Kesukaan dalam Penyembahan(Renungan Harian 12 Februari)

(Mazmur 43:4)
Maka aku dapat pergi ke mezbah Allah, ynag adalah sukacitaku dan kegembiraanku dan bersyukur kepada-Mu dengan kecapi, ya Allah, ya Allahku!

Ada orang berkata, “Senangilah pekerjaan Anda, dan Anda tidak akan bekerja lagi.” Maksudnya, bila kita menyukai hal yang kita kerjakan, kita akan dapat menikmati pekerjaan tersebut. Akibatnya, pekerjaan tidak lagi menjadi tugas yangmembebani atau memberatkan, justru sebaliknya, membawa kenikmatan.

Bagi penulis Mazmur, menghadap Allah melalui pujian dan penyembahan merupakan sukacita dan kegembiraannya. Walaupun keadaan di sekitarnya penuh kesulitan, ia tidak membiarkan jiwanya yang gelisah menghalanginya untuk memuji Tuhan.

Kebanyakan orang justru berbuat sebaliknya. Apabila keadaan sekitarnya sedang baik, ia dapat memuji Tuhan. Sementara, bila keadaan sekitranya sedang buruk, sulit baginya untuk memuji Tuhan. Ini terjadi karena bagi yang bersangkutan, saat bersekutu dengan Tuhan belum menjadi kesukaannya. Namun, bagi orang yang kesukaannya adalah bersekutu dengan Tuhan, ia akan dapat memuji Tuhan dalam segala keadaan.

Ayat Bacaan Hari Ini : Mazmur 43, Kisah Para Rasul 15, Keluaran 35-36

Menggali Firman Tuhan
Kisah Para Rasul 15:6-11

  1. Apakah Allah membedakan orang-orang Yahudi dengan bangsa-bangsa lain? (ay. 6-9)
  2. Oleh apakah semua orang diselamatkan? (ay. 11)

Pokok Doa
Apakah jam-jam ibadah di gereja dan saat teduh ketika Anda dapat bersekuu secara pribadi dengan Allah sudah menjadi saat kesukaan bagi Anda? Atau semua itu adalah beban? Tinjau ulang hubungan pribadi Anda dengan Dia. Apabila kasih Anda kepada Tuhan menyala-nyala, keadaan sekitar Anda tidak akan mampu menghalangi Anda untuk menyediakan waktu bersekutu dengan Dia.

→ Berdoalah agar Tuhan senantiasa menyegarkan kasih Anda kepada-Nya.
→ Berdoalah untuk para pemimpin rohani Anda agar mereka juga memiliki hubungan kasih dengan Yesus.