Kenapa Israel menjadi umat pilihanNya?

Mengapa Allah hanya memilih bangsa Israel menjadi umat pilihanNya? bagaimana nasib bangsa lain apakah Tuhan Allah hanya mengasihi dan menyelamatkan umat Israel saja ?

Mohon penjelasannya dari rekan 2 di FK ini agar kita dapat memahami rencana Allah bagi seluruh umat manusia. Kiranya Tuhan menerangi hati kita amin.

saya coba jawab dengan pertanyaan , jawaban dari pertanyaan ini akan dapat menuntun pada jawaban diatas
mengapa Allah hanya memilih gereja nya sebagai umat pilihan NYA , bagaimana nasib umat yang lain ? bagaimana nasib umat nabi kecil dan Nabi Besar ?

Mengapa hanya? Kenapa anda tidak berpikir mengapa harus Israel?

Karena Allah hendak memberikan janji, dan lewat janji, Allah akan menyelamatkan manusia.

Saat bertemu Abraham, Allah mengujinya dengan mengorbankan anak tunggal Abraham dan didapati ia tidak segan-segan menyerahkan anak tunggalnya sebagai korban. Demikian Allah akan membalas kepada Abraham dan keturunannya, bahwa Allah juga tidak akan segan-segan menyerahkan Anak Tunggal Allah sebagai korban tebusan.

Karena itulah keturunannya, yaitu Yakub yang disebut Israel akan diselamatkan Allah lewat Anak Tunggal Allah. Tetapi terlalu sedikit jika hanya anak-anak Yakub saja, maka nabi Yesaya menerima wahyu dari Allah yang menyatakan bahwa keselamatan dari Allah akan berlaku juga bagi bangsa-bangsa lain. Menggenapi yang dijanjikan Allah bahwa engkau bukan lagi Abram tetapi Abraham yang artinya bapa bagi banyak bangsa. Paulus menerima tugas memberitakan injil bagi bangsa-bangsa non Yahudi, menyatakan dalam pewahyuan bahwa lewat iman maka semua orang yang memiliki iman Abraham diperhitungkan Allah sebagai anak-anak Abraham yang juga berhak menerima janji Allah.

Demikian singkat cerita mengapa harus Israel dan mengapa hanya kepada bangsa Israel saja. Sebab saatnya akan tiba yaitu saat PerjanjianNya diperbaharui dengan meterai darah Kristus, maka Israel sejati adalah Israel secara rohani, bahwa lewat Perjanjian Baru, maka keselamatan itu sampai keseluruh umat manusia dari bangsa manapun juga.

Israel adalah jalan, dan kita semua berhutang kepada Israel. Yang saya maksudkan adalah Bapa-bapa Israel, Abraham, Ishak dan Yakub, bukan Israel sekarang ini. Tetapi kepada Israel yang sekarang ini, dapatkah lagi mereka disebut Israel hanya karena mereka mendirikan negara bernama Israel? Jika yang rohani itu telah tiba, maka jasmani ini hanyalah bayangan, gambaran dari yang kekal.

Semua manusia adalah ciptaan Allah.
Sebagai hasil ciptaanNya, tentu Allah sangat sayang dan mengasihi semua manusia, tidak terkecuali.
Dari semula manusia jatuh menjadi hamba dosa, Allah sudah punya rencana untuk menolong mengembalikan manusia seperti semula, yaitu hidup bersama-sama Allah didalam kemuliaanNya.

Allah sangat konsekwen, Dia tidak begitu saja dengan sewenang-wenang semua manusia dari hamba dosa, dikembalikan kedalam kemuliaanNya menjadi hambaNya.

Pertanyaan: Bagaimana cara Allah mengembalikan manusia kedalam kemuliaanNya ?

Ibarat kita mau melukis diatas kanfas yang sangat luas, kita harus mulai dari satu titik mencoretkan pencil kita diatas kanfas itu, membuat perencanaan secara lengkap.
Setelah skets perencanaan lengkap, baru kita menindas dengan cat warna-warni untuk merealisir ide kita itu.

Demikian juga dengan Allah, Dia menemukan titik itu diatas Abraham.
Dari Abraham sampai ke Yakob, yang mempunyai 12 turunan, yaitu umat Israel.
Semua kejadian pada umat Isreal, hanya berupa skets dengan pencil hitam, semua ini akan digenapi satu persatu, ditindas dengan cat warna warni, yaitu semua bangsa dilibatkan, tidak terkecuali untuk mendapatkan keselamatan itu.

Jadi umat Israel sebagai umat pilihan itu adalah jalan awalnya karena ketaatan Abraham yang telah lulus diuji oleh Allah, untuk mengorbankan anak satu-satunya yang bernama Ishak.

Ini adalah pendapat saya, jangan tanya mana ayatnya.
Anda mau setuju, boleh; tidak setuju juga, boleh.

lha wong yang bikin agama orang sana kok mas…

ya mesti…

malah aneh kalo agama itu muncul dari situ, ternyata yang umat pilihan malah orang Eskimo?

apalagi dulu mana ngerti mereka kalau ada ras lain yang juga hidup di bumi…
lha wong Adam & Hawa aja dikira cuma satu-satu-nya manusia kok… heheh…

ehehe…

melalui janji ALLAH kepada ABRAHAM - ISAK - JACUB, berkat ALLAH BAPA kepada mereka, tetapi bagi bangsa lainnya akan diberkati juga.

Kej 27:29 Bangsa-bangsa akan takluk kepadamu, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadamu; jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu. Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia."

malah aneh kalo agama itu muncul dari situ, ternyata yang umat pilihan malah orang Eskimo?

Saya akan balik bertanya "kenpa agama muncul dari situ (Israel) ,kenapa tidak dari Indonesia ? hehehe

Kej 27:29 Bangsa-bangsa akan takluk kepadamu, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadamu;
jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu. Siapa yang
mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia."

Ayat ini artinya Isarael adalah umat yang paling dikasihi ,bangsa lain diberkati kalau mwmbaerkati Israel.

Jadi umat Israel sebagai umat pilihan itu adalah jalan awalnya karena ketaatan Abraham yang
telah lulus diuji oleh Allah, untuk mengorbankan anak satu-satunya yang bernama Ishak

Abarham dibenarkan karena iman dan bukan karena perbuatannya, dan imam itu adalah pemberian Tuhan. jadi jangan ada yang bermegah. Pertanyaan saya , kenapa hanya Abraham yang di beri anugrah IMAM percaya ?

Ini adalah pertanyaan yang muncul dari logika berfikir saya sebagai manusia ? mohon dimaklumi .amin

Roma 9:30 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Ini: bahwa bangsa-bangsa lain yang tidak mengejar kebenaran, telah beroleh kebenaran, yaitu kebenaran karena iman.

Roma 9:31 Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu.

Roma 9:32 Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman , tetapi karena perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan.
Ternyata Isarael walaupun di pilih dan di kasihi tapi tidak ada jaminan untuk diselamatkan.

Allah percayakan bangsa Israel sebagai umat Pilihan tiada dan tidak lain Allah mempercayakan bangsa Israel untuk menjaga dan mengawal hakekak kedatangan Sang Mesias, walau kenyataan ditengah perjalanan sering jatuh dalam dosa, tapi mereka achirnya bisa membangun lagi untuk mesbah2 persembahan korban domba sebagai simbolik kedatangan Sang Mesias Juru Selamat manusia yakni YESUS KRITUS. Kalau diserahkan bangsa lain ya sudah lenyap dimuka bumi.

Semoga berkenan.

GYBU.

Pilihan atas Israel bukan berarti Allah menganakemaskan bangsa itu, tetapi Dia memilih mereka untuk menerima firman-Nya, yang pada gilirannya harus diberitakan kepada segala bangsa.

Roma 3:2
Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada merekalah (orang Yahudi) dipercayakan firman Allah.

Untuk apa firman Allah diberikan kepada mereka? Agar mereka menjadi kerajaan imam dan bangsa yang kudus.

Keluaran 19:5-6
Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.
Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

Apa gunanya bagi bangsa lain? Apabila bangsa-bangsa lain melihat bangsa Israel melakukannya dengan setia, maka bangsa lain akan melihatnya dan berkata bahwa bangsa Israel bijaksana dan berakal budi. Pada gilirannya, bangsa-bangsa lain itu akan mengetahui bahwa TUHAN lah Allah yang sesungguhnya.

Ulangan 4:6
Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi.

Singkat kata, bangsa Israel dipanggil (arti sebenarnya dari kata “dipilih”) menjadi saksi TUHAN.

Yesaya 43:10
“Kamu (bangsa Israel) inilah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.

klo melihat dari sejarah, cikal bakal bangsa israel adalah Abram.
Allah memanggil abram, keluar dari keluarganya di Ur-Kasdim menuju ke negeri yang akan di tunjukkan kepadaNya.
Abram percaya akan panggilan tersebut dan

Allah memanggil Abraham untuk menjadikannya suatu bangsa dan menjadi bekat bagi semua kaum.

Kejadian 12:1-3
Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

Selanjutnya disebutkan bahwa oleh keturunannyalah semua bangsa mendapat berkat.

Kejadian 22:18
Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."

kitapun, bukan keturunan dari Abraham: kecipratan berkat Allah

dengan syarat jangan mengutuk mereka, tetapi memberkati mereka.

Kata “kecipratan” konotasinya kena sedikit. Seperti kecipratan rejeki, berarti kita dapat sedikit bagian rejeki orang itu.

Bukan begitu, berkat Allah bukan sekedar “kecipratan”. Berkat Allah itu penuh, tidak sekedar cipratan. Berkat Allah itu datang melalui keturunan Abraham yakni bangsa Israel.

Pada masa Perjanjian Baru, seorang keturunan Abraham, yakni Yesus, menjadi berkat bagi segala bangsa. Berkat itu sampai kepada bangsa lain melalui sekumpulan orang Israel, yakni para murid-Nya, atau dikenal sebagai para Rasul. Kini, kita yang sudah menjadi milik Kristus juga menjadi keturunan Abraham. Kita menjadi berkat bagi segala bangsa, inilah janji Allah kepada Abraham.

Galatia 3:29
Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Kenapa Alalh memilih bangsa Israel ???

Karena demikian adanya cara Allah bekerja, kalau kita sebagai gambar dan rupa Allah, kita juga kalau segala sgala juga memilih .

Jadi kita tidak usah heran kenapa Alalh memilih, kita saja pakai baju, memilih juga, makan apa milih juga.

Cara Alalh bekerja memilih bangsa israel bukan karena bangsa Israel yang terbaik dari seluruh bangsa didunia ini.

Malah kalau dibaca sejarah bangsa Israel,yang tegar tengkuk, terus menerus berpaling dan menyakiti hati Allah.

Apakah Allah yang maha tahu tidak mengetahui bangsa Israel bakal demikian adanya ???

Allah sudah tahu sejak mulanya, tapi manusia ciptaan Tuhan diberi kebebasan bertanggung jawab atas moralnya, sehingga Alalh tidak menciptakan manusia seperti robot yang telah diprogram sedemikian rupa, hanya satu saja mengikutin programnya.

Allah tetap memberi pilihan bagi manusia memilih dalam kehidupannya.

Hanya saja akibat kejatuhan Adam, manusia sudah tidak lagi bebas memilih yang baik dan jahat, hatinya senantiasa cendrung berbuat jahat.

Kej 6
6:5 Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,

Tetapi karena kasih dan belas kasihan Allah, Allah tetap memilih bagi diriNya suatu uamt pilihanNya.

Lukas 1:77
untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka,

Lukas 2:32
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."

Melalui bangsa Israel bangsa bangsa lain mendapat berkat keselamatan .

Titus 2:14
yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.

1 Pet 1
1:2 yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.

Demikian juga dengan orang orang pilihan Allah yang telah dipilih sebelum dunia dijadikan.

Ef 1 : 4 , 5
1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

1:5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Ny

begitulah cara Tuhan bekerja ,

  • memiliha Adam dan Hawa menjadi manusia pertama.

  • memilih bangsa Israel menjadi berkat bagi bangsa bangsa lain.

  • memilih bagi diriNya suatu umat pilihanNya, kepunyaanNya.

klo kamu kecipratan sedikit, ya tentunya terima sedikit.

lho agama yang muncul di indonesia juga banyak pisan mas…

coba kita lihat agama-agama yang dianut nenek moyang kita… amat beragam dan sangat indah juga lho…

misalnya kepercayaan apa yg di sumatra utara itu…
disitu juga mereka percaya bahwa tuhan menurunkan perintahNya kepada orang-orang Batak…
dan lainnya…

cuma memang POLITIK EKSPANSIONISME itu ternyata memang dilakukan oleh beberapa gelintir agama aja mas…
Ekspansionisme agama yang tercatat dalam sejarah pertama kali adalah Invasi Buddhisme ke Cina dan ke timur lagi…

selanjutnya Yusuf/yesus & the gank memutuskna untuk meng-ekspansi yudaism, tetapi ditentang oleh mainstream yahudi pada waktu itu, terus melepaskan diri dan bikin agama baru…
nah… itu lah yg nyampe ke sini…
tentu jualan-nya pun ya jelas masih sama atuh mas…
masa mau di-modifikasi dan di-lokalisasi ke daerah calon covert-an-nya…

kan jadi kesannya kurang otentik dan kurang kereeeenn gitu lho…

just my two cents

mr CD anda tulis :
malah aneh kalo agama itu muncul dari situ, ternyata yang umat pilihan malah orang Eskimo?

Saya akan balik bertanya "kenpa agama muncul dari situ (Israel) ,kenapa tidak dari Indonesia ? hehehe

lho agama yang muncul di indonesia juga banyak pisan mas…

Saya berbicara mengenai ajaran dan kelahiran Yesus ,kenapa di mulai dari Israel ,kenapa tidak di Indonesia , bukan soal bermacam macam agama yang ada di Indonesia. Saya katakan kenapa yesus Lahir di Israel dan memilih Iarael sebagai Umat pilihanNya ,kenapa bukan Indonesia atau bangsa lain. kenapa ?

Ya gak usah ribut2 dengan CD deh, entar gak habis2nya,

Coba anda bandingkan jawaban saya dengan @Rita mana yang lebih fokus dan lebih dekat pada pertanyaan anda di judul tri sini :

Tolong kasioh komentar dong jika ada member yang sudah jawab. entar diskusi bisa lebih seru dan terfokus.

GYBU

Dalam Kitab Ulangan, Allah mewahyukan alasan-Nya, mengapa Ia memilih Israel, bangsa yang kecil, dan relatif tidak dikenal di dunia, jika dibandingkan dengan bangsa-bangsa besar lainnya, seperti Cina ataupun India. Demikianlah yang diwahyukan Allah melalui Nabi Musa,

Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu -bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa? – tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir. Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan…” (Ul 7:7-9).

Demi mewujudkan rencana-Nya mengutus Putera Tunggal-Nya, Yesus Kristus- lah, Allah memilih suatu bangsa, sebagai bangsa pilihan-Nya agar Ia dapat masuk dalam sejarah umat manusia. Dan untuk maksud ini, Allah memilih Israel, suatu bangsa yang terkecil dari segala bangsa. Hal ini memang sesuai dengan cara kerja Allah, yang memang selalu memilih yang lemah, sebab di dalam kelemahan-lah kuasa Allah menjadi sempurna (2 Kor 12:9). Itulah sebabnya pula, dalam penjelmaan-Nya, Kristus memilih untuk lahir sebagai Anak tukang kayu yang miskin (lih. Mat 13:55), bahkan yang sempat menjadi pengungsi di Mesir (lih. Mat 2:14). Allah memang berpihak pada yang lemah dan kecil, seperti dikatakan Yesus, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.” (Mat 11:25; Luk 10:21).

Demikianlah, prinsip ini bahkan digenapi secara sempurna oleh Kristus sendiri, saat Ia memilih cara-Nya menyelamatkan umat manusia, yaitu dengan wafat disalibkan sebelum kebangkitan-Nya yang mulia. Cara ini merupakan kebodohan menurut orang Yunani ataupun batu sandungan bagi bangsa Israel sendiri, namun sesungguhnya adalah kekuatan Allah (lih. 1 Kor 1: 22-31). Dengan selalu memilih cara yang tak terpandang dan hina di mata dunia, Allah malah hendak menunjukkan kekuatan-Nya sambil mengajarkan kebajikan kerendahan hati, suatu kebajikan lawan dari kesombongan, yang mengakibatkan manusia pertama (Adam dan Hawa) jatuh ke dalam dosa, yang memisahkan mereka dari Allah.

Maka dengan dipilihnya Israel, bangsa yang kecil di mata dunia, sebagai bangsa pilihan-Nya, memang sejalan dengan rencana Tuhan ini. Namun jangan dilupakan, rencana Tuhan tidak hanya berhenti pada bangsa Israel namun kepada bangsa-bangsa di seluruh dunia, melalui pemilihan bangsa Israel (lih. Kej 12:3; 17:5). Kini bangsa pilihan Allah yang baru adalah Gereja, yaitu yang terdiri dari mereka yang mengimani Kristus di seluruh dunia, dan dengan demikian, menjadi keturunan Abraham, karena hidup dari iman Abraham (lih. Rom 4:16-25).