Kematian Yesus Membatalkan Hukum Taurat

Efesus 2:15
Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah MEMBATALKAN hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

  1. MEMBATALKAN = katargeo = to cause to cease, put an end to, do away, annul, abolish, deprive of force, to render inactive, inoperative
  2. Apa yang telah dibatalkan telah berakhir
  3. Apa yang telah berakhir berarti tidak memiliki kelanjutan
  4. Apa yang telah dibatalkan dinyatakan tidak lagi valid dan berarti tidak lagi sah
  5. Apa yang telah dibatalkan berarti sistim, institusi dan prakteknya telah dihentikan
  6. Sesuatu yang dibatalkan berarti telah disingkirkan (do away)
  7. Apa yang telah dibatalkan berarti tidak lagi aktif dan tidak lagi beroperasi
  8. Apa yang telah dibatalkan telah dicabut kuasanya (deprive of force)

Lalu, bagian mananya yang hendak didiskusikan?

Salam

Ya saya newbie bro. :slight_smile: saya hanya membuat thread menanggapi yang lain bilang bahwa hukum Taurat masih berlaku sampai sekarang. Sengaja buat thread baru, soalnya thread yang saya baca campur gado2.

Baiklah kalau begitu. Kalau ada latar belakangnya begini kan lebih jelas.
Silakan dilanjutkan :slight_smile:

Salam

Bro, Saya lebih sependapat jika pakai kata “Menggenapi”.
Tidak setitik noktahpun yang dihapus dalam Hukum Taurat, hanya motivasi dan pengertiannya yang harus diluruskan (Perjanjia Baru).
Contoh konkrit antara lain :

  • Sunat (Sunat hati)
  • Kurban bakaran (Anaka Domba Allah/Perjamuan Kudus)
  • 10 Perintah Allah harus dijalankan dengan motivasi Kasih saja
    Yang terpenting adalah Kasih (include Kerendahan hati) di atas segalanya…

Salam Damai Bro…
Tuhan memberkati…

Hi bro,

Kematian Yesus bukan sebagai penyempurnaan hukum lama, tapi penggantian total hukum lama dengan hukum baru. Makanya jadinya Perjanjian Baru bikan Perjanjian Lama Yang Disempurnakan.

Yohanes 13:34-35
Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.

Boleh dibawa ke diskusi bro ayat2 mengenai tidak setitik noktahpun. Nanti kita bicarakan (dengan damai :)) disini.

Salam

Cuma beda istilah aja bro…ga usah diperbesar…its not Big Deal…khan Bro dan saya berpatokan pada PB…
Keluaran Motor Honda terBARU…merupakan penyempurnaaan engine dari produk" sebelumnya (tapi tetap masih ada Bannya, mesin, lampu, dll)…Peace Bro…

Salam Damai Bro…
Tuhan memberkati…

yup noted, salam.

Hi Bro,

Hanya mengenai analogi saja bro. Kalau saya, analoginya begini, Honda sebelumnya mengeluarkan honda bebeknya, tetap kemudian mengeluarkan mobil. Jadi bukan “new and improved” honda bebek, tetapi totally new mobil. :smiley:

Salam

saya hanya share prinsip saja :

PL dan PB itu tidak saling menentang, bahkan saling melengkapi
taurat itu digenapi, dalam artian hukum korban yang digenapi

gak mungkin ada orang ngaku2 hidup di PB sembari menentang PL (taurat)

Setuju, bro. Tidak saling menentang. Kulitnya sama penggenapan hukum dalam kehidupan sehari-hari, tapi isinya (intisarinya) beda. Isi PL mengarah melakukan karena ada upah/ganjaran, intisari PB mengarah pada kasih.

Salam

Begini menurut saya.

Kehidupan Tuhan Yesus menggenapi Taurat. Dia hidup tanpa cacat cela dan sesuai Taurat; Dia satu-satunya pribadi yang layak untuk menebus umat manusia.

Kematian Tuhan Yesus membatalkan Taurat.

Salam

Mungkin bisa dijelaskan apa itu PERJANJIAN lama dan PERJANJIAN baru. Sehingga bisa dilihat bedanya.
Namanya PERJANJIAN tentunya ada klausul-klausulnya bukan?

kalau saya, sederhana bro, maklum saya orang awam, bukan ahli teologia :ashamed0002:

PL :

Yakobus 2:10
Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

Seluruh 613 hukum (dan turunannya) harus ditaati.

PB :

Semua hukum BATAL

+++++++++++++++++++++++++++++

Jujur saja, kalau anda mengatakan hukum Taurat belum batal sekarang, berarti anda harus mengikuti seluruh hukum. Contoh satu saja : apakah anda sudah mengikuti perintah ke 98 (Imamat 23:8)?

Salam

ya itu karena yang Sempurna lom tiba

sistem upah/ganjaran itu jgn dipikirnya pasti gak baik
itu baik untuk orang yang lom dewasa, orang yang masih hidupnya bener2 dalam daging

anak kita sendiri pun kita didik pasti pake upah/ganjaran toh, karena dia lom bisa mengerti benar2 mana yang baik dan buruk

nah ketika yang Sempurna itu tiba, dan Roh Kudus berdiam didalam diri masing2, disitulah baru kita melakukan hukum yang sebenarnya lebih berat daripada hukum taurat, yaitu hukum kasih

orang2 yang bener2 hidup dalam grace akan hidup bebas dari taurat tapi gak bakalan menentang taurat

itulah yang sebenarnya jadi puncaknya, orang yang benar2 bertekun dalam hukum taurat pun seharusnya akan jadi orang yang mengasihi sesama, bukan malah jadi ahli taurat

setuju semuanya Bro.

tsayangnya dari pihak yang menjalankan Hukum Taurat, contoh seperti para penganut sabbatarian, (ada) yang mengaggap mereka sebagai true church. Dan akhirnya pembicaraan masuk ke ranah sana-sini seperti :slight_smile: hari, makanan, festival, dlsb.nya

di lain pihak, juga yang menjalankan grace (ada) yang hidup tanpa kendali (tanpa takut dan gentar) dan anarkis.

Salam

sadly… it’s a bitter truth…

Kalau nurut saya,
Hukum taurat adalah dasar dari Perjanjian Allah dengan Israel (yang skr kita sebut Perjanjian Lama).
Yaitu seperti yg anda kutip, klausulnya adalah: bangsa Israel harus menuruti seluruh hukum taurat tanpa cela. Kalau berhasil memenuhi akan diberkati, kalau gagal akan kena kutuk.

Kemudian Yesus datang sebagai manusia, menjalani seluruh hukum taurat dengan sempurna. Dengan ini maka taurat sudah digenapi sehingga Allah bisa mengganti perjanjian yang lama dengan perjanjian yang baru, yaitu klausulnya: barangsiapa di dalam Yesus maka Allah melihat dia sebagai orang yang menuruti hukum taurat secara sempurna seperti Yesus, sehingga Allah akan memberkati dia.

Jadi secara praktis, bagi orang percaya, hukum taurat itu BATAL. Tuntutan taurat sudah tidak berlaku lagi bagi kita. Namun alangkah baiknya kita mengerti makna ‘BATAL’ itu supaya gak salah pengertian.

:afro: Mangstab Bro…
Jadi inget dulu masih kecil, Rajin Gereja karena takut rotan bokap…wkwkwkw…Pertumbuhan Iman itu proses…
Tapi sekarang saya malah salut sama didikan Alm. Bokap dulu…Memang Agama adalah Numero uno…Semuanya Nothing tanpa Kasih Yesus…

Salam Damai Bro…
Tuhan memberkati

Yes Bro,
Taurat itu adalah perjanjian lama (old covenant).

Kemudian Yesus datang sebagai manusia, menjalani seluruh hukum taurat dengan sempurna. Dengan ini maka taurat sudah digenapi

Benar skali Bro,
Siapa yg beriman kpd Yesus Kristus, orang itu sudah menjalankan Taurat secara sempurna krn Yesus Kristus sudah melakukannya dg sempurna, jadi kita ambil bagian di dalam apa yg sudah Ia sukses jalankan.

sehingga Allah bisa mengganti perjanjian yang lama dengan perjanjian yang baru, yaitu klausulnya: barangsiapa di dalam Yesus maka Allah melihat dia sebagai orang yang menuruti hukum taurat secara sempurna seperti Yesus, sehingga Allah akan memberkati dia.

Perjanjian baru (new covenant) bukan ini isinya Bro walaupun siapa yg hidup dalam perjanjian baru hal ini berlaku bagi dirinya.

Jadi secara praktis, bagi orang percaya, hukum taurat itu BATAL. Tuntutan taurat sudah tidak berlaku lagi bagi kita. Namun alangkah baiknya kita mengerti makna 'BATAL' itu supaya gak salah pengertian.

Dalam ayat ttg ‘batal’ itu dilanjutkan dg ‘menjadikan keduanya sbg satu manusia baru’.

Taurat itu diberikan kpd Israel jasmani, bukan kpd bangsa-bangsa lain.
Supaya Israel bisa bersatu dg bangsa-bangsa lain dalam kebenaran yg sesungguhnya, maka hukum yg memisahkan kedua kubu ini perlu dibatalkan dulu. Sesudah dibatalkan, Tuhan dapat menegakkan hukum yg berlaku bagi kedua kubu sbg 1 manusia baru.

Ya misalnya Indonesia mau merger sama Australia, tentu hukum yg mengatur Indonesia dan Australia perlu dibatalkan shg bisa diberlakukan hukum baru yg khas bagi negara baru ini.

Krn Tuhan tidak pernah ingkar janji, maka harga dari pembatalan hukum ini adalah kematian salah satu pihak yg membuat hukum. Yang mbikin Hukum Taurat Israel sudah wafat di kayu salib maka Israel bebas dari hukum tsb supaya bisa masuk dalam perjanjian baru.

Tuhan kita luar biasa.