Kesembuhan adalah Hak Mutlak Orang Percaya

Kita tahu ada banyak orang yang saat ini sedang menderita sakit-penyakit baik ringan maupun berat.

Bila anda atau seorang yang anda kenal sedang mengalami sakit penyakit pada tubuh anda sekarang ini, ada jawaban pasti untuk masalah itu!

Yaitu bahwa anda pasti bisa disembuhkan.

Ada banyak cara untuk menerima kesembuhan, bisa melalui cara cara alamiah (kedokteran) dan juga bisa melalui kuasa Allah yang menyembuhkan.

Ketika Yesus mati di kayu salib, ia telah menyelamatkan umat manusia.

Keselamatan = Salvation berasal dari kata soteria yang berakar pada kata sozo

G4982
σώζω
sōzō
sode’-zo

From a primary word σῶς sōs̄ (contraction for the obsolete σάος saos, “safe”); to save, that is, deliver or protect (literally or figuratively): - heal, preserve, save (self), do well, be (make) whole.

Didalamnya sudah mengandung arti menyembuhkan!

Jadi dalam keselamatan yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus. Ia juga sudah menyembuhkan umat manusia, yang percaya dan mau belajar untuk menggunakan imannya untuk menjadikan setiap hak hak istimewa dalam janji Allah menjadi nyata dalam kehidupan mereka!

Gal 3:13
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”

Lihatlah pada ulangan 28:15-68 dan anda akan menemukan bahwa salah satu kutuk hukum taurat yang telah ditebus Yesus adalah sakit penyakit!

Nabi Yesaya sudah sangat jelas menubuatkan bahwa Yesus akan datang untuk menyelamatkan dan menyembuhkan umat umat-Nya

Yesaya 53:4-5
4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Dan digenapi oleh Yesus:

Matius 8:17
Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.”

Dan

1 Petrus 2:24
Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

kesembuhan adalah hak Tuhan Yesus dalam melakukannya, dan tidak ada perbedaan antara pengikut Tuhan Yesus dgn org dunia… :ashamed0004:

good!
lalu apa sikap Tuhan Yesus dalam melakukan kesembuhan?

tentunya ada Bro

kesembuhan diberikan kpd siapa saja, baik anak Tuhan maupun bukan sesuai belas kasihan Tuhan. krn Tuhan berbelas kasih kpd yg meminta tolong kpd Nya. :afro:

kalo anak Tuhan sakit, tapi ga minta tolong Tuhan disembuhkan. apakah org itu disembuhkan fren… :coolsmiley:
kalo org bukan anak Tuhan memohon kesembuhan kpd Tuhan, jika Tuhan berbelas kasih pasti disembuhkan juga tuh. contohnya ketika Yesus menyembuhkan org banyak, bukankah kebanyakan mereka malah bukan pengikut Nya… :happy0062:

jadi memberikan kesembuhan adalah hak Tuhan Yesus, yg akan diberikan kpd siapa saja yg memohon belas kasih Nya, ok fren… :happy0025:

dengan kata lain anda setuju kala kehendak Tuhan adalah menyembuhkan orang, bukan sebaliknya. benar fren?

yup betul. krn tidak semua anak Tuhan yg sakit disembuhkan walaupun sdh berdoa. krn itu semua adalah hak Tuhan, jadi yg tidak disembuhkan janganlah kecewa. hiburlah dgn kasih karunia keselamatan yg telah diberikan Tuhan YESUS kpd nya, ok fren… :happy0025:

@T-REX

BUKAN MASALAH BISA DISEMBUHKAN ATAU TIDAK BISA DISEMBUHKAN LOH…?? KALAU SIMANUSIANYA SAKIT…!!

Tapi jatuh sakitnya itu memang ulah nya sendiri karena cara hidup dan pola hidupnya salah…?? sehingga jatuh sakit.

Ataukah tiba -tiba sakit …?? walaupun semuanya itu diluar dugaan manusianya…?? Hal itu tidak mungkin…!!

Manusia jatuh sakit karena ada sebab akibatnya…bukan ujuk-uuk sakit bukan…?? Tapi pasti ada sesuatau yang salah dalam diri manusia itu.

Kemudian yang kamu maksud setelah manusia jatuh sakit…lantas meminta pertolongan Tangan Tuhan untuk menyembhkanya…?? tanpa perlu dilakukan penanganan medis sama-sekali…?? Kalau begitu caranya…?? Ya salah kaprah dong …namanya…kalau kita memang beriman kep TYK.

Salam

wah nggak okelah fren he he he

jadi kalau misalnya fren llagi mengunjungi teman fren yang sakit berat, terpaksalah fren ngomong begini:
kita nggak tau kehendak Allah dalam hal ini, terserah Dia mau nyembuhin anda atau tidak kalau anda sembuh pujilah Dia karena kasih dan kebaikan-Nya.
kalaupun Dia nggak mau nyembuhin anda yah terpaksa bye bye lah fren, sampe ketemu di surga nantinya

gitu cocok fren?

tapi yang saya mau diskusikan “untuk kebaikan orang orang lainnya” adalah bisa disembuhkan adatu tidak bisa disembuhkan itu Bro

sakit penyakit bisa disebabkan oleh banyak hal Bro Purba.

bisa karena perbuatan salah orang yang bersangkutan sendiri,
misal karena pola makan salah, atau kehidupan seks salah, atau pola tidur salah, pola kerja salah, dlsb

tapi bisa juga disebabkan faktor diluar dari orang tersbut misalnya sakit dari lahir, faktor keturunan, kecelakaan, atau epidemik penyakit dlsb.

banyak yang sakit berat karena sakit begitu saja, misalnya salah seorang teman saya yang rajin berolah raga dan berpola makan dan keluaraga yang sehat didiagnosa mengidap kanker otak (ini bukan sakit ujuk ujukan loh Bro)
jadi itu adalah mungkin Bro.

nggak dong Bro, kita tidak membahas secara medis tetapi secara Firman Allah Bro

walah…bukan gitu fren… :char11:
kalo anda mendoakan org percaya yg sakit, trus beberapa hari kemudian org itu masih sakit. hiburlah org itu dgn kata-kata yg membuat imannya tetap kuat, jgn biarkan org itu kecewa kpd Tuhan. dan jgn lupa juga bawa kedokter ya fren, krn mungkin kesembuhan dari Tuhan melalui dokter… :ashamed0004:

kalo org diluar Yesus, ajak org itu menerima Tuhan Yesus sbg Juruselamatnya, ok fren… :happy0025:

yang tegas dong fren, tadi fren bilang kalau Tuhan berhak mutlak mau nyembuhin atau tidak menyembuhkan seseorang yang sakit.

bagaimana kita bisa menghibur sso yang sakit berat dengan kata kata yang membuat imannya tetap kuat wong nggak ada kepastian apakah dia akan sembuh atau harus bye bye?

bagaimana caranya menyuruh sso yang sedang sakit untuk beriman bahwa Allah akan menyembuhkan Dia, kalau tadi fren katakan bahwa Allah kadang mau kadang tidak mau menyembuhkan? alias kehendak Allah tidak jelas dalam hal ini?

@T-REX

ooohhh begitu tah maksudnya…?? jika begitu rinciannya kan jadi jelas bagi semuanya juga kan…??
Jadi lebih mudah untu masuk dalam argumennya kalau konteksnya demikian…buka begitu broo…??

Sebetulnya semua penyakit…kalau kita orang nya secara sadar memeng mempunyai Iman Percaya kepada TYK
pasti kita tahu sifat sifat Tuhan seperti apa. Pertama kita tau ayat Firman Tuhan dalam ALKITAB, yng menyatakan bahwa bagi sispapaun juga yang suda percaya kep TYK …sudah diberi kuasa…sebagaimaA yang Tuhan punya dan DIberikan kepada Rasul-Rasul TYK.WAKTU DULU. (ZAMAN KERASULAN ).

Sekarang yang menjadi masalah disini adalah simanusianya tsb, salah dalam memfungsikan dan mengelola kuasa yang sudah ada pada diirinya tsb, yang mana bisa juga di gunakan untuk orang lain.pula.

Gimana mnurut kamau [email protected]…??

Salam

lho… kok jadi nyasar nangkepnya fren… coba anda baca lagi post no.5.
disitu saya tuliskan menghiburnya krn dia sdh diselamatkan, walaupun tidak disembuhkan, jelas bedanya fren… :coolsmiley:

emang lebih baik mana, kesembuhan atau keselamatan ? :coolsmiley:

coba anda bandingkan dgn rasul Paulus yg penyakitnya tidak disembuhkan Tuhan walaupun sdh memohon… apa jawaban Tuhan pada rasul Paulus fren… :coolsmiley:

2 Kor 12:9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” …

Shalom,

Ya, 2 Kor 12:9 ini memberikan pengertian yang akan kesembuhan dari Tuhan. Ketika menyembuhkan orang sakit Yesus mengatakan “dosamu sudah diampuni” (Mat 9:2,5).

Ketika kita mengatakan kepada orang sakit hanya untuk menghibur “engkau pasti sembuh dari penyakit jasmani ini”, maka ketika ia tidak sembuh sampai mati, kita sedang berbohong kepadanya. Maka kita harus menghindari berbohong kepada orang sakit.

Berkat Tuhan bukan hanya uang, kekayaan, kesehatan, kesembuhan dan lainnya. Tuhan memberikan berkat yang sangat dahsyat yang dilupakan atau tidak disadari oleh banyak orang yaitu:

  1. Kuasa kesanggupan untuk mengalami kesusahan termasuk oleh penyakit, cacat dan sebagainya tetap hidup menuruti kehendak Allah dan bersyukur kepada Allah. 1 Tes 5:16 yang hanya dua kata yang berbunyi

“Bersukacitalah senantiasa”.

adalah Firman Tuhan. Firman ini adalah kebenaran, bukan asal dilihamkan oleh Allah. Jika Firman Tuhan ini tidak benar, maka Alkitab salah. Firman ini juga untuk orang yang sakit yang tidak sembuh sampai mati.

Demikian juga ayat berikut ini, yakni:

Efesus 5:20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.

adalah Firman Tuhan yang tidak mungkin salah. Firman Tuhan ini juga untuk orang yang sakit yang tidak sembuh sampai mati.

Mujizat penyembuhan pada zaman sekarang ini diberikan Allah melalui ilmu pengobatan yang menakjubkan. Saya pernah bercerita di forum ini (lupa nama threadnya) mengenai mujizat kesembuhan sesorang melalui operasi jantung.

Menurut kitab terakhir dalam PB, yaitu kitab Wahyu, pekabaran Allah pada zaman akhir ini bukan tentang mujizat penyembuhan, tetapi tentang ajakan Allah kepada umat manusia agar keluar dari penyembahan yang bukan kepada Allah kepada menyembah Allah pencipta kita, langit dan bumi dan segala isinya. Mujiza penyembuhan telah dikerjakan oleh dokter, sangat menakjubkan dibandingkan dengan keadaan pada saat Yesus melakukan penyembuhan 2000 tahun lalu.

Pada zaman akhir ini kejahatan semakin menggila, menyembah uang, ajaran palsu dan sebagainya semakin meraja lela karena si Luci (Lucifer maksudnya) tahu bahwa waktunya sudah singkat (Why 12:12) , itulah sebabnya pekabaran Allah pada akhir zaman ini adalah panggilan Allah untuk tekun menyembah Allah pencita langit dan bumi dan segala isinya. Bila kita membaca kita Wahyu, itulah pekabaran Allah pada zaman akhir ini.

Pada zaman akhir ini, Tuhan telah mengamarkan akan datangnya nabi-nabi palsu, pengajar-pengajar palsu termasuk yang perbuatan-perbuatan yang mengagumkan banyak orang, termasuk penyembuhan. Jadi umat Tuhan tidak perlu memberikan perhatikan khusus pada kesembuhan dan penyembuhan penyakit, karena Tuhan telah menyediakan mujizat melalui dokter untuk itu. Perhatian kita haruslah tertuju pada pekabaran Allah pada zaman ini, yakni pekabaran kitab Wahyu, yaitu keluar dari menyembah yang bukan Allah kepada menyembah Allah pencipta langit dan bumi dan segala isinya. Mungkin kita merasa hal ini hal biasa atau sepele, tetapi itulah yang diminta oleh Yesus melalui wahyu-Nya kepada manusia melalui Yohanes.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam, JBU, Jericho, J.

lho nggak nyasar kok fren, kan masih sesuai dengan pandangan fren diatas.

kan fren yg bilang Yesus berhak mutlak nyembuhin atau tidak nyembuhin.
fren juga bilang kalo tidak disembuhin maka hiburlah mereka dengan keselamatannya yang diterima dari Yesus.

makanya kan nggak salah kan kalo setiap fren lagi mengunjungi orang yang sakit berat fren ngomong seperti ini?

“kita nggak tau kehendak Allah dalam hal ini, terserah Dia mau nyembuhin anda atau tidak kalau anda sembuh pujilah Dia karena kasih dan kebaikan-Nya.
kalaupun Dia nggak mau nyembuhin anda yah terpaksa bye bye lah fren, sampe ketemu di surga nantinya”

gitu cocok fren?

Kan statement tersebut cocok sekali dengan keinginan fren yang nyuruh untuk menghiburnya dengan keselamatannya walaupun tidak sembuh dan harus menderita setengah mati sampe dia mati nantinya, ok fren? :wink:

Darimana fren dapat kesimpulan Paulus sakit fren?
tolong dijelaskan fren?

Bro @ Purba
he he he, begitulah bro, untuk menjadi kejelasan semuanya dari pembaca atau netter yang mengikuti dalam diskusi ini untuk dalam koridor yang tepat, untuk lebih memudahkan dalam berargumen sesuai konteks yang telah disetujui … xi xi xi

intinya sip lah bro

justru dalam hal inilah yang banyak timbul kesalahpahaman dan pertentangan.
apakah pandangan Bro itu bisa dijelaskan lebih terang bagi pembaca disini?

ya bisa dikatakan begitu, cuma bahasa dgn kata “anda” dan “bye bye lah” kok kasar banget tuh fren… :ashamed0004:
bilang aja “walau apapun yg terjadi, kita harus selalu mengucap syukur. kalaupun Tuhan YESUS tidak menyembuhkan, tidak masalah. krn yg terpenting kita sdh selamat, bersama Tuhan YESUS”.
jadi pakai bahasa “kita” sbg bentuk penderitaan ditanggung bersama, jelas fren… :happy0062:

2Kor. 4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

kalo org dihibur bahwa dia sdh selamat, kemungkinan besar imannya akan kuat. krn yg ditakutkan org adalah, “kalo mati kemana ?” dan yg kita takutkan adalah kalo dia tidak kuat menderita, lalu imannya lemah. mungkin org tsb bisa menjual keselamatannya kpd iblis, asal dia disembuhkan. bukankah sdh banyak anak Tuhan, yg mencari dukun minta disembuhkan ? itu sama saja menjual keselamatan kpd iblis… :’(

2 Korintus 12:10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena KRISTUS. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

dalam 2 Korintus 12:7-10. saya tafsirkan Paulus menderita penyakit, krn lemah dan tersiksa. kalo menurut anda gimana fren… :ashamed0004:

berarti nggak nyasar kan fren? :happy0062:

(nb: kalo kata “anda” dan “bye bye” kan hanya sekedar penguat kesan dan hanya dalam diskusi di forum saja fren, kira kira sperti istilah “fren” yang fren selalu gunakan itulah…
Kalo dipake pas menghibur orang sakit bisa kena jotos nanti fren ha ha ha)

Berhubung dianya lagi kesakitan dan ketakutan berat, nanti kalo ditanya dia “sampeyan kan nggak ngalamain yang saya alamin, bisanya cuma ngomong doang, gimana kalu sampeyan gantikan tempat saya?”

itu gimana fren??

seandainya kalo fren kena penyakit berat pada usia muda, baru membantuk keluarga , baru punya anak 2 masih kecil kecil baru masuk sekolah, sedang nyicil rumah dan kendaraan, tiba2 sakit dan kena vonis nggak bakalan sembuh lagi.

Dan setelah hampir menghabiskan uang tabungan selama kerja sebalumnya, tetapi kondisi makin parah, disaat anda kesakitan berat, putus asa tanpa pengharapan, tekanan keuangan yang berat, diperhadapkan untuk ke ICU, kira kira apa yang anda takutkan fren?

Apakah hanya masalah kalo mati mau kemana ?

Saya yakin lebih dari itu fren, tul nggak fren?

kalo merujuk ke kontkes dan bahasanya nggak ada kata mengenai sakit penyakit disitu fren, jadi menurut saya, ayat ayat tersebut tidak ada hubungannya sama sekali dengan sakit penyakit seperti yang sering dikatakan orang selama ini fren

setuju

Jadi apa yang harus dikatakan padanya Bro?

kalau yang sakit berat itu Jericho sendiri gimana?

Darimana anda dapat mengambil kesimpulan kalau ayat ini juga untuk orang yang sakit yang tidak sembuh sampai mati?

Perhatikan postingan saya pada Bro Don, coba bayangkan kalau anda yg mengambil tempat sebagai seorang muda yang sekarat sementara masih ada keluarga dibelakang anda, ditambah keuangan yang semakin berat dll bisakah anda bersyukur pada saat seperti itu kepada Allah karena Dia tidak menyembuhkan anda?

Berarti Yesus menyerang diri-Nya sendiri dan mengatakan bahwa Ia juga adalah nabi palsu dong Bro?
Bukankah 2/3 dari pelayan-Nya di muka bumi Dia melakukan begitu banyak mujijat baik itu kesembuhan (terutama) ataupun mujijat lainnya?

Jadi misalnya kalau ada seorang sedang sakit berat dan ketika anda mengunjungi orang yang sedang sakit itu disaat dianya teramat lemah, sekarat dan putus asa dan kesakitan sekali apakah baiknya anda mengajak dia berdiskusi tentang predestinasi atau Katolik vs Protestan atau Karismatik atau Pentaskosta atau Hukum Taurat ata u penafsiran kitaba Wahyu gitu Bro?

berarti dia cuma mengasihani dirinya sendiri dong. kok dia ga mikir banyak org lain, yg lebih sakit dan menderita daripadanya. apalagi kalo dia mikirin org-org yg masuk ke neraka. bukankah dia lebih beruntung krn sdh diselamatkan fren… :coolsmiley:
pernahkah dia membayangkan ttg siksaan, dan penderitaan Tuhan YESUS ketika di salib ? :’(

org yg diluar YESUS memang ketakutan ttg kalo mati kemana, dan bagaimana dgn kehidupan keluarganya yg ditinggalkannya. tapi kalo pengikut YESUS masih ketakutan ttg pemeliharaan Tuhan atas keluarganya yg ditinggalkannya, apakah iman org tsb sdh benar.
memangnya siapa yg memberikan kebutuhan hidup selama dirinya masih hidup, bukankah semuanya Tuhan YESUS yg mengatur… :happy0062:

Mzm. 37:25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;

ttg rasul Paulus… bukankah org kalo sakit pasti menderita dan lemah. kalo arti dalam kelemahan dan dalam siksaan bukanlah suatu penyakit, berarti si utusan iblis ngapain rasul Paulus fren… :mad0261:
bukankah beberapa penyakit bisa disebabkan oleh iblis… apalagi ini Tuhan YESUS sendiri mengijinkannya menggocoh rasul Paulus. emang apa arti dari “menggocoh” fren… :ashamed0004: