Ke gereja tapi seperti tak ke gereja

saya seorang pemuda d sala satu gereja

saya biasa ke gereja umum tapi ga tau kenapa ada pangilan buat ke gereja pemuda

tapi saya ke gereja umum / pemuda merasa sama saja
sama saja yang saya maksut adalah tidak mendapat apa2 jadi kegereja ya kegereja terus pulang

waktu saya ke gereja umum dan pemuda saya melihat org kok sampai nangis ada yang g nangis tapi mendalami
sedang gw tidak terjadi apa2

dan saat ini saya memutuskan untuk tidak ke pemuda lagi jadi kembali ke asal hanya pemuda karena saya merasa hanya buang waktu percuma (melakukan kegiatan yang tanpa arti)

jadi sebaiknya apa yang gw lakukan ya saat ini gw sempat berpikir mending ga usa ke gereja juga deh (gereja umum)

karena gw ga bisa seperti org2 yang gw liat

(gw perna si sampai menangis dan jiwa saya rasanya tergerak itupun dalam kedaan gw yang paling susah setelah lepas dari rasa susah itu dah rasanya ke gereja juga hampa)

jadi apa si sebaiknya gw lakukan apa jalan yang saya lakukan sudah benar untuk lebih memilih tidak ke gereja??(daripada di liat org ke gereja tapi gta berubah)

Dear Yeiyei,

Pengalaman saya dulu mungkin mirip dengan Yeiyei, jadi saya berbagi cerita sedikit.

Dulu saya kegereja dengan sikap yang salah, yaitu saya datang dengan target untuk mendapatkan sesuatu. Ternyata setelah bertahun-tahun beribadah dengan hati yang tawar dan hampa saya sadar bahwa sikap tersebut salah. Dua hal yang salah:

  1. Beribadah semestinya bukan untuk mencari sesuatu untuk diri, tapi suatu sikap dengan kerendahan hati datang menghadap Raja segala raja yang maha besar, kita datang dengan sikap hormat dan bersyukur karena kita yang sangat kecil diijinkan Tuhan datang kerumahnya. Kita juga datang untuk menyembah dia sebagai Allah yang besar. Dia layak menerima segala pujian kita. Kita datang karena kita rindu mendengar suara Bapa kita. Jadi kita dalam ibadah berperan aktif untuk menyenangkan Tuhan bukan berperan pasif menunggu Tuhan untuk memberikan kita sesuatu.

  2. Pengalaman rohani yang biasa kita harapkan dalam ibadah adalah terkadang sebatas perasaan enteng, perasaan teranglat perasaan menangis dsb. Dengan mengalami hal-hal seperti itu kita merasa ibadah kita berhasil. Tapi apa gunanya bila itu tidak membawa kita lebih bertumbuh. Carilah pengalaman Rohani yang sejati. Dengar baik-baik firman Tuhan yg diberitakan, apa yang bisa mengkoreksi kita, apa yang menegur kita. Apa yang bisa merubah kita.

Intinya datang pada Suatu ibadah jangan menjadi penonton, yang menantikan pertunjukan yang menyenangkan hati. Datanglah sebagai ‘performer’ yang siap menyenangkan hati Tuhan yang sedang menikmati ibadah yang seang kita persembahkan.

Salam

Gereja adalah orang2 yang percaya TUHAN YESUS dan hidup menurut kehendak TUHAN YESUS.
Gereja di Surga adalah orang2 Kristen Kudus yang memuji menyembah TUHAN YESUS di Surga.
Gereja di dunia adalah orang2 Kristen bertujuan sama seperti gambaran dari Gereja di Surga.

orang2 Kristen ke Gereja untuk memuji menyembah TUHAN YESUS dan dengar Firman_TUHAN.

roh2jahat mencegah orang2 Kristen ke Gereja supaya tidak memuji menyembah TUHAN YESUS.
roh2jahat menghasut orang2 Kristen tidak ke Gereja supaya tidak mendengar Firman_TUHAN.
roh2jahat ingin jatuhkan orang2 Kristen buatdosa tidakhidup menurut kehendak TUHAN YESUS.

Betul, tetapi hati-hati, roh-roh jahat juga menghasut orang-orang Kristen ke gereja palsu supaya disesatkan…

Ternyata sama dengan diriku terkadang sayapun juga demikian…terkadang kegerja tapi seperti tidak kegereja. Tetapi terima kasih ya dengan masukan teman-teman yang saya baca saya bisa menyadarinya. Thanks all GBU :afro:

tidak usah iri brooo…
sebenarnya yang terjadi hanya TUHAN yang tahu… sebab TUHANlah pemilik jiwa… mereka menangis ada yang benar2 menangis karena kedatangan TUHAN, ada yang menangis karena sesal, ada yang menangis karena pura2… demikian juga dengan yang terlihat meresapi… bukan berarti iman anda tidak sebaik mereka… kehampaan yang dirasakan oleh anda… itu adalah suatu bentuk keminderan yang anda rasakan karena anda tidak seperti mereka… bukan berarti anda tidak ke gereja lagi hanya gara2 demikian… namun yang pasti selidikilah diri anda sendiri… apa yang ingin anda cari untuk memenuhi rasa lapar/kekosongan dari jiwa anda…??? itu yang terpenting… tidakkah anda tertarik/ rindu begitu mendalam untuk mencari kerajaan ALLAH… tidakkah anda tertarik untuk mencari TUHAN…??? rasa lapar itu perlu dipuaskan dengan makanan roh yang baik… janganlah berhenti mencari … di gereja maupun di luar sana… sebab firman TUHAN itu ada di mana2 bahkan tidak anda sadari… hanya perlu … sedikit lebih sabar… buka hati… dan perhatikan apapun yang ada disekitar anda…

Semoga bermanfaat…
TUHAN YESUS memberkati…

Salah besar jika masbro bilang tidak mendapat apa-apa. Bahkan ada seorang kristen insomnia (susah tidur) yg bilang kalo dia cuma bisa tidur dengan pulas jika sedang beribadah di gereja. Ini cuma sebagai perbandingan saja ya.

Ane tidak mo komen soal kerohanian karena tidak kenal sama masbro tapi ane ada sedikit saran. Sama seperti masbro, ane juga sering mengalami “kebosanan” dalam ibadah gereja (anggap saja sama seperti yg masbro bilang, ke gereja tapi seperti tak ke gereja). Mengikuti saran seorang sohib, ane lantas melakukan “perjalanan rohani” ke gereja lain tetapi tetap beribadah di gereja lokal di hari minggu yg sama dgn jam yg berbeda. jadi, misalkan ane beribadah di gereja lokal pd pagi hari, sore harinya ane berkunjung ke gereja lain. Tidak terikat dengan satu gereja tapi banyak gereja dengan denominasi yg berbeda-beda. Di sini ane sering mendapatkan sesuatu yg belum pernah (bahkan mungkin tidak pernah) ane dapatkan di gereja lokal baik dalam pelayanan maupun pengajaran.

Jika saran ane sebelumnya mungkin agak “berat” buat masbro maka saran berikutnya adalah cobalah untuk menghadiri KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) atau seminar rohani yg tidak diadakan di gereja alias bersifat umum. Sesuai dengan namanya, KKR biasanya mengajak jemaat yg hadir untuk kembali kepada kasih mula-mula (biarlah rohmu menyala-nyala untuk melayani Tuhan) sedang seminar biasanya membahas secara detil dan lebih mendalam tentang firman Tuhan. Mungkin masbro termasuk orang yg haus akan pengetahuan firman yg lebih mendalam dan rindu akan pengungkapan-pengungkapan rahasia-rahasia alkitab.

Terakhir, sebagaimana Saul yg datang kepada Nabi Samuel, Daud kepada Imam Abyatar & Imam Zadok dan Salomo kepada Imam Zadok untuk meminta nasihat atau curhat untuk suatu masalah, mungkin ada baiknya masbro datang kepada seseorang yg dewasa rohani menurut masbro untuk sekedar curhat dan meminta nasihat. Apa pun nasihatnya, suka tidak suka, terima saja dulu dan jangan dijadikan perdebatan.

Kalo masih belum sreg dengan saran-saran ane yg diatas, yah pada akhirnya kembali kepada hubungan pribadi antara masbro dengan Tuhan. Siapakah Tuhan itu dalam hati masbro? Apakah Dia layak disembah dalam sebuah ibadah di gereja? Hanya masbro yg bisa menjawabnya.

boleh kasih masukan, kayanya nih masbro lagi bosen rutinitas ibadah. ikut aja dulu P.A/ apa aja ke kegiatan yang bersifat dialog dulu yang ada digereja anda, mungkin didalam acara itu anda dituntut lebih aktif. semoga setelah itu anda bisa merasakan kerinduan beribadah.