Ketua PGI : Kerusuhan Hanya Akan Rusak Masa Depan

Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia (PGI), Pdt. Andreas Yewangoe menyampaikan bahwa kerusuhan yang terjadi di Ambon hanya akan menimbulkan kesengsaraan, dan merusak generasi masa depan Maluku. Maka itu masyarakat harus sadar, bahwa tidak ada gunanya saling bentrok antar dua komunitas.

“Jika masyarakat terus sibuk dengan kerusuhan, kapan mau membina generasi, kapan mau membina diri sendiri, kapan mau pedulikan pembangunan, kapan mau pedulikan pendidikan, kapan mau pedulikan SDM,” tandasnya kepada Ambon Ekspres, di Jakarta, Kamis (15/9).

Meski demikian Yewangoe meyakini, masyarakat Ambon dan Maluku secara keseluruhan tidak akan mengulangi pengalaman pahit 12 tahun silam. Karena tidak membawa keuntungan apa-apa, melainkan kerugian materi dan jiwa.

Dia juga mengapresiasi aparat keamanan yang berhasil melokalisir konflik sehingga tidak melebar. Bahkan kondisi Ambon sudah sangat kondusif, arus lalulintas dan jalan-jalan sudah normal.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada aparat keamanan, yang telah berusaha meredam konflik. Tapi saya ingin tegaskan, kehadiran aparat keamanan di sana, harus benar-benar sebagai pelindung, tanpa memihak kepada A atau B,” harapnya.

Hingga sejauh ini telah terbukti bahwa kerusuhan tersebut tidak meluas dan terabaikan, karena masyarakat Ambon dan Maluku umumnya telah bersatu dan tidak dapat terprovokasi kembali. Mari bersama jaga persatuan di Indonesia melalui pesan perdamaian, terutama media massa sektarian yang beberapa masih mengangkat judul berita yang provokatif.

Source : berbagai sumber - dpt

Mantab bro exia …,
biar hitam - biar keriting - Ambon tetap MANISE…!
Syalom :character0093: :afro: