Kembali pada Firman Allah adalah yang paling aman.

Saya setuju dengan topic diatas, 100 % setuju.
Belajar dari Yesus secara langsung adalah yang paling benar, pasti tidak akan tersesat.

Cuma bagaimana cara pelaksanaannya ??

Kalau saya melalui gereja katolik, pasti sedikit banyak saya sudah terpengaruh dengan dogma yang ada di gereja tsb.
Kalau saya belajar langsung dari salah satu lembaga Alkitab, pasti saya akan terpengaruh dari hikmah pendiri dari lembaga tsb.,misalnya lembaga tsb. dari Advent, Yehova atau yang lain.
Sehingga cara saya untuk mengerti Firman, sudah diarahkan.
Dengan kata lain : Saya sudah diberi kaca mata hijau, merah atau biru.

Mohon saya minta petunjuk teman-teman didalam Kristus.

Yohanes 16:12-14
Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.

Alkitab itu buku mati, didalamnya tertulis tulisan dari tinta hitam (ada juga yang berwarna) dari percetakan. Semua orang dapat membacanya dan dibuka bagi semua orang untuk dapat dibaca dan dipelajari. Bukan hanya orang Kristen, bahkan Islam, Hindu atau Budha dapat mempelajari. Tetapi seperti yang ditulis 1 Korintus 2:7-8, Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita. Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia. Bahwa Firman Tuhan yang tertulis dalam Kitab Suci tersebut merupakan Firman yang tersembunyi dan rahasia, setuju dengan nubuat Yesaya 29:11-12, Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai”; dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.” Tidak ada seorangpun dapat mengerti tanpa membuka meterainya, dan hanya Tuhan yang dapat menyingkapkan. Percuma manusia berusaha menyelidikinya tanpa pertolongan Roh Allah, semua tampak sama saja seperti buku orang-orang bijak jaman lampau.

Alkitab tanpa ROH KUDUS, hanyalah buku yang mati. Kita menjadi penurut perintah-perintah manusia yang ada didalamnya, tetapi dengan ROH KUDUS, maka huruf yang mati itu akan dihidupkan dan kita hidup dalam kebenaran (2Korintus 3:7).

Demikian saat anda bertanya tentang berbagai aliran yang ada, mana yang benar sesuai Alkitab?

Semua orang yang berjalan dipimpin ROH KUDUS akan melihat kebenaran didalam Alkitab tidak peduli dibalut oleh tradisi Katholik, Protestan, Pentakosa, Advent ataupun Babtis. Sebab didalam agama harus ada perintah manusia, ada liturgi dan system organisasi, selain Kebenaran Firman Tuhan. Perbedaan antar denominasi ataupun sinode gereja hanyalah pada perbedaan lahirah tersebut. Masing-masing jemaat Allah hidupnya tidak ditentukan oleh tradisi denominasinya, tetapi masing-masing memiliki hubungan dengan Allah secara langsung dan menjalankan FirmanNya sebagai bagian dari hidupnya disamping kebiasaan dan adat atau tradisi yang dijalankannya (Kolose 3:3).

Seorang yang berlutut diatas bangku kayu di gereja Katholik dan memulai doa dengan gerakan tangan sambil menyatakan doa didalam nama Bapa, Putra dan ROH KUDUS, sama seperti juga seorang Pentakosta yang duduk bersilang kaki, sambil menyanyikan lagu sambil mengangkat tangan dan dilanjutkan dengan bahasa roh. Keduanya menunjukan sikap yang benar, sebab bukan hal yang jasmani dan ekspresi tradisi yang dilihat Tuhan tetapi hati, jiwa dan pikirannya.

Sekali lagi kita mengerti karena ROH KUDUS, bukan karena belajar sebab percuma seorang berusaha mengerti Firman Tuhan dengan akalnya dan kepandaiannya, sampai kapanpun tidak akan menemukan TUhan dan beberapa diantara mereka (di sekolah theologia) akhirnya jadi kebingungan dan murtad. 1 Korintus 2:13-14, menulis demikian; Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh. Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Jadi ingat mainan anak-anak waktu di SMP membuat kata-kata rahasia yang hanya teman yang memiliki kunci sandi rahasianya yang tahu apa isinya. ROH KUDUS adalah kunci sandi untuk menjadikan teks Alkitab dimengerti oleh umat Allah.

Lalu bagaimana ROH KUDUS memimpin dan memberikan hikmat Allah?

Baca:

Yakobus 3:17-18
Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai.

Kalau mengaku dipimpin oleh ROH KUDUS dan kemudian melantunkan pengajaran yang menghina, menfitnah dan memojokan dan menciptakan kebencian terhadap saudara-saudara berda suku, bangsa dan kebudayaan (denominasi) bukankah artinya bukan berasal dari hikmat yang dari ROH KUDUS?

Dimulai dari “murni” baik hati maupun pikiran, baik tujuan maupun rencana, haruslah murni. Kemurnian melandasi langkah berikutnya yaitu pendamai, yang artinya tidak menghendaki perkelahian, peramah yang artinya tidak menyombongkan diri, penurut, bukan pembantah, penuh belas kasihan dan perbuatan yang baik. Tidak memihak karena sesama aliran, sesama suku, karena manfaatnya seperti kepada orang berpengaruh atau kaya, dan tidak munafik, kalau salah diakui dan kalau keliru ya berbalik dari kekeliruan.

Itulah cara kita mengerti kehendak Allah yang tertulis dalam Alkitab.

Belajarlah melalui lembaga yang kamu percaya. Karena tidak mungkin kamu tiba2 baca alkitab di pinggir jalan dan dijatuhkan oleh ROH KUDUS dari langit.

tambahan : ingat kata2 Martin Luther :

Therefore he who would find Christ must first find the Church. How should we know where Christ and his faith were, if we did not know where his believers are? And he who would know anything of Christ must not trust himself nor build a bridge to heaven by his own reason; but he must go to the Church, attend and ask her. Now the Church is not wood and stone, but the company of believing people; one must hold to them, and see how they believe, live and teach; they surely have Christ in their midst. For outside of the Christian church there is no truth, no Christ, no salvation.

[b]Oleh karena itu dia yang akan menemukan Kristus harus terlebih dahulu mencari Gereja. Bagaimana kita harus tahu di mana Kristus dan imannya itu, jika kita tidak tahu di mana orang percaya itu? Dan dia yang ingin tahu segala sesuatu tentang Kristus janganlah percaya pada diri sendiri atau membangun jembatan ke sorga dengan alasan sendiri, tetapi ia harus pergi ke Gereja, hadir dan menanyakan kepadanya.

Sekarang Gereja bukanlah kayu dan batu, tetapi kumpulan orang percaya; .Di luar gereja Kristen tidak ada kebenaran, tidak ada Kristus, tidak ada keselamatan [13].
[/b]
GBU!

Saya kira sudah terjawab dengan cerita panjang dan lebar oleh om Krispus… :onion-head53:

saya setuju dengan brother Krispus…

beliau juga menuliskannya dengan kerendahan hati…

tidak berpihak dan memihak…

ada satu hal… ketika seseorang benar2 berhikmat akan firman itu, banyak yang akan mengaguminya…

sbab sperti kata Yesus: “TUAIAN SANGATLAH BANYAK”

dan meng_elu2kan orang tersebut pun terjadi… kalau orang yang berhikmat tersebut menikmati pujian2 scara pribadi… (manusia memang gampang besar kepala…) dan jadilah ada roh yang menungganginya juga… yaitu roh besar kepala… yang malah menyesatkan dia…

hal itu tidak baik… hal2 sperti inilah yang mengakibatkan penyelewengan…

sama seperti Kristus… YANG RENDAH HATI… disamping lembut pengasihNya yang dasyat…
yang menjadi pelayan bagimu dan bagiku dan bagi kita semua…

bayangkan …

YESUS SPERTI ITU… YANG PUNYA KUASA… ALKITAB MENCATAT…

seperti : berjalan di air, menghentikan badai dengan perkataanNya, mengutuk pohon ara, dari sana kita dapat mengetahui kalau sisi ke AllahanNya sebenarnya ada dalam Dia…

namun kerendah hatian itu yang membuat Dia menutupi apa yang ada pada DiriNya… dan tak perlu di ungkap scara dengan senang hati (sombong)…

hanya orang yang rendah hati yang tak pernah, memamerkan apa yang jadi miliknya, dan orang yang dangkal yang selalu memamerkan apa miliknya, bila cukup berpengaruh lalu menyombongkannya…

inilah yang menjadi masalah dan musuh utama terhadap kita sesama kita… hal ini lah yang tidak memugar kedamaian dan ketenangan…

begini kata Yesus tentang “SBAB AKU RENDAH HATI”

Yoh 5:31	

Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;

Yoh 5:30
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Yoh 14:10
Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

lihat dan kecaplah kerendah hatian disana…

(walau ayat ini bisa jadi dsalah gunakan oleh pihak2 yang hendah merendah kan Yesus scara sesuka hati)

dan lihat pengakuan Bapa kepadaNya…

Mat 3:17
lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan. "

semenjak kapan (maaf bahasa saya) Allah berkenan kepada Manusia?? ke pada Musa?? kepada Abraham?? Kepada Nuh?? dan lainnya?? abraham harus lulus uji dulu… agar Allah berkenan kepadanya… (itupun tidak di ucapkan)

Dalam Yesus, tidak ada seperti itu…

umpamakan Yesus bukan dari bagian Allah sendiri…

siapa Dia?? kalau ternyata sebelum jadi Yesus (anak manusia) Dia sudah ada?? dan bahkan sebelum abraham JADI, Dia sudah ada…

Yoh 8:58
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada. "

jadi apa yang Dia lakukan disaat KESUDAH ADAAN NYA ITU?? DAN SPERTI APAKAH DIA DISAAT KESUDAH ADAANYA ITU??

apakah penting untuk mengetahui sperti apa kehebatan di sisi Allah itu?? bagaimna bentuk, isi ,materi, perihal ke Allahan itu…

satu jawaban yang simple… PARA ILMUWAN AJA MASIH BISA SAMPAI DI MARS… dengan segala cost, ilmu pengetahuan, kepanutan, ketelitian dan lainnya…

Yoh 14:6	

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.:

Dialah jalan dan kebenaran itu sendiri…

kata Yesus:

matius 11:28-29
Marilah kepada-Ku , semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan."

JADI BELAJARLAH PADANYA DENGAN RENDAH HATI JUGA…

PASTI MENDAPATKAN PENGERTIAN…

dan masih banyak lagi yang dasyat tentang pengajran Kristus…

belajarlah dengan sangat rendah hati… ROh kudus itu lembut dan memberi pengertian… tidak berpihak dan memihak, tidak menguntungkan perut, tidak menguntungkan hati yang sirik, tidak menguntungkan elu2, juga tidak untuk menang agar bisa menyombongkan diri…

OK…baikk…semuanyaa setujuu???bungkusss…alias closed… :onion-head7: :onion-head53:

Hati hati , tidak semua ayat dalam alkitab adalah Firman Allah , tapi ada juga yangberasal dari pikiranpribadi Tokoh alkitab

GBU

Dapatkah anda memberi contoh, satu ayat saja didalam Alkitab yang bukan Firman Allah ?

Dengan ucapan anda tsb., akan membuat orang tidak mantap lagi mempergunakan Alkitab !

Dengan ucapan anda tsb., akan merupakan titik lemah kesempatan bagi iblis melalui agama lain untuk menjatuhkan iman kristen.

mksdnya hati2 apa dlu nih???
hati2 sma kata2 si pribadi / tokoh alkitab tsb kah???