Kebiasaan berdoa yang bisa mengubah hidupmu

Kadang-kadang aku bertanya-tanya bagaimana hidup ini sebelum adanya penemuan telepon, email dan pesan teks. Sebagian besar sejarah yang tercatat terjadi sebelum ledakan komunikasi saat ini yang telah mencapai sudut terjauh dari dunia kita.

Ironisnya, bagaimanapun hebatnya sistem komunikasi yang ada saat ini, tidak ada alat atau applikasi untuk membantu kita berkomunikasi dengan Tuhan selain doa. Bahkan di saat-saat kita berhenti sejenak untuk berdoa, kita sering kehabisan kata kata. Kita merasa tidak berdaya dan bertanya-tanya apakah mungkin kita hanya tidak memiliki karunia pendoa.

Saya sudah menjadi Kristen sejak saya masih muda, dan saya selalu merindukan untuk tumbuh dalam doa. Saya ingat beberapa kali dalam perjalanan kekristenan saya ketika saya sudah merasa puas dengan kehidupan doa saya. Saya sudah membaca buku-buku tentang doa dan mencoba untuk mencapai kehidupan doa yang efektif, tapi dalam hati saya tetap merasa ragu bahwa kebiasaan saya berdoa menjadi bagian penting dari kehidupan rohani saya.

Namun baru-baru ini, saya menemukan kebiasaan doa yang telah meniupkan perubahan dalam hubungan saya dengan Tuhan.

Doa tertulis
Saya sudah mendorong kehidupan doa saya dengan menuliskan doa-doa saya dan jawaban yang saya terima. Seluruh bagian dari jurnal doa saya dibagi menjadi dua kolom: “Doa” dan “Jawaban.” Saat saya berdoa, saya menuliskan hal-hal tertentu yang saya minta kepada Tuhan di kolom sebelah kiri. Pada waktu berdoa akan mengulangi doa-doa yang sama dan ketika Tuhan menjawab, saya mencatat jawaban-jawaban di kolom sebelah kanan.

Saya telah melihat Tuhan menggunakan kebiasaan sehari-hari ini untuk memperkuat iman saya. Saya telah menemukan bahwa Allah sering menjawab doa-doa saya lebih sering daripada yang saya duga. Melalui jurnal doa saya sering meminta saya untuk berhenti sejenak dan berterima kasih kepada Tuhan atas jawaban doa-doa saya. Ketika saya merasa seperti Tuhan tidak menjawab doa2 saya, saya melihat kembali melalui catatan saya jawaban-Nya.

Mengingat jawaban2 doa saya
Namun demikian janganlah bersukacita 2 karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga (Lukas 10:20). Tuhan sudah menjawab doa2 saya melalui perkawinan, kehamilan, kebutuhan keuangan terpenuhi, perjalanan yang aman, penyembuhan, dll, Berkat jurnal doa saya, saya diingatkan bahwa Tuhan sangat mengasihi kita dan selalu menjawab doa2 kita sesuai dengan kebutuhan kita dan kehendakNya.

Jurnal doa melatih hati kita untuk mencari dan berharap kepada Tuhan, mulai sekarang sediakan jurnal dan mulai menuliskan doa-doa Anda dan jawaban Tuhan didalamnya. Tuhan sangat mengasihi kita dan selalu menjawab doa anak-anak-Nya maka dari itu nyatakanlah semua keinginanmu dalam doa baik dalam perkara2 besar dan perkara2 kecil Tuhan dengan setia akan mendengarkan permohonan kita.