kelompok2 yg kayak begimana-kah di Matius 25:31-46 ?

Sebenernya dulu banget thread yg mirip pernah saya buat.
Namun karena thread tsb nggak jalan (tidak ada respond) - maka saya bikin lagi sekarang :char11:

Mat 25:34
Then the King will say to those on his right, ‘Come, you who are blessed by my Father, inherit the kingdom prepared for you from the foundation of the world.

Mat 25:41
“Then he will say to those on his left, ‘Depart from me, you cursed, into the eternal fire prepared for the devil and his angels.

Mat 25:40
And the King will answer them, ‘Truly, I say to you, as you did it to one of the least of these my brothers, you did it to me.’

Ada 3 kelompok disitu :

  1. Kelompok di kanan
  2. Kelompok di kiri
  3. Kelompok “the least of these my brothers” yang tidak dikisahkan ada dimana.

IMO (secara pov saya nonK) :
Yang nomor-3 adalah kelompok yg terdiri dari orang2 (apapun agamanya) yg mati jasmani dalam keadaan miskin / difitnah / menderita / dihina / kelaparan / dlsb - yang bukan pencuri, penzinah, tukang sihir, keji, pendusta, penyembah berhala, dlsb

Dengan demikian, baik itu kelompok kanan maupun kiri terdiri dari segala macem orang (apapun agamanya) SELAIN ungu.


Hal yang menarik,

yg dikatakan oleh Raja thdp kelompok kanan :

Truly, I say to you, as you did it to one of the least of these my brothers, you did it to me.

segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

VERSUS

yg dikatakan oleh Raja thdp kelompok kanan :

‘Truly, I say to you, as you did not do it to one of the least of these, you did not do it to me.

segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.


Nah, apa pov Kekristenan mengenai ketiga kelompok tsb ?

:slight_smile:
salam.

Sekedar untuk memanaskan, reply-ku berikut ini bukan atas nama Kekeristenan, melainkan atas nama keinginan bertukar pikir saja.

Boleh tahu, apa dasar pertimbangan @odading memunculkan kelompok ketiga pada kasus itu?

Menurut pendapatku, berdasarkan yang kugarisbawahi pada Mat 25:32 ini, Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, maka kelompok yang ada hanya dua kelompok. Atau, kalau harus lebih dari dua kelompok, adanya, empat kelompok, di mana, kanan terdiri dari satu kelompok sebagai domba dan satu kelompok saudara-Nya yang paling hina, serta di kiri terdiri dari satu kelompok sebagai kambing dan satu kelompok saudara-Nya (bukan saudara-Nya) yang paling hina.

Salam olahraga.

Kayaknya kisahnya bukan ditujukan utk mbangun doktrin keselamatan/akhir zaman…

Ini sbuah perumpamaan yg (mnurut saya) intinya adalah kepedulian,

Sama spt prumpamaan 5 gadis bijak dan 5 gadis bodoh intinya adalah kewaspadaan,
Atau prumpamaan soal potong tangan, cungkil mata intinya adalah menyangkal diri,
Atau prumpamaan soal ikan bagus ikan busuk intinya adalah kualitas hidup.

Ini nggak mbahas soal kelompok domba vs kambing ini merujuk ke golongan mana pd akhir zaman; yg Kristen yg mana, non-Kristen yg mana, yahudi yg mana, non-yahudi yg mana, nanti kira-kira ini kronologis event kjadiannya sebelum/sesudah antikristus, atau kapannya dari patokan pengadilan akhir, dll sejenisnya.

Memahami hal ini anda harus paham,

2 Petrus 1
5 Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
8 Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
9 Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.
10 Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
11 Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Iman itu tidak berdiri sendiri, namun iman itu seperti benih ilahi yang ditanamkan dalam hidup kita dengan harapan benih itu akan bertumbuh menjadi pohon yang kokoh. Jika kita mengaku punya iman, namun belum menambahkan kebanjikan pada hidup kita sampai kepada kasih akan semua orang, maka kita belum sampai kepada pengenalan akan Allah. Seperti yang dikatakan dalam 1 Yohanes 2,

3 Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.
4 Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.
5 Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.

Apa itu perintah-Nya? Rasul Yohanes menjelaskan dalam 1 Yohanes 3:23, “Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita 1percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita 2saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.”

Ada dua perintah-Nya, yaitu percaya dan mengasihi. Percaya kepada Allah dan mengasihi sesama kita manusia. Siapa sesama kita manusia? Dalam Lukas 10:29-37, dijelaskan dalam perumpamaan orang Samaria yang menolong orang Yahudi. Mengasihi sesama manusia, tidak memandang agama, ras, suku, dan golongan. Merekalah yang Tuhan kehendaki untuk kita kasihi. Dan untuk mencapai kasih kepada semua orang, kita terlebih dahulu harus memiliki kasih terhadap saudara seiman. Jika terhadap ayah, ibu dan saudara kita belum juga menumbuhkan kasih, bagaimana kita sudah bisa bicara mengasihi orang di pedalaman apalagi yang memusuhi kita?

SAYANG TOPIK DISKUSI YANG BAIK INI DITANYAKAN DI KAMAR YANG SALAH.

Jadi kelompok mana yang dimaksud? Baik kelompok kiri maupun juga kanan, tanpa memandang siapa mereka yang membutuhkan pertolongan kita.

Betul.

Namun akan kita tempatkan dimanakah “the least of these my brothers” ini ?
Di kiri ataukah di kanan ?

Kalo di kanan, di pov saya terasa janggal. Sbb :
Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?

Itu kalimat yg dateng dari kelompok kanan.
Raja menjawab bhw “Engkau” disitu ngerujuk ke “salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini

ke segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku

Kesimpulan saya,
baik kelompok kanan maupun kiri tidak terdapat satupun orang “yang paling hina”.

Kalo menurut cinta, “yang paling hina” ini ada dimana ? di kiri ato di kanan ?

Atau, kalau harus lebih dari dua kelompok, adanya, empat kelompok, di mana, kanan terdiri dari satu kelompok sebagai domba dan satu kelompok [u]saudara-Nya[/u] yang paling hina, serta di kiri terdiri dari satu kelompok sebagai kambing dan satu kelompok [u][s]saudara-Nya[/s][/u] (bukan saudara-Nya) yang paling hina.
Kalo saya ngambil point-nya pada "yang PALING hina" (the least), cinta. Saya nggak ngambil point-nya di "saudaraKu". Akibatnya ya jadi ada 3 kelompok :D

:slight_smile:
salam.

Ya… mungkin juga demikian dan saya juga sependapat ama siip.

Anyway, dalam hal ini saya lagi ambil asumsi bhw ayat terkait ini mengisahkan penghakiman, seturut dgn header di AO “Penghakimat Terakhir”, siip.

Untuk sementara ini saya masih sulit utk menempatkan “the least of these my brothers” itu ada di kiri saja, atopun ada di kanan saja, atopun ada di kiri dan kanan, krispus.

Anyway, saya rasa pengertian krispus mirip dgn pendapat siip.
Ayat terkait tidak sedang mengisahkan demikianlah sikonnya nanti yang akan terjadi di event penghakiman. Melainkan lebih merupakan suatu motivasi bhw [berbuat kasih kepada semua orang] (termasuk kepada “yang paling hina”) diberkati oleh Tuhan.

Yang menarik, thdp kelompok kanan - Raja bilang perihal yg diperbuat oleh kanan.
Sementara kiri bilang bhw kiri juga berbuat hal yang sama, namun hal ini nggak di-"iya"kan oleh Raja - nggak juga di-“sangkal” oleh Raja. Instead, yang Raja bilang justru yang kiri tidak perbuat thdp klompok terkait.

IMO, baik kiri dan kanan perbuatannya ada dan sama.
Namun yg kiri itu (mungkin) berlatar-belakang “kemashuran”.
Akibatnya Raja bilang : ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum.
So… mungkin maksud dari [yang kelompok kiri tidak perbuat thdp klompok terkait] itu adalah “kasih”.

:slight_smile:
salam.

Mat 25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Mat 25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

Tuh @odad.
Yang kutang-kap, di ayat 40, “Saudara-Ku yang paling hina ini” dikatakan kepada kelompok kanan, artinya, yang dirujuk ialah bagian dari kelompok kanan.
Sementara di ayat 45, “saudara-Ku yang paling hina ini” dikatakan kepada kelompok kiri, artinya, yang dirujuk ialah bagian dari kelompok kiri.

Jadi, yang kutang-kap, di kelompok kanan terdapat yang dimaksudkan Sang Raja sebagai saudara-Ku yang paling hina ini, sementara di kelompok kiri terdapat yang dimaksudkan Sang Raja sebagai saudara-Ku yang paling hina ini (–nggak pake saudara-Ku–). Dan, yang bertanya dari masing-masing kelompok itu ialah bukan tergolong sebagai yang paling hina. “Yang paling hina” di kelompok kanan disebut oleh Sang Raja sebagai “saudara-Ku”, sementara “yang paling hina” di kelompok kiri tidak disebut sebagai “saudara-Ku”. Golongan “yang paling hina” terdapat di kelompok kanan, dan terdapat juga di kelompok kiri, bukan membentuk kelompok tersendiri. :smiley:

Salam olahraga.

Saya coba sederhanakan dengan fokus pada perbedaannya, yaitu “saudara-Ku” dan tanpa kata “saudara-Ku”.

Satu kelompok adalah domba, yang identik dengan domba milik Allah. Karena sering kali Yesus menyebut umat Allah sebagai domba gembalaan-Nya (Yoh 21:15) bukan kambing.

Kepada kumpulan domba, Yesus memakai kata “saudara-Ku” yang dalam Injil kata “saudara-Nya” ditujukan kepada orang yang melakukan kehendak Allah (Luk 8:21). Singkatnya orang beriman yang memperhatikan kesulitan orang beriman lainnya. Disebutkan rasul Yohanes dalam 1 Yohanes 4:20-21, Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya." Sementara rasul Paulus menuliskan dalam Galatia 6:10, “Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.”

Saudara seiman adalah orang yang ada disekitar kita, yang dekat dengan kita, ada dalam komunitas kita. Kasih itu dinyatakan pertama-tama kepada orang didekat kita, bukan orang diujung pulau atau benua. Kalau terhadap orang didekat kita saja kita tidak bisa mengasihi bagaimana kita bisa mengasihi orang asing dan orang dunia? Karena itu dipakai kata “saudara-Ku” kepada kumpulan orang beriman, yaitu kumpulan domba.

Namun demikian kita harus tahu, bahwa kepada saudara seiman itu bukan spesifik, sebab dalam tulisan yang lain, kasih itu dinyatakan kepada semua orang, bukan saja kepada saudara seiman atau yang berbuat baik pada kita saja (Matius 5:44-48). Perkataan Yesus penuh dengan perumpamaan yang dalam memahami kita harus memiliki hati yang sama dengan hati-Nya. Sehingga kita paham apa maksud Yesus dalam setiap perkataan-Nya.

Sementara satunya adalah kambing, yang dalam Perjanjian Baru, nyaris tidak disebutkan lagi tentang kumpulan kambing. Kambing adalah gambaran orang orang yang menjalankan ibadah secara lahiriah, mereka biasa disebut oleh gereja dengan sebuatan orang dunia. Kepada mereka, Allah tidak memakai kata “saudara-Ku” karena komunitas dan pergaulan mereka antar orang dunia. Jika Yesus juga katakan kepada “saudara-Ku,” maka akan timbul doktrin orang dunia wajib memberi bantuan kepada orang kristen jika ingin masuk Sorga. Namun karena ini tanpa kata “saudara-Ku” maka biarlah mereka menunjukan kasihnya kepada orang dunia yang ada disekitarnya yang sedang menerita (paling hina), tidak harus kepada orang beriman.

Penggunaan berbeda kata bertujuan untuk pengajaran, bukan sebuah kode rahasia seperti yang sering kita lihat dalam novel teori konspirasi. Sebagai contoh bagaiamana kita memahami perumpamaan Yesus, dituliskan dalam Injil tentang 4 jenis tanah yang menerima benih (Mat 13:1-23) atau lalang dan gandum (Mat 13:36-43). Disana perimpamaan tidak ditafsirkan seperti kode yang mendetil.

Setelah membaca masukan dari cinta dan krispus, saya narik kesimpulan :
ada kemiripan pengertian antara cinta dan krispus, yakni kira2 begini :

ada 4 kelompok :
domba :

  1. NON the least of these my brothers
  2. the least of these my brothers

kambing :
3. NON the least of these
4. the least of these

Please CMIIW.


[b]Satu kelompok adalah domba[/b], yang identik dengan domba milik Allah. Karena sering kali Yesus menyebut umat Allah sebagai domba gembalaan-Nya (Yoh 21:15) bukan kambing.
Ya... dan kelompok ini ada di kanan.
[b]Kepada kumpulan domba, Yesus memakai kata "saudara-Ku" [/b]yang dalam Injil kata "saudara-Nya" ditujukan kepada orang yang melakukan kehendak Allah (Luk 8:21). Singkatnya orang beriman yang memperhatikan kesulitan orang beriman lainnya.
Terkait ayat yg lagi di bahas, saya nggak bisa ketemu koneksi-nya, krispus.... karena penangkepan saya sbb :

Yesus tidak ada menggunakan kosakata [saudara-Ku] thdp kumpulan domba.

Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Narator menuliskan [mereka yang di sebelah kanan-Nya] tsb secara : Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?

oda :
so, saya nggak ketemu bhw Yesus ada ngerujuk bhw [mereka yang di sebelah kanan-Nya] adalah [saudara-Ku].

Anyway, secara dari pov observer - pov kita sbg pembaca … saya bisa ngerti bhw [mereka yang di sebelah kanan-Nya] tsb kita pendapati bhw mereka di pov Yesus adalah saudara2Nya.

TAPI,
nah disini nih “cerewet” saya…
the least of these my brothers di kisahkan “pasif”. Nggak ada kisahnya di ayat kelompok ini “buka suara” ataupun melakukan perbuatan. Dan pabila ungu saya diatas bener demikianlah yg krispus maksudkan, maka dari sini menuntun ke kesimpulan :

  1. baik kelompok aktif (domba/kanan) —> NON the least of these my brothers
    (yakni kelompok yang kita pendapati kelompok aktif ini adalah yang di pov Yesus adalah saudaraNYA tapi BUKAN yang paling hina)

  2. maupun kelompok pasif (domba/kanan) —> the least of these my brothers
    (yakni kelompok yang kita pendapati kelompok aktif ini adalah yang di pov Yesus adalah saudaraNYA yang paling hina)

kedua kelompok di kanan tsb sama sama diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Saya parafrase :
Yang di kanan, domba… adalah “saudaraKu” di pov Yesus, baik yg model aktif maupun yg model pasif sama sama diberkati oleh Bapa dan akan menerima Kerajaan.

Pada asumsi ungu yg saya tebak itu benar adalah yg krispus maksudkan, apakah krispus/cinta sependapat bhw berangkat dari ungu memang menuntun ke kesimpulan ijo ?

Mengenai perihal “kambing” (oranye nomor 3 dan 4) di benak logika saya ada kendala.
Namun saya rasa saya nyicil sampe perihal “domba” aja dulu, karena saya sendiri masih belon jelas apakah ungu memang bener demikian yg krispus/cinta maksudkan.

:slight_smile:
salam.

Iyah cin. Bener nggak penangkepan saya thdp yg cinta maksudkan itu spt ungu dan oranye di post #9 ?


[b]yang bertanya[/b] dari masing-masing kelompok itu ialah [b]bukan tergolong sebagai [u]yang paling hina[/u][/b].
Oke. Untuk sementara ini saya ikutan sependapat dulu dgn kalimat cinta diatas. Nah berangkat dari sini, timbul kesimpulan sbb :

Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

saya sebut dari kelompok kanan/domba :

  1. yang bertanya adalah kelompok domba-aktif —> (NON the least of these my brothers)
  2. yang tidak ada itu ayat mengisahkan “buka suara” atopun melakukan perbuatan adalah kelompok domba-pasif… —> (the least of these my brothers)

Dengan demikian kesimpulannya :
baik domba yang aktif maupun domba2 yang pasif sama sama diberkati oleh Bapa dan akan menerima Kerajaan.

Apakah cinta sependapat dgn kesimpulan ijo dari saya pada asumsi penangkepan saya thdp yg cinta maksudkan itu spt ungu dan oranye di post #9, bener.

:slight_smile:
salam.

Yes Bro,
Salah satu dari sekian pewahyuan dari prumpamaan itu adalah:

Yg domba berbuat tp tidak merasa berbuat shg tidak merasa berjasa,
Yg kambing merasa berbuat dan merasa berjasa padahal tidak benar-benar berbuat.

Prumpamaan ini senada dg Matius 7.
Tidak seorangpun bisa ‘klaim’ haknya utk masuk Kerajaan Sorga dg modal ‘jasa-jasanya’.

Betul.
Kutang-kap, ada dua kelompok, yaitu kelompok domba di kanan, dan kelompok kambing di kiri.
Lalu, dalam kelompok domba itu, ada “saudara-Ku yang paling hina”, dan dalam kelompok kambing ada “saudara-Ku yang paling hina”. “Saudara-Ku yang paling hina” dengan “saudara-Ku yang paling hinabukan digabungkan kemudian dikelompokkan tersendiri membentuk kelompok baru sehingga jumlah kelompok menjadi tiga.
Kelompok tetap dua, domba di kanan, kambing di kiri.


yang bertanya dari masing-masing kelompok itu ialah bukan tergolong sebagai yang paling hina.
Oke. Untuk sementara ini saya ikutan sependapat dulu dgn kalimat cinta diatas. Nah berangkat dari sini, timbul kesimpulan sbb : Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

saya sebut dari kelompok kanan/domba :

  1. yang bertanya adalah kelompok domba-aktif —> (NON the least of these my brothers)
  2. yang tidak ada itu ayat mengisahkan “buka suara” atopun melakukan perbuatan adalah kelompok domba-pasif… —> (the least of these my brothers)

Dengan demikian kesimpulannya :
baik domba yang aktif maupun domba2 yang pasif sama sama diberkati oleh Bapa dan akan menerima Kerajaan.

Apakah cinta sependapat dgn kesimpulan ijo dari saya pada asumsi penangkepan saya thdp yg cinta maksudkan itu spt ungu dan oranye di post #9, bener.

:slight_smile:
salam.

Yup.
Begitulah yang kutang-kap. Dalam kasus itu, aktif/pasif dalam hal bertanya kepada Sang Raja, lhoh, ya? :smiley:

Salam olahraga.

Sub-kelompok.
Di kelompok kanan terdiri dari :
1a. domba yang aktif berbuat
1b. domba yang TIDAK aktif berbuat apapun.

Yup. Begitulah yang kutang-kap. Dalam kasus itu, [b]aktif/pasif dalam hal bertanya[/b] kepada Sang Raja, lhoh, ya?
Seperti yg udah saya post-kan sebelumnya, maksud saya disini adalah : kisah di ayat tidak ada menggambarkan bhw sub-kelompok-1B itu aktif baik diperihal mengajukan pertanyaan maupun diperihal aktif berbuat, cinta.

Secara versi saya dalam mencoba mengertikannya, maka saya ngambil jalan “keluarin” dulu kelompok yang raja sebut [the least] ini, tanpa membeda2kan dikarenakan adanya kosakata “saudaraKu” di ayat 40 - tidak adanya kosakata “saudaraKu” di ayat 45.

Secara dari pov Raja, Raja menyatakan bhw tiap2 orang yg ada di kelompok [the least] adalah “diriKu” —> ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;

Maka (imo) logically,
kelompok kanan yang bertanya : bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? , secara dari pov Raja - BUKAN “diriKu”.

kelompok kiri yang bertanya : bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? , secara dari pov Raja - BUKAN “diriKu”


the least of these my brothers —VS— the least of these

secara versi saya :
tidak ada perbedaan
baik ungu dan oranye ngerujuk ke kelompok yang sama, kelompok [the least], kelompok X yang tidak ada di kanan maupun di kiri. Kelompok X ini ibarat kelompok “ditengah”.

Nah… karena yg saya dapetin bhw di pov cinta/krispus ada perbedaan antara ungu dan oranye, so pertanyaannya : dimana itu perbedaannya ? kayak begimana ?

:slight_smile:
salam.

Semoga yang kumaksudkan bisa tertangkap oleh @odading.

Yang kumaksudkan dan yang kutang-kap, pada ayat 32 diinfokan bahwa orang per orang itu dipisahkan menjadi dua kelompok, domba di kanan, kambing di kiri.
Ayat 37-39 menginfokan pertanyaan dari kelompo kanan. Lalu, di ayat 40, Sang Raja menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Kutang-kap, meski yang ijo, dari segi yang tertulis tidak serta-merta menunjuk kepada kelompok kanan, namun karena yang bertanya dari kelompok kanan, kumaknai bahwa yang ijo itu berada pada kelompok kanan.
Di situ, pihak yang bertanya adalah yang melakukan perbuatan-perbuatan baik.

Demikian sebaliknya, ayat 44 menginfokan pertanyaan dari kelompo kiri. Lalu, di ayat 45, Sang Raja menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Kutang-kap, meski yang blau, dari segi yang tertulis tidak serta-merta menunjuk kepada kelompok kiri, namun karena yang bertanya dari kelompok kiri, kumaknai bahwa yang blau itu berada pada kelompok kiri. Di situ, pihak yang bertanya ialah yang tidak melakukan perbuatan-perbuatan baik.

Perbedaan keduaya, yang di kanan terkelompok sebagai domba, pihak penyanya dari sana adalah yang aktif berbuat baik, sementara yang di kiri terkelompok sebagai kambing, pihak penanya dari sana adalah yang tidak berbuat baik.

Salam olahraga.

Itu padahal salah satu perumpamaan yang paling jelas dalam Alkitab
tapi masih juga bisa diribetin sama Oda :cheesy:

yang jelas ada 2 kelompok
dan kelompok itu dibedakan berdasarkan PERBUATAN KASIH yang dilakukan/tidak dilakukan oleh mereka

sebab jika Yesus ada dalam diri seseorang, orang tersebut ngga mungkin ngga melakukan perbuatan kasih, sebab Yesus sendiri itu adalah kasih

isn’t that already obvious?

geez…

Saya sependapat.

Ayat 37-39 menginfokan pertanyaan dari kelompo kanan. Lalu, di ayat 40, Sang Raja menjawab: [i]Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari [b]saudara-Ku yang paling hina ini[/b], kamu telah melakukannya untuk Aku.[/i] Kutang-kap, meski [b]yang ijo[/b], dari segi yang tertulis tidak serta-merta menunjuk kepada kelompok kanan, namun karena yang bertanya dari kelompok kanan, kumaknai bahwa [b]yang ijo[/b] itu berada pada kelompok kanan.
Saya mengerti. Namun diketika saya ngikutin pengertian yg spt demikian (yakni kelompok ijo juga ada di kanan), menuntun ke kesimpulan bhw domba yg tidak melakukan perbuatan apapun (sub-kelompok-1B) sama sama diberkati oleh Bapa dan menerima Kerajaan.
Di situ, pihak yang bertanya adalah [b]yang melakukan perbuatan-perbuatan baik[/b].
Ya... tidak ada perbedaan. Baik itu pihak kanan yg bertanya yang melakukan perbuatan2 baik - maupun pihak kanan yg tidak ada dikisahkan bertanya apalagi melakukan perbuatan2 baik .... kedua sub-kelompok ini sama sama diberkati oleh Bapa dan menerima Kerajaan.
Demikian sebaliknya, ayat 44 menginfokan pertanyaan dari kelompo kiri. Lalu, di ayat 45, Sang Raja menjawab: [i]Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang [b]dari yang paling hina ini[/b], kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.[/i] Kutang-kap, meski [b]yang blau[/b], dari segi yang tertulis tidak serta-merta menunjuk kepada kelompok kiri, namun karena yang bertanya dari kelompok kiri, kumaknai bahwa [b]yang blau[/b] itu berada pada kelompok kiri. Di situ, pihak yang bertanya ialah [b]yang [u]tidak[/u] melakukan perbuatan-perbuatan baik[/b].
Ya. Dengan demikian tidak ada perbedaan. Baik itu kelompok kambing yg tidak berbuat baik, maupun kelompok kambing yang di pov raja seharusnya diperbuati baik...kedua sub-kelompok ini sama sama orang-orang terkutuk ---> Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Q : Siapa saja mereka yang di sebelah kiri-Nya ?
A : dua sub-kelompok … yakni kelompok kambing yg tidak berbuat dan kelompok kambing yg the_least.

Perbedaan keduaya, yang di kanan terkelompok sebagai domba, pihak penyanya dari sana adalah yang aktif berbuat baik, sementara yang di kiri terkelompok sebagai kambing, pihak penanya dari sana adalah yang tidak berbuat baik.
Maksudnya yang saya tanyakan adalah apa perbedaan antara kelompok pasif di kanan (the least of these my brothers) VS kelompok pasif di kiri (the least of these), cin.

Mungkin agar mudahnya, begini dulu kita coba awalnya :
setuju nggak cinta kalo
yang [the least of these my brothers] kita sebut : kelompok domba_patung
yang [the least of these] kita sebut : kelompok kambing_patung

:slight_smile:
salam.

saya tidak mengabaikan kelompok [the least], hen.
TIDAK ADA itu ayat menyatakan bhw kelompok [the least] ada melakukan perbuatan kasih.
Yang ada, ayat menggambarkan bhw kelompok [the least] adalah OBJEK dari perbuatan kasih yg dilakukan/tidak dilakukan oleh kelompok [NON the least].

Bahkan sekalipun ini cuma kisah dongeng belaka, pengertian masing2 pembaca kan tetep ada.

Secara pov versi cinta :
yang disebelah kanan itu di pov Raja adalah “saudara2Ku”
terdiri dari dua sub-kelompok, yakni kelompok [the least] dan kelompok [non the least].

berangkat secara ngikutin versi cinta diatas, saya respond :
kelompok [non the least] adalah kelompok yg berbuat baik thdp kelompok [the least].
anyway, sekalipun kelompok [the least] tidak dikisahkan ada perbuatan2 baik - kelompok ini tetep diberkati oleh Bapa. So… mao itu kelompok “saudara2Ku” yg berbuat baik kek, ataupun kelompok “saudara2Ku” yg nggak ada berbuat apa apa kek —> mereka ini sama sama menerima akibat yg idem, yakni : diberkati oleh Bapa dan menerima Kerajaaan.

Dilain sisi,
kelompok yg disebelah kiri (secara versi cinta) adalah BUKAN kelompok yg adalah “saudara2Ku” di pov Raja. Kelompok kiri ini juga terdiri dari dua sub-kelompok, yakni kelompok [non the least] dan kelompok [the least].

berangkat secara ngikutin versi cinta diatas, saya respond :
kelompok [non the least] adalah kelompok yg TIDAK berbuat baik thdp kelompok [the least].
Kedua sub-kelompok di kiri ini di pov raja adalah orang2 yang terkutuk.
Raja komplain thdp kelompok orang2 terkutuk yg non the least karena kelompok ini tidak melakukan perbuatan baik thdp kelompok orang2 terkutuk yg the least. Yet, baik ungu dan oranye menerima akibat yg idem, yakni : masuk ke tempat siksaan yang kekal

Itulah kesimpulan-nya oda berangkat secara ngikutin versi cinta.

Saya sependapat dgn siip diatas. Namun yg menjadi pertanyaan : bagaimana dgn kelompok yang [the least] ?
Sepanjang dari kisah yang ada, kelompok [the least] adalah objek yg selayaknya dikasihi di pov raja. Tidak ada dikisahkan bhw objek ini melakukan atopun tidak melakukan perbuatan2 baik atopun di scolded karena tidak ada melakukan perbuatan2 baik.

Secara pengertian versi saya, kelompok [the least] salah satu contoh misalnya adalah kelompok orang2 kelaparan yang bukan pencuri, penzinah, tukang sihir, keji, pendusta, penyembah berhala, dlsb.

IMO, diatas adalah salah satu contoh [the least] versi pengertian saya,
dimana [the least] adalah kelompok yang bukan di kanan - bukan pula di kiri…
so, saya taroh “di tengah”.

Kelompok di kanan adalah kelompok yang melakukan perbuatan thdp orang yg ada di klompok “tengah” karena kasih.
Kelompok di kiri adalah kelompok yang melakukan perbuatan thdp orang yg ada di klompok “tengah” karena misal kemashuran.

Saya masih tidak/belon tau kayak apa itu orang2nya pada [the least] secara pov versi siip atopun cinta.

:slight_smile:
salam.

Kutang-kap, yang the least of these my brothers dan yang the least of these berbeda dalam penyebutannya oleh Sang Raja. Yang ijo disebut sebagai my brothers, dan yang blau tidak disebut sebagai my brothers. Baik yang ijo maupun yang blau sama-sama mengalami lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang, atau sakit, atau dalam penjara. Kuduga, perbedaan kedua sub-kelompok itu, adalah pada penerimaannya terhadap Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Bahwa yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, disebut oleh Sang Raja sebagai saudara, dan yang tidak menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, tidak disebut oleh Sang Raja sebagai saudara.

Ngomong-ngomong, sejauh ini, menurut @odading sendiri, mungkin berdasar renungan, ato kontemplasi, atau olah pikir, atau dugaan, apa gerangan penyebab perbedaan penyebutan dari Sang Raja kepada yang ijo dan yang blau itu?

Salam olahraga.