Kesaksian - Tuhan Yesus Bersamaku Ketika Suamiku Dipanggil Tuhan

Shalom,

Saya ingin membagikan kesaksian saya untuk kita semua biar boleh menjadi pelajaran yang berharga dan selalu ingat bahwa Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita dan setiap saat kita bisa dipanggil pulang oleh Bapa di Sorga, oleh karenanya kita harus lebih intim lagi dengan Tuhan.

Terima kasih Tuhan Yesus memberkati


kesaksian yang sangat memberkati :slight_smile:

khusus untuk bagian ini
“karena saya tahu kedatangan Tuhan Yesus tidak akan lama lagi”

respon saya adalah AMIN.

Syalom

Shalom,

Terima kasih saudaraku diberkati oleh kesaksian saya dan saya mau menjelaskan mengenai saya tau kedatangan Tuhan sudah tidak lama lagi bukannya saya mau mendahului Tuhan karena di Matius 24:36 memang dikatakan tidak ada yang tau hanya Bapa sendiri yang tahu.

Maksud saya adalah melihat tanda-tanda zaman sekarang ini kedatangan Tuhan Yesus itu sudah tidak lama lagi maaf mungkin bahasa saya yang salah tapi percayalah saya hanya mau menyaksikan bahwa kita harus lebih intim lagi dengan Tuhan supaya ketika Tuhan menjemput kita baik itu melalui kematian atau kedatanganNya menjemput anak-anakNya yang setia dan kudus kita kedapatan siap.

Itu saja yang saya mau jelaskan dan sekali lagi tidak ada maksud apa-apa hanya mau berbagi apa yang sudah saya alami. Karena yang saya rasakan semakin saya banyak baca dan merenungkan Firman Tuhan semakin saya merasa tidak ada apa-apanya dihadapanNya, hanya karena anugrahNya saja saya ada.

Terima kasih Tuhan Yesus memberkati

Terima kasih biar segala pujian, hormat dan kemuliaan hanya bagi Dia saja…Haleluyah.

bolehkah bertanya almarhum kena stroke umur berapa ? ada hipertensi ?
apakah tdk ada gejala2 sebelumnya.

Umur 52 thn, kayaknya riwayat keluarga ada tapi alm. selama ini fitness dan 3 bulan belakangan memang agak jarang fitness, sebelum2nya ga ada gejala atau keluhan apapun tapi saya tidak tau kalau dia rasakan tapi ngga ngomong ke saya.

Semua kesusahan yang terjadi pada anak Tuhan hanya membawa kita lebih dekat pada Tuhan dan memang saya percaya Tuhan akan datang dengan segera, jadi jangan lagi fokus pada duniawi yang sebentar kita tinggalkan ini.

Yes…bener banget sekarang ini saya fokus mempersiapkan jalan bagi Tuhan membawa jiwa2 yang terhilang kembali kepadaNya, walaupun banyak tantangan tapi saya percaya bersama Tuhan saya pasti mampu melakukan tugas yang Tuhan berikan…

Ketika saya kangen alm. suami saya, dengan menangis saya claim sama Tuhan kalau Tuhan Yesus bilang saya tidak sendiri, Dia ada bersama saya dan saya minta kekuatan dariNya…ajaibnya setelah itu hati saya tenang ada damai lagi…benar-benar Tuhan Yesus kuatkan saya…seperti itu yang terus saya lakukan ketika saya kangen alm. suami. Tuhan Yesus sungguh luarbiasa dalam hidup saya…

Sekarang ini dia gantikan posisi alm. suami saya…Tuhan Yesus sendiri yang menjadi suami saya, Bapa saya, Tuhan saya…segala-galanya Dia bagi saya.

jangan lelah bekerja di ladang Tuhan

Mzm 126:5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.

tetap setia, Imanuel,

Tuhan Yesus memberkati dalam pelayanan.

apakah anak2 sudah percaya Yesus ?

btw, klo umur sdh kepala 5 sebaiknya jangan olah raga keras2, cukup jogging perlahan-lahan.
pembuluh darah yg sdh menyempit dan tdk elastis lagi tdk bisa lagi menahan derasnya darah
sewaktu olah raga sehingga ada jaringan yg copot dan menyumbat.

Anak saya hanya satu perempuan dan dia dari kecil sudah kami didik untuk takut Tuhan, suami saya fitness sudah bertahun-tahun, diatas semuanya itu memang sudah waktunya Tuhan, saya bersyukur ketika Tuhan panggil alm. sedang semangat2nya melayani Tuhan dan beberapa bln sebelum dipanggil Tuhan memang sudah lebih mendekat sama Tuhan. Tinggal kita sekarang yang di dunia ini harus hidup benar sudah bukan waktunya lagi kita main-main.

Dia sudah enak2 sama Tuhan disana sis. Kita didunia masih ngeri lihat situasi politik yang mengarah ke pemerintahan antikris, betul sis kita tidak bisa main2 jaman sekarang ini.

Bener banget Bro…makanya jangan sampai ya kita tertinggal, mengerikan bener…sekarang ini Tuhan cuma minta sama kita untuk hidup benar dan kudus karena tanpa kekudusan kita tidak bisa melihat Tuhan dalam arti kita akan binasa.

apakah Almarhum seorang pendeta ?

Alm. suami saya sudah sekolah Alkitab seharusnya sih sudah bisa melayani tapi di gereja kita itu ada jenjangnya, sekarang kita itu pengerja tapi ketika malam penghiburan pdt. saya bilang kalau sebenarnya alm. mau dijadikan pdt.

Saya sudah banyak membaca tentang kesaksian akhir zaman yang rasanya sudah sangat dekat, ada yang mengatakan tinggal 1 detik lagi entah berapa lama arti 1 detik bagi Tuhan namun saya rasa sudah sangat dekat sekali. ada juga yang mengatakan berbicara langsung dengan TUhan dan Dia katakan sudah hampir pada kesudahan dunia. Rasanya ngeri juga kalau ada 2 orang 1 diangkat yang satu tertinggal.

Saya ingin memberikan kesaksian tentang anak saya yang meninggal secara tiba tiba tanpa diketahui sakit apa ,karena 3 hari sebelumnya dia pulang ke bandung dalam kondisi sehat tapi 3 hari kemudian pulang sudah dalam keadaan meniggal dunia .saya berfikir apakah karena pengangkatan Tuhan menjelang akhir zaman ,karena anak saya ini adalah pelayan digerejanya dan selalu sibuk dengan urusan gereja,sehingga Tuhan mengambilnya karena sangat sayang padanya . Sampai saat ini saya masih bertanya apa rencana Tuhan dengan anak saya ini karena kematian adalah urusan Tuhan.
Mohon pencerahan dari pembaca di komunitas ini ? Tuhan memberkati amin

Kalau pengalaman saya dengan suami pasti ada rencana Tuhan bagi alm. dan khususnya bagi kami yang ditinggal…Begitu juga dengan anak anda, memang Tuhan sayang mereka karena Tuhan mau mereka melayani Dia disana…pelayanan disana adalah pelayanan tingkat tertinggi jadi bersyukur mereka sudah disana. Bagi kita orang percaya kematian adalah perpindahan tempat yang jauh lebih enak disana daripada di dunia ini. Rasul Paulus katakan di Filipi 1:21 “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”.

Mungkin saja Tuhan punya rencana dalam hidup anda untuk bersaksi bagi Dia spt yang saya alami yaitu untuk mempersiapkan jalan bagi kedatanganNya dengan cara membawa jiwa sebanyak-banyaknya kepada Tuhan, kalau saya kan terbeban untuk membagikan email atau photocopy kesaksian surga dan neraka kepada orang2 yang terhilang supaya ketika mereka membaca mereka bisa datang kembali kepada Tuhan. Sekarang ini kalau Tuhan mau panggil kita kapan saja kita harus siap dan kalau Tuhan masih percayakan kita didunia ini biarlah kita boleh bekerja memberi buah.

Saya percaya anda pasti kuat karena ada Tuhan Yesus yang menguatkan kita, karena kita sama lebih dahulu jauh2 hari Tuhan persiapkan kita untuk menghadapi kejadian seperti ini. Yang jelas rencana Tuhan indah sekali buat anak anda dan suami saya, mereka boleh melayani Tuhan secara langsung…luarbiasakan…saya aja mau seperti itu… :slight_smile: :slight_smile:

Bagi mereka yang sudah melihat surga, alangkah bahagianya disana. Saya baca kesaksian seorang ibu di cirebon yang ditinggal mati suaminya dan susah sekali. lalu Tuhan mengangkat dia kesurga dimana dia lihat suami dari jauh begitu bahagia dan indahnya. sehingga dia tidak susah lagi.

Kalau anak atau kekasih kita dipanggil pulang sebenarnya memang kita rindu dan sedih, namun kalau kita tahu dimana sekarang dia tinggal kita malah bahagia. bahagia karena kekasih kita sudah jauh lebih kaya dan makmur dari kita. surga itu kaya dan makmur, aman tidak bisa dirampok lagi tidak kuatir bisnis sepi. Tidak mikiri bayar listrik atau apapun lagi semua serba mewah dan nyaman.

Kenapa kita sedih melihat kekasih kita disana?

Cuma memang kita rindu, dan tidak lama kita juga akan kesana.

Yes Bro…bener banget…yang penting kita hidup benar dan kudus pasti kita akan kesana nantinya…

Immanuel :afro:

sampai Tuhan Yesus datang kembali