Kenapa Natal lebih meriah daripada Paskah?

Baca Reply # 13.

Bagi orang yang bukan Kristen, Yesus disamakan sebagai manusia biasa…
Sehingga kelahiran Yesus, yaitu Natal, dirayakan lebih meriah daripada kematian Yesus, yaitu Pascah.

Akan tetapi bagi kita orang Kristen, berbeda, sebab kematian Yesus mempunyai arti Khusus, yang tidak dapat dimengerti oleh orang-orang bukan Kristen.

Nah, saya sekarang mau tanya: Anda ini Kristen atau bukan ?
Kalau anda bukan Kristen, maka perbandingan persamaan yang anda ajukan itu benar.

gini loh maksud sy mbah bro

coba anda baca 2 nubuat tentang kelahiran dan kematian Kristus ini secara MENDALAM dan coba anda rasakan bagaimana ‘SUKACITA’ yg dirasakan Nabi Yesaya ketika menulisnya

Yesaya
9:6 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

dan ini

Yesaya
63:9 dalam segala kesesakan mereka. Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Ia mengangkat dan menggendong mereka selama zaman dahulu kala.

bisakah anda rasakan ada perbedaan SUKACITA Yesaya pada 2 nubuat tersebut?

itulah SUKACITA yg dirasakan kita orang percaya saat ini,

saat kelahiran Yesus (Natal dimaknai sebagai kelahiran Kristus) bahkan malaikat dan bala tentara sorga pun bersorak-sorai dan memuji Allah
Lukas
2:13 Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:
2:14 “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

bahkan orang2 majus datang membawa persembahan mereka pada Raja yg lahir dan diletakan dalam palungan (tempat makan hewan) dan sukacita para gembala
jadi kesimpulan yg dapat diambil dari nubuat dan kisah kelahiran Kristus tsb adalah, SUKACITA yg kita rasakan saat Natal (Kelahiran Juruslamat; meskipun bukan tanggal sebenarnya) adlah lebih CONDONG bersifat SUKACITA JASMANI

sedangkan pada saat Paskah sampai Kenaikan Kristus,
lebih bersifat Rohani

makanya sukacita yg kita rasakan lebih CONDONG bersifat ROHANI,

contoh lain perbedaan sukacita Jasmani dan Rohani :
saat kita menerima Upah (berupa uang) kita akan merasakan sukacita, sukacita kita itu pun akan kelihatan secara jasmani. dan upah yg kita terima tsb kita akan gunakan lebih CONDONG untuk keperluan Jasmani

saat kita menerima Karunia (berupa karunia mengajar Injil) kita akan merasakan sukacita, namun sukacita kita itu tidak kelihatan secara jasmani. dan karunia tsb kita akan gunakan lebih CONDONG kearah Rohani

semoga anda dapat mengerti penjelasan sy yg masih kacau balau ini :ashamed0004:

Syalom

Wow, boleh juga tuh penjelasan nya masbro, tentang yang lebih condong jasmani dan rohani…

Bisa diperdebatkan sih, tapi cara berpikirnya bagus tuh… like it…

makasih bro, :afro:
coba aja cari di Alkitab kalau ada malaikat yg bersorak-sorai saat Yesus Kristus disalib

namun kalau kita mendalami peristiwa tsb, dan ikut merasakan secara rohani apa yg dirasakan Bapa saat Kristus mengatakan “Sudah Selesai”. pastilah Bapa di sorga akan tersenyum-senyum kegirangan melihat karya Penyelamatan itu sudah dikerjakan sepenuhnya oleh JuruS’lamat kita (haduh, sampe nangis sy karena bahagia :’( )

nah tuh kan dapet lagi sy bahasa lainnya sukacita rohani
SUKACITA Rohani itu seperti kalo kita menangis karena gembira
SUKACITA Jasmani itu kita tertawa karena gembira

silahkan bro2 dan mbak bro cari lagi ya bahasa2 yg mengambarkan SUKACITA Rohani :afro:

Bisa [b]diperdebatkan [/b]sih,
silahkan kalo ada yg mau [b]diperdebatkan[/b] :onion-head83: itulah gunanya kita berdiskusi :happy0062:

ya begitulah natal
sudah terlalu komersil
lupa bahwa perayaan paling penting iman Kristen adalah Paskah
makanya saya suka gereja yang kalau natal tidak merayakan dengan meriah
cukup seperti kebaktian biasa

stop kemeriahan natal, mulailah kemeriahan paskah

@mbah sam : paskah itu bukan kematian Yesus loh mbah, tapi kebangkitan Yesus hehe

menurut anda apa arti kelahiran Kristus dalam kehidupan manusia?
mengapa para malaikat dan bala tentara sorga pun bersorak-sorai saat kelahiran Kristus?
mengapa saat kebangkitan Kristus malaikat dan bala tentara sorga tidak bersorak-sorai?

Membedakan pengertian JASMANI disatu pihak dan ROHANI dilain pihak, dengan mempersamakan kelahiran Yesus disatu pihak dan mati serta kebangkitan Yesus dilain pihak, boleh-boleh saja,
Akan tetapi dikhawatirkan bagi orang yang baru mengenal Alkitab, pengertian ini bisa mengaburkan pengertian sebenarnya yang ada di Alkitab.

Kedatangan Yesus didunia ini adalah untuk menggenapi hk. Taurat,
Hk. Taurat yaitu perjanjian lama digambarkan sebagai sesuatu yang JASMANI, sedangkan penggenapan Yesus, yaitu perjanjian baru adalah sesuatu yang ROHANI.

Sejak Yesus dikandungan, dilahirkan, mati serta mengalami kebangkitan dan naik ke sorga, semuanya hanya dapat dimengerti kalau dilihat dari sudut pandang secara ROHANI.

Misalnya yang ada di perjanjian baru:
Yesus dikandung dari Roh Kudus.
Dilahirkan sebagai manusia, akan tetapi kita harus mengakui, Yesus sebagai Tuhan.
Dibaptis dengan air dan Roh.
Dibayar lunas dengan darah Yesus.
Yerusalem baru.
Dan banyak lagi,
Dengan akal pikiran kita, manusia tidak akan sanggup untuk dapat mengerti, kecuali dengan mata ROHANI.

Jadi batasan JASMANI dan ROHANI adalah PERJANJIAN LAMA dan PERJANJIAN BARU.

tuh mbah bro, anda sendiri yg mengatakan kalo Kelahiran Kristus untuk menggenapi Hukum Taurat (JASMANI) itu artinya masih belum tergenapi kan mbah bro? berarti Kelahiran Kristus adalah bersifat JASMANI

Kebangkitan Kristus adalah suatu KENYATAAN bahwa Hukum Taurat itu sudah digenapi dan menjadi perjanjian Baru (ROHANI), berarti Kebangkitan Kristus adalah bersifat ROHANI

jadi SUKACITA yg kita rasakan sngat berbeda pula kan?
yaitu JASMANI saat Kelahiran (bahkan malaikat dan tentara sorga bersorak-sorai)
dan ROHANI saat Kebangkitan (malaikat juga bersukacita hanya tidak seperti ketika kelahiran, mungkin senyum2 tipis diluar, namun dalam hati ada sukacita yg melebihi ketika kelahiran, karena karya Penebusan itu sudah selesai dan 1000% LUNAS)

KELAHIRAN >>> :happy0065: :happy0064: :happy0158: :onion-head86:

KEBANGKITAN >>> :smitten:

jadi gimana nih mbah bro, sudah ada kata SEPAKAT atau belum nih ? :coolsmiley:

Bukan masalah sepakat atau tidak sepakat,
Saya katakan boleh-boleh saja, namanya juga pendapat dan ilustrasi.

Akan tetapi yang saya pahami di Alkitab,
masalah Jasmani itu adanya di Perjanjian Lama
dan
masalah Rohani itu adanya di Perjanjian Baru.

Jadi tidak perlu diperdebatkan lagi, sekali lagi sudah saya katakan: BOLEH_BOLEH SAJA.
Ilustrasi yang anda berikan itu terus terang saya katakan BAGUS SEKALI.
Terima kasih atas ilustrasi yang anda berikan.

aduhh… jadi malu :monkeys40:

[email protected]

wih namaya kayak maskapay penerbangan pesawat kecil di bandara halim…hehehe

[email protected]…paskah dan natal adalah nama-nama hari sakral yang dimiliki umat kristiani di seantero dunia…
jika namanya sja sudah beda , maka makna dan arti spiritualnya juga beda atuh… broo…?! hehehe mosok mau disamakan cara memperingatinya seh…??

Yang Jelas kata paskah lebih dahulu lahir ( karena sudah ada di PL ), sedangkan untuk kata natal ( tidak ada disebutkan di PL maupun di PB )…namun maknanya diisyaratkan dalam PB…SEBAGAI HARI KELAHIRAN YESUS KRISTUS KEDUNIA…Namun perlu dicatatat bahwa arti paskah di PL menjadi berbeda dng Paskah di PB.

Kemudian jika mencari alasannya kenapa Natal lebih ramai di rayakan dari pada Paskah…?? Sudah pasti secara urutannya berdasarkan Perjanjian Baru…tidak ada Paskah, jika tidak ada Natal.

Artinya …?? Paskah di Perjanjian BARU adlah untuk memperingati Yesus Kristus dalam konteks EXIZTESINYA SEBAGAI NABI, GURU, GEMBALA YANG BAIK…DLL NYA SAAT DIDUNIA INI… Dan yang lebihh wajib merayakanya adalah terbatas
hanya bagi umat kritiani yang sudah dewasa secara kerohainanya atau yag sudah dibbatis dan lahir baru dg pengukuhan mengenai iman percaya setelah megikuti kateketsasi…( pemuridan ).

Tetapi jika Natal adalah memeperingati kelahiran Yesus kristus ke dunia ini…dan segala lapisan umat Kristiani mulai dari umur bayi/balita s/d umur manusia paling tua tidak ada batasan untuk merayakannya…makanya jadi ramai-mai…

Kiranya seperti itu pemahaman saya…semoga dapat sedikit membantu…

Salam GBU…

Betul, Natal lebih populer dan dikenal oleh masyarakat umum.

Sedangkan Pascah, hanya orang-orang kristen yang sudah mengerti arti penyalipan Yesus,

Saya ada yang kurang mengerti dengan tulisan yang berwarna merah, apa yang anda maksud 'Berbeda". ?
Namun perlu dicatatat bahwa arti paskah di PL menjadi berbeda dng Paskah di PB.

aduh
orang Kristen tapi lupa kalau inti ajaran Kristen adalah Paskah
orang Kristen tapi lupa kalau pusat perayaan Kristen adalah Paskah
orang Kristen tapi lupa bahwa 4 minggu sebelum paskah dan 7 minggu setelah paskah adalah perayaan gerejawi
orang Kristen tapi lupa bahwa tanpa Paskah ga ada iman Kristen dan Kekristenan

bukan berarti natal tidak penting, natal penting tapi kalau cuma natal maka Kristen tidak bakalan ada
kalau dalam satu buku novel, natal itu adalah bagian awal dari cerita
Paskah adalah klimaks dari cerita, inti dari ceritanya
bayangin kalau baca harry potter cuma baca bab 1,harry potter kluarganya gimana tinggal dimana
apa serunya?
justru inti ceritanya adalah harry potter mengalahkan voldermort
seperti itulah Natal dan Paskah

coba pikir, waktu natal semua kirim kartu natal, semua pengen mengucapkan selamat natal
waktu paskah?hayo ngomongnya apa?apa kirim kartu paskah ke semua?
padahal gereja punya ucapan khas untuk Paskah, tapi jadinya cuma selamat Paskah
Perayaan Paskah harus dipulihkan

oh Christians, y u no understand?

:afro:
trims bro infonya, sebenarnya sy tidak lupa, cuma sy memang baru tau setelah sy baca tulisan anda :’(
soalnya sy belum 1 tahun lahir baru, jadi belum terlalu tau sama point2 anda diatas,
sebelum2nya cuma Natal saja baru sy kegereja :ashamed0004: itupun kalo dibangunin, soalnya biasanya tgl 24 malam itu sy mabok berat , jadi kalo gak dibangunin, berarti liwat deh 1 tahun masuk gereja, ;D

tapi tenang bro, sekarang sudah gak gitu lagi :slight_smile:

NB : sy lahir baru waktu di penjara, dan baru 8 bulan ini, jadi dimaklumin aja ya bro ;D (curhat uyyy)

bayangin kalau baca harry potter cuma baca bab 1,harry potter kluarganya gimana tinggal dimana apa serunya? justru inti ceritanya adalah harry potter mengalahkan voldermort seperti itulah Natal dan Paskah
nah ini menarik nih bro,

mengapa malaikat sukacita nya justru pada saat kelahiran Kristus?

karena para malaikat sudah tahu endingnya bro, karena Kristus sudah lahir kedunia, maka pastilah semua nubuatan tentang Dia dari zaman Adam akan digenapi, dan Karya Penebusan itu akan segera dikerjakan oleh Allah, gitu bro

mkanya sukacita jasmani lah yg kita rasakan saat kelahiran dan sukacita Rohani saat kebangkitan. bisa di baca di post sy sebelumnya biar lebih jelas.

kalo tentang Harrypoter, sy mah cuma dengar kalo sudah terbit bukunya sudah tahu endingnya (pasti happy) gak perlu baca (karena memng gak terlalu suka sih, sukanya One Piece)
jadi sukacita yg sy rasakan saat terbit buku One Piece adalah secara jasmani (asikkkk udah terbit One Piece baru) nah setelah sy baca semua, yg sukacita bukan jasmani lagi, tapi rohani ( mantep nih luffi)

gitu bro

coba pikir, waktu natal semua kirim kartu natal, semua pengen mengucapkan selamat natal waktu paskah?hayo ngomongnya apa?apa kirim kartu paskah ke semua? padahal gereja punya ucapan khas untuk Paskah, tapi jadinya cuma selamat Paskah Perayaan Paskah harus dipulihkan
gak perlu lagi bro kita rayain besar2an secara Jasmani, wong yg dipulihkan saat Kebangkitan kan Rohani kita bro
oh Christians, y u no understand?
apa artinya bro? :onion-head33:

Syalom

oh ini bukan cuma buat bro kok
ini buat fenomena sekarang dimana natal gede2an dirayakan sementara paskah kecil2an
makanya di akhir post saya ada tulisan oh Christians, y u no understand? (oh orang2 Kristen kenapa kalian tidak mengerti?)

maaf nih bro
tentang malaikat memuji Tuhan ketika natal
bukankah memang salah satu pekerjaan malaikat adalah memuji Tuhan kapanpun dan bersukacita atas apapun yang Tuhan perbuat?
memang ketika paskah tidak tercatat dalam Alkitab bahwa malaikat memuji Tuhan tapi apakah tidak tercatat berarti sama dengan tidak memuji Tuhan dan bersukacita ketika paskah?

kalau memang ada penjelasan lebih lanjutnya tolong diberitahukan , saya sendiri masih perlu terus banyak belajar

gini bro maksud aye
Natal itu kan Kelahiran Jasmani Kristus, jadi sah dunk kalo kita rayainnya secara Jasmani pula

kalo Paskah itu lebih bersifat Rohani, jadi sah donk kalo dirayakan lebih bersifat Rohani

si bro ini kan mempermasalahkan mengapa Paskah tidak dirayakan secara Jasmani juga seperti Natal,
yah kalo menurut sy sah2 sj pendapat si bro ini,
cuma ingat bro, yg paling utama adalah Rohani kita,
tujuan Kristus kan untuk memberi kehidupan Rohani bro,

sebenarnya sukacita sesungguhnya adalah secara Rohani, namun itu tidak nampak oleh mata jasmani kita,
tapi tidak berarti kita tidak bersukacita kan bro :coolsmiley:
sama seperti Malaikat, bukan berarti mereka tidak bersukacita saat Kebangkitan Kristus, namun sukacita terbesar adalah ketika kita bersukacita secara rohani,

karena sukacita secara Jasmani adalah tidak kekal (sementara), namun sukacita secara Rohani dalam Kristus Yesus adalah Kekal bagi kita yg percaya padaNya

Ya dan Amin

sebenarnya saat Natal sukacita yg kita rasakan hanya sementara, setelah selesai perayaan Natal maka sukacita tersebut memudar dan hilang, berbeda dengan sukacita Paskah, sepanjang tahun kita tetap merasakan sukacita Paskah, karena kita adalah Domba2Nya yg sudah ditebus, namun tidak kelihatan oleh mata, gak tahu deh dengan si bro :coolsmiley:
kita senantiasa memuji Tuhan karena kita adalah anak2Nya, kita percaya padaNya karena karya PENEBUSANNYA di kayu salib, itulah tandanya sukacita Paskah adalah sukacita yg kita rasakan secara Rohani bro, jadi setiap hari kita merasakannya cuma tidak kelihatan mata jasmani.

sama seperti ketika mama sy tercinta meninggal, secara Jasmani sy bersedih, namun secara Rohani sy bersukacita karena mama meninggal dalam Kristus,
sekarang tuh duka Jasmani mah udah gak nongol2 lagi bro, tapi sukacita sy tetep ada karena sy percaya mama meninggal dalam Kristus dan akan dibangkitkan saat Kristus datang menjemput domba2Nya, gitu bro

Ya dan Amin

Setuju. Paskah itu adalah klimaks dalam Injil. Kebangkitan Kristus adalah kemenangan-Nya atas maut. Kuasa kebangkitan Kristus adalah inti dari kekristenan.

Filipi 3:10-11
Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Kristus yang pernah menderita disalibkan hingga mati, namun bangkit kembali dan hidup selamanya, itulah yang menjadi pengharapan orang Kristen. Semua orang, baik yang percaya maupun tidak akan mengalami kematian (pengecualian mereka yang masih hidup saat kedatangan Kristus kedua kali dan tokoh-tokoh tertentu seperti Elia serta Henokh dalam PL), akan tetapi hanya mereka yang menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya (mati di dalam Kristus) yang akan dibangkitkan untuk hidup selamanya, seperti Dia juga pernah mati tetapi bangkit dan hidup selamanya.

Soal perayaan, bagi saya bukan itu yang terlalu penting. Apakah Paskah yang dirayakan lebih meriah atau, seperti beberapa aliran tertentu, tidak merayakan Natal maupun Paskah sama sekali, bukan itu yang menjadi inti iman kita.

Yang sangat penting adalah kita selalu ingat bahwa Kristus telah mati untuk membayar utang dosa kita, namun Dia bangkit pula untuk menyatakan kemenangan atas maut. Inilah yang menjadi dasar kekristenan.

Saya khawatir, kalau orang Kristen merayakan Natal lebih meriah daripada Paskah, bahkan hampir melupakan Paskah, akan menggeser makna kebangkitan Kristus itu dari sentral ke perifer dalam ajaran iman kita. Sepertinya, banyak yang lebih senang melihat Yesus sebagai bayi mungil tak berdaya, terbaring dalam palungan, daripada melihat karya-Nya yang terbesar dalam sejarah, yaitu penebusan dosa dan kebangkitan-Nya.

[email protected] Sam…

Yang jelas artinya di PL adalah BEBAS KELUAR DARI TANAH MESIR… dan di PB…BEBAS KELUAR DARI BELENGGU DOSA DAN IKUT BANGKIT BERSAMA TUHAN YESUS KRISTUS.

Salam GBU…

Pernyataan diatas benar, sebagai penggenapan PL. dalam arti jasmani BEBAS KELUAR DARI TANAH MESIR, di PB. dalam arti Rohani BEBAS KELUAR DARI BELENGGU DOSA.

Tidak secara kebetulan bahwa Yesus dimana Dia besoknya pagi-pagi sekali sudah ditangkap, menyempatkan diri pada hari Pascah pertama, mengadakan Perjamuan terakhir dengan murid-muridNya.
Hal ini tidak lain karena Yesus harus melaksanakan penggenapan dari Hukum Taurat.

Pascah dimana Yesus mengadakan Perjamuan terakhir bagi umat kristen mempunyai dua arti yang amat sangat penting.

Arti yang pertama: Diberi tanda untuk dilewatkan dari musibah.
Perjanjian Lama.

  • Kita lihat Pascah pada waktu di Mesir, Tuhan menyuruh umat Israel mengorbankan anak domba, dan darahnya di laburkan di ambang dan dua tiang pintu, sehingga setiap rumah yang sudah ada tanda darah tsb.
    dilalui, dilewatkan dari musibah anak sulung yang akan dibunuh oleh Tuhan.
    Perjanjian Baru.
  • Setiap murid Yesus satu persatu diberi tanda dengan darah anak domba Allah, yang akan dikorbankan di kayu salib, sehingga setiap orang yang sudah ada tanda darah tsb. nanti setelah tubuh mati, rohnya dilewatkan dari siksaan.

Arti yang kedua : Adalah merupakan titik balik, saat yang sangat penting dimana kita dibebaskan dari penjara.
Perjanjian Lama.

  • Dengan dikorbankannya anak domba pada waktu Packah di Mesir, merupakan titik balik dimana umat Israel dibebaskan dari hamba budak orang Mesir.
    Perjanjian Baru.
  • Dengan dikorbankannya anak domba Allah pada waktu Pascah, Yesus menyatakan bahwa minum darah Yesus adalah Perjanjian Baru yang dimeteraikan oleh darahNya, sehingga pada saat itu, detik itu, adalah merupakan titik balik, dimana kita yang semula adalah hamba dosa, sekarang menjadi manusia baru didalam Yesus.

Coba bayangkan kalau seandainya kita bertahun-tahun dipenjara, lalu hakim mengetok palunya dan menyatakan bahwa kita sekarang menjadi manusia bebas.
Bukankah momen itu adalah saat yang sangat mengembirakan, yang tidak pernah bisa kita lupakan.