Keimanan Barack Obama

Ayahnya, Barack Obama,Sr. (alm) seorang muslim moderat, namun ibunya, Ann Dunham, yang membesarkannya adalah seorang agnostic. Di rumahnya dia bisa menemukan Alkitab, Alquran, Bhagavad Gita dan kitab-kitab kuno lainnya. Jadi seluruh agama besar di dunia, merupakan suatu hal yang ibunya anjurkan untuk dipelajari oleh Obama. Ibunya mengajar bahwa agama merupakan bagian dari kebudayaan, bukan satu-satunya sumber, tetapi hanya salah satu dari begitu banyak jalan yang ada didunia ini. Obama belajar dari sudut pandang ibunya yang melihat agama dari sudut seorang anthropology.

Dari otobiografi Obama, yang tertuang dalam buku “The Audacity of Hope: Thoughts on Reclaiming The American Dream (Keberanian Harapan: Pemikiran untuk Meraih Kembali Impian Amerika), tahun 2006, dapat dilihat bagaimana Obama memandang agama dan keluarganya (hlm 155-163), yang diceritakan dengan lugas, datar, tanpa beban, sebuah sikap yang biasa terlihat pada manusia yang percaya diri.

Sekalipun nenek moyangnya dari garis ibu tampak seperti orang taat ke gereja, ”… keyakinan agama tidak pernah benar-benar berakar dalam hati mereka. Nenek saya selalu terlalu rasional dan terlalu keras untuk menerima apa pun yang tidak dapat dilihat, dirasakan, disentuh, atau dihitungnya.” (hal.156)

Bagi ibunya, Ann Dunham, ”… agama formal terlalu sering menutupi ketertutupan pemikiran dengan jubah kesalehan, menutupi kekejaman dan penindasan dalam jubah kebenaran.” (hlm 157)

Dalam wawancara Barack Obama dengan Cahtleen Falsani pada tahun 2004, (http://blog.beliefnet.com/stevenwaldman/2008/11/obamas-interview-with-cathleen.html), terungkap bahwa Obama tidak mengakui Ketuhanan Yesus Kristus yang menjadi ‘core teaching’ dari agama Kristen. Selanjutnya ia juga menyangkali adanya surga dan neraka esensi yang dipercayai baik oleh Kristen dan agama monotheis lainnya.

Steve Waldman points out that if Barack Obama isn’t strictly orthodox in his theology (particularly his soteriology), that makes him just like 70% of his fellow Protestants (http://blog.beliefnet.com/textmessages/2008/11/this-just-in-obama-not-orthodo.html).
Menurut Steve Waldman editor Beliefnet ini hanya masalah theology semata dan kepercayaan Obama ini sejalan dengan oleh sebagian besar kaum Protestant.
Dengan kata lain hanya 30% Kristen yang menganggap bahwa kelahiran baru atau moment dimana seseorang menerima menerima Yesus sebagai juruselamat secara pribadi itu adalah cara untuk menerima keselamatan.

Jadi benarkah Barack Obama, Jr. adalah seorang universalis? Bukan seorang Kristen, Muslim, Yahudi atau agama formal lainnya?

Dalam sebuah kampanyenya di Ohio pada 2 Maret 2008 lalu, Obama membuat pernyataan yang memperjelas tentang keimanan yang dia anut, menanggapi semua rumor yang menyerangnya.

“Mari kita perjelas,” katanya.
“Saya seorang Kristen, saya seorang Kristen yang beriman. Saya telah menjadi jemaat tetap suatu gereja selama 20 tahun dan saya berdoa kepada Yesus setiap malam.”
Demikian ungkapnya.

kog sepi ya :huh:

gw sih pernah dengar dari Paul Caram penulis buku Kekristenan Sejati, pas datang ke gereja bertepatan 1hari setelah obama terpilih.
hamba Tuhan ini bilang ‘obama is evil man’ kira2 gt. kurang ingat penjelasannya.
satu hal lg obama melegalkan aborsi, yg jelas2 bertentangan dengan nilai Firman Tuhan…
well… :tongue:

menurut saya ,kita harus melihat dari beberapa sudt dari diri obama sendiri.pertama dia punya latar belakang muslim,kedua dia berada pada partai demokrat yang lebih liberal platform politiknya.yah Orang -orang tipe Obama pasti lebih mementingkan hal -hal yang realistis padahal ukuran keimanan itu menurut saya harus mempunyai suatu harapan akan janji anugrah dari Tuhan meskipun kita hidup di dunia dgn segala tantangan dan realitasn-realitasnya

buat semua negara terkejut … OBAMA !!

yipiee… haha !

wait and see…

Obama jg manusia dgn segala keterbatasannya

terlalu banyak berharap sih .ahaha

dari pertama gw dukung MCcain

dr pertama gk dukung dua2nya…males ngikutin politik…

jadi gag males nya ngikutin apa san ?

dari pertama gue emang gak suka ama Obama…

sama euy . mending mccain

saya nonton youtube tentang obama, beberapa wartawan mengeritisi dan meneliti kewarganegaraan obama dan mereka mengatakan obama bukan warga negara amerika. Karena lahir di Kenya. walaupun di certificationnya bilang lahir di hawai. beberapa waktu lalu kelompok ini meminta bukti surat lahir/birth certificate bukan certification, tidak dijawab, dan di webnya katanya waktu itu di tunjukan certification saja, certification katanya tidak selengkap birth certification. Karena tidak ada dokter yang menjadi saksi dan kurang lengkap. Dan certificationnya katanya baru dibuatkan sekarang, karena dalam copynya disebut etnichnya bapanya africa. pada tahun 1961 tidak ada etnic africa adanya negro. Jadi menurut para ahli ini certification itu buatan saja. Lalu mereka mengajukan tuntutan ke pengadilan tinggi, menulis surat pada media2 besar seperti cnn dll, namun tidak ada yang memasukan dan pengadilan juta menolak tuntutan ini walaupun disampaikan sampai 3 kali.

Juga penelitian dilakukan di Kenya ketika neneknya ditanya dimana obama lahir, neneknya bilang di kenya dan dia menunggu dirumah sakit waktu obama lahir. Namun ketika saudara tirinya ditanya dimana dia lahir dia mengatakan di hawai. Jadi mana yang bisa dipercaya?

juga bekas ahli hukum dari New Jersey yang bertugas selama 20 tahun dalam menangani masalah2 seperti ini menuntut ke pengadilan tinggi dan katanya dia diingatkan apakah tidak takut terjadi kemarahan orang berkulit hitam. Memang waktu inagurasinya saya lihat di tv banyak sekali orang berkulit hitam yang hadir konon dari 2 juta yang hadir, 2/3nya orang hitam dan banyak yang menangis terharu, sehingga memang membahayakan kalau masalah ini diungkit. Kalau ada yang mau lihat youtube, tinggal masuk youtube dan coba ketik obama citizenship, mudah2an ketemu.

gw gak dukung siapa2…

wait and see…

gw jg gak setuju kebijakan Obama ttg aborsi…

liat aja 5 taun k dpn gmn?

keimanan seseorang siapa yang tau,…

“dalamnya lautan bisa diukur, hati manusia siapa yang tau”

yap bener banget…
kayanya gak pantes banget kalo kita nanyain iman seseorang…
soalnya kita aja gak tau apakah iman yang ada di dalam diri kita sendiri udah sesuai apa blom sama yang diinginkan Tuhan…
soal imannya si Obama sih yang tau hanya Tuhan aja>>> bahkan si obama pun gak tau apa imannya udah cukup kuat utk memindahkan gunung

Pemerintahan Obama di awal akan terasa begitu meyakinkan dan menjanjikan. Belakangan dia akan jadi bahan kritikan pedas karena sudah memberlakukan FOCA. Ini blunder dia. Semoga Tuhan menyentuh Obama…