KeSeksian dalam Gereja

Bro sesuai judul nih… :azn:
Saya kadang risih dan sedih lihat Jemaat jaman sekarang kok suka menggunakkan pakaian seksi-seksi dan kurang sopan kedalam gereja. :tuzki10:

Ditambahnya terkadang memakai Celana dan baju yang begitu ketat bukan hanya itu bahkan rok/ celana begitu pendek atau abnormal.
yang paling fail itu yang menggunakan adalah para Singer :’(

Saya yang kegereja tujuannya untuk fokus menyembah pada Yesus malah terganggu pikiran saya.
Secara naluri manusia ini sangatlah mengganggu khususnya kaum Adam. :ashamed0002: :ashamed0002:

Mohon pencerahannya para teman-teman FK semua?
Apa memang harus seperti itu kegereja?apakah para FK yang Wanita ada yang seperti itu?gimana perasaanya?
Karena saya orangnya mudah untuk teralihkan dengan sesuatu yang seperti itu. :’( :’(

kalau bro , sudah tau begitu kondisi bro dan begiktu keadaan di gereja, lebih baik bro dirumah aja ga usah ke Gereja, lalu dirumah baca Perjanjian Baru (jangan baca Perjanjian lama ya !)

GBU

Ada yang lain kaga…
Sarannya :afro: :afro:

Ushers, tim musik en pendetanya gimana bro ? buyum ikut2an nge-style ky gitu kan ? :azn:
If i may suggest, bro jujur saja sampaikeun baik2 ‘unek2’ ttg hil ini kpd pihak2 yg berwenang di gereja.
Jangan suka memendam hil-hil yg berkaitan dg pelayanan & persekutuan di Gereja, sama aja membiarkeun goresan luka di kulit sendiri, bisa ‘infeksi’ loh & lebih gawatnya lg organ kita sendiri yg harus diamputasi, padahal yg menyebabkeun luka gak kenave2 tuh :mad0261:

Ini bukti nyata kesadaran dari ‘sense-of-belonging’ bro akan “rumah Tuhan” yg didiami bersama.
:slight_smile:
Jangan biarkeun ada celah sedikitpun bwt si iblis curi Damai Sejahtera bro dalam beribadah di gereja. Gak banget deh ah ^!^
JBu

Masalahnya itu kalo ditegur malah di bilang “Tuhan ga melihat pakaian tapi melihat hati” kadang di jawab ini hak gue"…jadi kalo udah begini aku juga ga bisa gimana2…

Ada yang punya pengalaman yang sama ga? :huh: :huh:

Betul ,
Tuhan memang ga lihat pakaian, yang lihat pakaian kan Bro bukan ? dan bro juga tergerak kalu melihat kan ?
maka dari itu saya anjurkan untuk diam dirumah saja , dan baca perjanjian baru saja
sebab kalu baca perjanjian lama di khawatirkan tergerak buat napak tilas Daud,
atau tyergerak oleh pujian salomo

GBU

hihihi…namanya saaja masih tinggal di dinia ini broo brooo…!!
Disitu and bisa menilai kan apa sebetulnya orang orang tsb niatnya pergi ke gereja…ada macam-macam motivasi namanya…
Jika anda sendiri merasa menjadi risih dalam kondisi seperti itu…maka hendaklah anda berani berbuat terlebih dahulu terhadap diri anda sendiri dulu…bukan berbuat terhadap orang lain yang menurut anda tidak pantas tsb ( berpakaian seksi ). Wong si pastornya sendiri juga melihatnya dan memberi salaman tangan saat berjabatan tangan kok…hehehehe…Mosok anda yang gimana bgitu…??
Alkitab mengajarkan…kalau melihat wanita…dan kemudian anda berhasrat…maka disitu anda sudah berbuat zinah bukan…?? makanya anda katakan bahwa anda menjadi tidak fokus…
Soo…?? kenapa juga saat anda masuk dan pergi kegreja …tapi yang anda perhatikan adalah para wanita…?? hehehhe
bukannya memperhatikannya yang laen saja…??
Yahh…tergantung manusia dalam memandang hal-hal yang tidak produktif saat anda pergi kegereja kok…
Sebetulnya harus cari yang produktif untuk bathiniah /makanan iman anda bukan…??.

Salam

ke GKI Tumapel aja, Mas…seingat saya jarang ada kaum wanita yang berpakaian seperti itu…hehehehe ;D
di sini yang dominan adalah kaum senior yang pastinya sudah malas mengenakan pakaian “tidak kebal masuk angin” itu :smiley:

dulu pas SMA, saya juga suka pakai kaos ketat dan rok mini ke gereja, kadang juga pakai kaos ketat dengan celana jeans :ashamed0004:
maklum naluri darah muda…senang tampil beda dan jadi pusat perhatian. siapa tahu ada cowok yang mengagumi…(memalukan memang) :ashamed0002:

sekarang sih saya sudah jauh berubah.kalau ke gereja, paling pakai kemeja dan celana bahan (seperti mau kerja). perubahan ini terjadi karena faktor usia plus pertobatan juga sih… :ashamed0004:
malu-lah kalau umur segini masih pakai baju ala ABG begitu…seperti Cherrybelle dengan wajah yang tidak sesuai umur…

saya juga sadar untuk menghormati diri sendiri dengan mengenakan pakaian yang lebih layak… :smiley:

Bro Cristofles… hanya berbagi pengalaman ya.
Hampir seprti yg bro ceritakan, pernah terjadi di gereja kami. Waktu itu mode lg musim pake yg ketat2. Dan rata2 pemuda pemudi di gereja suka pake yg spt itu, dan kebetulan pula, setiap ibadah minggu, petugas mengumpulkan persembahan adalah pemuda/i itu (menurut jadwal mereka). Nah… para kaum ibu mungkin risih ngeliatnya, dan mereka komplin ke kaum pemuda/i. Pemuda/i mengeluh ke saya.
Dan kebetulan lagi, saya menjadi pembina pemuda/i, saya membawa hal tersebut dalam rapat. Kemudian dalam rapat diputuskan agar petugas mengumpulkan persembahan disediakan jubah. Tidak itu saja, dideretan bangku paling depan, kita buat semacam penghalang yg terbuat dr triplek sepanjang 70cmx300cm.
Untuk pemuda/i itu sendiri, kita kasih pengertian yg tdk bosan2nya.
Dan Puji Tuhan, para pemuda/i tsb mengerti. Dan cara berpakaian mereka sudah pantaslah menurut saya.

Salam.

selama bergereja dulu di salah satu gereja kharismatik di surabaya, kalau gak salah gak pernah denger dech ada himbauan tuk berpakaian yg disesuaikan dengan tempat ibadah. yang sering mah dengar himbauan agar HP di silent atau dimatikan saat ibadah ke gereja.

andai pihak gereja punya inisiatip, seperti di tempat bro kawanbaik, tentu dengan otomatis lambat laun jemaat akan mengikuti, tuk berpakaian dengan yg lebih sopan. terkadang sempat terlintas dipikiran juga, apakah gereja tidak ambil inisiatip tuk menghimbau karena maybe ada ketakutan2 tertentu seperti akan kehilangan jemaat atau karena pertimbangan2 lain, seperti kebijakan internal gereja misalnya. CMIIW.

pemandangan aduhai di gereja emang memprihatinkan sih , mo bilang Amin jadi Alamaak … Alapaak …
http://www.laymark.com/l/cz/cz04.gif

Saya cuma tau GKI Bromo kalo Tumapel ga ngerti ;D ;D

Itulah mereka jarang memberi himbauan sepertinya mereka takut kehilangan jemaat atau di benci jemaat… :mad0261: :mad0261:

Yang terjadi sekarang pandangan Umat Non-Kristen menganggap Gereja adalah diskotik :tuzki06:

Saya lagi mencoba untuk bisa membiasakkan diri dan tetap fokus pada firman Tuhan.

Ironis juga y bro. jangan2 bukan bro alone-an yg merasakeun kerisihan tsb, tapi 90& jemaat. Sedihnya, semuanya bersikap sama spt bro, enggan STRUGGLE membenahi hil-hil (bc: NILAI2) yg seharusnya DIJAGA. Duh, koq malah saia euy yg ngrasa trenyuh & geregetan. Mu’ubkeun saia yaw, soalnya terbiasa bawa’an orok jadi generasi ‘vokal’ terhadap penyimpangan2 DEMI KEPENTINGAN BERSAMA. Klo cuma bwt kepentingan sendiri sih buat apa bela2in STRUGGLE berdjoeank, ga pentink :ashamed0004:
Istilah kata, dari struggle pake teknik ‘vokal yg polite’ hingga ‘vokal yg paling persuasif’ hehee :wink:
Yg benar akan tampak benar & PASTI DIBENARKEUN koq, DIBELA-Nya dg cara yg luar biasa indah :happy0062: trust me!, whops salah trust God! :happy0025:

:slight_smile: 1 contoh bukti nyata yg udah terjadi:

Batu karang klo diguyurin air terus2an BISA terkikis bahkan smp HABIS loh :cheesy:
Concern saia lebih kpd: Ga setuju bila baru 10x brusaha sudah menyerah & memilih membiarkeun nilai/norma kesopanan & etika tercoreng, di GEREJA, oleh pelayan2nya pula :mad0261: :mad0261: horrible :’(
Klo ga ada yg berani bertindak dg tekun struggle, maw smp generasi ke-berapa tuh berlangsung ??.. :char12:
Tenkiuw.

Washalom
:angel:

Saya Jemaat Luar bisa dibilang pendatang didaerah yang saya tempati sebagai tempat menempuh ilmu jadi serasa Hak untuk protes itu sempit qaqa :cheesy: :cheesy:

no photo = HOAX

Joke2 :tongue:

ou ya ? :slight_smile: berandai-andi saja yaw ini… hmm gimana klo tune-channel paradigma berpikirnya diputer dikiit ? :wink:
“saya jemaat luar bisa dibilang pendatang… jadi serasa WAJIB men=share oleh-oleh dari tempat asal, sebagai INPUT POSITIF yg baik dari t4 asal…” :happy0025:
That’s all bro. Teteub smangaatz yaw ^!^
JBu
:angel:

Bro Cristofles… sbg jemaat luar, memang agak kesulitan ya… Tp jika bro memang niat, bisa koq menghubungi Pekerja di gereja tersebut. Dan saya pernah juga dihubungi orang yg bukan jemaat di gereja kami (hal yg lain), dan setelah kami diskusikan, pendapat org tsb memang ada benarnya, maka kami pun mengadakan perubahan.
Yah… mudah2an bisa spt itu.
Yg jelas, jgn bosan2 mengkritik (yg positif lho…).

Salam.

Oke2 Terimakasih masukkan qaqa Rinjani dan Kawanbaik dan yang lainnya juga… :onion-head25:
Saya mencoba untuk memberanikkan diri untuk mengkritik…soalnya kalo masalah kritik terhadap prilaku orang2 digereja rasanya begitu berat takut tersakiti ntar kalo yang di kritik suka masukkan ke hati… :onion-head83:

God bless Us… :afro: :afro:

wah susah jg klo gt. standarnya pasti yang dipermasalahin. tapi ya jangan kelewatan juga. nanti orang bukan maw ktemu Tuhan, malah pengen ktemu yang laen.hehe. klo playan altar tu yang harus lebih ditekenin.

btw g ad yg maw respon marcel tu? kasian ud maw coba oot ga ada yg komen :slight_smile:

Oke Bro… :afro: