Kenapa Natal lebih meriah daripada Paskah?

Sudah lazim kalau orang Kristen, khususnya di Indonesia, diidentikkan sebagai kaum yang merayakan hari Natal, seperti umat Islam merayakan Idul Fitri. Seolah-olah, hari Natal adalah hari yang paling utama dalam agama Kristen. Di kantor-kantor, sekolah, kampus, organisasi kemasyarakatan, sampai tingkat nasional setiap tahun diadakan perayaan Natal. Toko-toko, pusat perbelanjaan, rumah makan, dan tempat-tempat umum lainnya semarak dengan hiasan Natal menjelang dan beberapa hari setelah Natal.

Berbeda dengan perayaan Paskah (rangkaian peringatan penyaliban Kristus hingga kebankitan-Nya), jauh dari suasana kemeriahan. Tidak banyak yang merayakannya (di luar program gereja) seperti hari Natal. Bahkan ada orang Kristen sendiri tidak hapal, kapan hari Paskah dirayakan.

Padahal, kematian Kristus dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati lebih sentral maknanya bagi kekristenan. Kelahiran Yesus di Betlehem hanya sedikit diceritakan dalam Injil, hanya Matius dan Lukas yang menceritakannya. Itupun hanya beberapa pasal, berbeda dengan peristiwa kematian dan kebangkitan-Nya yang menjadi klimaks dalam kitab Injil.

Adakah yang dapat menerangkannya?

Kayaknya begini sih, yg pertama karena di Alkitab disebutkan bahwa Yesus lahor membawakan “kesukaan yang besar bagi dunia”, jadi ya memang identik dengan sukacita yg besar.

Lalu yg kedua karena budaya manusia juga, coz kalau di luar negeri seperti di US, Jepang, Korea dan di Eropa, natal itu dirayakan sebagai festival besar yang dirayakan bukan cuma oleh orang Kristen. Jadi ya karena budaya juga.

Pertanyaan lanjutannya, karena Natal dirayakan secara meriah sedangkan Paskah nyaris tak terdengar perayaannya, bagaimana dampaknya terhadap kesaksian Kristen kepada dunia? Banyak orang non Kristen yang memandang orang Kristen sebagai kaum yang merayakan pesta Natal dengan hura-hura.

Saya tidak menganjurkan Paskah dirayakan dengan pesta hura-hura, tapi ingin menempatkan peringatan2 tersebut secara proporsional sesuai Injil.

Nampaknya ini petanyaan tentang fenomena masyarakat, yang menyangkut antropologi. Semuanya menjadi kompleks yang melibatkan banyak hal termasuk sejarah. :slight_smile:

Natal diselenggarakan secara meriah pada 25 Desember adalah hasil sinkretisme pemujaan berhala pagan sesembahan Kaisar Konstantin dan perayaan kelahiran Yesus Kristus, yang digabungkan bersama-sama. Maka tema hiasan Natal adalah pohon, yang tidak jarang secara tidak sadar dipuji dalam gereja dengan menyanyikan lagu pujian : “pohon terang, pohon terang, sungguh indah rupaMU” bersama-sama dengan pujian kepada Tuhan.

Sedangkan Paskah, yang dikenal dengan nama Easter (Easter adalah nama dari dewa/dewi kejijikan/kesuburan), adalah hasil sinktetisme antara perayaan kebangkitan Tuhan Yesus dan pemujaan dewa/dewi kejijikan/kesuburan, yang dilambangkan dengan telur dan kelinci, sebagai lambang kesuburan reproduksi. Telur dan kelinci lekat dan merupakan emblem dalam Paskah sejak sekolah minggu.

Mungkin permasalahannya adalah dewa dari kasisar Konstantin lebih kondang di masyarakat dibanding dengan dewa Easter, sehingga perayaannya lebih meriah sejak jaman dulu dan secara tradisi terbawa hingga sekarang.

Demikianlah cerita hikayat singkatnya CMIIW :tongue:

GBU

Menurut anda, yang mengharuskan Natal dan Paskah itu hura-hura siapa? Saya selalu merayakan Natal dan Paskah sama sederhananya. Saya justru melihat perayaan di Gereja besar kadang berlebihan, tetapi karena memang jemaatnya banyak.

Lalu kita harus bagaimana bro?

Salam… :slight_smile:

Digereja katolik Pascah jauh lebih penting dari pada Natal.

Malam sebelum Yesus ditangkap pada pagi harinya, Yesus menyempatkan diri, berkumpul dengan murid-muridNya untuk mengadakan perjamuan Pascah.

Pertanyaan:
Mengapa dengan waktu Yesus yang sudah begitu sempit, tinggal beberapa jam sebelum Dia ditangkap, Dia menyempatkan diri memerlukan mengadakan Perjamuan Pascah ?
Jawab:
Sebab perjamuan Pascah yang diadakan oleh Yesus itu, mempunyai arti yang amat sangat penting !

Pertanyaan:
Tahukah anda arti khusus yang amat sangat penting itu, bagi umat kristen ??

Mohon anda sekalian memberi respond dan menjawab.

Hura-hura ato engga ya tergantung orang Kristen nya juga, biasanya sih Natal dijadikan kesempatan kumpul bareng keluarga dan teman-teman dan biasanya pake makan-makan dan beli barang-barang, akhirnya ya dianggap hura-hura ama orang non-Kristen.

Saya kira bentuk kesaksian kita ga cuma pada saat perayaan Natal, tapi ya sebaiknya ga sampe hura-hura juga…

Saya sependapat…dan mungkin juga karena gak terlalu jauh dengan hari perayaan pergantian tahun baru masehi ya, jadi kelihatannya natal juga dibuat lebih meriah…

Yap, betul juga tuh… hehehe…

Katanya anda sekalian orang kristen !

Mengapa tidak ada yang tahu jawabannya atau takut kalau jawabannya salah.
Tidak apa-apa, bukankah kita disini sedang belajar dan menggali kebenaran Firman.

Ayo, jawab saja, menurut pendapat anda masing-masing.

Terus kalau lebih penting mau dirayain lebih mbah? Saya kok lama-lama melihat anda agak aneh, anda mau menyimpulkan apa?

Salam… :slight_smile:

Memang saya tidak heran, orang luar kalau melihat orang yang hidupnya sudah didalam Yesus itu, selalu merasa aneh dan tidak habis mengerti.

Saya mau menyimpulkan bahwa Pascah itu bagi orang Kristen mempunyai arti yang jauh lebih penting daripada Natal.

Sudah jelas, yang lebih penting akan mendapat prioritas lebih dahulu daripada yang kurang penting.

Mungkin menurut anda, sebaliknya, ya boleh-boleh saja terserah anda sendiri.

menurut anda kenapa ULANG TAHUN lebih meriah daripada PERKABUNGAN/KEDUKAAN/ORANG MENINGGAL?

nanti jawaban anda bisa dipakai untuk menjawab pertanyaan anda :afro:

Bagi orang yang bukan kristen, Yesus disamakan sebagai manusia biasa…
Sehingga kelahiran Yesus, yaitu Natal, dirayakan lebih meriah daripada kematian Yesus, yaitu Pascah.

Akan tetapi bagi kita orang kristen, berbeda, sebab kematian Yesus mempunyai arti Khusus, yang tidak dapat dimengerti oleh orang-orang bukan kristen.

Nah, saya sekarang mau tanya: Anda ini kristen atau bukan ?
Kalau anda bukan kristen, maka perbandingan persamaan yang anda ajukan itu benar.

<<<<<<<<<< bro bisa baca ?

bro belum menjawab pertanyaan sy :coolsmiley:

apakah anda tahu kenapa Paskah setiap tahun tanggalnya berbeda (bukan tanggal sebenarnya) sedangkan Natal tetap 25 Desember (juga bukan tanggal kelahiran sebenarnya)

Pertanyaan anda itu sebenarnya tidak ada sangkut pautnya dengan masalah topik yang ada.

Akan tetapi baiklah saya coba menjawabnya.
Anda tahu, bahwa Yesus wafat pada hari Jumat jam 3 siang, dan pada hari ketiga yaitu hari minggu Dia bangkit.
Dengan patokan hari Jumat itu, maka setiap tahun hari Jumat tidak selalu jatuh pada tanggal yang sama, akan tetapi berbeda-beda.

Sebaliknya dengan Natal, dimana patokan yang diambil yaitu tanggalnya, bukan hari nya.

Arti perjamuan malam terakhir itu bagi kita ya sebagai peringatan akan Dia yang sudah menebus dosa kita, dengan makan daging-Nya dan minum darah-Nya (dilambangkan dengan roti dan anggur). Sudah tentu ini penting banget bagi kita.

Rasanya kalau di Gereja Protestan, hal ini dirayakan dalam sakramen perjamuan kudus. Kalau di denom saya itu ya 4x dalma setahun. Di Gereja lain ada yang bisa sebulan sekali setiap minggu awal bulan…

Buat saya kedua-duanya penting, tetapi saya tidak merayakannya berlebihan, Natal ya pasang aja pohon natal, kalau paskah ya cari saja telur paskah. Anda itu masih ikut tradisi Katholik, makanya masih saja membanding-bandingkan antara perayaan yang satu dan yang lain lebih penting mana.

Buat saya yang terpenting di hari raya natal dan paskah itu apa yang kita lakukan untuk sesama dan untuk Tuhan. Saya ga pusing soal perayaan apalagi menghitung-hitung lebih penting mana. Masa sudah 2013, masih mempermasalahkan hal ini?

Salam… :slight_smile:

Setuju… tiap orang ya beda-beda, dan Ke-Kristenan kan bukan soal ritual/perayaan, tapi ya tentang sikap hati.

Natal mungkin kesannya merayakan “berlebihan”, ya karena biasanya liburnya lebih panjang dan digabung dengan tahun baru, plus ya budaya di dunia juga yang membuat natal menjadi bukan hanya perayaan bagi orang Kristen tapi sudah jadi seperti festival…

trims sudah menjawab namun yg sy tanyakan pada :

adalah yg ini :

silahkan anda jawab dulu yg diatas

setelah itu baru akan sy jawab menurut topik,
karena JAWABAN anda akan sy pakai untuk menjawab PERTANYAAN anda

Syalom