Kemerdekaan lewat Pemetaan ( Victorious by mapping )

Pemetaaan dalam peperangan rohani , kalau disalah tafsirkan membuat kita mengatakan ini ajaran baru , ini aninisme Kristen modern atau mungkin ada yang mengatakan ini ilmu sihir baru , anggapan tersebut betul ; “ Kalau tidak ada dasar Firman-Nya “ tetapi kalau ada dasar kebenaran Firman-Nya ini bukan ajaran baru tetapi ; “ Kebenaran yang diungkapkan diakhir zaman “ agar umat-Nya diperlengkapi untuk peperangan rohani yang dahsyat diakhir zaman ini .

Memang ada pemimpin gereja yang berlebihan dalam mengadakan pemetaan rohani dengan cara-cara okultisme (aneh tanpa perintah Tuhan ) membuat pemimpin gereja lain yang mendengar ajaran pemetaan rohani jadi sinis , tetapi walau ada yang tidak sehat ( Subyektif) kita tidak boleh meremehkan ajaran yang sehat ( Obyektif ) yang memang ada dasar kebenaran Firman-Nya .

Dalam Perjanjian Lama

• Bilangan 13 : 18 , Musa mengutus 12 orang pengintai untuk menyelidiki keadaan tanah Kanaan dan membuat pemetaan kondisi tempat tersebut selama 40 hari .

• Yosua 18 : 4 , Yosua melakukan hal yang sama dengan menyuruh setiap suku mengajukan 3 orang untuk menyelidiki setiap jengkal tanah Kanaan agar bisa dibagikan ke sisa suku yang belum mendapat warisan . ( ayat 8 – 9 )

• Yehezkiel 8 : 7 – 16, Nabi Yehezkiel diarahkan Tuhan ( Pemetaan rohani ) untuk melihat seperti apa kondisi Jemaat dan para pemimpin yang masih tertinggal di Yerusalem , mereka menyembah Tamus dewa kesuburan bangsa Babil dan dewa-dewa lainnya , dengan dasar itulah Nabi membuat langkah pengajaran dan nubuatan Yehezkiel 11 : 5 tindakan – tindakan simbolis , Yehezkiel 12 : 3 – 6 dan kotbah pertobatan , Yehezkiel 14 : 6 .

• Nehemia 2 : 12 – 15 , Nehemia juga mengadakan pengintaian secara diam-diam sebelum melakukan perbaikan dan pembangunan kota Yerusalem .

Pengalaman diatas memberi pelajaran ; “ Harus ada pemetaan rohani / analisa keadaan “ sebelum melangkah kewilayah hidup baru dan untuk mengetahui apa penyebab Tuhan tidak memulihkan hidupnya seperti yang dijanjikan-Nya , dengan mengoreksi hal-hal tersembunyi .

Dalam Perjanjian baru

• Matius 12 : 26 – 29 , Tuhan Yesus mengajarkan bagaimana mengalahkan sebuah kerajaan , yaitu dengan menaklukan orang kuatnya lebih dulu , untuk bisa tahu seperti apa orang kuatnya , kita harus berdoa minta hikmat Tuhan / membuat pemetaan rohani .

• Lukas 14 : 28 – 31 , Tuhan Yesus mengajarkan hal yang sama , bagaimana membuat perencanaan dan keputusan sebuah proyek dengan bijaksana tidak asal beriman saja !

• Kisah para Rasul 17:16,17-21,23 , Paulus sebelum memulai penginjilannya menyelidiki lebih dulu kota Athena , ia melihat bahwa kota itu penuh dengan patung-patung berhala , sehingga ia bisa bertukar pikiran dengan ahli pikir dari golongan Epikorus dan Stoa , dan menggunakan data tersebut sebagai dasar penginjilannya . ( ayat 22 – 23 )

• 1 Korintus 10:19–21 , Paulus bisa menjelaskan hubungan antara berhala dan kuasa roh-roh jahat , tidak bisa disamakan dan dicampur baurkan dengan Iman kepada Kristus , semua itu dilakukan karena Paulus telah mengadakan pemetaan rohani atas kota Korintus lebih dulu .

Tuhan Yesus dalam era Perjanjian baru juga mengajarkan hal yang sama bagi kita umat pilihan-Nya dalam menjalani kehidupan dan pelayanan kita harus menggunakan analisa / Pemetaan dan membuat strategi menghadapi kehidupan kedepan dengan berbagai tantangannya .

Mengapa sekarang baru kita pelajari “ Pemetaan rohani “ ?

Kita sekarang sedang memasuki zaman yang sangat menentukan , sangat komplek dan penuh pergolakan disepanjang sejarah manusia , ledakan pengetahuan begitu cepat ada disekitar kita untuk menghantar kita kepada dunia baru dengan kemajuan elektronik begitu hebat sampai berusaha mengcloning manusia . Daniel 12 : 4 . inilah waktunya kita mengikuti metode baru sesuai pimpinan Roh Kudus agar bisa tetap Survived menjalani hidup di jaman penuh tantangan ini .

Kita patut bersyukur , Masa ini merupakan era terobosan dalam penginjilan dunia modern seperti banyaknya stasiun T.V dan radio Kristen mengisi siaran diseluruh dunia . Matius 24 : 14 . Tetapi hal ini telah memicu kuasa roh jahat melakukan hal yang sama sebagai tandingan untuk menghalangi perkembangan “ Kerajaan Allah “ memenuhi dunia ini dengan menjebak umat Tuhan tenggelam dalam berbagai macam kesenangan kenikmatan daging saja sehingga mengabaikan tujuan panggilan Tuhan dalam hidupnya . Wahyu 12 : 12 .

Tuhan Yesus adalah Tuhan disegala zaman itulah sebabnya Ia selalu menyediakan sumber-sumber yang diperlukan umat-Nya untuk mengatasi rintangan dan tantangan yang sedang dihadapi Umat-Nya dengan pengajaran ,

“ pemetaan rohani “ ( Mapping )

• memberi hikmat kepada umat-Nya agar menemukan jalan keluar dalam , masalah mata pencaharian , memilih jodoh , mengatasi persoalan dalam rumah tangga dan dalam pelayanan agar umat Tuhan bisa jadi garam , terang dan bintang dibumi ini .

• memberi hikmat kepada para pemimpin Gereja informasi kritis untuk mengembangkan “ kerajaan Allah “ di bumi dan Tuhan juga menunjang pelayanan dengan dana , kuasa dan mujizat-Nya yang dahsyat agar injil tetap diwartakan tidak berhenti .

Semua itu bisa terwujud kalau umat dan hamba Tuhan mau belajar “ Pemetaan rohani “ dengan serius sehingga tahu solusi / mendapat pewahyuan akan tantangan , persoalan yang sedang dihadapi dalam hidup dan pelayanannya .

Bagaimana bisa mendapat Pewahyuan dari Tuhan ?

Langkah hidup untuk bisa mendapat pewahyuan dari Tuhan adalah dengan membuat “ komitmen baru / Perjanjian baru dengan Tuhan “ sehingga bisa dipimpin masuk dalam pemulihan segala sesuatu dan dilibatkan Tuhan dalam kegerakan di akhir zaman ini , hidup kita bisa jadi berkat !

Perjanjian yang dimaksud bukan saat kita mengakui Tuhan sebagai Juruselamat , ( Rom 10 : 9 –10 ) tetapi perjanjian baru setelah kita mengambil komitmen jadi umat Tuhan ternyata dalam perjalan hidup selanjutnya tidak taat lagi . Contoh ;

Dalam Perjanjian lama

• Kejadian 11 : 31 – 32 , Terah membawa Abram , tetapi tinggal di Haran setelah Terah meningal di Haran Abram melanjutkan kembali perjalanannya menuju Kanaan , Abram berhenti karena salah tafsir akan panggilan Tuhan , Abram Parkir setelah diberkati ( Kej 12 : 5 ) tidak melanjutkan perjalanan untuk hidup jadi berkat . ( Kej 12 : 1 – 3 )

• Kejadian 16:16 usia Abram 86 th , karena tidak sabar menungggu waktu Tuhan untuk mendapat anak , Abram ( orang besar / boss ) berpikir yang penting punya keturunan , setelah sadar akan kesalahannya Abram membuat perjanjian Baru dengan Tuhan . Kejadian 17 : 1 – 11 , Ayat pertama ditulis usia Abram 99 th , jadi 13 tahun tanpa hubungan dengan Tuhan , Dengan melakukan “ Sunat “ ( pengeratan daging / hati Ulangan 30 : 6 ) dan namanyapun berubah menjadi Abraham bapa banyak bangsa ( hamba )

• Keluaran 33 : 1 - 3 , Tuhan marah kepada bangsa Israel yang keras tengkuk selalu melanggar perintah dan menyakiti hati-Nya dengan pemberontakannya , ( Tuhan tidak mau memimpin umat-Nya secara langsung hanya mengutus Malaikat saja ) maka Musa berdoa sungguh-sungguh minta pengampunan dan mohon penyertaan / pimpinan Tuhan dalam perjalanan mereka , Tuhan mengabulkan permohonan Musa membuat perjanjian baru dengan Musa dan bangsa Israel . Keluaran 33 : 13 – 14 .

• 2 Raja-Raja 23 : 3 , Bangsa Israel dibawah pimpinan Yosia membuat perjanjian baru dengan Tuhan sebagai ikrar mengokohkan Iman percaya mereka yang luntur , membuat perjanjian untuk kembali hidup taat kepada perintah dan hukum dan jalan-jalan yang Tuhan tunjukkan dengan segenap hatinya .

Dalam Perjanjian baru

• Yohanes 3 : 5 - 6 , Tuhan membuka kesempatan bagi umat-Nya untuk mengalami pemulihan dengan mengutus Yohanes pembaptis dengan mengatakan “ Bertobatlah “ ( berubah dan berbalik dari jalan hidup lama kebaru ) dan cara memberi diri dibaptis . ( komitmen untuk hidup dijalan-jalan yang sudah ditetapkan Tuhan )

• Ibrani 8 : 6 – 11 , Tuhan memberi penjelasan bahwa Perjanjian baru , untuk hidup didalam iman kepada Tuhan Yesus ( kerajaan Allah ) yang akan mengantar Umat-Nya kepada suatu kehidupan yang lebih mulia dibandingkan dengan kehidupan dengan cara lama .

Ini berbicara kalau selama ini ;

Umat yang tidak hidup dalam kehendak dan rencana-Nya , karena maunya menikmati kenyamanan hidup ( Comfort zone ) seperti yang tertulis dalam ;

• Kejadian 12 : 2 , Banyak orang percaya “ Parkir “ dalam perjalanan hidupnya diarea kenyamanan daging saja ( berkat ) tidak mau melangkah lebih jauh lagi . Ini menyakitkan hati Tuhan , sebab tujuan panggilannya adalah hidup jadi berkat !

• Matius 5 : 13 – 16 , Kita tidak taat akan kehendak Tuhan untuk hidup menjadi garam , terang dunia jadi saksi bagi pengembangan “ Kerajaan Allah “ dimuka bumi ini .

• Roma 8 : 30 , Keselamatan adalah , dipilih , dipanggil di “ Benarkan “ lewat Kebenaran Firman-Nya agar dikuduskan / dipisahkan dari cara hidup lama menjadi baru , dibentuk / agar melalui hidup kita bisa jadi alat kemuliaan – Nya . Roma 8 : 30 / 2 Korintus 3 : 18 .

Inilah maksudnya kita membuat Komitmen dengan Tuhan agar kita diberi hikmat dan solusi dalam semua masalah dan tantang hidup ini agar hidup dan pelayanan kita bisa jadi berkat !

Siapa yang mendapat Hikmat dan dilindungi dari serangan iblis diakhir zaman ini ?

• Mazmur 91 : 14 , Mereka yang hatinya melekat kepada Tuhan , maka Tuhan akana ameluputkan dari masalaah dan membentenginya adari bencana .

• Yesaya 30:21 , , Mereka yang taat akan tuntunan Firman Tuhan , entah membimbing kita kekiri atau kekanan tanpa protes tetap kita jalani . ( taat secara total seperti anak yang taat kepada orang tuanya atau orang yang dipercaya )

• Yohanes 10:4,27 , Firman Tuhan ini menjelaskan kalau kita mengenal dan percaya kepada gembala agung maka kita akan mengikuti jejak-Nya , jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya .

• Kisah para rasul 16:7,9 , Dalam doa syafaat untuk penginjilan kedaerah Bitinia , Roh kudus mengarahkan agar mereka pergi kedaerah Makedonia . ( taat pimpinan Roh Kudus penginjilan sukses karena disertai Tuhan )

Inilah alasan kita belajar “ Pemetaaan Rohani “ ( mapping ) dengan cara ;

• Membuat “ Komitmen baru / perjanjian baru dengan Tuhan “ agar hidup ditengah arus dunia yang begitu cepat dan jahat ini kita tetap disertai dan dipimpin Tuhan secara langsung dan kita dibawa dalam rencana-Nya yang terus berkembang naik dan tidak turun seperti perjalanan matahari dari pagi sampai rembang tengah hari ! Amsal 4 : 18 -19 .

• Mau meninggalkan paradigma lama / konsep lama ( mindset ) yang menghalangi pandangan semua aspek kehidupan , pelayanan dan memberi diri untuk dipimpin Roh Kudus masuk dalam perkembangan yang penuh untuk kegerakan pekerjaan Tuhan di akhir zaman ini . Ibrani 6 : 1 .

Maka kegerakan dan perubahan besar akan terjadi baik dalam kehidupan “ Umat Tuhan “ maupun dalam perkembangan “ Pekerjaan Tuhan “ bumi ini . Amin .