Kelak kategori manusia2 bisa masuk kesurga.

Yang kelak masuk kesurga bisa dikatagori 4 bagian :

  1. Hidup dizaman Hukum Torat di PL dan setia menjalankannya sampai achir hayat dan tdk menyembah berhala.
  2. Manusia hidup sebelum Injil datang dgn tidak mengenal hukum Torat di PL, hanya percaya jagad ada Sang Penguasa tapi tdk menyembah berhala dan melakukan berbudi baik didunia sampai achir hayat.
  3. Yang sudah percaya Injil Yesus ( PB ) sebagai Tuhan dan Juruselamatnya dengan taat sampai achir hayat.
  4. Sudah hidup dalam PB tapi belum pernah mengenal Injil, maka yang berlaku No. 2.

Benarkah pendapat tersebut diatas ?

GBU.

2 kategori :

  • orang berdosa
  • orang dibenarkan oleh penebusah YESUS.

Orang berdosa bisa dikategorikan lagi :

  • orang tidak mengenal hukum2 Allah / orang kafir / orang bebal.
  • orang mengenal tapi tidak percaya.
  • orang yang merasa dibenarkan padahal belum.

Sebenarnya anda diminta untuk pendapat TS benar gak ? bukan pendapat anda.

Anda boleh jawab dan berkomentar jika pendapat TS hal 4 point diatas ada yang salah.

Terimakasih. GYBU.

Salah…

Untuk apa Tuhan memberikan Torah dan Injil, jika tanpa Torah dan Injil manusia bisa mendapatkan keselamatan ?

item keberapa yang salah ? jangan nyelonong berkomentar salah.

GYBU.

No 2 dan 4.

Begitu dong jawab sesuai keinginan TS. Terimakasih.

Selanjutnya bagaimana pendapat member-2 yang lainnya tentang pernyataan TS sini ?

GYBU.

Terimakasih anda telah menyetujui golongan No. 1 dan No.3 benar sampai hayat hidupnya.

Pertanyaan untuk anda : Jika belum sampai hayat hidupnya bila ia berbalik dari kebenaran merubah setia, apakah ia tetap selamat ?

Bagaimana pendapat member2 yang lainnya ?

GBU.

Jika seseorang berubah setia kepada Tuhan, sejak awal orang tersebut sebenarnya belum pernah diselamatkan.
Seseorang diselamatkan oleh anugrah Tuhan, bukan oleh perbuatan atau pilihannya sendiri.
Setiap Firman yang diucapkan oleh Allah tidak pernah gagal. Karena itu setiap orang yang telah ditetapkan untuk diselamatkan tidak akan pernah menjadi murtad atau berubah setia.
Keadaan orang yang berubah setia menandakan bahwa orang tersebut bukanlah orang yang telah dipilih untuk diselamatkan.