Keselamatan Bagi Allah?

KK, Mas Bro, Mba Sis, FK ers , Saudara Saudara Seiman, dll :ashamed0004:

Ada hal yang buat aku bingung selama ini, tentang lagu yang di ciptain Sidney Mohede (para FKers pasti pada tahu), yg lirik nya seperti ini :

Tiba saatnya kami berkumpul bersatu
Dari setiap suku dan bangsa
Berdiri di hadapan tahta Anak Domba
Satu suara mengatakan

Keselamatan bagi Allah
Yang duduk dan bertahta

Kami naikkan pada Anak Domba

Pujian dan kekuatan
Hormat dan kekuasaan
Kemuliaan bagi Dia selamanya…

dulu setelah menyanyikan lagu ini, gembala sidang di gereja naik podium, lalu bilang kalau lirik lagunya harus ganti Keselamatan dari Allah karena ga bener kalau keselamatan bagi Allah, lalu waktu di gereja di daerah laen juga liriknya di ganti juga jadi keselamatan dari Allah

yang buat Aku kepikiran adalah waktu baca Wahyu 7 : 10 "Dan dengan suara nyaring mereka berseru: “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!”

maka kepikiran lah Aku klo Sidney mungkin waktu ciptain lagu terinspirasi dari wahyu 7:10 ini yang menyatakan Keselamatan Bagi Allah

Aku pengen tahu Pendapat FKers kenapa para pemuji di wahyu memujinya “keselamatan bagi Allah”?

Gbu all :slight_smile:

sepertinya lagu itu memang mengambil dari kitab Wahyu 7:10 itu.

mungkin sarapan pagi bisa membantu, karena dia mengerti tafsiran dari bahasa aslinya langsung wahyu 7:10 itu

Mau tanya nih,

biasanya di sebelah kiri FK ada link untuk buka ayat alkitab dari berbagai macam terjemahan dan bahasa. Sekarang link itu hilang

Ada yang tahu, dimana bisa membuka alkitab online dgn berbagai macam terjemahan indonesia dan inggris itu ?

Revelation 7:10

And cried with a loud voice, saying, Salvation to our God which sitteth upon the throne, and unto the Lamb.

Salvation to our God - The word rendered “salvation” - σωτηρία sōtēria -

means properly “safety, deliverance, preservation”;

then welfare or prosperity; then victory;
then, in a Christian sense, deliverance from punishment and admission to eternal life.

Here the idea seems to be that their deliverance from sin, danger, persecution, and death, was to be ascribed solely to God.

It cannot be meant, as the words would seem to imply, that they desired that God might have salvation;

but the sense is, that their salvation was to be attributed entirely to him.

This will undoubtedly be the song of the released forever, and all who reach the heavenly world will feel that they owe their deliverance from eternal death, and their admission to glory, wholly to him.

Prof. Robinson (Lexicon) renders the word “victory” here.

The fair meaning is, that whatever is included in the word “salvation” will be due to God alone -

the deliverance from sin, danger, and death;
the triumph over every foe;
the resurrection from the grave;
the rescue from eternal burnings;

the admission to a holy heaven -
victory in all that that word implies will be due to God.

Hanya manusia yang membutuhkan keselamatan, ini menunjukkan bahwa keselamatan yang kita dapat, hanya Allah yang mempunyainya.

Pembawa Keselamatan, pemeliharaan keselamatan, jaminan keselamatan, hanya dari Allah.

kalau kesimpulan sesuai tafsir bahasa inggris (yang saya tangkap,soalnya inggrisnya pas pas an :slight_smile: ) diatas keselamatan kita hanya dari Allah dan di persembahkan kepada Allah, seperti itukah?

FKers laen ada yang pernah punya pengalaman sama ga jumpain lagu yang ini tp di ganti liriknya jadi keselamatan dari Allah :wink:

Memberi ucapan selamat buat Tuhan sah sah aja kan :wink:

Selamat Yesus Kau mmg Anak Domba yg layak jd Allah

Terus pernah dengar nggak lagu ini :

Diberkati Kau TUHAN , oleh pujian kami
Dalam naungan HadiratMU

ntar nanya KOK TUHAN DIBERKATI aya-aya wae seharusnya TUHAN memberkati kita TERUS yah? hehehe… ;D langjuuuut ah… :happy0025:semua ada di ALKITAB kok Bro, don’ t worry
GBU

emang tidak salah menyanyi memuji Tuhan, tp emang kita bisa memberkati Tuhan?

Bro R, ini terjemahannya.

Keselamatan kepada Tuhan kita – Kata asli dari “keselamatan” - σωτηρία sōtēria - arti sebenarnya adalah “keamanan, pertolongan, pemeliharaan”;

lalu kesejahteraan atau kemakmuran;

lalu kemenangan;

lalu dalam arti Kristen, kelepasan dari hukuman dan penerimaan dalam hidup kekal.

Di sini pemikirannya adalah pelepasan mereka dari dosa, bahaya, penganiayaan, dan kematian adalah hanya karena Tuhan saja.

Tidak bisa di artikan, seperti kelihatannya dari kata2nya, bahwa mereka menginginkan Tuhan mendapat keselamatan;

Tetapi maksudnya adalah keselamatan mereka asalnya hanya dari Tuhan.

Ini tentunya akan menjadi nyanyian selamanya dari mereka yang dibebaskan, dan mereka yang telah mencapai dunia surga akan merasa bahwa mereka berhutang budi untuk kebebasan mereka dari kematian kekal, dan masuknya mereka ke dalam kemuliaan kekal, hanya kepada Tuhan saja

Professor Robinson (Lexicon) mengartikan kata “kemenangan” seperti ini.

Arti yang sebenarnya adalah apa saja definisi yang dimasukan dalam kata “keselamatan” adalah hanya karena Tuhan saja -

pertolongan dari dosa, bahaya dan kematian;
kemenangan atas segala musuh;
kebangkitan dari kubur;
di selamatkan dari perapian kekal;
di terima dalam surga yang suci -

Kemenangan dalam segala-galanya dari arti kata tersebut hanya karena Tuhan saja.

Semoga berguna

Dear Raphael

Saya pernah juga mempelajari lagu ini dan memang bisa muncul interpretasi beragam, saya pernah diajarkan seorang guru musik Kristen bahwa lagu-lagu yang menimbulkan ambigu sebaiknya dinyanyikan bagi kalangan sendiri dalam arti bukan dalam suatu persekutuan besar, atau ada jemaat luar atau pendatang baru atau yang belum percaya. Karena kesalahan interpretasi dapat menimbulkan kesalahan ajaran yang besar. Jadi secara teks dan pengertian keseluruhan memang tidak salah, jadi lebih baik kalau dalam persekutuan atau kebaktian besar yang ada kemungkinan orang tidak percaya datang atau banyak orang dari gereja lain datang lebih baik gunakan lagu-lagu yang “aman” (tidak menimbulkan salah tafsir yang terlalu besar).

Tambahan lagi, jaman dahulu, lagu-lagu rohani digunakan sebagai wadah pengajaran teologi bagi jemaat karena itu lagu-lagu rohani jaman dahulu (mis; hymnal) umumnya terdiri dari beberapa bait yang bersinambungan dan sistematis misalnya bait 1 tentang kejatuhan manusia dalam dosa, bait 2 tentang Yesus menyelamatkan bait 3 tentang orang percaya yang memberikan hidupnya bagi Tuhan