Kegalauan Hati ...3

Syalom…
Saya hendak bertanya kepada anda sekalian…
Untuk menjadi seorang PENDETA kenapa harus memerlukan IJAZAH ???
Sementara kita tahu bahwa untuk memperoleh IJAZAH itu memakai biaya…
Dan membicarakan masalah BIAYA, pasti anda tau apa yang akan terjadi…

pakai ijasah boleh, tidak pakai juga “no problem”…tinggal pilih aja.
soal ga da biaya, tentu ada program beasiswa juga… :afro:
itu kenyataan yang ada di luar sana, klo ga percaya silakan check aja… :smiley:

Menurut anda, Pendeta itu pelayan Gereja atau pelayan untuk Tuhan ?

menurut saya pendeta adl pelayan Tuhan, karena Tuhan Yesus datang untuk melayani, jadi kita para pengikut Nya mau melayani ato menjadi bossnya Tuhan dgn selalu minta dilayani oleh pendeta?

Kalau ada ijazah artinya sudah belajar dengan benar, sehingga tidak mengajarkan seenaknya sesuakanya dan menurutnya sendiri seperti yang terjadi apda agama tetangga.

Kalau soal biaya, banyak yang murah sekali sampai dengan gratis, biaya tergantung fasilitas sekolahnya.

Kalau sudah lulus belum tentu jadi pendeta, sebab gelar pendeta adalah pengangkatan (formal) oleh organisasi yang disahkan secara hukum.

Jaman dulu pendeta sering tidak pakai ijazah, Digereja dekat kampung saya dulu pendetanya pedatang kaya bekas ketua kelenteng, sekarang sudah lama meninggal. Orang2 pengikut kelenteng hampir seluruh kampung jadi kristen walaupun masih ada sedikit yang tidak karena pendeta ini. Pendeta dengan ijazah belum tentu dapat mempengaruhi hampir semua orang kelenteng di kampung itu, lalu dia mendatangi rumah2 orang tionghoa dikampung saya dan hampir semua orang2 tionghoa di kampung saya waktu itu masuk gereja.

Saya rasa ini disebabkan pendeta ini berdoa bagi orang sakit dan sebagian sembuh, sehingga orang tionghoa di kampung saya waktu itu yang tidak berpendidikan tinggi ya lebih mudah untuk menerima sesuatu kalau memang ada mujizat. Dan kalau kita lihat Tuhan Yesus waktu koctah didatangi ribuan orang kemungkinan besar karena mujizat juga.

Cobalah lihat sekarang kalau ada pendeta dengan karunia mujizat kan banyak yang datang.

Saya kira ini tidak ada salahnya karena sudah natur manusia ingin lihat mujizat. Dan ini bisa dipakai Tuhan untuk menarik banyak orang untuk datang dan akhirmya bisa mendengar pemberitaan injil.

Maaf mas bro…
Kalau lah memang Pendeta adalah Pelayan TUHAN, kenapa dia kawin ??? Dan saya rasa untuk menjadi pelayan Tuhan tidak musti di Gereja… Gmana menurut mas bro ???

kenapa anda sebagai yang mengaku Protestan tidak bertanya kepada pendeta dimana anda beribadah bro? :smiley:
kasian member di FK ini yang jadi “korban” lho :azn:

Karena pendeta juga butuh DILAYANI dan tentunya dilayani bukan di gereja donk !1

GBU"

hahahahaha…
apa tugas anda sebagai moderator bro ? ;D
Saya bertanya bukan untuk mencari “korban”… ;D
Saya rasa yang ada di FK ini sudah pada dewasa semua dalam melihat suatu wacana.
Mana wacana yg perlu dijawab dan mana yg tidak.
Bagaimana menurut anda bro moderator ? :cheesy:

Dear mister Edi joker ytk dlm TYK,
Saia juga lagi galau… so perkenankeun saia bertanya (dan tak mengapa bila tak berkenan menjawabnya, galau kan bebas ya tho y to ? :azn: )

Re: Kegalauan Hati …3
Pendeta itu profesi or Panggilan hidup or Hobi sih ?
Bedanya PROFESI sama HOBI itu apa y ? :onion-head48:
mana ada yg bilang hobinya udah kelas profesional, ada yg amatiran…
Nah klo (cuma) HOBI jadi Pendeta mau masuk kelas yg prof or yg amatiran pak ?
trus di KTP-nya ditulis profesinya apa ?

-Thank u utk virusnya-

hehehehehe… Gitu dong mas bro…
Saya akan menjawab nya mas bro. Tapi saya akan menjawab menurut pandangan saya dan yang saya lihat dengan mata kepala saya sendiri tidak dengan mata kepala orang lain.
Yang saya lihat , Pendeta sekarang itu sudah dijadikan hobi yang profesional tidak dari panggilan hati.
Dan saya sadar ini tidak semua Pendeta, ini hanya oknum.
Ada lagi yang mau ditanya mas bro ? :cheesy:

Apa anda menyalahkan saya bro RINJANI ? :cheesy:

karena sekarang ini zaman menuntut kevalidan dan ke absahan dari sombody itu telah menempuh pendidikan dibidangnya…

sehingga ijazah diperoleh…

jadi kalo orang nanya mana buktinya kamu telah mendapatkan pendidikan tersebut…??

nih buktinya saya punya ijazah…

bgitu…

hehehee…
Saya terima masukan nya bro…

Ehm ehm (swara dibesar2in biar ky cowo)
Thank u ja-wa-ban-nya, sementara hanya itu dulu, sampai jumpa di sekuel berikutnya.

Ou tidak tidak… saia tidak menyalahkeun anda-yg-salah-panggil saia bro :cheesy:
Ga baik bila sering menyalahkeun diri sendiri atas kegalauan yg menimpa, salahkeun saja ‘oknum’ :slight_smile:

Cheers JOYfully in Christ Jesus only ^!^

ummmuaaachhhh :cheesy: