Kiamat Meleset, Pengikut Family Radio Tetap Percaya Tuhan

Dampak yang ditimbulkan usai prediksi Family Radio melalui Harold Camping mengenai hari kiamat meleset total memang belum memberikan pengaruh yang tidak diinginkan terhadap para pengikutnya. Namun kini sebagian besar para pengikut itu harus meyakinkan diri mereka sendiri untuk tetap mengimani kepercayaan mereka kepada Tuhan.

Dirilis BBC Minggu (22/5), sebagian pengikut Harold Camping menyatakan terheran-heran atau mengatakan kekeliruan ramalan itu ujian terhadap keimananan mereka. Media di Amerika Serikat sendiri melaporkan Camping tidak terlihat sejak prediksi yang dia siarkan ternyata meleset, sedangkan kontak telepon dan email ke Family Radio tidak dijawab.

Seorang pengikut bernama Robert Fitzpatrick pensiunan dinas transportasi di New York, AS, mengatakan dia telah menguras lebih dari $140.000 (sekitar Rp 1 miliar £86,000) dari tabungannya menjelang 21 Mei untuk mempublikasikan prediksi Harold Camping. Setelah pukul 1800 hari Sabtu (21/5) waktu setempat dan prediksi tidak menunjukkan tanda-tanda terwujud, dia mengatakan: ‘‘Saya tidak bisa katakan kepada anda perasaan saya sekarang ini. Jelas, saya belum benar-benar memahami mengapa kita masih di sini,’’ ujarnya.

Lain lagi dengan Keith Bauer seorang operator kendaraan berat rela menempuh perjalanan 4.830km, dari Maryland ke California, tempat kantor Family Radio milik Harold Camping berada, untuk menyongsong hari pengangkatan. ‘‘Saya agak skeptis, tapi saya mencoba untuk menyisihkan skeptisme, sebab saya beriman kepada Tuhan. Saya mengharapkannya, sebab saya rasa surga akan lebih baik daripada Bumi ini,’’ kata Bauer, yang mengambil cuti untuk bisa pergi ke kantor Family Radio.

Sementara itu beberapa pengikut lainnya menyatakan bahwa penundaan hari pengangkatan ini adalah ujian lain dari Tuhan untuk menguji keteguhan iman mereka. Sebagian kalangan orang yang tidak percaya kepada Tuhan berpesta untuk merayakan melesetnya ramalan, sedangkan sekelompok orang yang tidak percaya berkumpul di luar markas Family Radio International di Oakland, California, ketika tenggat waktu ramalan berlalu.

Source : Berbagai Sumber/DPT

Pengikut Camping Diminta Bertobat Dari ‘Ajaran Setan’

Sebuah stasiun radio Kristen, yang sebelumnya berafiliasi dengan Family Radio, menulis sebuah surat terbuka yang ditujukan bagi para pengikut kiamat Harold Camping pada hari Rabu kemarin, dan meminta mereka untuk bertobat dari ‘ajaran setan’ dan kembali kepada Kristus.

Surat bertanggal 25 Mei tersebut ditujukan bagi mereka yang “sangat dipengaruhi oleh tanggal palsu ini”, dengan menyertakan catatan bahwa beberapa orang telah menjual harta mereka, menjadi bermasalah dengan pernikahan mereka karena mereka menjadi pengikut Camping, maupun membunuh hewan peliharaan mereka.

“Sekarang adalah waktunya untuk bertobat dan berpaling kepada Kristus,” ujar Redeemer Broadcasting. “Perkataan itu mungkin tampak aneh bagi Anda namun inilah yang harus dilakukan dengan segala kerendahan hati. Untuk saat ini Anda harus mengganti perkataan dari satu orang menjadi perkataan Kristus sendiri. Anda harus mengabaikan pengajaran banyak orang mengenai Allah. Kristus sedang memanggil Anda untuk bertobat dengan telinga Anda. Mulai saat ini, jangan izinkan telinga Anda mendengarkan apapun dari Harold Camping.”

Camping, yang merupakan presiden dari Family Radio, pada hari Senin menanggapi kesalahan prediksi 21 Mei-nya dengan mengatakan bahwa penghakiman 21 Mei datang secara ‘rohani’ bukan secara fisik, dan 21 Oktober akan menandai akhir dari dunia.

Redeemer Broadcasting mengatakan prediksi Camping merupakan sebuah kebohongan.

“Penegasan terakhir keluar dari Camping di Oakland pada 23 Mei, bahwa tidak ada lagi kesempatan bagi setiap orang untuk diselamatkan. Ya, Harold Camping atas kemauannya sendiri, MEMBATALKAN Amanat Agung dan tidak ada lagi misi penjangkauan. Hal ini jelas merupakan sebuah kebohongan dari jurang neraka itu sendiri,” ujar para responden dari pelayanan radio ini.

Redeemer Broadcasting kemudian membantah klaim Camping, menyatakan bahwa 21 Mei bukanlah hari penghakiman dan keselamatan masih terbuka luas.

“Berlalunya 21 Mei menjadi bukti kuat bahwa Harold Camping jelas-jelas memang seorang nabi palsu,” lanjut Redeemer.

Selain meminta pengikut Camping untuk bertobat dan berhenti mendengarkan ajaran-ajaran Camping, jaringan radio ini juga meminta mereka untuk mencari restorasi bagi Tubuh Kristus dengan bergabung pada gereja yang sejati.

Pada tanggal 21 Mei, hari dimana Camping memprediksikan terjadinya pengangkatan dan hari penghakiman, penyiar radio WFSO Dan Elmendorf, mengatakan bahwa banyak orang mengikuti Harold Camping karena mereka tidak memiliki kepastian keselamatan secara pribadi di dalam Yesus Kristus.

Berbicara pada program “Plain Truth”, Elmendorf mengatakan kepada para pengikut Camping, “Rekan pendengarku terkasih, Tuhan Yesus Kristus menginginkan hubungan perjanjian dengan Anda sebagai Anak Allah dan memberikan kepada Anda pengetahuan tentang kehidupan kekal sehingga Anda mengenal-Nya dan pergi ke surga suatu hari nanti, bahwa dosa-dosa Anda telah diampuni. Bukan hanya sekedar secercah harapan bahwa Tuhan akan menyelamatkan Anda namun sebuah keyakinan yang teguh bahwa IA telah melakukannya.”

Dalam websitenya, Redeemer Broadcasting juga menunjuk pada karyawan Family Radio, karena banyak dari mereka juga tidak percaya pada pengajaran Camping, dan mendesak mereka untuk mencari pekerjaan di tempat lain. Menurut Redeemer, lebih dari 80-90 persen staf di Family Radio tidak sependapat dengan Camping.

“Kami kenal banyak dari Anda secara pribadi, dan berempati kepada Anda. Anda telah dipaksa untuk menghasilkan program bagi seorang pria yang tidak lagi berjalan dalam persepsi iman Kristen. Anda merasa sangat frustrasi, tangan Anda terikat, dan hanya sedikit yang dapat Anda lakukan. Namun ada cahaya di ujung lorong – hubungi kami dan kami akan memberikan dorongan semangat bagi Anda.”

Prediksi kiamat Camping memang telah menimbulkan kebingungan di antara banyak pengikutnya. Keyakinan mereka runtuh seketika dalam sehari saat 21 Mei berlalu sebagaimana hari-hari lainnya. Dalam hal ini kita dapat melihat ketika seseorang berusaha menjadi Tuhan, hal yang dihasilkannya hanyalah kebingungan dan kesesatan bagi para pengikutnya. Setiap kita harus semakin waspada dengan pengajaran-pengajaran yang ada hari-hari ini.

Source : christianpost.com

Puji Tuhan lah dari pada mereka sampe kecewa… ga baik

kasihan mereka yang “kurang mengerti” mengenai alkitab dan kebenarannya.