kesaksian : 40 hari YESUS bawa Elisabeth ke neraka & surga

Kamis, 16 Februari 2012

Kesaksian - 40 Hari bersama Yesus Dibawa Ke Neraka & Surga oleh Elisabeth

Shalom…

Salam damai sejahtera dalam kasih TUHAN YESUS KRISTUS.

Perkenalkan namaku Elisabeth Widyawati Herman. Aku lahir tahun 1981 di Semarang. Pada saat aku berusia 20 tahun, aku mengalami hal yang luar biasa, aku diperkenankan Tuhan Yesus bertemu denganNYA dan diberi kesempatan melihat neraka dan surga. Saat mengalami kejadian ini, aku tinggal bersama dengan mamiku dan dua orang adik laki-lakiku di Semarang.

Kami hidup dalam kesederhanaan, bahkan untuk membantu keperluan kami, aku bekerja sambil kuliah. Sepulang kuliah, aku bekerja paruh waktu di sebuah perusahaan kecil dan juga memberi les pelajaran untuk anak-anak sekolah dasar.

Papiku sudah lebih dahulu dipanggil Bapa di Surga pada saat aku berusia 17 tahun. Walaupun hidup dalam kesederhanaan tetapi kami hidup dalam sukacita.

Aku bukan mahasiswa teladan walaupun nilai pelajaranku bisa dibilang diatasrata-rata. Aku tidak terkenal, baik di kalangan kampus, lingkungan tempat tinggalku ataupun di gereja. Aku biasa-biasa saja. Entah mengapa Tuhan memilih aku yang biasa-biasa ini untuk mengalami peristiwa yang luar biasa. Sungguh, ini hanya karena kasih karuniaNYA.

Aku hanya dapat mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang oleh anugerahNya mengijinkanku menjalani misi yang sangat penting yaitu menyampaikan pesan-pesan Tuhan bagi keselamatan umat manusia yang adalah ciptaanNYA yang paling mulia. Banyak pesan Tuhan yang disampaikan agar manusia dijauhkan dari api neraka yang kekal. Tuhan ingin kita semua diselamatkan dan hidup bersama denganNYA di Surga mulia.

Aku telah membagikan pengalaman ini melalui youtube dan kesaksian di gereja-gereja baik di kota asalku maupun di kota-kota lain seperti Jakarta, Bandung, Mojokerto, Surabaya, Medan, Banjarmasin, dll. Juga melalui buku kesaksian bersama berjudul “Surga dan Neraka”.

Pada saat buku ini dibuat, walaupun sudah sepuluh tahun kemudian dari peristiwa ini terjadi, aku berdoa agar aku diingatkan kembali secara detil. Lagi-lagi Tuhan berikan kemurahanNYA. Aku diperlihatkan kembali hari demi hari sehingga aku dimampukan menuliskannya dengan runut dan rinci. Terpujilah nama Tuhan Yesus Kristus.

Kiranya buku ini dapat menjadi berkat bagi kita semua dan pengingat bagi kita untuk hidup dengan fokus kepada Tuhan Yesus Kristus.

TUHAN YESUS KRISTUS MEMBERKATI.

kesaksian selengkapnya silakan baca di :