Kematian seseorang, Tuhan yang menentukan ?

Rick Warren adalah seorang pastor yang sangat terkenal di USA.
Nama pastor Rick Warren lebih terkenal lagi, dengan adanya kejadian :
Seorang penjahat pembunuh dalam pengejaran yang berkulit hitam masuk ke rumah seorang wanita kulit putih, yang lagi sendirian dan sedang membaca buku: “The Purpose Driven Life”,
Berdasarkan buku yang dia baca itu, dia berhasil menyadarkan penjahat itu, lalu penjahat itu lalu bertobat, dan menyerahkan diri.

Didalam bukunya yang kebetulan berada didepan saya ini, pastor Rick Warren menulis:
You are not an accident.
Your birth was no mistake or mishap, and your life is no fluke of nature.
Your parents may not have planned you, but God did.

Hari Jumat kemarin, tiba-tiba ada berita yang menyedihkan mengenai anaknya Matthew Warren, umur 27, yang bunuh diri dengan gunshot.

Pastor Rick Warren, author of 'The Purpose Driven Life", asks for prayers after suicide of his youngest son

LAKE FOREST, Calif. - Popular evangelical Pastor Rick Warren asked members of his Southern California church for prayers as he and his family coped with the apparent suicide of his 27-year-old son.

Apa pendapat anda mengenai Topik diatas ?

Saya jadi teringat perkataan di alkitab, di yohanes 4:44, bahwa Yesus berkata seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri…
Mungkin ini yang terjadi pada anaknya si rick warren ini… Mungkin dia udah menganggap tahu bapaknya seumur hidupnya, mungkin dia merasa bapaknya ya bapaknya, dia gak bisa melihat bapaknya sebagai orang yang memimpin orang banyak dan mgkn gak bisa nerima ajarannya sehingga dia sendiri akhirnya bunuh diri(mungkin krn stress kali ya)

Ironis sekali kejadian seperti ini

Baca di Detik.com itu anak bungsu pak Warren menderita gangguan jiwa sejak kecil, terus jadi depresi berat dan akhirnya bunuh diri…tidak ironis, kejadian ini bisa menimpa siapa saja dan keluarga mana saja. Bagi keluarga bapa Rick semoga diberi ketabahan dan kekuatan serta penghiburan. Amin.

BTT…

Saya mohon bertanya pada TS (Mbah Sam) sesuai topik : Kematian seseorang, Tuhan yang menentukan?

Jika ya kenapa, juga tolong sertakan alasan sesuai dengan agama anda dalam hal ini Katolik…

Jika tidak kenapa, juga dengan alasan sesuai dengan ajaran Gereja Katolik… Terimakasih.

Salam

Pertanyaan saya mohon dibahas bersama, yang benar menurut Alkitab bagaimana ?

Jangan anda tanya kembali kepada saya, seolah-olah saya mewakili katolik, karena identitas saya adalah seorang katolik.
Padahal pengetahuan saya mengenai agama katolik, mungkin tidak lebih dari 5 %.
Sebab agama katolik yang sudah berumur lebih dari 2000 tahun itu, luas dan sangat kaya pengetahuan mengenai yang diajarkan oleh Yesus.

Perlu diketahui, bahwa sekalipun saya seorang katolik, saya sangat simpaty sama Rick Warren, maka saya mempunyai bukunya, yang berjudul “The Purpose Driven Life” dan mengikuti petunjuk ajarannya selama 40 hari.

Kematian seseorang, Tuhan yang menentukan ?

Jawab:

Ya, karena sejak semula, sebelum segala sesuatu dijadikan, Alfa dan Omega, semuanya berada dalam kedaulatan Tuhan, karena rancangan-Nya adalah rancangan keselamatan, karena Dia baik kepada semua orang, dan merahmati semua ciptaan-Nya!

3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,
4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
9 TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.

Sedangkan mengenai neraka:

  1. Neraka belum ada, itu nanti setelah penghakiman terakhir

  2. Neraka itu akan ada, dan akan menjadi tempat, apabila nantinya Anak Manusia datang dalam awan kemuliaan, mereka yang berdosa dengan tidak taat kepada-Nya, tetap menolak, membangkang dan melawan-Nya, maka siapapun, baik itu Malaikat, manusia, atau mahluk apapun, akan dihukum masuk kedalam neraka

Ada Amin?

ya… krn semua seijin Tuhan

Tuhan sulit… untuk dimengerti jalan2NYA

Oh ya mohon maaf jika demikian saya sudah salah sangka, karena biasanya member yang mengaku Katolik di forum ini walaupun pendapat pribadi dibolehkan namun ajaran iman Katolik yang dikedepankan (diutamakan) sehingga walaupun tidak sedang mewakili Gereja Katolik namun fikiran dan pendapatnya tidak keluar dari ajaran resmi Gereja Katolik…

Untuk topik ini pendapat saya : Tuhan bukan sekedar menentu-nentukan kematian seseorang, seperti halnya dewa/dewi Moros, Thanatos atau Ker dalam mitologi Yunani, tetapi Tuhan berdaulat penuh sesuai dengan kehendakNya atas kematian seseorang. Dalam kasus mendiang Matthew ini Tuhan dapat mengijinkan, menentukan ataupun membiarkan kematian itu terjadi sesuai dengan kehendakNya…

Salam

Menurut saya bisa ya bisa tidak…
Kalo lagi nonton dirumah tiba kejatuhan meteor mungkin sudah di tentukan di atas
Tapi kalo loncat dari lt 100 itu sih lebih ke mencobai tuhan…

Menurut saya juga demikian.

Pertama ; Karena Tuhan yang memberi kita hidup, dan tentunya Tuhan juga yang menentukan kita mati.

Kedua : Manusia diberi kehendak bebas, supaya setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri.

Misalnya: Anak yang ada dikandungan digugurkan,
Apakah kematian anak yang masih janin itu adalah kehendak Allah ?

Ya COCOK Mbah … cuma bila dia melakukan Free Will nya menentukan Kematiannya SENDIRI maka dia disebut Pencuri karena mengambil Haknya Tuhan dan Pembunuh karena membunuh Dirinya sendiri

Misalnya: Anak yang ada dikandungan digugurkan, Apakah kematian anak yang masih janin itu adalah kehendak Allah ?
Lihat ULASAN diatas sampe; nemu jawabannya Mbah !

Betul, saya setuju, bahwa hak Tuhan kita ambil.

Pertanyaan: Bagaimana dengan orang yang dijatuhi hukuman mati ?

Hak apa kita boleh menghilangkan nyawanya, sekalipun terbukti bahwa dia telah membunuh 10 orang.

Ya si Mbah mulai suka LUPA an deh maklum udeh UZUR ya Mbah makanya cocok dipanggil Mbah alias Eyang kangkung …
Kalau si Mbah bisa menjawab Pertanyaan si Mbah pada Orang yg disuruh Sang Raja dal;am Lukas 19 … PASTI deh si Mbah juga SANGGUP menjawab pertanyaan si Mbah diatas …
Lukas 19 :
27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku."
Nah gimana jawaban si Mbah ?

Mo tnya nih…
Klo misalnya xtreme sport (manjt tebing ga pk tali, yg rawan kecelakaan pasti mati)
Itu menurut sodara2 mencobai tuhan ga? :slight_smile:

ngga … ttp mencobai diri sendiri sudah tahu rawan… masih aja ngelawan

mungkin hal ini bertujuan untuk menaikan level iman seseorang… karna ujian itu selalu ada dan ada yg menyebabkan kenaikan level iman kita,

Pkh 7:17 Janganlah terlalu fasik, janganlah bodoh! Mengapa engkau mau mati sebelum waktumu?

Tuhan punya template kita matinya kapan. kita punya freewill untuk mempercepatnya. :smiley:

Re: Kematian seseorang, Tuhan yang menentukan ?

John 10:10
The thief comes only to steal and kill and destroy; I have come that they may have life, and have it to the full.

Jer 29:11
For I know the plans I have for you, declares the LORD, plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future.

Jobdesk-ny the thief ialah merusak gambar diri, termasuk merusak gambar rancangan (bc: God’s plans) masa depan.
Manakala Sang Putera Tunggal melakukeun percepatan Karya Penyelamatan demi hidup yg kekal di rumah Bapa, unfortunately si pencuri pun latah2an ngintil m’lakukeun percepatan karya penyesatan demi kematian kekal, salah 1 trick-nya dg m’dragging manusia labil m’akhiri hembusan nafasny sendiri tanpa APPROVAL (bc: seijin) Sang Pemberi Hidup, weqs 13x :onion-head2:
#HidupAdalahANUGERAH_GaTauTrima’acihIh!

Tidak.
Baca FT lg…
Aku lupa ayatnya tp isinya kurang lebih begini, Bapa tidak merancangkan hari kematian kamu sekalian. Bapa yang disorga pun berduka atas kematian yang menimpa kamu sekalian.
-/+ sperti itu. maap aku bner2 lupa d kitab apa ayat brp.
cmiiww

ya. contoh evagelis nick Vujicic.
Ibunya ingin aborsi, tapi Tuhan menentukan lain.

http://fractalenlightenment.com/wp/wp-content/uploads/2006/11/Nick-Vujicic-wedding.jpg

kalo itu Tuhan memberi pertolongan. Tuhan punya cara. Tuhan memberi hidup. Tuhan menyelamatkan.