Kenapa pernikahan sesama jenis diLegalkan oleh Greja?

     Saya gak mengerti apa emang bener ya klo dunia udah mau kiamat.. tapi setiap saya ke mall atau ke tempat2 yang rame gitu.. selalu aja ada pasangan sesama jenis (tentunya saya tahu membedakan mana yg teman atau "org pacaran") yang berduaan.
     Nah langsung saja tanpa berbasa-basi, ini adalah salah satu kisah pasangan gay menikah di sebuah Greja

“I pronounce you as partner in life. You may kiss your partner.”
Kata-kata itu meluncur dari bibir seorang pastor di sebuah gereja di Amerika Serikat. Di depan pastor itu, berdiri Chandra (bukan nama sebenarnya), arek Suroboyo yang sedang menikahi pacarnya, Steve. Steve adalah warga AS yang dipacari Chandra sejak dia masih kuliah di negeri Paman Sam itu.
Pasangan gay ini menikah di sebuah gereja di AS yang kebanyakan jemaatnya memang berasal dari kalangan gay-lesbian. Sejak mahasiswa, Chandra sudah menjadi member gereja ini. Tak heran, ketika akhirnya memutuskan menikah dengan Steve, gereja ini pula yang menjadi pilihannya.
“Di Amerika, sikap gereja beda dalam soal gay/lesbian berbeda dengan di Indonesia. Di sana banyak gereja yang mau menikahkan pasangan gay/lesbian, baik gereja Protestan maupun Katolik,” kata Chandra yang menjadi salah satu informan riset…
Prosesi pernikahan itu sendiri tak ubahnya perosesi pernikahan pasangan heteroseksual. Steve –yang lebih memosisikan diri sebagai “pria” (butch)—menunggu di depan altar bersama pastor. Di belakangnya, berdiri sahabatnya yang menjadi bestman (pendamping pengantin pria). Chandra –yang lebih barkarakter femme-- lalu datang menyusuri koridor untuk berdiri di depan Steve. Pastor pun memulai prosesi.
Semua serba sama dengan pernikaha hetero. Yang berbeda hanyalah ucapan pastor tatkala meresmikan pernikahan ini. Dia tidak mengatakan, “I pronounce you as husband and wive” melainkan “I pronounce you as partrner in life.” Dia juga tidak mengatakan, “You may kiss your bride” tetapi “you may kiss your partner.” Dalam perkawinan sejenis seperti ini, kata-kata yang berkonotasi pada jenis kelamin memang diganti kata-kata yang lebih netral.
Mengapa jauh-jauh menikah di AS? Ada beberapa alasan. Chandra sampai saat ini memang belum sepenuhnya coming out (istilah untuk menunjuk gay/lesbian yang sudah terbuka menyatakan siapa dirinya). Dia memang mengaku pada sahabat-sahabat dekatnya bahwa dirinya gay, namun tidak kepada orangtuanya. Sampai sekarang, orangtuanya belum tahu anaknya gay, apalagi sudah menikah.
“Ya mungkin juga sudah tahu atau menduga. Tapi mereka nggak pernah tanya, jadi saya juga nggak cerita,” kata Chandra.
So, menikah di AS membuat posisi Chandra “aman” karena hanya diketahui kalangan amat terbatas. Apalagi, beberapa negara bagian di AS –seperti California atau Massachusetts sudah melegalisasi pernikahan sejenis. Di sana juga banyak gereja yang bersedia menikahkan pasangan sejenis. Kalaupun menikah di negara bagian yang belum mengakui pernikahan sejenis, pasangan homoseksual di sana bisa memilih status holy union (ikatan suci), seperti yang dirempuh Chandra-Steve.

Yang mau saya tanyakan adalah mengapa agama katolik bisa mengesahkan pernikahan terlarang ini?
padahal jelas mereka tahu mengenai kejadian Sodom dan Gomora… yang membuat Tuhan sangat murka…
apa yang membuat seseorang (pelopor) yang mengijinkan terjadinya pernikahan terlarang ini??

hayo siapa disini yang homo? ayo ngaku!!

inilah dunia…

ya memang sudah waktunya…

Datanglah segera ya Tuhan… Amin.

ih…ak baru tau katolik ijinin gay marriage.
bukannya katolik nolak aborsi? napa gay mariage diijinin yah?

makanya aku juga bingung, orang KB aja dilarang…
masa gay diperbolehkan married sih??
ada yang tau gak, siapa orang pertama yang mengijinkan pernikahan sesama jenis ??
klo tau siapa dia, sekalian jelasin ya, gimana dia bisa mendapatkan ijin dari berbagai negara??

Roma
1:26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.
1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.

bila ada gereja (sy lebih condong pdt/romo - oknumnya) yg melegalkannya… berarti gembala di gereja itu juga sesat…
awasss… gembala sejati memang susah dicari…

:afro:

Akhir jaman.

wah stuju2…

dilegalkan oleh gereja khan blom tentu dilegalkan oleh Tuhan

Jelas tidak dilegalkanlah sama Tuhan. Firman Tuhan kan jelas mencela hubungan seperti itu.

ingat sodom dan gomora…? begitulah kemarahan Tuhan terhadap kaum homo/gay en lesbi…

yang jelas kasus ini DOSA!
bener-bener harus tobat mestinya.
yuk kita doakan aja… biar Tuhan ga murka.

B’tul itu.

apana ya?

Dosa!

kemarin gw lagi jalan2 ke Sarinah… yah emang sih katanya di situ sarangnya Homo yang agak ekstrim gt…
waduh yang parahnya malah gw menemukan senior gw di kampus (cowo) lagi jalan sm cowo juga
aduuuuhh semoga dugaan gw salah, jangan sampe dia gay juga…

iya gw tau pasti pendeta yang mengesahkan mereka itu, gak bener jalan pemikirannya,
mereka pasti mengerti kan, kalo Tuhan gak menyetujui akan pernikahan sesama jenis…
wah…gw rasa kita harus menjaga jalan pemikiran kita supaya gak ikut terjerumus oleh idealisme yang salah

biasalah.orang dah bosen kale hidup normal.jadi mo cari sensasi2x baru.so jadi rada2x nganeh.,

jika pernikahan sejenis di sahkan oleh gereja,maka gereja tersebut wajib di bakar karena mereka ialah seorang anti crist.

bukan kah kita udah pada tahu kalo anticrist sebenarnya ialah orang-orang munafik yang ada dalam tubuh nasrani sendiri

kasus pengesahan pernikahaan sejenis ini sama dengan dengan kasus persundalan yang dilakukan oleh biarawati katolik kepada pastornya,mengapa hal tetep di biarkan,bukan kah seharus nya seorang anticrist harus mati 8)

Wow … wow … wow … hang on my man. Perlawanan kita bukan lah darah dan daging:
Ef. 6:12
karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
Penghukuman adalah hak TUHAN, bukan kita; lagi pula pengikut Kristus tidak haus darah.
2Ptr. 2:9
maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman,

GBU :happy0025: