Kenapa Israel menyerahkan bagian dari Yerusalem ke Vatican?

Artikel Published: Friday, February 01, 2013 11:16 AM dibawah ini mengatakan bahwa Israel menyerahkan salah satu bagian dari Yerusalem pada vatican.

Jadi ingat ceramahnya Eric Jon Phelps dan Alberto Rivera yang menulis komik sejak tahun 1972 bahwa vatican menginini Yerusalem sudah ratusan tahun.

Kenapa?

Konon beginilah ceritanya. Katolik percaya Pope adalah wakil atau pemegang delegasi Tuhan didunia.

Tuhan Yesus adalah raja segala raja, jadi Pope harus juga memegang delegasi sebagai raja segala raja.]

Alkitab mengatakan bahwa Yesus akan memerintah dari bukis zion/bagian dari Yerusalem.

Oleh sebab itu Pope harus juga bertahta di Yerusalem.

Judul dari artikel ini adalah:Op-Ed: Exclusive: A Seat for the Pope at King David’s Tomb

KURSI UNTUK POPE DI KUBURAN RAJA DAUD.

An historic agreement has been drafted between Israel and the Vatican. The Israeli authorities have granted the Pope an official seat in the room where the Last Supper is believed to have taken place, on Mount Zion in Jerusalem, and where David and Solomon, Jewish kings of Judea, are considered by some researchers, to also be buried.

It is the culmination of a long campaign by the Catholic Church to regain religious stewardship over the place where Jesus is supposed to have broken bread and drunk wine with his disciples on the eve of his crucifixion.

This is an enormous issue pushed through without any public debate.

According to our sources, the agreement, which is expected to be ratified next June, gives the Pope a “special authority” over the second floor of the building, so that Christian pilgrims will be able to celebrate religious functions like Pope John Paul did in 2000.

The agreement constitutes Israel’s capitulation to the Vatican’s efforts to “Christianize” the holy site, like when a Catholic convent was built in Auschwitz.

The Catholic Church has long wanted control over part of the area on Mt. Zion so as to turn it into an international religious center for Catholics. The blueprint of the agreement reads as follows: “The Vatican hands over this use of the Cenacle to the Custody of the Holy Land which will keep the Cenacle open from 6 AM to 8 AM for the celebration of the Holy Mass”.

@Jackson : kurang jelas bagian mana dari seluruh posting diatas yang merupakan komentar (pendapat) anda.

klo menurut gw…

kaga ada komentar / pendapatnya TS…

di atas itu TS cuman ngasih berita saja…

sedangkan judul topik bernada pertanyaan…

Sudah lama saya membaca bahwa vatican ingin menguasai Yerusalem lama, walaupun waktu itu saya baca dari beberapa penulis maupun Youtube, seperti Alberto Rivera, Professor Walter J Veith, dan peneliti2 lain seperti Eric Jon Phelps, bahwa sebenarnya yang menjadi tujuan utama adalah bukit Zionnya. Karena katolik percaya bahwa Pope adalah wakil Tuhan didunia.

Kita tahu kalau wakil kepala sekolah, dan kepala sekolah baru pergi maka wakil ini berlaku sebagai kepala sekolah.

Demikian juga wakil Raja segala raja, mestinya berfungsi sebagai raja segala raja didunia, sementara Raja segala raja berada di surga.

Karena dikatakan Raja segala raja bakal memerintah dari Yerusalem maka wakilnya juga demikian.

Itulah kurang lebih yang saya baca dari para peneliti ini. Dan seingat saya, Khususnya Eric mengatakan bahwa ini sesuai dengan apa yang dikatakan alkitab bahwa antikris bakal memerintah dari Yerusalem khususnya Bait Allah.

Benar tidaknya tuduhan ini biarlah waktu yang membuktikan dan open to debate, namun saya pribadi cenderung percaya, bukan dengan maksud membenci katolik, sekedar menyampaikan pandangan para peneliti2 tsb dan tentunya masing2 boleh punya penilaian sendiri2.

Jadi kesan saya waktu membaca artikel diatas menjadi agak ngeri apakah waktu kedatanganNYa sudah demikian dekat sehingga tempat sudah mulai disiapkan? Walaupun belum sampai tempat yang tepat seperti dikatakan peneliti2 maupun alkitab, tapi sudah mendekati. Dan kalau mau baca lengkap dari artikel ini vatican juga minta tempat2 lain di sekitar Yerulem ini,

Saya jadi pikir kalau misal indonesia minta menguasai tempat2 tertentu di malaisia apakah itu lazim?

Bahkan menurut artikel ini juga ketika israel memasang plakat ditempat dimana dipercaya Yesus makan perjamuan terakhir, dengan tujuan menghormati pahlawan2nya yang mati dan tidak mayatnya tidak diketemukan, di protes oleh petinggi katolik.

Menunjukan vatican begitu berkuasa sehingga orang masang plakat di negaranya sendiri di protes.

Mungkinkah Pope itu memang sudah mulai berfungsi sebagai raja segala raja sehingga mulai terlihat bisa mengatur negara lain walaupun yang nampak hanya sedikit saja (bisa minta daerah di negara lain, bisa melarang memprotes orang memasang plakat dinegara sendiri)

Saya tertarik untuk kita bersama mendalami masalah ini yang menurut saya merupakan salah satu tanda kedatangan Tuhan yang kedua.

Nice, ulasan yg menarik, sy pribadipun setuju dengan pendapat ini, sy tidak ada maksud apa thdp rekan2 yg beragama katholik, sy berpendapat dmikian krn percaya analisa bbrpa penelitian itu. No hard feeling ya.

Menurut saya jika terjadi hanya sebatas membina hubungan diplomatik dan menggalang simpatik dari umat Katholik. Kita harus semakin dewasa dalam berfikir dan mulai meninggalkan pikiran picik konspirasi atau sesuatu yang berbau pengorbanan karena alasan rohani dalam dunia politik. Saat agama ada didalam politik, agama hanyalah kendaraan bukan pengemudinya. Sejarah berbagai bangsa didunia ribuan tahun telah membuktikan hal ini.

Masalah ini untuk menjadi jelas memang menyita banyak waktu, tapi seingat saya (kembali saya belum sempat merangkum refrensinya) Bahwa Vatican ingin menguasai Yerusalem lam itu sudah ditulis oleh Dr Alberto Rivera yang di publish oleh Chick. Dan dulu saya pernah lihat tahun penerbitan adalah tahun 1972.

Dan dikatakan Pope bakal minta maaf pada Yahudi. seingat saya ini terjadi tahun 1994. Untuk melegakan jalan hubungan diplomasi supaya akhirnya bisa meminta Yerusalem lama.

Dan perjanjian rahasia antara penguasa Israel dan Vatican sebenarnya sudah dimulai diam2 sejak 1993 dan wali kota Yerusalem marah dan meng expose perjanjian ini di dua koran besar di Israel. Tentu bisa dimaklumi kalau ada penyerahan suatu daerah walikotanya pasti diberi tahu, Dan walikota ini akhirnya mati kecelakaan lalulintas, dan spekulasi para wartawan di dibunuh.

Dr Alberto rivera ini sering dituduh pembohong dan tidak pernah punya posisi di vatican.

Tapi kalau menurut analisa saya, bagaimana orang tidak punya posisi di vatican bisa tahu rencana ini duapuluh satu tahun sebelum ada perjanjian penyerahan, dan bisa tahu Pope bakal minta maaf pada Yahudi 22 tahun sebelum ini terjadi.

Dia juga tahu ada pencurian emas yang disimpan di account vaticaan dalam komiknya yang dicetak tahun 1972 dimana levy pengacara korban holocaust baru menuntut masalah emas ini sekitar tahun sembilan puluhan?

Walaupun Dr Alberto tidak tahu jumlah persis berapa emasnya.

Jadi saya tidak yakin ini sesuatu rumor saja tapi kenyataan.

Dan kalau mau meneliti lebih dalam lagi, semua ini karena Pope dipercayai wakil Tuhan didunia yang adalah berarti wakil Raja segala raja. dan karena dia wakil atau pemegang delegasi raja segala raja maka dia harus memerintah raja2 yang berarti dia harus jadi bosnya pemerintahan Tunggal atau dikenal dengan New World Order. Atau global politic authority.

Dan dalam tahun 2011 Pope Benedict mengumumkan rencana vatican untuk pembentukan global politic authority dengan alasan demi kemakmuran dunia. Dan dokumen resminya bisa di lihat di Vatican Today yaitu media milik vatican.

Sekali lagi bagaimana Dr Alberto ini sudah menulisnya tahun 1972.

Jadi kalau ini dikatakan conspiracy saya rasa kurang tepat. Ini didukung oleh data2/dokumen2 yang sebagian dikeluarkan oleh vatican sendiri, misal rencana NWO.

Dan Dr Malachi Martin kabarnya sebelum meninggal sudah menulis rencana Katolik untuk membentuk NWO. Sayang baru diedit dia sudah meninggal. Dan dia ini bekas penasehat top dari dua Pope dan bekas Professor di Vatican university dan juga ketua bagian penelitian dead sea scroll, juga penulis 16 buku terlaris.

Sebelum membaca cerita konspirasi yang biasanya sedap-sedap di telinga karena selalu bersifat thriller, kita harus paham siapa Alberto Rivera itu yang membuat cerita tersebut. Ia dikenal sebagai pembenci Katholik dan seringkali memfitnah dengan berbagai tuduhan kebencian dan konspirasi di Vatikan sampai Pausnya.

Silahkan baca disini http://en.wikipedia.org/wiki/Alberto_Rivera

Jadi berhati-hatilah dengan apa yang kamu lihat, apa yang kamu baca dan apa yang kamu terima. Karena rahasia iman itu tersimpan dalam hati nurani yang murni bukan hasil kawin campur.

Apakah dia pembenci katolik atau tidak tapi nyatanya dia menulis tentang rencana permintaan maaf Pope duapuluh tahun sebelumnya, bagaimana dikatakan fitnah kalau dia menulis di komik hitam diatas putih dan ada tanggal penerbitannya dan saya baca buku itu sebelum Pope minta maaf yaitu sekitar tahun 1992.

Lalu rencana pembentukan NWO bisa dibaca dokumen yang dikeluarkan dan pernah dibacakan Pope benedict tahun 2011 Jadi sekitar 40 tahun sebelumnya. Lalu pencurian emas juga bisa diikuti pada peristiwa penuntutan di san francisco tahun 90an.

Tentang sumpah Jesuit bisa dibaca di US congress Journal dan semua bisa di akses gratis.

Memang dia selalu dituduh jelek2 oleh katolik dan majalah keluaran Billy Graham Christian Today, tapi apa yang dinyatakan jauh2 hari sebelumnya ternyata terbukti.

Katakan dia orang jahat tapi saya tidak akan prejudice kalau orang jahat pasti bohong selalu.

Yang jelas permintaan maaf Vatican membuktikan memang katolik menjahati Yahudi kenapa masih percaya sama vatican?

Bukankah kalau tidak percaya Alberto alasan dia orang jahat juga tidak boleh percaya yang lain yang juga terbukti minta maaf karena kejahatan dan tidak mau mengembalikan emas curian sampai sekarang?