Ke Gereja Pake Peci ?

saya mau nanya. orang2 Kristen terutama di daerah pelosok (GKJW misalnya) kok ada yg ke gereja pake peci kek yg satu ini ya ?

http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2011/12/mojowarno4-300x199.jpg

ada yang tau kenapa ?

Ya tidak apa-apa. Artinya, mereka orang Indonesia. Peci itu ciri-ciri Indonesia, bukan keyakinan tertentu

Salam

lho… padahal banyak banget orang ke gereja pake jas & dasi lho…

itu kan sama aja dgn orang pake peci…

dimana jas dan dasi adalah produk kebudayaan eropa…

sementara Yesus & para rasul sendiri TIDAK PERNAH pakai jas & dasi lho…
dan TIDAK TERTULIS di ALKITAB PULA…
ehehe…

Pakai peci gak apa-apa.
jangan gak pakai celana ya! bahaya

GBU

Mungkin karena yang memberitakan Injil ke sini adalah orang Eropa.
Pemberitaan Injil selalu bersinggungan dengan budaya manusia. Menurut saya sih tidak apa-apa, selama budaya yang diambil tidak bertentangan dengan Firman Tuhan (misalnya budaya menyembah nenek moyang, dll).

Salam

lha, kalo gitu, terus peci itu asal muasalnya apaan donk kalo bukan dari keyakinan tertentu ?

gak apa-apa sih gak apa-apa

cuman ya kenapa kok pake peci ? apa mungkin dia salah satu kepala wilayah seperti RT, RW, Lurah, Camat, atau Bupati misalnya ? (kebetulan ane jadi inget foto gubernur di Indonesia Timur atau walgub Ahok yg walaupun non-Islam tp dlm kesempatan tertentu pake peci)

Produk budaya.

Begini yang saya dapat dari Wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Songkok

Songkok came to be associated with Islam in Malaysia and the Philippines, while in Indonesia the peci is also associated with the nationalist secular movement
Jadi identik dengan Islam karena lebih banyak digunakan oleh orang Islam.

Salam

gak apa2 bro, itu budaya Indonesia, saya juga pernah pake peci, emangnya ada yg salah dengan peci?
lagian kakek itu kelihatan nya (menurut saya) sayang sama Tuhan Yesus, tuh liat aja si kakek, emang bro gak sayang liat orang tua seperti itu?
trus, zaman Yesus perempuan juga pakai penutup kepala seperti jilbab, ada yang salah dengan hal itu?

malahan yg ‘ANEH’ bagi saya adalah kenapa kursi di sekitar kakek itu KOSONG? apa dia sengaja dijauhi atau bagaimana? saya justru merasa aneh pada jemaat disitu, bukan pada kakek itu

ada yang tau kenapa ?
mungkin kakek itu eks-pejuang, jadi Nasionalisme sama bangsa ini sangat besar, saya malah BANGGA sama kakek itu. :afro: dah kakek

apakah dilarang, kl ada org dari agama lain yg ingin cari Tuhan dtg ke gereja dengan atribut mereka ? nantinya akan ada kejadian sama spt mahatma gandhi kl kyk gt…

wagub jkt, basuki, pernah kok pake peci

Betul tuh, Peci hanya budaya saja… ga apa-apa juga kalau ke Gereja pake peci… lagian siapakah kita yang men-“judge” orang lain yang mao beribadah menurut atribut pakaiannya ?

betul mas…
sampai-sampai salah kaprah dikiranya Kristen itu identik dgn Budaya EROPA… ehehe…

gereja aja identik dengan bangunan eropa yah?

ehehe…

Setahu saya pakai peci, maupun blangkon untuk adat jawa atau sunda, tidak ada yang melarang.

Hanya pada waktu konsekrasi, yaitu roti dan anggur menjadi tubuh dan darah Yesus, semua topi, peci, maupun topinya uskup, paus, yang bulat nempel dikepala itu, semuanya harus dibuka.

Kecuali kutu, biarin aja dech nempel di kepala susah nyarinya. Gak keburu :slight_smile:

GBU

Penggunaan peci sebagai bagian dari pakaian resmi dipelopori oleh presiden pertama RI Soekarno. Pada suatu rapat Jong Java di Surabaya pada tahun 1921 Bung Karno mencetuskan ide mengenai pentingnya sebuah symbol bagi kepribadian bangsa Indonesia. Karena itulah Bung Karno lalu memperkenalkan pemakaian peci yang kemudian menjadi identitas resmi bagi partainya yaitu PNI (Partai Nasional Indonesia). Dan karena popularitas Soekarno-lah sehingga kemudian pemakaian peci begitu memasyarakat di Indonesia. (ref: Intisari; Wikipedia; Brunai Times/ill: fashion.dinomarket.com)

Peci menurut Bung Karno sudah menjadi simbol dari kepribadian Indonesia, jadi gak ada salahnya kalau waktu ke Gereja pake Peci. Dan orang yang pake Peci ke Gereja bisa juga karena sudah menjadi kebiasaan atau dia merasa Peci merupakan baju resmi sama seperti Batik.

Shallom,
Kakek ybs masih hidup kah ? if necessary perlu di confirm langsung saja ke beliau berikut bukti KTP seumur hikayat hidupnya & surat babtis asli supaya ndak ada jawaban duga dugi praduga/i :smiley:

Mau peci, sarung, kerudung, no problemo … di jkt ada gereja betawi yg begono ‘busananye’ … pan asal jgn bawa serta & m’gunakeun sajadah en mukenah saja during pendeta kotbah kali yak :rolleye0014:

memangnya kalo mau ke gereja or lebih spesifik aja, kalo mau ikut Yesus itu KTP nya kudu tertulis AGAMA : KRISTEN ?
dan ada Surat Babtis nya ya ?

Iya, di Indonesia sampai seperti itu. Padahal bangunan gereja di timur tengah katanya mirip dengan masjid.
Yang menyedihkan, Kristen Ortodoks Syria di Indonesia malah dituduh meniru Islam supaya bisa memurtadkan dengan lebih mudah. Padahal jauh sebelum Islam masuk Indonesia, di Kristen Ortodoks Syria sudah ada sholat, pembacaan kitab seperti mengaji, dll.

Kembali ke peci, biarlah yang terjadi seperti itu. Jika ada muslim yang mengatakan peci adalah milik mereka, biarkan saja. Tapi jangan sampai gereja alergi dengan peci, sebab peci tidak mewakili keyakinan tertentu.

Salam

Dear broman manweljs,
[Pardon me TS & mod, permisi bila OOT, hope may dianggap intermezo pun boleh :)]

IMHO, tidak perlu ilmu kudu utk mau ke gereja/mau ikut Yesus, coz ngeri itu bisa dead in advance kena ilmu kudu-nya dukun2

#mau ikut_sudah ikut Yesus, beda/sama ? :azn:
IMHO (lg):

whosoever yg brstatus mau ikut: bisa jadi (masih) as ‘ilegal follower’, bisa jadi sudah ‘legal’ tapi terselubung wqwq

whosoever yg berstatus sudah ikut: dipastikeun sudah jadi ‘legal follower’ & tidak lagi brniat / trpaksa / dipaksa MENYELUBUNGKEUN dirinya-iman percayanya-statusnya di HADAPAN siapapun, baik di depan manusia-hukum-bangsa-negara maupun di hadapan Tuhan :happy0062:

BTT:
masalah peci (atribut busana) dan secarik legalitas KTP, ndak menjamin status kebenaran keimanannya legal or ilegal or pura2 or terpaksa or dipaksa, IF NECESSARY (like iSaid) bagi TS utk mengetahuinya tuntas monggo bisa di confirm ke ybs barangkali, statement dari mulut ybs :smiley:

IMHO (lg_closing): idealnya sih kalau memang sudah mantap m’gunakeun freewill bijak berhikmatnya terima panggilan warisan kekekalan ya dilengkapi semua qualifications tercatat maupun tak tercatatnya, biar ndak ditemukeun ‘cacat administrasi & hukum’ dunia maupun hukum Kerajaan Sorga, tak bercacatcela di hadapanNya kelak bila tiba saat m’hadap grakk punya HAK JAWAB ^!^
Demikian, semoga berkenan, mohon dikoreksi & disempurnakeun :slight_smile:

JBus

jadi anda membeda2 kan yg mau dengan yg sudah?
OK…memang beda sih anda yang sudah dengan kakek itu (misalnya) yang mau

soalnya setahu saya Yesus lebih mencari yang mau daripada yang sudah tuh :coolsmiley:
contohnya saya,
saya dari lahir Kristen dan di Babtis saat masih kagak tau apa2,
tapi sampe setahun lalu saya cuma AGAMA Kristen, bukan Kristen, jadi mau nya saya baru setahun lalu, sedangkan sudah nya saya dari kecil, gimana tuh?
mana yg berkenan pada Bapa?
yg mau apa yang sudah ?