Kerajaan 1000 tahun

Lalu kerjaan 1000 th tu …
adakah hubunganya dg GOG & MAGOG ?

Premil jadiin satu aja… didalamnya udah ada dua-duanya…

GOG-MAGOG - ya … itu nubuat Yehezkiel ya… menurut kata orang sih ada…

Tanya Suhu aja dech… otaku udah mampet sekarang… ada banyak tugas nih…

Mari Suhu Roti Hidup…

quote author=Satya link=topic=4681.msg46972#msg46972 date=1228444798]
Premil jadiin satu aja… didalamnya udah ada dua-duanya…

GOG-MAGOG - ya … itu nubuat Yehezkiel ya… menurut kata orang sih ada…

Tanya Suhu aja dech… otaku udah mampet sekarang… ada banyak tugas nih…

Mari Suhu Roti Hidup…
[/quote]
lha…lempar kerikil sembunyi…rempeyek…[

kirimin ya rempeyeknya - - - - sorry OOT

Menjawab Zippy

  1. Premillenium- Dispensasional
    Pandangan ini menyatakan bahwa Kristus akan datang kembali sebelum Kerajaan seribu tahun. Mereka berpendapat bahwa parousia (kedatangan Kristus yang kedua) akan terjadi dua kali. Pertama, Kristus akan datang secara rahasia untuk orang percaya dan membawa semua orang percaya ke awan-awan/angkasa (rapture) selama kira-kira 7 tahun. Kedua, Kristus akan datang bersama orang-orang percaya ke bumi dan bersama mereka Kristus akan memerintah di bumi selama seribu tahun lamanya.

Pada masa ini Iblis diikat selama 1000 tahun. Setelah masa 1000 tahun ini selesai, Iblis akan dilepas untuk waktu yang singkat, tapi Kristus akan segera memusnahkannya. Lalu terbentuklah langit dan bumi baru. Selama masa pengangkatan tersebut di atas, akan terjadi penyiksaan yang hebat di bumi. Kelompok dispensasional ekstrim malahan menafsirkan adanya dua macam Injil, yaitu Injil Anugerah dan Injil Kerajaan. Injil Anugerah adalah untuk orang-orang non Yahudi, sedangkan Injil Kerajaan adalah untuk orang-orang Yahudi. Injil Kerajaan ini akan memberikan pengaruh pada masa 1000 tahun tersebut, di mana orang -orang Yahudi yang belum bertobat akan mendapat kesempatan untuk percaya pada waktu tersebut.

  1. Premillenium Historis
    Pandangan ini mengatakan bahwa Kristus akan datang kembali untuk kedua kalinya dan bersama orang percaya akan memerintah selama 1000 tahun lamanya. Selain itu, kelompok ini juga percaya akan adanya dua kali kebangkitan orang mati. Pertama, pada permulaan parousia, yaitu pada awal millenium. Kebangkitan yang kedua adalah pada akhir millenium.

Pandangan ini didasarkan pada Wahyu 20, di mana mereka berpendapat bahwa 1000 tahun adalah harfiah dan kebangkitan yang pertama pada ayat 6 adalah kebangkitan tubuh. Kelompok ini juga berpendapat bahwa pada masa sebelum Millenium akan terjadi siksaan yang dahsyat, kekacauan dunia dan penderitaan yang hebat. Namun pada saat keadaan yang paling buruk ini, Kristus akan datang ke bumi dan mendirikan kerajaan seribu tahun. Menurut pandangan ini, masa tersebut adalah masa yang penuh damai dan kebenaran.

Blessing,

trimakasih pak…untuk jawabannya…

lalu bagaimana tentang GOG & MAGOG ?

koq belum ada jawaban yach…

Gog dan Magog merupakan hal yang berbeda dari Kerajaan 1000 tahun.

Gog dan Magog berbicara tentang:
Wahyu 20:8:
"dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut. "

Nama Gog dan Magog muncul juga di Yeh 38-39.

Berikut Penjelasan dari Albert Barnes’ Notes on The Bible:
Gog and Magog - The name “Gog” occurs as the name of a prince in Eze_38:2-3, Eze_38:16, Eze_38:18; Eze_39:1, Eze_39:11. “He is an invader of the land of Israel, the chief prince of Meshech and Tubal,” Eze_38:2. “Magog” is also mentioned in Eze_38:2, “the land of Magog”; and in Eze_39:6, “I will send a fire on Magog.” As the terms are used in the Old Testament, the representation would seem to be that “Gog” was the king of a people called “Magog.” The signification of the names is unknown, and consequently nothing can be determined about the meaning of this passage from that source. Nor is there much known about the “people” who are referred to by Ezekiel. His representation would seem to be, that a great and powerful people, dwelling in the extreme recesses of the north Eze_38:15; Eze_39:2, would invade the Holy Land after the return from the exile, Eze_38:8-12. It is commonly supposed that they were Scythians, residing between the Caspian and Euxine Seas, or in the region of Mount Caucasus. Thus Josephus (Ant Eze_1:6, Eze_1:3) has dropped the Hebrew word Magog, and rendered it by ??? Skuthai - “Scythians”; and so does Jerome. Suidas renders it Persai - Persians; but this does not materially vary the view, since the word “Scythians,” among the ancient writers, is a collective word, to denote all the northeastern, unknown, barbarous tribes.

Among the Hebrews, the name “Magog” also would seem to denote all the unknown barbarous tribes about the Caucasian mountains. The fact that the names Gog and Magog are, in Ezekiel, associated with Meshech and Tubal, seems to determine the locality of these people, for those two countries lie between the Euxine and Caspian Seas, or at the southeast extremity of the Euxine Sea (Rosenmuller, Bib. Geog. vol. 1, p. 240). The people of that region were, it seems, a terror to Middle Asia, in the same manner as the Scythians were to the Greeks and Romans. Intercourse with such distant and savage nations was scarcely possible in ancient times; and hence, from their numbers and strength, they were regarded with great terror, just as the Scythians were regarded by the ancient Greeks and Romans, and as the Tartars were in the middle ages. In this manner they became an appropriate symbol of rude and savage people; of enemies fierce and warlike; of foes to be dreaded; and as such they were referred to by both Ezekiel and John. It has been made a question whether Ezekiel and John do not refer to the same period, but it is not necessary to consider that question here.

All that is needful to be understood is, that John means to say that at the time referred to there would be formidable enemies of the church who might be compared with the dreaded dwellers in the land of Magog; or, that after this long period of millennial tranquility and peace, there would be a state of things which might be properly compared with the invasion of the Holy Land by the dreaded barbarians of Magog or Scythia. It is not necessary to suppose that any particular “country” is referred to, or that there would be any one portion of the earth which the gospel would not reach, and which would be still barbarous, pagan, and savage; all that is necessary to be supposed is, that though religion would generally prevail, human nature would remain essentially corrupt and unchanged; and that, therefore, from causes which are not stated, there might yet be a fearful apostasy, and a somewhat general prevalence of iniquity.

This would be nothing more than has occurred after the most favored times in the church, and nothing more than human nature would exhibit at any time, if all restraints were withdrawn, and people were suffered to act out their native feelings. “Why” this will be permitted; what causes will bring it about; what subordinate agencies will be employed, is not said, and conjecture would be vain. The reader who wishes more information in regard to Gog and Magog may consult Prof. Stuart on this book, vol. 2, pp. 364-368, and the authorities there referred to. Compare especially Rosenmuller on Eze_38:2. See also Sale’s “Koran,” Pre. Dis. section 4, and the “Koran” itself, Sura 18:94 and 21:95.

oh ya…ya…lupa…GOG & MAGOG tu mang ga da hub…tu pokok pembahasan di wahyu…

cuman jawabannya koq english pak…zippy ga ngerti…hiks…maklum OOT…
da yang pake bahasa indonesia ga pak?

Guys…ada yg bisa bantu translate utk Zippy?

yang pasti kalo itu terjadi, ga ada perang lagi, sakit penyakit, dan berbagai penderitaan lainnya deh. yang ada hidup damai sejahtera selama 1000 tahun.

Wahyu 20:1-6.

  • Iblis diikat dan dipenjara selama 100 tahun (kalo sekarang masih merajalela)
  • Penghuninya juga adalah mereka yg mati dalam Tuhan dibangkitkan pada kebangkitan pertama (bagi yang punya saudara, ortu, kerabat yg meninggal dalam Tuhan akan ketemu lagi dalam kerajaan ini)
  • diperintah oleh Yesus Kristus bukan raja2 dari bumi lagi.

siapa yang ga kepingin??

Di atas adalah pandangan dari theolog seperti Charles C. Ryrie dan H. J. Haak, dan dikembangkan secara dramatis oleh pengungkapan Hall Lindsay yang sangat populer itu, di mana semua yang digambarkannya akhirnya gugur satu per satu.

Selain itu, ada pandangan yang lain, yaitu “life-millenium”, yang mengajarkan bahwa kerajaan 1000 th adalah kerajaan TUHAN yang berlangsung dari Golgota sampai kedatangan ke dua, di mana angka seribu adalah angka simbolik yang menunjuk pada waktu yang genap. Pandangan ini diantaranya dianut oleh William Hendriksen, T.J. Boersma, dan Anthony A. Hoekema. Pandangan ini juga merupakan pandangan yang sejak awalnya tidak memerlukan pengkajian ulang yanjg berarti pada ajaran utamanya; dan merupakan suatu penggalian yang paling dapat dipertanggungjawabkan sampai saat ini. Kepopuleran pandangan ini sangat tenggelam dibandingkan pandangan lainnya yang mampu menyajikan cerita yang sangat menghebohkan.

Demikian, semoga dapat melengkapi.
GBU

Tanggung jawab dikitlah bro …

Thanks sis…GBU

Salah panggil… :ashamed0004:
Thanks…kasih…GBU

gpp di kerajaan akhir ga ada sis ato bro…

iye tau pak guru…
cuma zippy takut di protes lagi ma kasih…hehehehe…
tacuuuuuuuuuttt…
jadi ngomongnya musti ati2…hehehe…

Saya paste-kan tulisan sy sebelumnya:

  1. A-Millenium
    Tidak ada Kerajaan 1000 tahun secara fisik (kingdom with A King). Masa sekarang ini adalah masa 1000 tahun. Sehubungan dengan Wahyu 20, tentang kerajaan 1000 tahun, kita saat ini hidup dalam kerajaan 1000 tahun. Di sini kerajaan 1000 tahun dimengerti mulai dari kedatangan Kristus yang pertama sampai kedatangan Kristus yang kedua. Pada masa ini, setan diikat dalam arti tidak dapat menghambat dan menyetop penyebaran Injil dan tidak dapat menipu bangsa-bangsa.

Menurut pandangan ini, selama masa 1000 tahun ini jiwa orang percaya yang telah meninggal sekarang berada di Sorga. Mereka sekarang hidup dan memerintah bersama Kristus, sementara mereka menantikan kebangkitan tubuh mereka. Dengan demikian, masa millenium pada Wahyu bukanlah harfiah, tetapi mengatakan suatu periode yang cukup lama. Seribu tahun dianggap kelipatan 10, yang berarti menyatakan angka sempurna, jadi lama sekali.

Bahkan ada yang berpandangan bahwa Iblis diikat selama 1000 tahun sebenarnya menyatakan kemenangan Kristus yang sempurna. Jadi, orang-orang mati (martyr) yang hidup kembali (Wahyu 20: 4) dimengerti secara rohani (bukan kebangkitan tubuh). Mereka ini, yang secara rohani hidup, memerintah bersama dengan Kristus di Sorga untuk masa 1000 tahun.

Ini adalah A-Millenium. Mungkin maksud kamu life millenium = A-Millenium kali?

Karena what you called life-millenium actually A-Millenium.

Blessings,

zippy binun juga Life milenium…???
emang ada…ya…

Iya ya. Begitu baca-baca topik ini, yang terlintas di kepala saya sebenarnya kepingan dari Jay E. adams dalam bukunya:“The Time is at Hand”, yang mengusulkan agar istilah amilenialisme diganti, karena amilenialisme itu mengandung arti tidak ada milenium, tapi keseluruhan ajarannya sama saja sih. hehehe…

dalam satu sesi diskusi mengenai Amilenium yang bersifat historis-progresive, yang diadakan di sebuah hotel di Jawa Tengah, kami mencoba mencari-cari nama yang pas; ada yang mengusulkan “life-milenium”

Bro menganut premilenium ya? Yang post/mid/pre tribulasi?

GBU