Kenapa?

Salam sejahtera,
Saudara2 seiman, aku mo nanya nih?
Ada apa dengan ayat ini?

Lukas 22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

Kok bisa takut ya?

Kenapa hal ini bisa terjadi pada Tuhan Yesus?

Pasti ada maksud dari ayat ini yang ingin diperlihatkan Tuhan kepada kita.

Semoga kita bisa mengerti…

GBU

Kok bisa takut ? Karena Yesus sebagai manusia memiliki juga sifat-sifat manusia, salah satunya ya rasa takut.

Saat itu (ayat sebelumnya) Yesus berkata kepada Bapa untuk melepaskan cawan (penderitaan) yang harus di tanggung Nya karena Yesus takut menghadapinya sebagai manusia, meskipun akhirnya Dia menyerahkan keputusan kepada Bapa.

Yesus telah tahu apa yang akan dihadapinya, hatinya menginginkan untuk menghindari penderitaan, tetapi Dia pun sadar sebagai Anak manusia Dia harus menjalankan tugas Nya (menyelamatkan manusia dari dosa). Karena Dia seorang gembala yang baik, bukan gembala upahan (yang meninggalkan dombanya kalau merasa dirinya terancam), dan Dia tidak menghindar meskipun domba-dombanya melawan Nya.

Kristus memperlihatkan apa yang harus dijalani seturut keinginan Bapa meskipun itu dengan mengorbankan nyawanya (Tekad yang luarbiasa dari Kristus memenuhi keinginan Bapa). Karena manusia merupakan tanggung jawab Nya yang diserahkan Bapa ke tangan Nya. Karena kasih (Yoh 3:16)

Yup, setodjo ma Delph en nambain dikit, kemanusiaan Yesus wajar merasakan takut ketika menghadapi suatu tekanan yang amat sangat ampe keringetan dan pori2nya bukan cuma ngeluarin keringat/peluh tapi juga tetesan darah. Dia yang tidak berdosa, menjadi seperti berdosa dan itu bukan sesuatu yang ringan bagi daging manusia.

Salam sejahtera,
Oke…karena cuma dua orang yang berani memberikan pendapat (Delp57 dan lukas…thanks), dan pendapat ini memang masuk akal dan benar.
Yang lainnya takut menjawab karena takut salah karena gak yakin. hehehe…wajar dan sangat manusiawi. Gak salah juga.

Cuma klo menurut saya, ayat diatas tadi itu memberikan kita gambaran yang nyata tentang neraka.
Kita tahu bahwa patokan atau standart yang paling tinggi di dunia ini adalah TUHAN.
Dan kita bahwa Tuhan adalah YANG MAHA KUASA.
Nah…kalau yang MAHA KUASA saja takut dan gentar masuk kedalam neraka, apa lagi malaekat dan manusia?
Pikirkanlah…Tuhan aja takut, Yang Maha Kuasa aja takut…apa lagi kita…wuihhh…
hahaha…jangan coba-coba pengen jalan-jalan ke tempat itu…GAWATTTTTTTTTT
Neraka ibarat penjara dengan maximum security.
Tidak ada yang bisa lolos dari neraka.
Bahkan Iblispun tidak bakalan lolos dari neraka.
Itu adalah tempat yang paling sempurna sebagai penjara dengan segala keburukannya
Hanya Tuhan yang bisa lolos dari neraka dan sudah di buktikan.

Neraka bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh oleh kita manusia dan malaikat, bahkan TUHAN tidak menganggap remeh tempat tersebut.

Tuhan memang takut dan gentar terhadap neraka, tapi bukan berarti Tuhan kita pengecut.
Tuhan berani mengambil resiko dan menaklukkan neraka demi kita umatnya.

Yesaya 42:13 TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya.

Dan Tuhan tidak akan melakukannya untuk yang kedua kali, berat coy…

Bersyukurlah, bahwa TUHAN mau menggantikan kita ke tempat tersebut dan menebus kita umatnya.
Tuhan tidak ingin kita merasakan tempat tersebut, karena Dia sayang dengan umatnya.
Dia tahu kemampuan kita manusia, sehingga Tuhan mau menggantikan kita ke tempat tersebut.
Semuanya itu bukan karena perbuatan baik kita, tapi semata-mata karena Tuhan sangat…sangat menyayangi kita dan Tuhan sendiri yang mau melakukannya, bukan permintaan siapa-siapa.
Tuhan melakukannya karena Dia sendiri ingin melakukannya.

Yesaya 43:25 Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.

Jadi kesimpulannya…jangan coba-coba ingin ke neraka…Yang Maha Kuasa saja gentar terhadap tempat itu apalagi kita manusia yang tidak maha kuasa?
Yang belum percaya…percayalah segera…selagi masih ada kesempatan, selagi engkau masih hidup…percayalah, Tuhan mengasihimu.

GBU

neraka jadi seram karena ngga ada Tuhan disitu…
menurutku, hukuman paling mengerikan yang bisa diterima manusia adalah Hidup terpisah jauh dari Allah…
That’s d’ultimate hell…

:slight_smile: kenapa Yesus sangat ketakutan, karena Yesus diutus ke bumi sebagai manusia untuk menebus dosa umat manusia, nah kalo Yesus menggunakan ke Tuhanan-Nya maka sia2lah penderitaan yang harus ditanggung-Nya (diemban-Nya). Dan ini adalah bukti bahwa tidak seorangpun di dunia ini yg mau/relah menaggung beban seberat itu, kecuali Yesus yg adalah Tuhan itu sendiri. :mad0261:

Aku jadi teringat ayat ini:
Why. 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Disini orang penakut adalah yang pertama kali disebutkan, padahal dosa lain mungkin menurut kita adalah dosa yang lebih berat drpada penakut,

AKu jadi merenungkan, bukankah Tuhan Yesus juga menanggung seluruh dosa, dan salah satunya adalah Dosa “takut” jadi Dia bisa merasakan ketakutan setiap manusia… mungkin seperti itu. Tambahan dr Ik3 :char17:

Kalau menurut saya sih Tuhan gak mungkin harus menjadi seorang Pendosa untuk menebus Dosa, gak perlu menjadi Pendosa juga untuk menanggung Dosa.

Coba kita liat ke kitab PB bahasa aslinya yunani dan english :

LUKAS 22:24
Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah

AV : And being in an agony he prayed more earnestly: and his sweat was as it were great drops of blood falling down to the ground.

WHNA transliterated: kai genomenos en agwnia ektenesteron proshuceto kai egeneto o idrws autou wsei qromboi aimatos katabainontes epi thn ghn

agony=agwnia= penderitaan yang mendalam, kesakitan, perjuangan keras.

Kata ‘takut’ yang diterjemahkan dalam bahasa indonesia di atas sebenarnya bermakna bukanlah takut secara harafiah, melainkan sebuah kondisi yang sedang mengalami kesakitan dan pendiritaan yang mendalam. Apalagi kalau kita melihat perumpamaan pada akhir ayat di atas yang membandingkan penderitaan tersebut sampai berkeringat darah. Jadi berbahagialah kita punya Tuhan yang mau sampai menderita segitu hebatnya karena mengasihi kita.
:slight_smile:

Thx Humatic…btw bisa bagikan cerita kamu menjadi Kristen disini? …

Kenapa Aku Kristen

Thx GBU

Thanks Bro… :afro:

Pernah dengar yang namanya orang saking ketakutannya (depresi) trus jadi pembuluh darahnya pecah?
ada lho kasus kayak gini…
jadi TY yang 100% juga manusia otomatis bisa ngalami peristiwa peluhNya menjadi darah.
membuktikan & mestinya mendorong kita sebagai anak" Tuhan juga harus punya mental yang kuat dalam menghadapi segala sesuatu.

LUKAS 22:24
Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah

Hmmmm…aneh Tuhan kok berdoa ya jangan jangan Dia bukan Tuhan

Pengumuman Tuhan sedang berdoa pada Tuhan yang Lain jadi jangan di ganggu lho :ashamed0004: :ashamed0004: :ashamed0004:

kalo masih sama kayak manusia namanya nggak ajaib :mad0261: :mad0261: :mad0261:

MATIUS 21

21:19 Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: “Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!” Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.

MARKUS 11

11:13 Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara.

kasihan deh tuh Pohon ara dikutuk Tuhan karena Tuhan kagak tau kapan musim buah pohon ara

Pengumuman : ada yang tahu kapan pohon ara berbuah nggak , kalo tau tolong Tuhan diberi tau ya

kasian ma pohon yang lain ntar dikutuk ama Tuhan lagi :ashamed0004: :ashamed0004: :ashamed0004: :ashamed0004: :ashamed0004:

Iiiih…kayaknya bro Jack OOT deh ach…relepansi pu’un ara ama peluh seperti titik2 darah apa ya… :coolsmiley:

om lukas sebenarnya gue cuman mau tanya Yesus kan Tuhan terus kenapa Dia berdoa pada Tuhan yang lain???

Lukas 22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

gitu om lukas ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D

Aduh, gatau mau nulis apa di sana, gatau mulai dri mana, :ashamed0004: Ntar aja yah tunggu dapat kata2 yang tepat :char14:

Tuhan yang laen? Yang mana sich bro…? Tuhan-nya bro Jack kah? :char11:

om lukas maksudnya om jack gini :
Lukas 22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

kan Yesus katanya Tuhan kok masih berdoa apa Dia lupa kalo dirinya Tuhan

Trus berdoa kepada siapakah Yesus itu???

Tuh … khan gw bilang jg ape … kalo org blon dpt pencerahan, blon dibuka pikirannya oleh Tuhan, ga mungkin dia bisa ngerti hal-hal rohani.

Ketakutan adalah manusiawi. Orang takut mati, takut susah, takut miskin, takut sakit, dsb… Tetapi apakah yg ditakutkan Yesus ketika Dia berdoa di taman Getsemani sama dengan ketakutan yg dialami elo, gw, n semua manusia di dunia? Apakah Yesus takut mati? NO!

Yesus tidak takut mengalami kematian jasmani (putus hubungan antara tubuh dengan jiwa). Mengapa? Sbb Yesus sudah tahu memang Dia datang untuk menyerahkan nyawaNya menjadi tebusan bagi manusia (Markus 10:45). Bahkan tiga kali Yesus memberitahukan kpd murid-muridNya bhw Dia akan mati, caranya Dia matipun Yesus sudah tau (Baca : Matius 16:21; Matius 17:22-23; Matius 20:18-19). Gw mo coba bandingin begini, org yg dah di cuci otaknya untuk melakukan bom bunuh diri bisa ga takut mati kenapa? Sbb otak (jiwa) mrk sdh disuntikan dgn doktrin bhw kalo mati demi perjuangan (misi) mrk pasti akan membawa mereka ke surga. Yesus ga takut mati krn dicuci otaknya tp Dia tahu misiNya ke bumi adalah demi menyelamatkan manusia dari kuasa dosa dan hukuman dosa, yaitu maut (terpisah dari Tuhan selama-lamanya dihukum di api neraka).

Jadi apa yg ditakutkan Yesus bro …? Yg ditakutkan Yesus bukan kematian jasmani melainkan kematian rohani (putus hubungan dengan Bapa). Mengapa Yesus takut putus hubungan dengan Bapa? Sbb keadaan mati rohani, putus hubungan dengan Bapa blon pernah Yesus alami, dan Ia tidak ingin mengalaminya. Kematian rohani adalah suatu penderitaan yg tak terbayangkan oleh Yesus. Maka Dia berdoa kalo boleh cawan ini berlalu daripadaku. Dan memang akhirnya ketika Yesus mati di salib, betul-betul Dia mengalami perpisahan sementara dgn Bapa sehingga Dia berseru : “Eli, Eli, lama sabkhtani!”

Sebelum Yesus lahir ke dunia, Dia selalu bersama dengan Bapa, Yesus adalah Firman. Bapa dan Firman adalah satu. Ibaratnya suara gw sm pribadi gw khan satu tul ga? Ga mungkin khan suara gw ada, tp gw nya ga ada. Nah itu sbbnya Yesus disapa (disebut) anak. Bukan berarti Tuhan beranak, tetapi hanya sebagai kiasan bhw Bapa dan Firman (Yesus) adalah satu. Contoh lagi nih bro … elo khan tau ada ungkapan anak kunci … , apa ada kunci beranak bro? Anak panah, anak tangga, apa artinya mereka betul-betul beranak dan punya anak? Engga!!! Lalu apa dong artinya? Artinya … kunci terdiri dari 2 bagian yg ga bisa dipisahkan (kesatuan), kunci dan anak kunci. Kunci ga befungsi tanpa anak kunci demikian sebaliknya. Jadi bahasa manusia sangat terbatas untuk menerangkan siapa Tuhan, makanya Tuhan mengutus FirmanNya menjadi manusia spy manusia bisa mengenal Tuhan melalui Firman yg menjadi manusia yg diberi nama Yesus (Baca Ibrani 1:1-3).

Yesus berdoa kepada siapa? Yesus berdoa kpd Bapa yg adalah bagian dari diriNya. Gw kasih analogi lg nih … wkt elo mau melakukan sesuatu elo mikir dulu apa langsung berbuat? Kalo manusia yg normal biasanya sebelum bertindak dia mikir dulu, menimbang-nimbang, baik buruknya, untung ruginya, dsb., Wkt elo menimbang-nimbang, itu pikiran elo berdialog sama siapa sih?

Jadi ada tiga macam kematian, mati jasmani (putus hubungan antara tubuh dengan jiwa dan roh), mati rohani (putusnya hubungan manusia dengan Tuhan) dan mati kekal (putus hubungan manusia dengan Tuhan selama-lamanya). Lawan dari mati kekal adalah hidup kekal. Arti hidup kekal, bukan tidak bisa mengalami mati jasmani (yg elo bilang modar namanya), hidup kekal berarti mempunyai hubungan yang kekal dengan Tuhan untuk selama-lamanya, tubuh jasmani boleh mati krn sakit, ketabarak, dsb. tetapi hubungan dengan Tuhan tidak akan terpisah selama-lamanya. Itulah hidup yang dicari oleh semua orang.

Hidup tanpa Tuhan atau terpisah dgn Tuhan berakhir tanpa harapan - Hidup bersama dengan Tuhan Yesus penuh pengharapan tanpa akhir.

Pertanyaan ini sejenis dengan Tuhan koq bisa makan ikan, bobo, cape, jalan2, ngobrol, dll seperti yang dilakukan manusia pada umumnya.

Ato, pertanyaan : koq orang itu bisa makan kaca/beling, paku dsb…? 8)