang telah melakukan hal yang semacam itu.
5:4 Bilamana kita berkumpul dalam roh, kamu bersama-sama dengan aku, dengan kuasa YESUS, Tuhan kita,
5:5 orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan YESUS kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.
5:6 Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan?
5:7. Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu KRISTUS.
5:8 Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

5:9. Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul.
5:10 Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini.
5:11 Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.
5:12 Sebab dengan wewenang apakah aku menghakimi mereka, yang berada di luar jemaat? Bukankah kamu hanya menghakimi mereka yang berada di dalam jemaat?
5:13 Mereka yang berada di luar jemaat akan dihakimi Allah. Usirlah orang yang melakukan kejahatan dari tengah-tengah kamu.

Kalau mau mengambil ayat2 Alkitab, baca yang lengkap. ^-^
1 Kor 5:5, siapakah yang menghukum? Bentuk hukuman apa yang dilakukan oleh Paulus? Anjuran apa yang diberikan kepada Paulus kepada jemaat Korintus?
Harus dimengerti bahwa di dalam jemaat Korintus bercampur dengan orang2 “pembuat kejahatan moral (percabulan)”. Yang disarankan Paulus adalah bukan memberikan hukuman kepada orang2 yang melakukan kejahatan moral, tetapi memerintahkan jemaat Korintus untuk tidak bercampur dengan orang2 demikian. Jangan salah kaprah memakai ayat itu untuk mengijinkan seseorang menghukum dan menghakimi!


Keluaran 20
20:12. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Keluaran 21
21:15 Siapa yang memukul ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati.

Keluaran 21
21:17 Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya, ia pasti dihukum mati.

Efesus 6
6:1. Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.

Kolose 3
3:20 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.

I Timotius 5
5:4 Tetapi jikalau seorang janda mempunyai anak atau cucu, hendaknya mereka itu pertama-tama belajar berbakti kepada kaum keluarganya sendiri dan membalas budi orang tua dan nenek mereka, karena itulah yang berkenan kepada Allah.

Amsal 1
1:8 Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu

Amsal 4
4:1. Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian,

Amsal 13
13:1. Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengarkan hardikan.

Amsal 15
15:5. Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak.

Amsal 23
23:13 Jangan menolak didikan dari anakmu ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan.
23:14 Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati.


Ada perintah untuk berbakti kepada orang tua bukan kepada Paus. Ada perintah orang tua untuk memukul anaknya dengan rotan agar dapat menyelamatkan nyawanya.

Menggeneralisasi Paus seperti orang tua adalah lelucon yang dipaksakan. ^-^

Salam

Kalau mau mengambil ayat2 Alkitab, baca yang lengkap. ^-^ 1 Kor 5:5, siapakah yang menghukum? Bentuk hukuman apa yang dilakukan oleh Paulus? Anjuran apa yang diberikan kepada Paulus kepada jemaat Korintus?

Paulus menghukum si pembuat cabul (1 Kor 5:3). Apa hukuman tsb? Dikeluarkan dari jemaat (istilah katolik : Ekskomunikasi). Gereja Katolik (dalam kasus2 berat) dpt memberikan hukuman ekskomunikasi. Jadi anggapan bahwa Gereja (Paus, uskup, pastor) tidak bisa memberikan hukuman (karena mereka bukan Tuhan sedangkan Yesus yg adalah Tuhan tdk menghukum) TERBANTAHKAN !!!.

Keluaran 20 20:12. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. Keluaran 21 21:15 Siapa yang memukul ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati. Keluaran 21 21:17 Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya, ia pasti dihukum mati. Amsal 1 1:8 Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu Amsal 4 4:1. Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian, Amsal 13 13:1. Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengarkan hardikan. Amsal 15 15:5. Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak. Amsal 23 23:13 Jangan menolak didikan dari anakmu ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan. 23:14 Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati.

Kalau kamu mengutip ayat2 PL, maka seperti telah saya tunjukan bahwa org2 PL yg berdosa pun dihukum Tuhan. Daud dihukum Tuhan dgn kematian anakNYA, Musa yg dihukum Tuhan dgn tidak diizinkan masuk tanah Perjanjian. Masalah timbul ketika kamu mengatakan (Paus, Uskup, Pastor) tidak berhak menghukum karena bukan Tuhan sedangkan Yesus yg adalah Tuhan pun tidak menghukum. Jika berangkat dari logika seperti ini, maka ortu/guru di sekolahpun tidak berhak menghukum karena ortu/guru bukan Tuhan sedangkan Yesus yg adalah Tuhan pun tidak menghukum.

Budiman…

Berbeda dengan rekan Katolik, kalau di Kristen (minimal pemahaman saya pribadi sbg Kristen), kita tidak menganut sisten wakil Tuhan untuk penghukuman atau pengampunan dosa.

Baca Yoh 20:21-23.

kalau kita(anak) nakal, yang menghajar (mengajar) adalah Bapak (Tuhan). Demikian pula dengan pengampunan dosa, jika kita bersalah dan berdosa, kita memohon ampunan bukan kepada wakil Tuhan (pastor/Uskup/Kardinal/Paus), tetapi kepada Tuhan.

Baca : Yoh 20:21-23, 1 Kor 5:3-5.

Dalam penggambaran sebagai orang tua dan anaknya, pendeta/gembala sidang itu ibaratnya pengasuh anak.

Knp tidak diibaratkan sbg orgtua (orgtua rohani)?

La…la…la…tujuan orang tua dan guru menghukum bukan untuk menghapus dosa. Orang tua dan gurupun tidak berkuasa menghapus dosa. ^-^ Lalu tujuan “hukuman” dalam Katolik itu apa?

Paulus menghukum dengan cara “tidak menghukum”, yang ia perintahkan bukan kepada orang tidak percaya yang berdosa tetapi kepada orang2 percaya. ^-^

1 Kor 5:13 Mereka yang berada di luar jemaat akan dihakimi Allah. Usirlah orang yang melakukan kejahatan dari tengah-tengah kamu.

Kalau gereja menghukum siapa? Orang tidak percaya yang berdosa atau orang percaya yang berdosa?

Salam