KEUNIKAN PERNIKAHAN KRISTEN

Keunikan pernikahan Kristen

Keunikan pernikahan Kristen ( anak-anak Tuhan ) bukan hanya mencari kebahagian saja tetapi ada mandat dari Tuhan yang harus dilakukannya , sehingga orang yang masuk dalam pernikahan membutuhkan pengertian akan kehendak dan rencana Tuhan bagi pernikahannya , Kejadian 1:28 . Keunikan pernikahan kristen adalah masing-masing baik pria maupun wanita memiliki peranan( role ) yang Tuhan sudah tetapkan secara unik,dikatakan unik karena :

• Pria mendapat peranan dari Tuhan sebagai kepala rumah tangga

• Wanita mendapat peranan dari Tuhan sebagai penolong yang sepadan

Tuhan tidak pernah membedakan anak-anak-Nya baik pria maupun wanita,dengan kelas-kelas tertentu, sebab dimata Tuhan manusia baik pria maupun wanita sama keutuhannya sebagai peta gambar Allah ! ( Kejadian 5:1-2 ) tidak seperti kebanyakan manusia didunia sering membedakan seseorang, baik dari ukuran kelas sosial ekonominya ,status pangkatnya, atau gelar pendidikannya , tetapi kenapa Tuhan memberi peranan kepada pria sebagai kepala rumah tangga dan wanita sebagai penolong yang sepadan ? pada waktu penciptaan sama sekali tidak ada tanda-tanda pria diperlengkapi sebagai kepala rumah tangga ,demikian pula pada waktu penciptaan tidak ada tanda –tanda wanita diperlengkapi menjadi penolong yang sepadan ? Tuhan lakukan itu untuk melihat bagaimana ketaatan Umat-Nya menjalankan peranannya yang di berikan Tuhan kepadanya tanpa protes. ( seperti bintang film tidak bisa menentukan sendiri perannya , tetapi sutradara yang mengaturnya )

Jadi sesungguhnya peranan pria menjadi kepala rumah tangga dan wanita sebagai penolong yang sepadan adalah sebuah panggilan dari Tuhan untuk dilaksanakan dengan ketaatan , kepatuhan Sebab sesungguhnya tidak ada pria yang punya kemampuan untuk menjadi kepala rumah tangga demikian pula tidak ada wanita yang bisa menjadi penolong yang sepadan ! , Semua tugas panggilan Tuhan itu bisa dilaksanakan apabila baik pria maupun wanita hidup bergantung dan berharap kepada Tuhan untuk bisa melaksanakan peranan yang diberikan Tuhan kepadanya dalam hal ini berhubungan sekali dengan “ Iman “ ( percaya apa tidak ) akan keindahan pernikahan yang Tuhan rencanakan bagi hidupnya , kalau percaya akan mencari tahu / mengejar untuk mendapatkan anugrah kemampuan agar bisa melaksanakan tugas yang Tuhan berikan , kalau tidak percaya , apa yang Tuhan kehendaki pasti akan diabaikan , tidak mau melaksankan peranan yang Tuhan tentukan bagi dirinya masing-masing Amsal 15:33. maka berkat dalam rumah tangga dengan sendirinya terjadi !

Untuk mencapai itu Tuhan sudah memberi gambaran sebagai pedoman melaksanakan tugas panggilan baik bagi seorang pria maupun wanita dalam Efesus 5:22-32

• Pria menjadi kepala rumah tangga seperti Tuhan Yesus, menjadi pemimpin Jemaat-Nya.

• Wanita tunduk dan hormat kepada suami seperti jemaat tunduk kepada Yesus.

Bagaimana Pria bisa menjalankan peran sebagai kepala rumah tangga yang berhasil ?
Mari kita mencontoh bagaimana kepemimpinan dari Tuhan Yesus sehingga DIA ditinggikan dihormati sebagai pemimpin :

• Karena IA mau dan rela hidup dalam KEPATUHAN kepada kehendak BAPA

• Karena mau merendahkan diri – Nya menjadi seorang hamba lebih dulu Filipi 2:5-11.

• Tuhan mengasihi Jemaat-Nya dengan kasih yang kekal tanpa batas ! 1 Tawarikh 16:34.

Prinsip ini berlaku bagi seorang pria kalau mau menjadi kepala rumah tangga yang baik dan dihormati seluruh anggota keluarganya , ia terlebih dulu mau menjadi hamba , menanggalkan keakuannya dihadapan istri dan anak-anaknya . ( Matius 20:26 / Efesus 5:25-28 ) dengan kerendahan hati, dan mengasihi dengan kasih Agape maka ia dapat memimpin rumah tangganya dengan bijaksana. !
untuk bisa seperti itu jarang pria berhasil mencapainya , itulah sebabnya Tuhan menyediakan wanita sebagai penolong yang sepadan .

Bagaimana Wanita bisa menjalankan peran sebagai penolong yang berhasil ?

Untuk menjalankan peran sebagai penolong yang berhasil dalam pernikahan seorang istri ,harus hidup dalam kepatuhan ( obedience ) hidup dalam ketergantungan kepada Tuhan juga , sehingga diluar “ Iman “ kepada Yesus, jarang sekali ada wanita yang rela dan mampu melaksanakan peran ini,
apalagi kalau ia seorang wanita dengan banyak kemampuan lebih dari suaminya !

Inti peranan sebagai penolong sebetulnya bukan hanya membantu urusan rumah tangga saja sebab hal ini secara alamiah pasti dikerjakan setiap wanita yang berjiwa sehat , tetapi peran yang terutama sebagai istri adalah membantu suaminya mencapai tujuan panggilan Tuhan bagi hidup suaminya , yaitu menjadi pemimpin,kepala rumah tangga yang bijaksana , dengan menciptakan suasana yang memungkinkan suami dapat berperan sebagai kepala rumah tangga yang baik dan bijaksana ( misal : beri kepercayaan suami menjadi pembuat keputusan , apalagi dihadapan banyak orang ) jadi sebagai istri terpanggil untuk menciptakan kondisi dan suasana dalam rumah tangga yang saleh , ( hormat dan tunduk kepada Tuhan )sehingga suaminya makin mencintai kebenaran , makin bijaksana, makin ingin menjadi suami dan ayah yang baik dalam rumah tangganya dan suaminya makin rela menyangkali diri demi kebenaran.( merasa tersanjung akan membuat suami makin bersemangat jadi kepala rumah tangga yang baik )

Memahami tujuan panggilan dalam pernikahan kristen yang unik ini , akan muncul kesadaran bahwa Hal tersebut hanya bisa dicapai oleh pasangan yang “ seiman “ sama-sama sudah mengalami kelahiran baru oleh Roh Kudus , dan mengimani prinsip kebenaran dalam Alkitab. ( 2 Korintus 6:14 )
Kalau tujuan pernikahan hanya sekedar kebahagiaan saja, maka prinsip seiman jadi tidak terlalu penting ( karena saling cinta sudah cukup ) tetapi dibelakang hari akan muncul kesukaran yang rumit yang pada akhirnya menimbulkan kepahitan hidup.

Tujuan pernikahan kristen yang terpenting adalah melaksanakan panggilan Tuhan kepada masing-masing pribadi sesuai dengan rencana Tuhan dalam lembaga pernikahan dengan kerelaan dan tanggung jawab melaksanakan tugas sesuai bagian yang Tuhan sudah tetapkan kepada masing-masing maka kebahagiaan dengan sendirinya Tuhan Anugrahkan dalam pernikahannya , itulah sebabnya perlu konseling pra nikah , agar memahami betul pola hidup dalam keluarga kristen yang Tuhan kehendaki. Amin.


Renungan yang baik dan memberkati, teriimakasih yah…:slight_smile:

Salam

Puji Tuhan !