kenapa teman-teman saya menjauhi saya?

dulu pas awal semester 1, saya sangat akrab sekali dengan teman-teman dikampus saya, mereka selalu mau membantu saya dalam mengerjakan tugas dan mau mengajarkan saya jika masih ada pelajaran yang kurang saya pahami, bahkan dulu saya sempat sangat akrab dengan satu wanita yang seiman dengan saya, tapi sekarang kenapa mereka menjauh dari saya? apakah karena saya kurang menarik dihadapan mata mereka, :’(

dulu pas kami diberi tugas oleh dosen kami, kami selalu janjian untuk mengerjakan tugas secara bersama-sama , dan sering mengadakan kegiatan belajar kelompok untuk menghadapi UTS ataupun UAS, tapi mengapa sekarang mereka menjauh dari saya? sering kali saya tidak diberi kabar kalau mau mengerjakan tugas kuliah bersama-sama

apakah mereka terpengaruh sama omongan yang negatif dari teman saya yang berinisial “AS” , karena sejak pertama kali bertemu di semester 1 ,hanya “AS” lah salah satu teman saya yang menurut saya, AS tidak suka dengan keberadaan saya di kelas “SIPIL A”, saya dapat merasakan sifat dari dia yang membenci saya (mengejek saya agar pindah jurusan, dan suka membilang “emang lu ngerti sama pelajaran yang tadi” ) terutama jika bertemu dijalan dia tidak pernah menegur saya.

#kenapakehidupanpergaulansayasangatmenyedihkan#

Coba bro minta bantuan Tuhan untuk mengampuni dan mengasihi AS.

Bro,

ini step2 yang menurut kumis bisa dipertimbangkan selain saran dari brojackson:

  1. Untuk saat ini abaikan siapapun yang mengejek, ampuni mereka. itu latihan di kritis, nanti didunia kerja bisa lebih kejam lagi.

  2. Tanya Roh Kudus, sikap dan bagaimana bro berkata2 sama teman2 apakah kalo bro berkata2 tanpa sadar kata2 tersebut cendrung tajam, sinis dll.

  3. Terlepas dari masalah pintar atau tidak, tetap beri yang terbaik sama temen2. Prinsipnya jangan “meminta” tapi “memberi”

  4. Kalo sudah menabur yang baik, tinggal tunggu hasilnya aja

Karna TUHAN tidak memandang muka, tapi melihat hati" yoel temanku,pertemanan tidak ada yg mulus, pasti akan ada terjadi perselisihan meski hanya sediki, apa lagi kalo sudah menyangkut persaingan belajar/pendidikan. Saran saya buat mu, doakan temanmu AS…karena kita orang kristen di ajarkan untuk saling mengasihi. Jangan terlalu memikirkan perselisihanmu dengannya. Belajar terus bahagiakan TUHAN, orang tua mu dan teman-temanmu yang mengasihi mu…dan ingatlah DIA mengasihi kamu dimanapun kamu berada… terima kasih

Shalom bro,
Saiah boleh tanya gak, (TS jawab: boleh), masih ingatkah waktu smt.1 duluu itu bro JUGA SELALU m’lakukeun hal yg sama utk mereka (bc: TEMAN2 akrab) sperti yg mereka SELALU lakukeun bwt bro ? misalny yg bro bilang, mereka (bc: TEMAN2 akrab) SELALU MAU m’bantu bro dlm mengerjakeun tugas2 ?? :coolsmiley:
#SudahkahINTROPEKSI+gerilyaREKONSILIASIketimbang(Cuma)Meratapi…?#

@Yoel

Saya ikut urun rembug ya bro.
Nasihat teman teman di atas sudha sangat bagus, saya sekedar menambahkan saja.

Ada baiknya kita mulai melakukan introspeksi.

Penampilan luar, dalam arti kerapihan, kebersihan, mode, kita sesuai dengan lingkungan teman teman? Atau ternyata kita mencolok dan berbeda sendiri, bisa dalam arti jauh di atas atau jauh di bawah.

Sikap, apakah kita bersikap dan berperilaku sesuai dengan teman teman kita? Apakah kita sudah tepat dalam cara bercanda dengan teman teman, apakah justru kita terlalu serius saat teman teman bercanda. Apakah sikap dan gerak tubuh kita sudah patut dan tidak kasar? Atau justru kita terlalu lemah lembut diantara teman teman yang bebas?

Kata kata. Apakah kita sudah mengatur kata kata yang kita ucapkan dengan bahasa yang santun, gaya bahasa yang wajar tidak dibuat buat, volume suara yang tidak terlalu keras atau terlalu lemah? Apakah kalau ngobrol kita terlalu sering ngotot dan terkesan mendominasi? Ataukah justru tidak pernah bicara saat teman teman ngobrol?

Bahan pembicaraan. Apakah dalam berkomunikasi dan ngobrol, kita selalu bicara hal hal serius dan membosankan? Ataukah kita justru terlalu cuek dan tidak pernah serius dalam percakapan dengan teman teman? Apakah bahan pembicaraan kita terlalu tinggi atau terlalu rendah bagi teman teman? Apakah kita terkesan menggurui atau justru terkesan asal jeplak saat ngobrol? Dan yang penting, jangan pernah lakukan ‘black campaign’ diantara teman, karena jika anda katakan si X begini begitu kepada si Y, maka bisa dipastikan si Y akan mendengarnya dari si Z. Dan segera saja si X dan Y akan sama sama menjauhi anda.

Dalam pergaulan selalu terjadi memberi dan menerima, nah, apakah selama ini kita selalu menerima tanpa pernah memberi, ataukah justru cuma mau memberi tapi menolak menerima? Dalam hal ini bisa berupa materiil ataupun tenaga.

Biasanya, dengan introspeksi dengan jujur, kita sudah setengah jalan dalam mengatasi masalah. Jadi ada baiknya coba anda lakukan introspeksi diri, bro. Cukup dalam hati anda sendiri, tidak perlu di post di forum, bro. Setelah itu, anda bisa sesuaikan dengan lingkungan anda. Oya, satu yang perlu diingat dalam pergaulan, ada yang memang kita yang harus berubah, tetapi ada yang memang sebaiknya kita hindari. Untuk lingkungan pergaulan dimana anda tidak nyaman, yang mungkin tidak sesuai dengan kepribadian dan moral, maka ada baiknya memang dihindari, anda tidak perlu berusaha untuk bisa diterima di lingkungan itu.

Ok, selamat berintrospeksi.

Syalom

hubungan pertemanan di kampus itu biasanya ga tulus(berteman krn ada maunya),palagi klo TSnya termasuk mahasiswa berprestasi di kampusnya,musti kudu selektif klo cari teman(takutnya dijadiin objek utk dimanfaatin oleh rekan2 kampusnya yang pemalas).

:coolsmiley:

:coolsmiley:

Hehehhe…sodara, apa Anda yakin bahwa mereka menjauhi dirimu semata-mata ‘hasutan’ AS temanmu itu? Jgn berprasangka dulu. Coba check bau badan, penampilan, kata-kata, cara bercanda, cara bergaul kita (apakah kita parasit atau bukan?), dll.

Dan kalau semua hal-hal negatif itu sodara rasa tidak menempel di baju, ya sudah…jalan terakhir yaitu cuek aja.

Dan kalau saya pribadi sih, lebih enak kalau tidak banyak orang yg ngerecokin hidup kita. Karena dengan bertambahnya teman, kadang menambah masalah yg kita hadapi.

@Yoel semangat ya, semoga kamu dapat teman yang pas di kampus. Tidak semua kok teman kampus yang seperti itu, memang sih dalam berteman cocok2an. Tuhan Yesus Mengasihimu.

Perbanyakmembaca Alkitab dan berdoa

Baru tau ya kalo anak teknik sekarang ababil banget. Jaman ane dulu, anak teknik ga ada tuh yang model-model ginian (tahun 90-an). Palagi anak sipil, waduh, kagak bakal punya waktu mikirin ginian, abisnya tiap hari tugassssss melulu. Seminggu mungkin bisa 2 atau 3 kali begadang.

Apa mungkin soal SARA ya? Kalo iya, mo gimana lagi masbro. Sebagai minoritas masbro sudah taulah harus berbuat apa. Btw, “… teman-teman di kampus saya…” itu artinya SEMUA cowo & cewe yg ada di kampus ya?