“ Keluarga pusat kegerakan Allah Bag I -IV “

“ Keluarga pusat kegerakan Allah Bag I “

Keluarga merupakan lembaga yang pertama kali dibentuk oleh Tuhan sendiri ( Kejadian 1 : 28 ) bukan lembaga / organisasi untuk mengatur manusia , jadi sesungguhnya prioritas kita sebagai anak Tuhan bukan sebuah Pelayanan tetapi sebuah keluarga ! Berbicara tentang sebuah keluarga bisa dibagi menjadi dua yaitu ;

  1. Keluarga Allah . maksudnya sebagai anggota Tubuh KRISTUS .

  2. Keluarga sebuah rumah tangga , yang hidup menurut konsep yang Tuhan tetapkan .

Kalau masing-masing anak Tuhan hidup menurut pola yang Tuhan tetapkan sebagai bagian anggota sebuah keluarga Allah maka keluarga akan menjadi pusat kegerakan Allah !

Sekarang kita bahas bagaimana hidup sebagai anggota keluarga Allah , setiap kali Alkitab mengatakan gereja, maka itu menunjuk kepada sebuah jemaat lokal sebagai keluarga Allah, ( Efesus 2 : 19-20 ) dan kerinduan Tuhan hidup mereka menjadi kesaksian bagi masyarakat disekitarnya, disukai dan dihormati semua orang seperti gereja mula-mula . ( Kis 2:47 /5:13 )

Hanya orang-orang yang kena disiplin Gereja , yaitu orang yang dikeluarkan dari persekutuan karena dosa besar yang sudah dilakukan didepan umum yang tidak termasuk dalam kelompok itu. 1 Kor 5:1-13 / Gal 6:1-5. Oleh sebab itu sebagai bagian Tubuh KRISTUS kita harus berinteraksi dan hidup sebagai bagian keluarga Allah dimana Tuhan sudah tempatkan kita !

ALKITAB MENJELASKAN ORANG Kristen TANPA TERLIBAT SEBAGAI ANGGOTA TUBUH KRISTUS IA SEPERTI ;

• Satu organ tanpa tubuh, maka mereka akan cepat membusuk dan tidak berfungsi , mati .

• Seekor domba tanpa kawanan, tidak tahu arah tujuan dari Gembala agungnya .

• Atau seorang anak tanpa keluarga, tidak menikmati hak dan kasih keluarga .

Hal ini tidak wajar bukan , tetapi karena budaya zaman ini yang cenderung individualistic menghasilkan banyak yatim piatu rohani, atau orang percaya menjadi “ kelinci “ yang lompat dari satu gereja ke gereja lain, sehingga tidak pernah punya beban dan tanggung jawab sebagai bagian anggota Tubuh KRISTUS , juga kerohaniannya tidak pernah terbentuk karena tidak pernah berinteraksi satu dengan yang lainnya ( tidak pernah mengalami gesekan saling asah asih dan asuh ) dalam hal ini perlu dibedakan komitment yang membabi buta yaitu :

• Kalau Gereja dimana kita ada saat ini mengajarkan hal yang tidak benar, ( bertentangan dengan isi Alkitab ) maka seharusnya kita cepat keluar dari gereja itu .

• Atau karena kita sebagai salesman sedang ada diluar kota , sehingga jadi pengunjung gereja disana dikota tersebut tetapi kalau pulang harus kembali kepada gereja lokalnya lagi, terikat dan komitmen sebagai bagian Tubuh KRISTUS , keluarga Allah .

• Walau sebagai penginjil kalau sedang tidak ada pelayanan keluar ia harus bergabung dengan sebuah gereja local untuk menjadi bagian Tubuh KRISTUS .

Banyak orang menganggap dirinya sudah menjadi seorang Kristen yang baik tanpa mengikatkan diri sebagai keluarga gereja ( tidak perlu menghadiri ibadat ) merasa cukup melihat kotbah di T.V berdoa sendiri dllnya, hal ini menunjukkan pemikiran orang itu sempit dan tidak memahami kehendak Tuhan yang benar yaitu ;

  1. bagaimana seseorang mengatakan menghormati dan mencintai Tuhan YESUS tetapi tidak menghormati Tubuh-Nya ( Kis 9 : 4-5 ) atau Istri-Nya , ( Gereja adalah mempelai wanita KRISTUS . 2 Kor 11 : 2 .

Bersambung …

sambungan bagian I…

  1. maka orang tersebut akan sakit rohani dan akhirnya akan mati / tertidur lagi rohnya karena tidak menggangap anak Tuhan yang lain sebagai keluarga Allah , tujuan Tuhan melakukan hal ( menghajar anak-Nya ) tersebut adalah untuk mendidik anaknya yang egois tersebut agar bertobat dari jalan hidupnya yang salah . ( 1 Kor 11 : 29-32 )

  2. Matius 16 : 18b mengatakan gereja ( tubuh KRISTUS ) adalah tempat perlindungan yang kuat sehingga kuasa alam mautpun tidak bisa menyentuhnya , Tuhan sediakan itu semua bagi anak-anak-Nya untuk berlindung , diluar itu maka umat Tuhan kondisinya sangat berbahaya mudah diserang iblis !

MENGAPA KITA MEMBUTUHKAN KELUARGA ALLAH ??

  1. Sebuah keluarga dalam gereja menunjukkan bahwa kita adalah sungguh-sungguh orang percaya yang mengasihi dan menghormati Tuhan sebagai RAJA dalam hidupnya, kita tidak bisa mengatakan pengikut KRISTUS , kalau kita tidak mengikatkan diri sebagai anggota Tubuh –Nya dan komitmen akan kehidupan keluarga-Nya . Yoh 17:21

  2. Sebuah keluarga Allah dalam gereja akan membebaskan kita dari keterasingan ( yatim piatu Rohani ), sebab gereja lokal adalah ruang kelas untuk anda belajar sekaligus praktek, yaitu untuk berinteraksi satu dengan yang lain, walau dalam sebuah persekutuan bisa menimbulkan perbedaan pendapat disitulah kita sesungguhnya sedang dipertajam dan dipersiapkan untuk bisa dipakai Tuhan jadi alat-Nya. Amsal 27: 17 .

  3. .Didalam sebuah keluarga Allah kita bisa membuktikan kedewasaan rohani dalam bentuk saling melayani dalam kasih KRISTUS , saling memberi perhatian , saling menyatakan rasa simpati ( perhatian ) dan dukungan moril dari sesama tubuh KRISTUS yang lainnya , juga menimba pengalaman dari kesaksian Jemaat lainnya . Fil 2:1-5 .

  4. Sebuah keluarga Allah membantu kita dalam mengembangkan otot-otot rohani, sebab kita tidak pernah akan bisa tumbuh dalam kerohanian , hanya cuma menghadiri ibadat tetapi menjadi penonton yang pasif, Alkitab mengatakan hanya keikut sertaan dalam kehidupan secara penuh sebagai bagian tubuh KRISTUS sajalah yang memungkinkan seseorang bisa tumbuh, yaitu didalam Sebuah keluarga Allah sehingga membantu mengembangkan otot-otot rohani secara nyata dalam bentuk “ Saling “ sebuah tindakan atau praktek kehidupan yang nyata seperti Alkitab katakan :

• Saling mengasihi seorang akan yang lainnya,
• Saling mendoakan satu dengan yang lainnya ,
• Saling menguatkan satu dengan yang lainnya,
• Saling menasehati satu dengan yang lainnya,
• Saling memberi salam satu dengan yang lainnya,
• Saling menghormati satu dengan yang lainnya ,
• Saling bertolong-tolongan satu dengan yang lainnya ,
• Saling menanggung beban satu dengan yang lainnya ,
• Saling mengampuni satu dengan yang lainnya ,
• Saling merendahkan diri satu dengan yang lainnya. Dllnya Ef 4:16 / Fil 2:1-5 .

Inilah tanggung jawab sebuah keluarga Allah dalam gereja , kalau anda mengatakan bisa hidup sendirian tanpa sebuah keluarga dengan siapa anda mempraktekkan perintah Tuhan untuk “ saling “ tersebut ! ?

Dalam hal ini kita harus tahu masing-masing berfungsi sesuai dengan talentanya atau berfungsi seperti organ dalam Tubuh manusia masing – masing berbeda , dalam prakteknya bisa berfungsi di gereja local , tetapi juga secara universal berinteraksi satu dengan yang lain dengan denominasi lain tetapi tidak harus menjadi satu denominasi .

Bersambung…

sambungan bag I…

Ada yang mengatakan lebih suci kalau hidup sendirian tidak bersentuhan dengan banyak orang yang sering menimbulkan emosi ( perselisihan ) itu menunjukkan kesombongan dan keegoisan orang tersebut dan itu adalah kesucian palsu yang tidak teruji, sebab keterasingan akan menimbulkan kebohongan terhadap diri sendiri, dengan mengira diri sendiri lebih suci dari yang lainnya , sedangkan yang sesungguhnya agar kekurangan dalam dirinya tidak diketahui orang dan hal itu juga menunjukkan kesombongannya yang menganggap dirinya paling benar !

BAGAIMANA BISA TERUJI KALAU TIDAK ADA YANG MENGUJI ?

CONTOH ; KITA MERASA SUDAH SABAR ? bagaimana bisa dikatakan sabar kalau kita tidak pernah MENGHADAPI ORANG YANG MENJENGKELKAN, bagaimana bisa dikatakan MURAH HATI kalau tidak pernah MEMBERI kepada mereka yang membutuhkan pertolongan kita baik berupa nasehat , perhatian dllnya sebab kedewasaan sejati muncul dari sebuah hubungan yang nyata saling berinteraksi seperti sebuah keluarga saling bergesekan satu dengan yang lainnya. Amsal 27:17.

Jadi sesungguhnya sebagai orang percaya kita sangat membutuhkan keluarga Allah didalam gereja, untuk membuktikan kita sebagai orang yang mengasihi KRISTUS dan keluarga-Nya juga untuk menggenapi rencana dan kehendak Tuhan dibumi ini agar gereja-Nya ;

• bisa jadi kesaksian ,
• bisa jadi teladan ,
• bisa jadi berkat ,
• bisa jadi garam dan terang didunia , ( jadi bintang )

kalau hal ini masing-masing kita melakukan dengan kesadaran tinggi maka keluarga akan menjadi pusat kegerakan Allah ! Amin.


“ Keluarga pusat kegerakan Allah Bag II “

Amsal 27 : 17 , Firman Tuhan ini menjelaskan kepada kita besi bisa terbentuk menjadi alat yang berguna dan bermanfaat bagi kepentingan manusia setelah melewati proses pembentukan lewat proses alat dari besi lainnya . Demikian juga manusia akan bermanfaat bagi kepentingan Tuhan / kerajaan Allah kalau sudah melewati proses pembentukan Jadi ;

  1. Sarana pembentukan manusia adalah sesama manusia , bisa melalui Komsel , teman kantor , teman pabrik dllnya . dimana manusia dengan manusia dengan latar belakang berbeda akan berinteraksi dengan sesama manusia, bertemu dengan banyak orang yang berbeda karakter, berbeda pandangan hidup, lewat sarana itu mereka akan saling mengasah dan mengasuh satu dengan yang lainnya ,sebaliknya kalau tidak mau diproses lewat sarana tersebut maka Jemaat tidak akan banyak mengalami proses pertumbuhan dalam karakter dan Kepribadiannya , sehingga tidak bisa menjadi alat yang indah bagi Kerajaan Allah . Roma 12:9-21 / Filipi 2:1-5 .

  2. Sarana pembentukan manusia untuk menjadi alat Tuhan yang baik dan paling efektif adalah melalui rumah tangga karena mereka berkumpul , bertemu setiap hari , berinteraksi setiap hari , tidak ada yang bisa disembunyikan , segala watak aslinya akan kelihatan semua, tidak bisa bermain sandiwara lagi , pembentukan lewat Komsel hanya seminggu sekali , kalau seseorang mengerti akan hal ini , rumah tangga adalah sarana pembentukan karakter ( agar bisa jadi alat Tuhan yang indah ).

  3. Sarana membentuk keluarga menjadi alat kemuliaan - Nya sebab pada umumnya cara pandang sebuah keluarga adalah, untuk kepentingan keluarganya saja , tidak pernah berpikir keluarga dibangunnya juga untuk kemuliaan nama Tuhan , kalau tahu maka cara hidup dan gaya hidup keluarganya akan diperhatikan kira-kira Tuhan dapat apa ? kalau gaya hidupnya tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dan dalam keluarganya terus menerus cekcok saja !

PROSES KEHIDUPAN SEBUAH KELUARGA BIASANYA MELLAUI TAHAP DEMI TAHAP SEPERTI ;

  1. Tahap Romantis

Seseorang yang jatuh cinta biasanya membawa sejuta impian , puncak cintanya yang memabukkan itu menghasilkan keputusan dalam hatinya “ menikah bersamanya adalah segala-galanya bagiku “ biasanya perasan dan keputusan seperti itu karena memandang calonnya itu adalah sumber kebahagiaan dalam hidupnya , pemenuhan hasrat emosinya , dan ideal-ideal lainnya , memandang sidia cocok dengan selera hatinya dan menganalogikan pasangan hidupnya sebagai “ aku ranting dan dia adalah bunganya “ aku akuarium dan dia ikan “ aku sakit dia adalah obatnya “

  1. Tahap realistis

Setelah masuk dalam rumah tangga dan tinggal bersama , mulailah menghadapi kenyataan ,

“ aku begini dia begitu “
“ aku kesini dia maunya kesitu “
“ aku mau ini dia maunya itu “

MAKA MUNCULLAH PIKIRAN BAHWA DIRINYA TIDAK COCOK DENGAN SIDIA LAGI , DAN MUNCULLAH ANALOGI BARU ;

“ aku sudah tidak mungkin ada kecocokan lagi “
“ aku dan dia terlalu berbeda “
“ aku dan dia selalu bertolak belakang “

Bersambung …

Sambungan Bag II …

Setelah berlalunya waktu dan setelah melewati usaha panjang yang melelahkan untuk mengubahkan pasangan hidupnya , kedalam “ rupa dan gambar dirinya “ gagal ( menurut selera hatinya ) akhirnya sadar bahwa pasangan hidupnya tetap tidak bisa berubah seperti yang diinginkannya maka muncul kesimpulan dalam hatinya :

“ dia tidak memenuhi hasratku “
“ dia bukan idealku “
“ dia bukan perluasan kebahgiaanku “

MAKA BERUBAHLAH CARA PANDNAG TERHADAP PASANGAN HIDUPNYA .

“ aku bunga dia ulatnya “
“ aku ikan dia penggorenganku “
“ aku sakit dia adalah virusnya “

  1. Tahap marah dan menyesal

Tahap ini adalah tahap dimana segala perasaan indah yang ada pada masa jatuh cinta dan awal pernikahan semua hilang , suka cita berubah jadi depresi , fantasi berubah jadi frustasi , hubungan dua angsa yang sedang berenang didanau berubah jadi hubungan tikus dengan kucing , masing-masing merasa terjebak di jalan yang salah ketika mengambil keputusan untuk memilih pasangan hidupnya , timbul perasaan “ aku sudah salah pilih “ aku menyesal “ aku tertipu “ dan lain-lainnya .

  1. Tahap reorientasi

Krisis dalam ikatan perkawinan itu akan membawa pasangan suami istri kepersimpangan jalan untuk memutuskan perceraian , atau tetap tinggal satu atap , tetapi hidup sendiri sendiri secara paralel , seperti rel kereta api kelihatannya sejalan tetapi ada kayu yg membatasinya ada sebuah garis batas untuk tidak saling melewati jaga jarak tidak mau melewati apa yang tidak disukai pasangan hidupnya berusaha untuk tidak dilanggar karena bosan cekcok terus menerus disini kasih penuh kepalsuan .

Itulah realita sebuah kehidupan banyak rumah tangga pada umumnya tetapi ternyata banyak anak Tuhan juga mengalami seperti itu , sehingga ketika memasuki sebuah rumah tangga banyak yang kaget dan bingung menghadapi kondisi yang jauh dari impiannya .

MELAUI PEMBACAAN AMSAL 27 : 17 INI SEHARUSNYA TAHU PERBEDAAN ITU ADALAH ;

  1. Sarana untuk masing-masing menyelaraskan bagaimana hidup bersama , saling asah asih dan asuh satu dengan yang lainnnya bukan saling menuntut satu dengan yang lainnya .

  2. Rumah tangga adalah sarana pembentukan karakter sehingga bisa memiliki kepribadian yang baik seperti yang Tuhan rencanakan bagi hidupnya , tidak terus menerus menonjolkan kepentingan akunya tetapi hidup untuk memikirkan kepentingan pasangan hidupnya melalui koridor saling menghormati kelebihan dan menghargai kelemahan masing-masing. ( Aku dan engkau , bukan aku dan aku )

Kehidupan dalam sebuah rumah tangga sesungguhnya tidak lagi semata-mata untuk mencari kebahagiaan sesuai dengan idealisme / impiannya dengan memaksakan kehendak diri sendiri kepada pasangan hidupnya , tetapi “ Menciptakan kebahagiaan bersama ” . dan kebahagiaan rumah tangga bukan hanya untuk kepentingan keluarganya saja tetapi untuk kemuliaan nama Tuhan maka pribadi – pribadi dalam menjalani kehidupannya akan :

Bersambung …

Sambungan Bag II …
Berusaha dahulu mendahului untuk menyenangkan, bukan menuntut disenangkan

• Saling melayani dan menghargai pasangan hidupnya bukan menuntut pasangan hidupnya untuk mengikuti selera dan kehendak diri sendiri .

• Berusaha menciptakan suasana yang penuh suka cita dan damai sejahtera dirumah tangganya, dan tidak menuntut pihak lain yang mengupayakan lebih dulu.

Sekarang kita melihat peranan suami dan istri yang Tuhan tetapkan dalam Efesus 5:25-27 kita lihat bagaimana peranan seorang istri maupun peranan sebagai suami dalam sebuah keluarga :

  1. Sebagai istri tunduk dan hormat kepada suaminya sebagai pemegang otoritas dalam rumah tangga juga ikut bertanggung jawab mengatur rumah tangganya dan membantu pendidikan anak-anaknya . Seperti Jemaat tunduk kepada KRISTUS sebagai kepala Gereja .

  2. Sebagai suami melakukan kewajiban untuk mengasihi , melindungi , memimpin keluarga untuk mengenal KRISTUS dengan benar , memiliki vision untuk masa depan keluarganya dan mencari nafkah bagi kebutuhan keluarganya , seperti KRISTUS mengasihi Jemaat-Nya tanpa batas !

Dan ketika ada salah satu pribadi dalam keluarga tidak melakukan bagiannya seperti yang Firman Tuhan katakan , seharusnya kita tetap melakukan bagian kita dengan prinsip melakukan bagian yang Tuhan sudah tetapkan demi perintah Tuhan yang mengharuskan dirinya memerankan bagiannya, tanpa menuntut pasangan hidupnya melakukan bagiannya dulu , sebab Tuhan itu adil pasti akan menghukum seseorang yang tidak melakukan bagiannya dengan setia dan benar . Kolose 3:23-25 .

Kalau prinsip kehidupan sebuah rumah tangga sesuai Firman Tuhan ini dilakukan maka pandangan hidup dalam keluarga adalah :

  1. Sarana pembentukan karakter dan kepribadian agar hidupnya bisa menjadi kesaksian bagi Kerajaan Allah dan memuliakan nama Tuhan .

  2. Kebahagaiaan bukan dituntut dari pasangan hidupnya tetapi diciptakan bersama dengan cara saling asih , asah dan asuh .

  3. Sebagai umat yang takut akan Tuhan ,pasti melakukan peranan sesuai dengan yang Tuhan sudah tetapkan tanpa menuntut pasangan hidupnya juga harus melakukan bagiannya , lebih dulu .

Maka keluarga yang bahagia dan harmonis akan menjadi bagian dalam hidupnya dan kegerakan Allah akan terjadi dalam hidup keluarganya maupun dalam gereja dimana ia tumbuh.

  • Amin -

“ Keluarga pusat kegerakan Allah Bag III “

Mazmur 133 : 1 – 3 / Pengkotbah 4 : 12 / Ibrani 13 : 1 , Kebenaran Firman Tuhan ini menjelaskan bagaimana indahnya sebuah kesatuaan dan kebersamaan baik dalam KELUARGA ALLAH ( gereja ) maupun dalam RUMAH TANGGA kalau dilaksanakan sesuai dengan kehendak Tuhan dalam kehidupan umat-Nya , maka berkat dan urapan Tuhan akan mengalir didalamnya .

Karena tahu keluarga dalam gereja maupun dalam rumah tangga adalah PUSAT KEGERAKAN ALLAH ,maka iblis dengan berbagai cara mencoba menghancurkannya melalui ;

• hidup yang tidak kudus dalam seks suka nonton blue film , cara bergaul yang sembrono dengan lawan jenis sms dengan kata-kata yang mesra sehingga berakhir terjadinya perselingkuhan dalam rumah tangganya .

• menyerang “ Kesatuan / Kebersamaan “ sebab kesatuan dan kebersamaan adalah jantung dari sebuah keluarga kalau itu hilang maka cepat atau lambat runtuhlah keluarga tersebut .

Itulah sebabnya setiap keluarga bijaksana yang menyadari pentingnya akan hal ini akan mengambil langkah-langkah untuk memperkokoh dan memperdalam kesatuan dan kebersamaan didalam keluarganya agar tidak mudah diserang oleh tipu muslihat iblis , yang dikatakan seperti singa yang siap menelan mangsa yang lengah . 1 Pet 5:8.

Pola yang paling tepat untuk menjaga dan mencapai kesatuan dalam keluarga adalah melihat , bagaimana hubungan dalam Allah Tritunggal dan bagaimana Tuhan menjalin hubungan dengan kita sebagai anak-anak-Nya , KeluargaNya !

• contoh klasik , bagaimana ungkapan hubungan Tuhan dengan JemaatNya dalam kitab kidung Agung yang menceritakan bagaimana menjaga kemesraan dalam sebuah keluarga dengan sering mengungkapkan perasaan hati , kerinduan , kekaguman , kepada pasangan hidupnya , dengan kata-kata yang indah penuh makna dan mesra .

Jadi penting mengungkapkan perasaan , saling berbagi pengalaman antara Suami dengan istri dan antara orang tua dan anak maka tidak mudah keluarga itu dihancurkan dengan tipu daya iblis. Mari kita melihat apa saja yang menghalangi “ Kebersamaan “ dalam keluarga ;

  1. Terlampau banyak kegiatan didalam keluarga, masing-masing punya agenda sendiri-sendiri dan tidak ada agenda kegiatan bersama seperti jalan bersama, ngobrol bersama , nonton T.V bersama Ibadah bersama. Baca Alkitab, Doa, memuji dalam Gereja maupun dalam keluarga apabila masing-masing tidak rela menghilangkan jadual pribadi demi kepentingan keluarga maka itulah titik lemah untuk diserang iblis.

  2. Tidak adanya komunikasi secara teratur , tidak adanya pengungkapan gagasan dan pendapat bersama , masing-masing jalan menurut kehendak dan kemauannya sendiri, sedangkan komunikasi yang teratur akan memudahkan komunikasi dan keharmonisan dalam keluarga , demi kebersamaan dan menjaga keutuhan dalam rumah tangga seharusnya hal ini menjadi bagian dalam sebuah keluarga yang harmonis.

  3. Tidak berusaha menanggulangi perbedaan yang ada , masing-masing berusaha menghindari persoalan karena masih sama keras , mau menangnya sendiri sifat itu menunjukkan kurang dewasa jiwa orang tersebut, tidak peduli suami atau istri yang mengalah itulah yang dewasa dan matang jiwanya , sebab pertikaian yang tidak cepat dibereskan akan menjadi “ Dinding “ makin lama makin tebal dan pada akhirnya menjadi sulit diselesaikan jadi jangan sampai hal ini terjadi maka biasakan cepat menyelesaikan masalah dan perbedaan pendapat yang ada dalam keluarga, jangan ditunda-tunda kalau ada masalah . ( bersikap dewasalah ! )

Bersambung …

Sambungan Bag III …

  1. Terlampau banyak acara keluarga , banyak kegiatan , tetapi sedikit acara dari hati kehati , hubungan tatap muka mata kemata , jadi ciptakan komunikasi tatap muka bisa itu dalam permainan tidak selalu dalam dialog saja , didalamnya ciptakan suasana ceria dengan gurauan ringan, dalam kegiatan keluarga tersebut .

  2. Jangan menggunakan kata-kata yang menyakitkan , atau cenderung mengkritik dengan pedas , akan menimbulkan hati panas dan dendam suatu saat akan membalas juga , oleh sebab itu bersikaplah dewasa jangan terbawa emosi , terimalah kekurangan diantara keluarga bukan terus menyudutkan satu dengan yang lain milikilah sikap memelihara dan menjaga keutuhan keluarga lebih dari hanya menuruti panas hati .

  3. Jangan melakukan perbuatan kekerasan fisik satu dengan yang lain, karena hal itu akan mematikan keinginan saling membuka hati , yang mengakibatkan tidak adanya kemesraan dalam keluarga , membuat hati enggan untuk berdialog dengan baik , ada rasa curiga satu dengan yang lainnya , kuatir, takut dan akhirnya menutup diri .

  4. Akhirnya kalau kita tidak menempatkan unit keluarga pada tempatnya yang paling utama , dan paling penting dari segala kegiatan , maka keutuhan keluarga akan terancam, jadi sikap yang tak mau membangun komunikasi dan mengutamakan keluarga , sikap tak mau membuka diri, penolakan secara jujur untuk membicarakan masalah yang bagaimanapun pahitnya akan memperburuk keadaan dan situasi .

APA YANG DIBUTUHKAN AGAR KEMESRAAN DAN KESATUAN KELUARGA TERBANGUN ??

• Adakan waktu berdua baik kuantitas ( cukup lama ) dan kualitas ( bobot/mutu ) sangat penting dalam hal ini , baik saat komunikasi, bergurau, cerita yang menarik, membagikan peristiwa-peristiwa yang menarik dan lucu, doa bersama dibandingkan nonton T.V bersama dalam dua jam tetapi masing-masing bergumul dengan pikirannya sendiri, tanpa ada gurauan atau pembicaraan dengan tatap muka dan tatap mata satu dengan yang lain , sebab komunikasi yang baik bukan hanya bicara saja .

• Kata-kata yang diucapkan didalam keluarga jangan yang kasar tetapi yang berbobot yang membangun dan yang menyejukkan sehingga mengakrabkan satu dengan yang lain , bahkan memberi teladan bagi anak-anak kita yang mendengar kata-kata yang lembut , mesra dan halus dari kita orang tua. kapan hal ini terakhir anda lakukan ?

• Tindakan yang kita lakukan dalam hubungan antar manusia adalah untuk menguatkan kasih dan komitmen sebagai umat Tuhan yang positif didalam keluarga baik itu soal waktu atau kata-kata , jadi kehidupan dalam persatuan dan kebersamaan dalam keluarga bukan cuma tindakan dalam tanggung jawab atau semua kegiatan dalam keluarga saja tetapi tindakan yang bisa menciptakan kemesraan dalam keluarga , antara lain melayani dan bukan cuma minta dilayani , aku lebih memperhatikan dirimu dan bukan diriku hal-hal yang kecil yang menunjukkan tindakan jauh lebih bermutu dan berguna ketimbang hanya menberi hadiah natal yang cuma setahun sekali .

SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB MENGEMBANGKAN KEMESRAAN ??

• Sang Ayah

Sama seperti Bapa surgawi menjadi inisiator , sampai sekarang masih menjadi inisator dalam membangun hubungan dengan kita anak-anak-Nya , begitu juga seharusnya sang ayah didunia ini , idealnya ayah menyusun jadwal , mengarahkan kegiatan dalam keluarga mengarahkan untuk berdoa , membuka percakapan dengan anggota keluarga baik kepada istri maupun anak-anaknya.

Bersambung …

• Sang Ibu

Seorang ibu biasanya memiliki indera ke 6 ( semacam Radar ) yang memberikan kesanggupan kepadanya untuk menanggung beban yang ada dalam kehidupan sehari-hari akan adanya gejala yang tidak beres dalam keluarga , radar istimewa inilah yang bisa mendeteksi akan bahaya yang mengancam sebuah keluarga sebelum menjadi sebuah badai dalam keluarga , dan seorang ibu juga yang biasanya mengungkap hal-hal yang terabaikan dari perhatian suami , tentang berbagai kebutuhan khusus didalam keluarga .

• Anak-anak

perlu dilatih untuk memperhatikan satu dengan yang lainnya dan juga diajar melayani satu dengan yang lainnnya akan menciptakan satu kebiasan yang sangat berguna bagi masa depan mereka , juga melatih anak-anak mengemukakan pendapat secara terbuka , hal ini merangsang satu kebiasaan dialog yang baik dan komunikasi didalam keluarga maupun dengan rekan mereka , sehingga bagi anak-anak keluarga adalah tempat yang membawa kenangan manis dihari esok , kalau terbiasa dengan hal ini dan mau merelakan waktu demi komunikasi dalam keluarga yang manis dan harmonis. maka masa depan yang indah dalam kehidupan anak-anak sudah kita siapkan .

TIP UNTUK MENGGALANG KEHARMONISAN DALAM KELUARGA .

• Berikan tanggapan berupa perhatian khusus pada setiap anggota keluarga , kapan saja mereka berbicara kepada saudara.

• Sediakan waktu yang khusus untuk berduaan , agar mereka bisa berdiskusi , tentang hal-hal yang penting .

• Buatlah jadual agar bisa pergi bersama , belanja , makan siang bersama , olahraga bersama , kegiatan lain bersama , dan sesering mungkin untuk makan bersama-sama .

• Adakan acara berdoa bersama dalam keluarga saat kumpul bersama, dengan saling mendoakan satu dengan yang lainnya .

• Berikan dorongan , pujian dan semangat terus menerus bagi anggota-anggota keluarga karena semua anggota keluarga penting tidak ada yang tidak penting .

• Lakukan komunikasi saat ada krisis / masalah yang ada jangan menunda-nunda sampai menjadi tak terkendali baru dibicarakan .

Sambungan Bag III …

• Libatkan semua anggota keluarga ketika membuat acara liburan bersama keluarga dan diskusikan secara baik-baik dan bijaksana akan hal itu .

• Mintakan pendapat dari orang yang dianggap bijaksana apabila ada perbedaan pendapat yang belum teratasi.

Kalau hal – hal ini kita lakukan maka potensi keluarga diserang iblis tertutup dan keluarga kita justru akan menjadi harmonis dan sehat sehingga nama Tuhan dipermuliakan dan akhirnya keluarga menjadi pusat kegerakan Allah , - Amin -


Keluarga pusat kegerakan Allah Bag IV

Perselingkuhan

Iblis dengan berbagai cara baik halus maupun kasar ingin menghancurkan kehidupan Anak-anak Tuhan , salah satu cara yang efektif untuk menghancurkan kehidupan Anak Tuhan yang selama ini digunakan iblis adalah melalui Seks . Banyak keluarga hancur, masa depan anak remaja hancur karena seks ini .

Kita perlu tahu pelecehan seks tidak terjadi secara mendadak tetapi melalui proses waktu contoh , kalau suka suka baca buku novel yang membangkitkan hawa nafsu , suka nonton film porno , koleksi gambar bugil dllnya , tanpa disadari orang tersebut sedang membuat celah untuk iblis meracuni pikirannya dan akhirnya membangun jalan terjadinya perselingkuhan .

Jadi perselingkuhan dalam suatu keluarga tidak terjadi secara tiba-tiba , dan dalam hal perselingkuhan pelayan Tuhan tidak kebal untuk jatuh dalam dosa seks ini , sebab pelayan Tuhan masih hidup dalam tubuh jasmani yg kecenderungannya adalah untuk memuaskan keinginan daging yang didalamnya ada seks , kesenangan dllnya. Untuk itulah kita perlu mempelajari asal mula terjadinya “ perselingkuhan “ Agar kita waspada .

Jalan masuk menuju perselingkuhan antara lain :

• Berduaan ditempat yang sepi 2 orang lawan jenis ,
• Sering Jalan bersama berduaan ,
• Sering boncengan naik sepeda motor ,
• Bergurau yg dilanjutkan dengan S.M.S ,
• diskusi berduaan ditempat sepi ,
• Konseling ditempat tersembunyi . dllnya.

1 Korintus 10:12

Firman Tuhan ini mengingatkan kepada kita jangan menganggap diri kuat karena itu akan menjadi awal kejatuhan kita , sekali lagi kita harus ingat kita masih manusia dengan tubuh jasmani yg berasal dari tanah jadi kecenderungannya adalah membumi / jatuh kebumi ( jatuh dalam ikatan dosa yg ada didunia ini )

Yang diperlukan untuk mencegah ;

  1. 1 Korintus 6:18-19 Jauhilah hal-hal yg bisa menimbulkan percabulan .

  2. Amsal 7:25-27 Jangan mencoba main – main dengan wanita nakal yang akan membawa kepada KEMATIAN .

  3. Amsal 9:17-18. karena ada roh perzinahan yg akan terus mengejar hidupnya sampai kepada anak keturunannya .

Contoh Yusuf yang memiliki ROH YANG KUAT pun ketika digoda terus menerus oleh istri Potifar , Yusuf LARI ,bukan berdiri ditempat sambil bahasa roh.

Pengertian LARI ini juga bisa berbicara ;

• kalau terikat atau terjebak akan kebiasaan buruk suka baca buku porno, lihat film porno CEPAT DITINGGALKAN sebelum hal yang lebih buruk menimpa hidupmu .

• LARI bisa berbicara kalau melihat ada gejala-gejala yang akan membawa kepada jerat perselingkuhan melalui pergaulan yang jahat harus CEPAT DITINGGALKAN Firman Tuhan mengatakan “ pergaulan yg jahat merusak kebiasaan yg baik “ 1 Korintus 15:33.

Tip mencegah terjadinya perselingkuhan .

  1. jangan saling menggoda.

  2. jangan berduaan dengan lawan jenis ditempat sepi.

  3. jangan saling bersentuhan , gandengan , rangkulan usapan dllnya.

  4. jangan memberi pujian yg berbahaya ( bermuatan menggoda )

  5. jangan melakukan pembicaraan yang genit.

  6. Bangunlah hubungan dengan pasangan hidupmu yang kuat saling percaya ,

a. bagi yang belum punya pasangan bangun hubungan yg intim dengan Tuhan yang akan membuat ROH KITA KUAT sebab bagi kita yg ada didalam YESUS KRISTUS mampu mengalahkan KUASA dosa. Roma 8:1- 2 .

b. Yusuf yang belum memiliki ROH KUDUS dalam dirinya mampu menahan keinginan seks untuk tidak berhubungan dengan Maria istrinya Matius 1:25. terlebih kita yang sudah memiliki ROH KUDUS 1 Yoh 4:4.

kita sudah membahas tentang perselingkuhan yg diawali kebiasaan yang jelek , kita perlu memiliki kewaspadaan dengan memperhatikan tip-tip menghindari hal tersebut yg bisa menuju perselingkuhan .

PORNOGRAFI

Sekarang kita melihat tentang pornografi yang ada disekitar atau yg mengelilingi kehidupan ini , kita perlu tahu pornografi adalah hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan hubungan seks secara langsung tetapi sesuatu yang ada didalam hati dan pikiran yang pada akhirnya akan MENJEBAK seseorang untuk melakukan hubungan seks sebelum menikah hal ini adalah dosa dihadapan Tuhan. Matius 5:28./ Keluaran 20:14.

Itulah sebabnya Perbuatan seks sebelum menikah akan dikutuk oleh Tuhan Amsal 5:3-5. Sebab pornografi sesunguhnya adalah perzinahan didalam alam pikiran lebih dulu yang pada akhirnya akan membawa orang tersebut kepada tindakan nyata .

Alkitab menekankan kehidupan yang ada didalam KRISTUS adalah hidup didalam Kekudusan 1 Petrus 1:13-16 / Ibrani 12:14 setiap kali R.Paulus menyampaikan suratnya kepada Jemaat- Jemaat selalu mengatakan JEMAAT YANG KUDUS artinya Jemaat yg hidup berbeda / terpisah dengan cara dan gaya hidup orang dunia !

kita bahas hal ini , hidup KUDUS dari pencemaran seksual / pornografi gaya hidup yang dunia tawarkan dewasa ini begitu mengerikan seksual yang dimata Tuhan sesuatu yg indah untuk sebuah keluarga telah dilecehkan sedemikian rupa , seks telah dijadikan komuditas yang dijual , kedursilaan seksual sebelum menikah , menyingkapkan ketelanjangan , menggunakan pakaian yg seksi sehingga menonjolkan lekuk tubuh , dllnya.

Bagaimana bisa bebas dari keterikatan dengan pornografi :

  1. Minta karunia buah roh penguasaan diri . Gal 5:22-23 .

  2. Menjaga kemurnian prilaku sebagai warga kerajaan Allah . 1 Kor 10:31 .

  3. Jauhilah pergaulan yg jahat pertemuan , tempat yg bisa membawa kejatuhan . 1Kor 15:33 .

  4. Doa pemutusan kutukan dari roh zinah yang mengincar kehidupan kita .

Kalau kita menghindari hal-hal yang bisa membawa kepada perselingkuhan dan perzinahan maka Tuhan akan menghargai dan memberkati kita dan pada akhirnya keluarga yang kita bangun bisa menjadi pusat kegerakan Allah dibumi ini . Amin .